author-banner
Bayang Wiradipa
Bayang Wiradipa
Author

Novels by Bayang Wiradipa

Saat Aku Berhenti Menjadi Istrimu

Saat Aku Berhenti Menjadi Istrimu

Di tahun kelima pernikahannya, Laras tidak pernah membayangkan bahwa rumah tangga yang ia jaga sepenuh hati akan retak oleh satu kalimat sederhana. "Sayang, aku membawa anak... untuk kita." Senyum yang terukir di wajah Bagas terasa selembut pisau yang mengoyak hati Laras hingga tak bersisa. Tanpa rasa bersalah, ia memperkenalkan perempuan muda dengan perut membesar yang berdiri di sampingnya. Kepercayaannya runtuh dalam sekejap. Di tengah luka yang belum sempat mengering, hadir seorang pria yang diam-diam telah lama menyimpan perasaan padanya, mengulurkan tangan, dan menjanjikan masa depan yang baru. Namun, bisakah Laras percaya lagi setelah dikhianati sedalam itu? Haruskah ia pergi meninggalkan Bagas dan segala kenangan yang pernah mereka bangun, atau bertahan... dalam rumah tangga yang kini terasa pahit?
Read
Chapter: Bab 58. Kencan
Laras menatapnya curiga. "Film? Tiba-tiba? Sekarang?""Iya.""Film apa?""Nanti kamu juga tahu.""Bapak kan bisa nonton nanti kalau sudah di kota S. Kenapa harus jauh-jauh di sini?""Sama kamu?""Kenapa sama saya?""Barusan kamu ngajak saya nonton lagi kan kalau udah di kota S? Oke, saya akan meluangkan waktu buat kamu.""Astaga," Laras memijat pelipisnya.Mereka berhenti di sebuah pusat perbelanjaan. Laras menatap Raksa, ia masih tidak percaya dengan kelakuan random atasannya itu."Pak, kita beneran mau nonton?"Raksa turun dari mobil, lalu berjalan mengitari bagian depan kendaraan untuk membukakan pintu bagi Laras. "Kamu masih mempertanyakan itu setelah kita berhenti di sini. Ayo turun, princess."Laras merengut, ia menerima uluran tangan Raksa dan turun dari mobil dengan bibirnya yang mengerucut."Kenapa kamu memasang wajah menggoda begitu, kamu minta saya cium?" Raksa berbisik di sebelah Laras.Laras langsung memukul Raksa, ia celingukan ke sana sini, takut orang di sekitar mereka
Last Updated: 2026-09-14
Chapter: Bab 57. Jalan-jalan
Laksmi bangkit dan menghampiri Laras. Tanpa banyak bicara, ia langsung memeluk Laras.Laras sedikit terkejut dengan sikap tiba-tiba Laksmi padanya. Namun sesaat kemudian, tubuhnya perlahan lebih rileks dalam pelukan itu."Kalau kamu capek, jangan dipendam sendiri ya," bisik Laksmi.Laras menelan ludah. "Iya, Tante.""Mamah kamu mungkin tinggal di kota sebrang, tapi di sini ada Tante. Jangan sungkan untuk datang ke sini kalau kamu butuh sesuatu, ya?"Laras mengangguk. Ia merasa takjub, bagaimana bisa ibu dan anak mengatakan hal yang sama padanya."Terima kasih, Tante."Menjelang sore, Dyah dan Laras akhirnya berpamitan."Terima kasih udah mampir," kata Laksmi. "Kapan-kapan main ke sini lagi ya, yang lama. Kalau bisa nginep."Dyah terkekeh, ia sudah lebih lega setelah mencurahkan isi hatinya pada Laksmi. "Iya, iya."Laras memeluk Laksmi sekali lagi. "Kami pulang ya, Tante."Baru saja mereka hendak menuju mobil, terdengar suara langkah dari arah dalam rumah. Raksa menghampiri mereka, ia
Last Updated: 2026-09-14
Chapter: Bab 56. Pengantin Baru
Laras tidak lagi peduli ketika Bagas menggandeng Linda di depan banyak orang. Tidak lagi merasa sesak ketika melihat keduanya tersenyum. Bahkan ketika Bagas menyebut Linda sebagai istrinya di depan teman maupun keluarganya.Pada akhirnya, rasa kecewa yang berlebihan pun bisa membuatnya mati rasa.Setelah beberapa tamu mulai satu per satu meninggalkan rumah, Laras menghampiri Bagas."Mas."Bagas yang sedang duduk di samping Linda menoleh. "Ya, Sayang?"Raksa ingin muntah mendengar panggilan menggelikan itu keluar dari mulut lelaki yang baru saja menikahi wanita keduanya."Aku pergi sekarang, ya."Bagas mengernyit. "Mau ke mana?""Aku mau nganter mamah pulang."Bagas tampak keberatan, namun Laras tersenyum dan berkata, "Lagian.. aku juga nggak mau ganggu pengantin baru," kelakarnya.Bagas langsung terkekeh. "Ya ampun, Sayang. Kamu ini." Ia lalu menghampiri Laras."Kamu nggak usah kemana-mana, mana mungkin istri Mas ganggu. Mamah nginep dulu aja di rumah biar bisa istirahat.""Nggak apa-
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 55. Hari Pernikahan
Pernikahan Bagas dan Linda akhirnya digelar di restoran milik Yati, ibu Bagas. Untuk ukuran pernikahan kedua, tempat itu dihias cukup meriah dengan bunga-bunga putih dan dekorasi bernuansa elegan. Para tamu berdatangan sejak siang, memenuhi ruangan dengan obrolan dan ucapan selamat.Laras berdiri di salah satu sisi ruangan bersama mamahnya."Dasar nggak tahu malu. Anak sama orang tua, sama aja. Emang bener buah nggak jauh jauh dari pohon," gumam Dyah."Buah jatuh nggak jauh dari pohonnya, Mah." Laras menanggapi ucapan konyol mamahnya."Ya itu maksud mamah," kelit Dyah.Di tengah candaannya dengan mamahnya, Laras menangkap sosok Linda yang hari itu tampak begitu percaya diri. Gaun yang dikenakannya dirancang untuk menonjolkan perutnya yang sudah semakin besar.Linda beberapa kali mengusap perutnya dengan senyum bangga.Sementara Bagas? Tentu saja lelaki itu terlihat tidak kalah bangga.Ia terus tersenyum setiap kali seseorang memberikan ucapan selamat, seolah-olah pernikahan keduanya a
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 54. Tangisan Laras
Laras menatap nama itu beberapa detik. Ada rasa bersalah yang tiba-tiba menyusup ke dalam hatinya. Selama ini ia berusaha menyembunyikan semuanya agar mamahnya tidak khawatir.Tapi malam ini... Ia tidak sanggup lagi.Laras menekan tombol panggil. Ia menggigit bibir bawahnya seiring dengan nada panggil yang mengalun di telinganya.Kemudian suara yang sangat ia kenal terdengar dari seberang."Halo, Laras? Tumben malem-malem kamu nelfon mamah?"Mata Laras langsung terasa panas. Ia memejamkan matanya sebentar, sebelum akhirnya berucap.. "Mah...""Iya, Sayang?""Mamah lagi sibuk nggak?" Laras semakin gugup."Enggak. Kenapa?"Laras terdiam cukup lama. Tenggorokannya terasa tercekat."Laras... Ada apa nak?" Dyah memanggil karena anaknya itu tak kunjung bicara, ia merasa ada sesuatu yang tidak beres. Perasaannya berkata pasti telah terjadi sesuatu.Laras mengusap sudut matanya yang mulai basah. "Mah, Mas Bagas... mau menikah lagi.""Apa? Bagas?""Bagas mau menikah sama Linda." Ucap Laras, sua
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: Bab 53. Keluarga yang Terlihat Bahagia
"Pak, Linda sedang hamil.""Lalu apa urusannya semua itu dengan kamu?" Raksa menatap Laras tajam.Laras menghela napas. Lelaki di depannya ini memang seringkali bersikap manis, tapi ia mudah tersulut untuk sesuatu yang berkaitan dengan rumah tangganya. Laras menimbang dalam hatinya. Apakah karena perasaanya sedalam dan setulus itu padanya, ataukah dia hanya emosian?"Terserah kamu saja." Raksa memilih masuk ke mobil, tentu saja dengan wajah kesal.Setelah beberapa saat diam dalam perjalanan, Raksa berkata asal. "Sekalian saja kuenya kamu racun."Laras langsung menoleh. "Pak..." Laras memperingatkan.Raksa mengangkat bahu acuh tak acuh. "Saya cuma kesal.""Tapi jangan bercanda seperti itu, Pak.""As your wish, princess."Lagi-lagi Raksa menyebutnya dengan panggilan memalukan itu lagi. Tapi percuma saja Laras memprotesnya, yang ada Raksa malah semakin meledeknya, dan itu lebih menyebalkan."Linda memang melakukan banyak hal yang menyakiti saya. Tapi bayi yang dikandungnya tidak salah ap
Last Updated: 2026-09-11
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Liora Morrin seorang mahasiswa jurusan musik yang hobi membaca novel bergenre fantasi, kini berada di tempat yang bagaikan negeri dongeng. Ingatan terakhirnya adalah dia sedang berjalan pulang ke kosnya setelah menyelesaikan kuliah malam. Dia sempat bertemu dengan sosok menyeramkan dan disinilah dia berakhir. Lalu apa-apaan desain kamar yang norak ini? Apa mereka sedang syuting film kerajaan abad pertengahan? Disaat dia belum benar-benar mencerna situasi dengan baik, pintu kamarnya diketuk. seorang lelaki tampan masuk, tidak... bahkan sangat tampan. Jangan-jangan.. dia masuk ke dunia novel seperti jalan cerita novel yang sering dibacanya?
Read
Chapter: Bab 198. Lamaran (Tamat)
"Sssttt.." Liora menempelkan telunjuk di bibirnya.Sarah mengangguk. Ia kira Luzark sudah pergi."Sarah, kenapa kau tidak menjawab? Aku akan mendobrak pintunya jika kau tidak..""Jangan! Jangan masuk.." panik Sarah."Kenapa? Ada yang mengancammu di sana? Aku akan dobrak sekarang."Terdengar suara derap langkah kaki."Aku sedang tidak memakai baju!" seru Sarah spontan.Luzark mengerjap, ia membeku. Hening seketika.Liora menunduk dengan bahu bergetar, ia juga terkejut dengan improvisasi Sarah. Bisa-bisanya ia menggunakan alasan itu, Luzark pasti sangat syok di luar sana."Ukh..." Sarah menunduk malu, ia merutuki dirinya yang malah membuat alasan konyol itu."Maafkan ketidaksopananku, Sarah. Aku tidak tahu situasimu...""T-tidak apa-apa, Yang Mulia.""Kukira kau tidur karena tidak menjawabku." suara Luzark sendu. "Istirahatlah, aku akan datang lagi besok."Suara sepatu yang beradu dengan lantai terdengar semakin tipis. Sejak tadi, Luzark belum beranjak dari tempatnya. Dia juga menolak k
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: Bab 197. Demi Sang Putri
Tidak ada jawaban."Sarah, bagaimana keadaanmu?""Saya baik-baik saja Yang Mulia, terima kasih sudah mengkhawatirkan saya.""Bagaimana aku bisa tahu kau baik-baik saja atau tidak. Biarkan aku melihatmu sebentar.""Tidak. Jangan." jawab Sarah cepat. "Saya sungguh minta maaf Yang Mulia."Hanya itu yang Sarah ucapkan. Setelahnya ia tidak menjawab apa pun lagi ucapan maupun panggilan Luzark."Apa yang terjadi? Dia sedang main tarik ulur? Hah. Tidak Lucu."Luzark bahkan sampai mengunjungi tabib istana untuk menanyakan keadaan Sarah. Katanya, Sarah terkena flu, saat ini demamnya sudah turun. Tapi ia masih harus istirahat sampai beberapa hari ke depan."Jadi dia benar-benar sakit," gumam Luzark. "Tapi apa hubungannya itu dengan dia yang tidak mau menemuiku?!" celoteh Luzark frustasi.***"Hmm.. jadi begitu," jawab Liora santai setelah mendengarkan keluhan kakaknya yang panjang lebar. Semuanya tentang Sarah.Liora menyungginggkan senyum, ia turut senang dengan perubahan kakaknya itu. Tanpa Lu
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: Bab 196. Penolakan Sarah
"Kenapa? Cuacanya sedang bagus. Ini waktu yang sangat pas untuk minum teh."Luzark duduk dengan kesalnya. "Suruh dia berhenti menempel padaku."Leonel menatap Luzark dengan pandangan iba. "Hahh, kau kira aku bisa mengatur adikku?""Tetap saja, kau kakaknya.""Hei, aku juga korban karena menjadi kakaknya." Luzark menyajikan teh di hadapan Luzark. "Nah, minumlah dulu. Kapan lagi seorang kaisar sepertiku membuatkan teh.""Cih." Luzark menyeruput tehnya, bagaimana pun Luzark sangat menghormati Leonel."Sejak kecil, Sarah itu jelmaan siluman banteng. Ia selalu mengamuk dan menggebu-gebu. Pernah suatu ketika, ia mengunci guru etika di kandang kuda hanya karena guru itu membentak pelayan pribadi Sarah.""Itu tidak ada hubungannya denganku kan.""Ia juga pernah menyamar jadi pelayan hanya untuk keluar jalan-jalan di pusat kota seharian. Karena tidak ada satu pun yang tahu, kami sempat mengira itu penculikan. Tapi gadis kecil itu malah pulang dengan rok penuh tanah dan wajah yang sangat kotor.
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: Bab 195. Siluman Banteng
Tumben? Liora merasa aneh dengan Morgan yang tenang seperti ini, padahal sejak malam pertama, ia sangat beringas dan tidak sabaran. Bukan berarti Liora mengharapkan itu, hanya saja.. sepertinya ada yang sedang Morgan pikirkan."Morgan.." panggil Liora, tangannya mengusap lembut sisi wajah suaminya. "Ada apa? Kau sedang memikirkan sesuatu kan?"Bukannya menjawab, Morgan memejamkan matanya. Menikmati belaian lembut istrinya. Baru kali ini ia merasa begitu disayangi. Liora adalah dunianya, segalanya bagi Morgan."Aku hanya merasa.. bersyukur. Kau adalah berkah bagiku, tapi.. apakah aku juga begitu?" ucap Morgan lirih."Istriku.." lanjutnya. "Kau wanita yang amat sempurna, kau yang seperti itu pun amat berharga bagi kakakmu. Terkadang aku berpikir, apa aku yang seperti ini pantas mendapatkanmu? Apa aku sudah merenggut kebahagiaan kakak beradik yang harmonis?""Kau jadi kepikiran karena Luzark sampai sekarang masih merajuk begitu?""...""Morgan, Luzark bukan orang yang akan mengijinkanku
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: Bab 194. Kesepian
"Astaga, Luz. Apa kau sungguh tidak pernah sekali pun berpacaran? Atau.. dekat dengan wanita?" potong Leonel, yang entah sejak kapan sudah ada di ruangan itu dan duduk di kursi."Memang kenapa? Apa hubungannya semua ini dengan.."Luzark terdiam, ia sepertinya baru menyadari sesuatu. Ia menoleh cepat pada Morgan, matanya berkilat marah. Dengan langkah tergesa, ia menghampiri dan mencengkeram kerah pakaian Morgan."Dasar monster sialan," desisnya."Maafkan saya Yang Mulia, adik anda terlalu cantik, mempesona, dan juga indah. Sampai-sampai saya terpikat dan tidak mampu melepaskan pandangan saya darinya walau sebentar.""Kau benar, adikku memang can.." Luzark sedikit teralihkan, ia memang selalu membanggakan adiknya kemana-mana. "Hei! Meskipun adikku sesempurna itu, harusnya kau menjaganya. Kau harus memikirkan kesehatannya, sialan!""Saya bersalah, Yang Mulia. Saya mengakuinya, maafkan saya.""Luz, hentikan. Aku malu." Liora menutupi wajahnya yang kini sudah semerah tomat."Tunggu Lio, a
Last Updated: 2026-05-04
Chapter: Bab 193. Monster
Sejak pagi yang menghebohkan seluruh istana, banyak mata yang semakin memperhatikan gerak gerik sepasang pemeran utama dari rumor tersebut. Sarah dan Luzark.Mereka semua memperkirakan kemana arah politik dari kekaisaran Luminous."Bawa dia," ucap Luzark tegas."Itu.. sulit Luz, kaulah yang paling tahu. Dia bisa mengamuk seperti banteng kelaparan jika aku menyuruhnya pulang bersamaku," sesal Leonel."Kapan kau kembali?""Lusa, aku sudah terlalu lama meninggalkan kekaisaran.""Nah, bawa bantengmu itu sekalian. Jika tidak bisa baik-baik, bawa paksa saja," ujar Luzark, terlihat kantong mata di bawah matanya."Pfft.""Kau tertawa? Apa ini lucu bagimu?" Luzark mendengus, saat ini ia merasa sangat kesal."Tidak, hanya saja.. aku ingin memperingatkanmu. Ini bisa jadi senjata makan tuan.""Apa maksudmu? Sarah jadi berbalik membenci dan menyerangku?" Luzark menaikkan sebelah alisnya. "Yah.. itu lebih baik.""Dasar bodoh.""Kenapa tiba-tiba mengataiku bodoh, dasar pria tua.""Wah wah, lihatlah
Last Updated: 2026-05-03
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status