author-banner
Kayulla Riella
Kayulla Riella
Author

Novels by Kayulla Riella

Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Genre: Drama, Romance, Psychological, Slow-burn, Healing Kayulla Abriella datang untuk melupakan. Ia meninggalkan masa lalu yang penuh luka — dan bersumpah tidak akan pernah terikat lagi pada siapa pun. Sampai ia bertemu Lucas Rustichel. CEO muda yang dingin, dominan, dan tidak pernah percaya pada cinta. Pria yang seharusnya ia hindari… justru menjadi satu-satunya orang yang mampu menembus pertahanannya. Namun hubungan mereka bukan tentang romansa manis. Itu tentang dua jiwa terluka yang saling mengenali kegelapan satu sama lain. Semakin dekat mereka, semakin banyak rahasia yang terkuak. Dan semakin jelas bahwa keterikatan ini bukanlah kebetulan. Karena kali ini, yang dipertaruhkan bukan hanya hati. Tapi masa lalu yang bisa menghancurkan segalanya. “Kadang, yang paling menyakitkan bukanlah kehilangan…melainkan saat kita tahu, kita memang tidak seharusnya bersama.”
Read
Chapter: Bab 29 — Diagnosis yang Tak Terduga
Rumah Sakit AstartumLangkah kaki Lucas bergema cepat di koridor rumah sakit. Aroma antiseptik menyengat memenuhi udara, dingin dan menekan — tapi tidak lebih dingin dari pikirannya yang kacau.Setiap derap sepatunya terdengar seperti gema dari detak jantung yang tak mau tenang.Sejak keluar dari mobil, Lucas tak berkata sepatah kata pun. Joo In berusaha mengimbangi langkahnya yang panjang, separuh berlari di belakang, napasnya memburu."Lucas! Hei, bisakah kau pelan sedikit?!" serunya kesal, tapi Lucas tetap berjalan tanpa menoleh.Rahang pria itu mengeras, matanya tajam menatap lurus ke ujung koridor seolah di sana tersimpan jawaban yang ia butuhkan.Semua yang terjadi pagi ini masih berputar di kepalanya — tawa di taman, pelukan itu, dan sosok perempuan yang terus menghantui pikirannya.Joo In akhirnya berhasil menyusul, menarik lengan jas Lucas dengan kasar. "Berhenti dulu, dasar keras kepala! Apa yang sebenarnya terjadi denganmu?"Lucas berhenti, menatap Joo In dengan sorot mata
Last Updated: 2026-05-21
Chapter: Bab 28 — Panggilan yang Menggetarkan
Bel istirahat berbunyi Selama tiga jam, Lucas sama sekali tidak bisa fokus pada pelajaran yang diterangkan. Dia sibuk dengan pergulatan batin yang kuat yang sedang dia rasakan — dan itu melelahkan. Dia melihat ke depan, di sana Kayulla sedang tersenyum kecil saat mendengarkan Lucia bercerita. Wajahnya nampak cerah, dan dia semakin cantik. Dan itu... semakin membuat Lucas terusik. Dia menghela napas dalam, mencoba menenangkan dirinya yang terus bergejolak. 'Sepertinya aku memang harus menemui paman Dong Gil nanti...' batinnya putus asa. 'Apa aku ke psikiater saja ya?' Lucas kebingungan. "Kalian pada mau ke kantin gak?" suara Joo In menyadarkan Lucas, dia melihat ke arah Kayulla yang sedang melihat ke arah Joo In. "Kami ikut saja." jawab Eun Hyung. "Kau gimana Kay?" tanya Lucia. "Aku tidak lapar." jawab Kayulla. "Kalau gitu, bagaimana kalau kita beli cemilan dan nongkrong ke taman saja." ucap Joo In. "Itu ide bagus, kami belum pernah merasakan hangatnya taman Arcadia." ucap Luc
Last Updated: 2026-05-21
Chapter: Bab 27 — Detak yang Tak Dikenali
Setelah melewati pos pertama, mobil melaju perlahan di jalan pegunungan yang berliku. Daun-daun bergetar lembut diterpa angin, memantulkan cahaya matahari pagi yang menembus sela-sela ranting. Kayulla dan Lucia melaju di jalan pegunungan yang sejuk dan rindang, Kayulla membuka sunroof mobil, membiarkan semilir angin menyapa wajah mereka, membawa aroma tanah dan dedaunan yang segar. Udara itu terasa hidup — dingin, tapi menenangkan. Lucia di sisi kanan hanya tersenyum kecil saat melihat Kayulla memejamkan mata sebentar, menikmati semilir angin dan lagu lembut dari playlist mereka yang mengisi ruang mobil. Hati Kayulla terasa lebih ringan hari ini, seperti ada sesuatu yang terlepas, meski ia tidak tahu apa. Ia hanya tahu, untuk pertama kalinya sejak sekian lama, napasnya terasa lapang. Seakan semua beban sedikit tertinggal di belakang. Musik dari playlist di mobil mengalun lembut, menemani tawa kecil dan percakapan ringan mereka, menambah hangat perjalanan meski udara pegunungan din
Last Updated: 2026-05-20
Chapter: Bab 26 — Satu Napas Dalam Cahaya
Suara langkah sepatu beradu dengan lantai keramik yang dingin.Darwin dan Arjuna memasuki kantor polisi dengan wajah tegang, aroma kopi dan kertas memenuhi ruangan itu — khas tempat yang sibuk tapi sunyi dalam caranya sendiri.Di meja depan, seorang petugas mencatat sesuatu, lalu menatap mereka."Menemui siapa?" tanyanya datar."Nabila Saraswati," jawab Darwin singkat. "Kami sudah diizinkan bertemu oleh penyidik.Petugas itu mengangguk, lalu menunjuk ke arah ruang tunggu di sisi kanan. "Silakan duduk dulu. Ibu Nabila akan segera dihadirkan."Arjuna dan Darwin saling pandang sejenak sebelum berjalan ke kursi panjang berwarna abu-abu. Di seberang mereka, beberapa orang tampak sibuk mengisi berkas dan suara mesin fotokopi terdengar samar.Waktu berjalan pelan — terlalu pelan.Darwin mengetuk-ngetuk lututnya, mencoba menahan gelisah, sementara Arjuna hanya menatap ke depan, pikirannya melayang entah ke mana.Hingga akhirnya, suara pintu berderit memecah hening.Dua petugas masuk, dan di t
Last Updated: 2026-05-19
Chapter: Bab 25 — Lingkaran Kecil di Tengah Luka
Di dalam kamarKayulla duduk termenung di tepi ranjang, matanya menatap lantai — kosong.Dia merasa aneh dan bingung. Tidak seharusnya dia tertawa seperti itu. Tidak seharusnya dia ikut larut dalam kehangatan itu.Ia merasa asing, dia merasa telah menghianati dirinya sendiri.Perlahan — tangannya terulur menyentuh dadanya. Berdetak — ia masih di sini, masih bernapas.Tidak mauKayulla takut, dia sangat takut. Bagaimana jika setelah ini dia harus membayar harga yang sangat mahal untuk tawa kecilnya.'Aku tidak pantas untuk bahagia.' batinnya lirih 'kumohon mengertilah, jangan harapkan apapun.' Kayulla meringkuk, memeluk tubuhnya yang mulai terasa dinginDia takut terluka lagi, dia takut jatuh lagi. Rasa sakit itu — masih belum hilang, masih belum kering.'Apa yang harus ku lakukan? Aku harus apa?' batinnya bertanya. Kayulla merasa dadanya berat, dia mulai kesulitan bernapas — sesak, hidungnya terasa kesemutan, pandangannya mulai gelap. Kayulla tahu, traumanya mulai kambuh.Dia memaksa
Last Updated: 2026-05-18
Chapter: Bab 24 — Saat Tawa Itu Kembali
Suasana yang hangat terpancar jelas di kamar Kayulla yang dingin. Canda dan tawa kecil memenuhi udara kamar itu.Darwin dapat melihat wajah keponakannya yang teduh, walau tidak ikut berbicara, namun Darwin bisa melihat, wajah itu tidak lagi dingin.Dari celah pintu yang terbuka, Darwin tak bisa mengalihkan pandangannya dari wajah keponakannya.Hatinya terenyuh, matanya terasa panas. Dia bahagia, melihat perlahan namun pasti, lingkaran kecil itu akan membawa perubahan yang besar pada Kayulla."Kakak... Ternyata keputusanku tidaklah salah." bisiknya lirih "Yulla kita akan sembuh."Dan Darwin percaya, cepat atau lambat, dia akan melihat keponakan kecilnya bisa bersinar lagi, seperti dulu.Siang hari, masih di tempat yang sama, di ruang keluarga, semua orang tengah berkumpul.Setelah makan siang bersama, mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu santai bersama-sama.Joo In dan Raffa sedang asik bermain game di layar televisi.Aleandro tertidur di samping Kayulla.Eun Hyung dan Xavier men
Last Updated: 2026-05-17
You may also like
Istri Perawan Disangka Janda
Istri Perawan Disangka Janda
Romansa · kamiya san
435.2K views
PENYESALAN MANTAN SUAMI
PENYESALAN MANTAN SUAMI
Romansa · Evelyn
434.9K views
My Teacher My Husband
My Teacher My Husband
Romansa · Soffia
434.4K views
Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif
Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif
Romansa · Angsa Kecil
432.4K views
Cinta Terlarang
Cinta Terlarang
Romansa · madehilda
429.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status