author-banner
RKamila
RKamila
Author

Novels by RKamila

Gadis Tawanan Tuan Mafia

Gadis Tawanan Tuan Mafia

Dijual demi membayar utang, Alena Volkov (20) menjadi tawanan monster mafia paling ditakuti di kota Novara, Kieran Voss (25). "Sepenuhnya sudah milikku, kontraknya berlaku malam ini!” - Kieran Voss ‘Apa hanya sampai di sini saja hidupku?’ - Alena Volkov
Read
Chapter: Bab 110. Pelukan Pertama
“Sama-sama, William,” kata Kieran. William tercengang, saat nama aslinya di ketahui oleh Kieran. Sesekali William menoleh kearah Alena, dengan tatapan yang bertanya-tanya. William berlari ke sudut ruangan, di balik tumpukan dus. Matanya sembab, sejak tadi dia mendengar semua dari dalam. Suara bentakan, suara palu dan suara Mamanya yang gemetar. Namun William belum mengerti maksudnya. "Ma," bisik William. Alena langsung menoleh dan memeluknya. "Nak... kamu tidak apa-apa?" William menggeleng di pelukan Alena, lalu ia mengintip lagi ke arah Kieran. Anak 5 tahun itu diam cukup lama, otaknya sedang mencocokkan. Sebuah foto di laptop Alena, Om yang mengembalikan bolanya. Om yang memperbaiki listrik rumahnya, om yang setiap sore parkir di depan pagar yang selalu William panggil Om baik. William menatap penuh tanya pada Alena, hingga akhirnya Alena mengangguk seakan memberi tanda pada William untuk maju. Lalu William lepas dari pelukan Alena, berjalan pelan 3 langkah kedepan. Lalu
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 109. Ketukan Di Pintu
Di ruko Rajut Asri, hari ini ruko memang sengaja tidak buka. Bahkan Alena meminta spanduknya untuk diturunkan. Rukonya tertutup dengan gembok 2 lapis dan lampu neon menyala semua, sampai ke belakang.William sedang duduk di lantai, dengan krayon kesukaannya ia menggambar rumah. Di lapisi pagar tinggi dan keamanan yang berlapis, karena masih ada orang yang sering berdiri di luar. "Ma, kapan kita boleh main lagi?" tanya William. "Kalau sudah aman ya, Sayang," jawab Alena, tapi suaranya tidak setenang biasanya.Tiba-tiba.Tok! Tok! Tok! Bukan suara ketukan tamu, melainkan seperti suara ketukan palu ke kayu.Alena langsung berdiri, darahnya dingin. Dari celah pintu Alena mengintip. Seperti Viktor dengan jaket kulit basah, kacamata hitam dan senyum yang dulu membuatnya selalu mengalami mimpi buruk."Al... buka," kata Viktor. "Kita bicara baik-baik, seperti dulu!"Alena mundur selangkah, ia langsung menggandeng William. "Sembunyi di gudang belakang, jangan keluar apapun yang terjadi!
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 108. Hasil Tes DNA
2 hari kemudian, hari yang dinanti-nantikan Kieran akhirnya tiba. Pagi- pagi sekali langit masih tampak kelabu, hujan yang turun sejak tengah malam belum juga reda. Bahkan tetesannya memukul kaca gedung laboratorium swasta itu, dengan suara yang berulang-ulang, monoton dan membuat dada sesak.Jaxon sudah ditugaskan, untuk datang mengambil amplop. Ia turun dari mobil dengan payung hitam, sedangkan Kieran masih berjaga-jaga di desa. Jasnya basah di bagian bahu, di pelukannya sudah ada koper kecil berwarna abu-abu yang ia bawa. Di dalamnya sudah terbungkus plastik ziplock rangkap dua, ada satu benda yaitu sapu tangan berwarna biru kecil milik William. Jaxon masuk ke area lobi, menandatangani buku tamu dan menunggu selama 15 menit. Hingga akhirnya petugas menyerahkan satu amplop berwarna coklat tebal.Tersegel dengan rapat, bahkan ada stempel basah berwarna biru dan tulisan tangan dengan spidol. Isinya. “Hasil Tes DNA - Kode KK-WA Dokumen Rahasia Hanya untuk Penerima!”Jaxon menggeng
Last Updated: 2026-08-03
Chapter: Bab 107. Dua Bayangan
“Tuan yakin?” tanya Jaxon. Kieran hanya mengangguk, entah hasilnya nanti sesuai atau tidak Kieran sudah memikirkannya dengan matang. Kieran hanya tidak mau kehilangan Alena dan William untuk kedua kalinya lagi, karena feelingnya sudah kuat bahwa Adwin adalah William. Hujan turun lagi dengan sangat deras, menutup semua suara kecuali suara seng yang dipukul oleh air.Di dalam ruko Rajut Asri, lampu tambahan sudah menyala terang. 2 orang karyawan tidur di kasur lipat dekat pintu.Alena tidak tidur, ia memilih untuk duduk di meja kasir. Di depannya sudah ada laptop yang menyala, ada pula buku catatan dan HP yang sudah Alena matikan sejak lama. William meminta tidur di kamar belakang, dengan memeluk boneka. Sesekali ia menggigil karena kedinginan. Di luar pagar sekitar 20 meter, mobil hitam Kieran masih terparkir dengan keadaan mesin mati. Kaca mobilnya sedikit terbuka, tapi Kieran tidak turun. Hanya duduk menatap ke arah Ruko Alena. Sesuai perintah Kieran, keesokan harinya Jaxon mas
Last Updated: 2026-08-02
Chapter: Bab 106. Berita TV
‘duh!? Kenapa sulit sekali untuk tidur?’ gumam Alena.Alena hanya bergelimpungan di kasur, karena tidak bisa tidur walaupun matanya sudah ia pejamkan. Sedangkan di Kota Novara City, Kieran sedang menyendiri di penthouse. Masih dengan bola biru yang menemaninya di samping, juga sapu tangan itu yang ia letakkan di laci. Kieran maju mundur untuk melakukan tes DNA, rasanya ia tidak berani untuk tes karena takut. Takut kalau iya, juga takut kalau bukan. HP Kieran kembali bergetar, akhir-akhir ini Wilhelm sering menelponnya. Katanya hanya untuk berjaga-jaga Kieran stress lagi, apalagi jika sampai sakit kembali. "Kamu kenapa?" tanya Wilhelm. "Tidak apa-apa, Kek, hanya memikirkan pekerjaan saja!" ucap Kieran menenangkan. “Jangan katakan, soal wanita Volkov itu lagi!” sentak Wilhelm. Kieran langsung memilih untuk mematikan telponnya. Keesokan harinya di jam 14.00 siang. Konflik baru datang bukan dari Kieran, melainkan musuh bebuyutan Kieran. Alena melihat berita yang sedang di tay
Last Updated: 2026-08-02
Chapter: Bab 105. Retakan
Keesokan harinya, Alena mengganti semua gembok. Ganti nama wifi dan ganti jadwal kerja para karyawan. William sudah sembuh."Ma, Om kemarin baik ya?" tanya William.Alena mengangguk. "Iya!""Berarti dia bukan orang jahat kan?" tanya William meyakinkan. Alena terdiam. "Bukan nak! Tapi... kita tetap harus hati-hati,”William hanya mengangguk. Alena juga membersihkan foto lama yang ada di laptopnya, ia kosongkan semua recycle bin dan jalankan Ghost Auditor 5x.Di catatan Alena juga menulis. 1. Jangan pernah buka laptop di depan anak.2. Jangan pernah sebut nama Kieran.3. Siapkan alasan kalau William bertanya lagi.Siang itu Kieran datang, tapi tetap berada di parkiran. Kali ini ia membawa bingkisan berupa obat anak dan vitamin.Ditaruh di depan pagar ruko Alena dengan tempelan kertas. “Untuk Adwin, lekas sembuh dari, Om!”Alena hanya melihat dari balik gorden, tidak keluar sama sekali. William dari dalam menyahut. "Ma, itu dari Papa ya?"Alena memeluk William. "Itu dari orang baik,
Last Updated: 2026-08-01
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Sumi satu-satunya orang yang berpengaruh penting pada hubungan mereka berdua. Entah rahasia apa, yang Sumi sembunyikan selama 5 tahun belakangan ini. Tentu saja dijaga rapat-rapat oleh sumi. ia tidak mau kehilangan Tio pasangan yang begitu sempurna baginya, tak sedikit pula para wanita dan teman model Tio yang juga menyukai kekasihnya. Berbanding dengan Sumi, yang hanya mengandalkan karir yang bagus dan sukses. Bahkan Sumi tidak sempat untuk mengurusi badan mungilnya itu. Bekerja di bawah teriknya matahari membuat kulitnya tidak lah putih bersih melainkan sawo matang. Ia terlalu berambisi untuk meningkatkan aktivitas kerjanya tanpa ia sadar bahwa wanita juga butuh untuk merawat dirinya sendiri. Dibalik itu semua tentu saja Sumi memiliki rahasia yang tidak diketahui oleh semua orang, hanya ia dan ibunya saja yang mengetahui entah rahasia apa yang ia jalankan selama ini. Ibu Sumi berperang di dunia ghaib dengan Si Mbah, yaitu Ayah kandung Sophia. Mereka merupakan sepasang kekasih di masa muda dahulu. Namun, ibu Sumi memilih jalan berbeda dengan Si Mbah, hingga menyalah gunakan ilmu yang dipelajari untuk sarana hal yang tidak benar. Puncak memanas saat Tio hilang kendali, dan dicuci otaknya oleh Ibunda Sumi. Membuat Mbah marah dan menolong Sophia membantu menyembuhkan teman sekaligus orang, yang dicintai.
Read
Chapter: Bab 54. Benang Terakhir
Naya jatuh terduduk, jarum bening di tangannya kini punya garis kesembilan. Garis berwarna merah muda. Rumput bening di halaman berdiri lagi dengan tegak, Naya tersenyum rasanya lelah sekali. “Kak, ternyata menjahit orang jahat juga bagian dari menjaga ya?” Angin menjawab dengan desiran pelan, malamnya ia menulis di buku kecilnya. “Hari ini benang kesembilan, Sophia bukan dijahit tapi sengaja dipulangkan, ternyata ada orang yang benangnya kusut karena tidak pernah diberi rumah dan tugasku memberi jalan pulang,”Naya menutup buku, di luar saung Tio datang lagi kali ini bersama Sophia. Ia sedang membawa benang putihnya sendiri, bahkan sudah tidak kusut lagi. “Latihan,” katanya sambil tersenyum malu. Naya mengangguk, kini Desanya semakin tenang. Karena sekarang, bahkan benang yang paling kusut pun punya kesempatan untuk pulang. Naya mengerti satu hal lagi, kak umi memilih kosong agar orang lain bisa bebas. Naya memilih menjaga agar orang lain bisa pulang, dua sisi dari benang yang
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 53. Benang yang Kembali dari Kota
Tiga malam setelah Tio berhasil dirapikan, rumput bening di halaman Naya telah berubah menjadi layu. Bukan mati hanya menunduk, semua helainya mengarah ke timur. Ke arah kota. Naya duduk di depannya dengan hati yang cemas dan gelisah, jarum bening ia letakkan di pangkuannya. Garis pelangi di jarum itu kini sudah menjadi delapan. “Kak Sumi,” bisiknya. “Ada yang tidak beres?”Rumput itu bergetar sekali dengan keras, angin malam itu datang dengan membawa bau. Bau parfum yang mahal, Naya menebaknya itu datang dari kota. Namun bau itu tidak seharusnya ada di desa mereka. Pagi harinya, ada seorang kurir yang datang ke saungnya. Ia tampak membawa kotak kardus, tidak ada nama pengirim yang ada hanya alamat Naya, itupun ditulis dengan spidol hitam. “Dari kota,” kata kurir. “Katanya penting!”Naya membuka kotak itu di luar saung, tidak di dalam karena takut akan terjadi apa-apa. Di dalamnya ada bungkusan kain sutra berwarna merah. Saat kain itu dibuka, Naya mundur dengan terkejut. “Ben
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 52. Naya Menjadi Dukun Baru di Desa
Berita menyebar dengan sangat cepat, karena anak Mbak Lurah bisa berbicara lagi. Bahkan Mbak Lurah merekomendasikannya, pada orang-orang kota dan juga desa sebrang. Malam itu juga Dimas makan hingga habis dua piring, membuat ibunya merasa sangat senang. Karena Naya yang masih kecil sudah bisa menyembuhkan orang. Desas-desus warga terdengar di telinga Naya, rumah bekas Pak Wira, atapnya roboh dengan sendirinya di keesokan paginya. Orang-orang desa mulai menyebut saung itu “Saung Benang”. Bahkan mereka juga ikut menjaga tempat itu, juga menjaga Naya. Hari berikutnya datanglah Pak Karso, seorang petani tua. Benangnya berwarna kuning, Naya melihatnya karena ia berhutang pada tengkulak. Bahkan benang itu menjadi sangat kusut, membuatnya seakan menarik perutnya tiap malam. Naya berhasil meluruskannya kembali. Lalu datang Mbak Yuni, seorang janda muda yang cantik menawan. Benangnya berwarna merah, benang itu ditarik mantan suaminya dari kota. Membuat hidup Mbak Yani terasa kosong dan
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 51. Jahitan Pertama Naya
Di malam Jumat Kliwon, Naya selalu duduk di depan rumput bening itu. Ia bercerita tentang desa dan tentang orang, rumput itu selalu bergetar sebagai jawaban. Karena Naya sangat yakin bahwa Kak Sumi tidak benar-benar pergi, bagi Naya kak Sumi menjadi langit dan angin. Menjadi benang bening yang sekarang ada di tangan Naya. Selama ada satu orang yang memilih untuk menjaga, bukan mengikat maka desa tidak akan pernah punya rantai lagi. Naya kini sudah mendirikan Saung yang berdiri di pematang, menghadap sawah dindingnya terbuat dari bambu. Atapnya ijuk dan di dalamnya hanya ada tikar, kendi air, dan satu kotak kayu kecil. Di dalam kotak itu tersimpan dengan baik jarum bening pemberian Sumi, belum pernah ia pakai. Tiga minggu sejak Pak Wira diusir, orang mulai datang kesana. Bukan karena sakit, bukan pula karena kerasukan tapi karena benangnya terasa salah.Mereka berkata bahwa dadanya sesak saat melewati rumah seseorang, jari mereka gatal saat memegang uang dari orang tertentu. Bahk
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 50. Penjaga Baru
Naya tidak menjawab. “Aku tahu kamu bisa melihat benang, makanya aku datang karena desa ini kosong sekarang dan tempat kosong, harus diisi!”Ia menunjuk koper. “Ini warisan, sama seperti buku kulit kambing milik Buyutnya Sumi hanya berbeda bentuk!”“Ka– kkamu mau mengikat kami lagi?” tanya Naya, suaranya kecil tapi jelas. Pak Wira tertawa. “Mengikat itu kata kasar, aku hanya mau menata, manusia tanpa ikatan itu akan kacau,” Naya mengangkat boneka kainnya. “Benangku tidak akan bisa kamu sentuh!”Benang bening itu melesat, menusuk koper. Koper itu berteriak bukan suara manusia, tapi suara rantai. Pak Wira terkejut, ia meraih kopernya tapi sudah terlambat. Benang bening itu membelah koper, gulungan benang di dalamnya perlahan berhamburan. Saat benang merah darah itu menyentuh lantai, tanah mulai bergetar. Dari retakan sumur tua, asap hitam itu keluar lagi. “Tidak!” Pak Wira menjerit. “Itu Rantai Iblis! Kamu membebaskannya!” Naya mundur. “Kamu yang membawanya!”Asap itu berkumpul,
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Bab 49. Sumi Dayang Desa
Dari dadanya keluar benang merah, tipis, kuat dan bebas. Ia menatap ke arah sumur yang sudah rata dengan tanah. “Terima kasih, Kak Sumi,” bisiknya. Angin seakan datang membawa jawaban, bukan sepatah kata tapi hanya suara desir. Seperti seseorang mengangguk dari jauh. Di tempat Sumi berdiri terakhir kali, tumbuh satu helai rumput hitam satu-satunya. Naya memetiknya, lalu ia lilitkan di pergelangan tangannya. Bukan untuk mengikat, tapi ini ia anggap untuk mengingat. Bahwa pernah ada seseorang yang memilih kosong, agar orang lain bisa bebas. Naya akhirnya tahu bahwa rantai yang paling berat bukanlah dari besi, tapi dari harapan untuk dicintai dan mencintai. Bahwa kadang, kemenangan sejati adalah saat kamu bisa melepaskan semuanya, termasuk dirimu sendiri. Tiga hari setelah Sumi menghilang, desa berubah dalam sekejap mata. Tidak ada lagi orang yang tiba-tiba sakit tanpa sebab.Tidak ada anak yang menangis tengah malam karena dicekik sesuatu yang tak terlihat, tidak ada lagi yang me
Last Updated: 2026-06-30
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status