author-banner
daydreammm_ms
daydreammm_ms
Author

Novel-novel oleh daydreammm_ms

Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis

Akademi Natyadharma: Sekolah Para Protagonis

Semua orang mengetahui kemahsyuran Akademi Natydharma. Sebuah sekolah yang dibangun khusus untuk mendidik manusia berdasarkan peran tertentu, agar bisa menjalankan dunia cerita sesuai dengan naskah yang diberikan oleh Kepala Sekolahnya, Adhyaksa. Selama berabad-abad, akademi ini telah berhasil mencetak alumni-alumni genius yang sukses berperan dalam cerita legendaris. Dari Malin Kundang hingga Sangkuriang, Candra Kirana hingga Bawang Putih, semua adalah siswa/i yang mereka didik untuk menjadi sempurna. Akademi yang menentukan peran siswa/i nya berdasarkan warisan peran yang diterima leluhur mereka masing-masing ini telah menjadi simbol keagungan bagi para Protagonis, sekaligus ketakutan bagi para Antagonis, Peran Pendukung, serta Peran Figuran. Tentu saja! Bayangkan, seluruh hidupmu hanya didedikasikan untuk menjadi pion yang membawa Protagonis menuju puncak emas. Tidak adil! Demikianlah, yang dipikirkan oleh Ridhika Maya. Seorang gadis berusia 17 tahun yang mewarisi peran Antagonis dari leluhurnya, Calon Arang. Sekuat tenaga dia menolak untuk menerima undangan masuk ke Akademi tersebut. Sayangnya, dia tidak bisa menghindar. Pada akhirnya, dia harus tetap pergi dan terlibat dalam segala intrik para siswa/i untuk menjadi yang terbaik. Di sana, dia bertemu banyak orang, yang tidak hanya mengubah perspektifnya mengenai baik dan buruk, tetapi juga memperlihatkan padanya bagaimana busuknya sistem yang berjalan di belakang megahnya gedung Akademi Natydharma.
Baca
Chapter: Chapter 37 =Tanding=
Si panitia hanya mengantarkan Ridhika sampai di depan sebuah ruangan yang diberi papan nama akrilik hitam dengan judul "Kandidat", sebelum setengah berlari pergi kembali ke area arena.Ridhika sempat ragu untuk masuk. Apalagi, dia masih belum menemukan tempat duduk Adishra. Dia bisa membayangkan gadis itu pasti sedang menggerutu, mengumpat dirinya karena lambat. Jadi, aslinya dia tidak punya waktu untuk bertemu Bagastya."Mungkin ... nanti saja, deh," pikirnya, lantas berbalik, berniat meninggalkan ambang pintu.Namun, sebelum dia berjalan jauh, pintu ruangan justru tiba-tiba terbuka. Menampakkan Bagastya yang mengenakan kaos oblong abu-abu dan celana selutut hitam. Pertama, mereka saling tatap dalam diam selama beberapa saat. Lalu, ketika Ridhika masih sibuk diam-diam mengamati isi ruangan yang sedikit terlihat dari balik tubuh Bagastya, tahu-tahu pria itu berjalan ke depannya. Mengetuk-ngetuk pipi Ridhika beberapa kali dengan kening berkerut sambil berkata, "Masih saja berdandan se
Terakhir Diperbarui: 2026-07-31
Chapter: Chapter 36 =Area Kelas Antagonis=
Sejak terakhir kali bertemu dengan Bagastya di bazar, dia belum sekali pun memikirkan pria itu lagi. Atau, setidaknya begitulah yang coba dia yakini. Nyatanya, setiap malam dia sulit tidur karena memikirkan harus memberi hadiah apa pada pria itu.Jangan salah paham! Ridhika hanya tidak ingin sembarang. Kelas Pasangan akan dihadiri oleh semua siswa dan siswi Akademi Natyadharma dari setiap angkatan yang masih aktif. Dia tidak ingin menjadi bahan ejekan jika memilih hadiah yang biasa-biasa saja. Cuma itu, kok!"Hari ini ada pertandingan tinju. Pasanganmu itu adalah salah satu pesertanya. Kupikir, kau bisa menyemangatinya sekalian aku memamerkan kecantikanku pada semua orang.""Hah?" Ridhika mengernyit. "Dari mana sih kau tau semua ini?"Adishra beranjak tanpa menjawab pertanyaan tersebut. Hanya Dea yang memberi Ridhika jawaban dengan membentuk isyarat mulut berbicara menggunakan tangannya. Gerakan yang Ridhika artikan sebagai tanda bahwa Adishra mengetahui semuanya dari gosip di sekitar
Terakhir Diperbarui: 2026-07-29
Chapter: Chapter 35 =Kebaikan Hati=
"Ada apa? Apa kalian sudah meminta izin dari Guru masing-masing untuk keluar pada jam pelajaran seperti ini?" Tanya Ibu Binar dengan tangan terlipat di atas meja. Raut wajahnya bahkan kini lebih serius daripada tadi."Kami sudah minta izin, Bu," jawab salah satu siswi yang adalah Amayra.Ridhika menatap Amayra dan 2 orang siswa serta siswi yang dia kenali sebagai penghuni asrama biasa di belakang gadis itu. Dia tidak tahu apa yang akan mereka jelaskan tentang dirinya kepada Ibu Binar, tetapi jantungnya berdebar penuh antisipasi.Melalui sudut matanya, dia melirik reaksi Ibu Binar. Sepertinya sang Guru tidak keberatan dengan kedatangan siswa dan siswi tersebut. Jadi, bisakah dia berharap masih ada kesempatan baginya untuk mempertahankan sisa poinnya?"Baik. Kalau begitu, cepat bicara," putus Ibu Binar, mengisyaratkan pada para siswa dan siswi yang berdiri di ambang pintu agar segera masuk. "Kalian harus cepat kembali ke kelas masing-masing."Amayra memimpin siswa dan siswi lainnya untu
Terakhir Diperbarui: 2026-07-27
Chapter: Chapter 34 =Menunggu=
"Di kamar itu mungkin ada seribu ramuan! Aku tidak bergurau! Memang sebanyak itu. Tanya saja Amayra!" Keluh Widuri berapi-api. Sementara Amayra turut menjelaskan bagaimana mereka membongkar seluruh kamar Adishra untuk mencari ramuan yang tampak mencurigakan, Ridhika justru sibuk memperhatikan satu-persatu botol ramuan yang dibawa oleh kedua gadis tersebut. Ada sekitar 12 botol dan semuanya berwarna sama, kuning pucat. "Untunglah aku sempat bertanya kepada Nenek Dokter tentang ciri-ciri Tvakvisa. Kami membawa semua ramuan yang mirip dengan deskripsi beliau." Ridhika masih memainkan beberapa botol ramuan di tangannya. Lalu, dia menengadah, menatap Widuri dan Amayra yang kini asyik memperbincangkan tentang hasil konsultasi pada Nenek Dokter tentang Tvakvisa. Agak tengah malam nanti, salah satu staf Nenek Dokter akan datang secara diam-diam ke Griya Nayika untuk mengambil semua ramuan itu. Di telepon tadi, Nenek Dokter berkata bahwa paling tidak akan perlu waktu 1 minggu baginya untuk
Terakhir Diperbarui: 2026-07-25
Chapter: Chapter 33 =Hampir Tertangkap=
Masih berdiri di posisi yang sama, Ridhika berusaha berpikir cepat, mencari solusi untuk keluar dari situasi yang tidak nyaman itu. Karena dia masih belum tahu apakah Widuri dan Amayra berada di dalam atau sudah pergi, akan lebih baik jika dia bisa mengalihkan perhatian Adishra agar membiarkannya masuk ke kamar terlebih dahulu."Kau tidak mengunci kamarku! Dasar bodoh! Di dalam sana ada barang-barang berharga yang tidak akan bisa kau ganti!" Teriak Adishra gusar."Aku yakin sudah menguncinya kok tadi," kelit Ridhika, masih tidak yakin dengan apa yang harus dilakukannya."Lalu, kenapa pintunya terbuka seperti ini, hah?! Dasar tidak becus!"Adishra mengulurkan tangannya, hendak mendorong pintu yang sudah setengah terbuka agar dirinya bisa masuk. Pada momen itu, refleks Ridhika bergerak lebih cepat daripada otaknya. Spontan saja dia menahan tangan gadis tersebut dan berdiri di depan pintu. Bermaksud menghalangi pandangan Adishra dari apapun yang ada di dalam."Adishra, tunggu!" Ridhika
Terakhir Diperbarui: 2026-07-23
Chapter: Chapter 32 =Berdebar=
"Omong-omong, ini." Bagastya menyerahkan sebuah cermin kecil berbingkai kayu yang dipahati sulur tanaman merambat pada Ridhika. "Kubuatkan dari sisa membuat fondasi stand."Ridhika mengangkat sebelah alisnya. Dia sempat ragu-ragu untuk mengambil cermin tersebut. Berulang kali dia secara bergantian menatap ke arah wajah Bagastya dan tangan si pria yang terulur, tiba-tiba terpikir mengapa pria itu membuatkannya sesuatu."Ambil saja," ujar Bagastya. "Kau juga harus buatkan sesuatu untukku. Nanti akan ditanya di kelas Pasangan.""Oh, begitu?" Mendengar penjelasan tersebut, Ridhika sontak saja diam-diam merasa malu. Rupanya dia yang berpikir terlalu jauh. Dia tertawa kecil dengan canggung, sambil menyambut cermin itu. Memperhatikan ukirannya dengan ekspresi tertarik."Kenapa cermin?" Tanyanya, basa-basi."Aku lihat, siswi-siswi protagonis suka sekali membetulkan riasan mereka. Jadi, mungkin kau akan perlu." Bagstya dengan santai membalas, seraya kembali menyantap jagung di tangannya yang
Terakhir Diperbarui: 2026-07-21
Anda juga akan menyukai
Sentuhan Panas Senior Galak
Sentuhan Panas Senior Galak
Young Adult · Asri Faris
99.0K Dibaca
Musuh Besar Si Gendut
Musuh Besar Si Gendut
Young Adult · Abarakwan
87.3K Dibaca
LITTLE MOMMY
LITTLE MOMMY
Young Adult · Rose Marberry
70.9K Dibaca
Viona
Viona
Young Adult · Butiran Rinso
69.6K Dibaca
Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Pesan Kotor Di Laptop Anakku
Young Adult · Meisya Jasmine
65.1K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status