author-banner
Riichan
Riichan
Author

Riichanの小説

Kutukan Laut Dan Sumpah Bulan

Kutukan Laut Dan Sumpah Bulan

Dark RomanceTragediManusia SerigalaMelawan Takdir
Bagi seorang duyung, daratan adalah maut. Bagi seorang manusia serigala, laut adalah batasan. Maris melanggar aturan kuno demi melihat matahari. Ia pun berakhir sekarat di atas pasir kasar. Di sana, ia bertemu Lycander—predator bermata emas yang seharusnya memangsa, namun justru mengulurkan tangan mengembalikannya ke laut. Tanpa Maris sadari bahwa pertolongan itu adalah awal malapetaka. "Bagaimana dia bisa berubah? Makhluk apa itu?" gumam Maris tertegun melihat perubahan wujud manusia serigala di depannya.
読む
Chapter: BAB 155
Beberapa waktu sebelumnya saat Maris mengucapkan salam perpisahan dengan Nerion. Nerion terus berenang menjauh dari pesisir tanpa sekali pun menoleh ke belakang. Semakin jauh ia mengayunkan ekornya, semakin samar garis pantai yang tadi masih terlihat di permukaan laut.Namun ada sesuatu yang masih tertinggal di pikirannya. Suara Maris terus memenuhi benaknya."Terima kasih... sudah datang menemuiku."Kalimat sederhana itu terus terngiang di dalam kepalanya. Nerion memejamkan mata sejenak.Ia telah mengucapkan selamat tinggal. Bahkan ia telah mengatakan semua yang perlu dikatakan. Tidak ada lagi alasan untuk kembali.Seharusnya begitu.Namun entah mengapa, dadanya justru terasa semakin berat setiap kali ia mengingat wajah Maris yang tersenyum tenang setelah mengetahui dirinya telah kehilangan seluruh dunia yang pernah dimilikinya."..."Tidak ada kebencian dan kemarahan yang dilupakan oleh Maris. Bahkan tidak ada pertanyaan mengapa semua itu harus terjadi padanya. Justru itulah yang pa
最終更新日: 2026-07-23
Chapter: BAB 154
Kabut perlahan menutup jalan masuk Teluk Mati hingga laut di belakang Maris menghilang seluruhnya. Tidak ada lagi garis cakrawala yang membatasi langit dan laut. Yang tersisa hanyalah hamparan kabut kelabu yang menggantung rendah di atas permukaan air.Maris berhenti berenang sejenak. Ia menoleh ke belakang, tetapi tak lagi dapat melihat pantai tempat Lycander berdiri tadi. Bahkan suara ombak dari luar pun perlahan menghilang, seolah kabut itu menelan seluruh dunia di baliknya."..."Ia kembali mengayunkan ekornya perlahan. Riak kecil menyebar di permukaan air yang nyaris tak bergerak. Berbeda dengan laut yang pernah ia kenal, air di tempat itu terasa begitu tenang hingga hampir menyerupai danau.Semakin jauh ia berenang, suasana di sekelilingnya semakin sunyi. Tidak terdengar suara burung laut, tidak ada kawanan ikan kecil yang biasanya berenang menghindari ekornya. Bahkan rumput laut yang bergoyang mengikuti arus pun tampak jauh lebih sedikit.“Tak ada apapun di sini,” pikirnya. Ma
最終更新日: 2026-07-22
Chapter: BAB 153
“Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Robert.Lycander menghentikan langkahnya. Ia memandang Robert beberapa saat sebelum akhirnya menarik napas panjang.Angin sore berhembus pelan di antara pepohonan. Kabut Teluk Mati masih tampak samar di kejauhan."..."Untuk beberapa saat, tak satu pun dari mereka berbicara. Robert memperhatikan wajah Lycander dengan saksama. Mata emas itu masih memerah. Bekas air mata belum sepenuhnya mengering."Aku belum pernah melihatmu seperti ini," ucap Robert pelan.Lycander tersenyum hambar."Aku juga berharap tidak pernah mengalaminya."Robert mengerutkan dahinya."Lalu?"Lycander menoleh ke arah Teluk Mati."Maris...""...telah menjadi makhluk buangan."Kalimat itu membuat Robert membeku. Tatapannya perlahan beralih menuju teluk yang diselimuti kabut."...jadi itu sebabnya tadi kau keluar dari sana."Lycander mengangkat alis, "apa kau tahu tentang makhluk buangan?"Robert mengangguk pelan."Hanya sedikit. Mereka adalah anak laut yang telah dilepaskan ole
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: BAB 152
Langit mulai berubah jingga ketika Lycander dan Maris meninggalkan pantai tempat mereka biasa bertemu. Lycander berjalan mengikuti garis pantai, sementara Maris berenang perlahan tidak jauh dari tepian. Untuk pertama kalinya sejak sekian lama, mereka berjalan menuju tempat yang belum pernah mereka datangi bersama.Deburan ombak menjadi irama yang menemani langkah mereka. Tidak ada lagi tangisan ataupun permintaan maaf. Hanya keheningan yang terasa jauh lebih nyaman daripada sebelumnya."Capek juga ya menjadi manusia," celetuk Maris tiba-tiba.Lycander menoleh sambil mengangkat sebelah alisnya."Kenapa tiba-tiba bilang begitu?"Maris tersenyum kecil, “kau sudah berjalan sejauh ini. Sedangkan aku cukup berenang saja.”Lycander terkekeh pelan, “kalau aku punya ekor sepertimu, mungkin aku juga memilih berenang."Maris ikut tertawa kecil, “tapi kalau begitu... kau tidak akan bisa berubah menjadi serigala.""Itu juga benar,” ucap Lycander setuju.Keheningan kembali menyelimuti mereka. Kali
最終更新日: 2026-07-18
Chapter: BAB 151
"Kalau suatu hari nanti dunia ini berhenti menjadi rumahmu… biarlah aku yang menjadi tempatmu pulang,” ucap Lycander. Maris terdiam cukup lama. Bukan karena terharu berlebihan, tetapi karena benar-benar mencerna ucapan itu.Lalu ia berkata pelan, “aku tidak begitu mengerti semua yang kau katakan… tapi aku senang kau masih mau berada di sampingku."Kalimat sederhana itu sudah cukup membuat Lycander kembali hampir mengeluarkan air mata.Maris memandang Lycander cukup lama. Tatapan pria itu masih dipenuhi kesedihan yang belum sepenuhnya hilang."Aku masih membuatmu khawatir ya?" tanyanya pelan.Lycander menggeleng."Bukan. Lebih tepatnya... aku terlambat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi."Maris tersenyum tipis."Semua sudah berlalu. Dan aku masih di sini."Lycander menundukkan kepala sebentar."Ya. Syukurlah..."Untuk sesaat, tak ada lagi yang berbicara. Deburan ombak bergantian menyapu pasir di antara mereka. Maris memandang laut yang membentang luas.Angin sore meniup rambut hit
最終更新日: 2026-07-17
Chapter: BAB 150
Maris memandangnya dengan bingung. Lalu berkata sangat pelan, "hari ini… kenapa aku terus mendengar banyak permintaan maaf padaku?"Ia menatap Lycander. "Apa… yang membuatmu juga mengatakan maaf, Lycander?”Lycander masih berlutut di atas pasir. Napasnya bergetar. Air mata terus jatuh tanpa mampu ia hentikan.Beberapa saat berlalu sebelum akhirnya ia mengangkat wajahnya perlahan. Tatapannya bertemu dengan mata hitam Maris yang masih sama seperti dulu.Namun… tatapan itu tidak lagi menyimpan laut, rumah ataupun dunia tempat Maris berasal.Maris memperhatikannya cukup lama. Lalu ia bertanya pelan."Apa… kau tadi mendengar pembicaraanku dengan duyung tadi?"Lycander terdiam. Ia tak mampu berbohong. Perlahan ia menganggukkan kepala.Maris menghela napas kecil, “kalau begitu… kau sudah tahu semuanya."Keheningan kembali menyelimuti pantai. Deburan ombak terdengar begitu pelan. Maris memandang laut yang terbentang luas di hadapannya."Aneh ya…”“Sekarang saat aku melihat laut… rasanya seper
最終更新日: 2026-07-16
Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

Dikejar Mantan, Dipeluk Atasan

KomediManipulatifObsesifNikah KontrakRomansa KantorSalah PahamDark Romance
Loraine mengira perceraian adalah akhir dari segalanya. Ternyata bukan. Mantan suaminya — lelaki yang semua orang kagumi — tidak terima kenyataan bahwa Loraine benar-benar pergi. Bunga, hadiah, kunjungan tak diundang. Loraine lelah sekaligus takut. Sampai Nathan muncul dengan tawaran yang tidak masuk akal. "Nikahi aku. Kau butuh perlindungan, aku butuh istri. Kita sama-sama untung." Sederhana. Transaksional. Tidak melibatkan perasaan. Setidaknya begitulah rencananya.
読む
Chapter: BAB 27
Orang tua Nathan akhirnya pamit pulang. Sebelum pulang, ibunya Nathan masih sempat memeluk Loraine dan berpesan berkali-kali agar menjaga kesehatan, makan teratur, dan jangan terlalu sungkan datang ke rumah mereka. Sedangkan ayahnya hanya tersenyum sambil berkata kepada Nathan, "Jaga dia baik-baik."Setelah mobil mereka pergi. Rumah mendadak sunyi kembali.Loraine menghela napas panjang, “akhirnya selesai..."Nathan yang sedang membereskan kotak makanan melirik."Apa kau capek? Istirahatlah. Aku akan membereskan ini terlebih dahulu."Loraine menggeleng pelan, “saya baik-baik saja, Pak.”“Saya akan membantu Anda untuk membereskan ini juga.”Nathan menggeleng, “aku bisa mengerjakan sendiri. Istirahatlah.”Loraine bersikeras membantu, “akan lebih cepat selesai jika dikerjakan bersama, Pak.”Nathan akhirnya menyerah, membiarkan Loraine membantunya.“Kalau begitu, kau simpan lauk saja. Wadah untuk menyimpannya ada di sana,” ucap Nathan menunjuk ke arah tempat menyimpan wadah.“Aku yang aka
最終更新日: 2026-07-23
Chapter: BAB 26
Tatapan ayahnya Nathan tidak berubah sedikit pun. Lalu dengan suara yang tetap tenang, ia bertanya, “apa pernikahan kalian ini hanya pura-pura?"“...”Nathan membeku. Loraine juga ikut membeku. Bahkan ibunya Nathan yang sedari tadi paling berisik pun langsung terdiam.Ruangan mendadak sunyi.Nathan hanya menatap ayahnya. Sementara di dalam kepalanya, “selesai. Belum genap satu hari kontrak berlaku. Sudah mau tamat."Ia bahkan sempat membayangkan Jackson yang mengomel dan mencercanya tanpa henti. Nathan mengusap wajahnya pelan."Aku bahkan belum sempat menghafal sepenuhnya isi kontraknya,” batinnya. Di sisi lain… Loraine sudah panik setengah mati."Astaga… Ketahuan!" teriaknya dalam hati."Gawat. Kontraknya ketahuan. Kalau orang tua Pak Nathan marah..." batinnya panik."Beliau pasti membatalkan kontraknya. Jika kontraknya batal, lalu bagaimana aku menghadapi Leon?" pikirnya bermacam-macam.
最終更新日: 2026-07-22
Chapter: BAB 25
Ayah Nathan berdehem pelan."Ehem."Suara itu membuat pembicaraan di meja makan langsung terhenti. Semua menoleh ke arahnya.Ayahnya Nathan meletakkan sendoknya dengan tenang sebelum memandang putra dan istrinya bergantian, “kalian sejak tadi terlalu bersemangat."Ibunya Nathan berkedip, "hm?"Pria paruh baya itu lalu mengalihkan pandangan kepada Loraine yang sedari tadi hanya diam."Kalian belum bertanya pendapat Loraine."Ruangan langsung hening. Ia melanjutkan dengan suara lembut, “walaupun kalian sepasang kekasih, bukan berarti kauㅡNathan, boleh memutuskan semuanya sendiri." Tatapannya berpindah kepada Nathan."Apa kau sudah bertanya kalau dia benar-benar ingin menjadi sekretaris pribadimu?"Nathan ikut terdiam."..."Beberapa detik kemudian ia mengangguk kecil."Ah...""Benar juga."Nathan menoleh ke arah Loraine."Loraine."Wanita itu langsung menegakkan punggungnya."I-iya, Pak."Nathan tersenyum tipis, “bagaimana pendapatmu?""Kalau memang tidak nyaman, katakan saja.""Tidak p
最終更新日: 2026-07-22
Chapter: BAB 24
"Nathan,” panggil ibunya. Nathan menelan ludah."Iya, Bu?"Ibunya masih menggenggam lengan putranya dengan wajah yang sangat serius. Sedangkan Nathan bersiap untuk membantah penolakan."Ibuㅡ” Sebelum ia selesai bicara, ibunya memotong, “kamu akhirnya benar-benar punya calon istri.""..."Nathan berkedip, “hah?"Wajah ibunya langsung berubah sendu, "Ibu kira...""Kamu akan hidup sendirian selamanya."Nathan langsung memijat pelipisnya."Ibu ini menganggapku apa? Bujang lapuk?" batinnya.Ibunya masih terus berbicara, "Nathan, dengarkan Ibu."Nathan mengangguk pasrah."Perhatikan Loraine baik-baik. Jangan terlalu sibuk bekerja. Jangan selalu memasang wajah datar. Sering-seringlah ajak dia kencan. Belikan bunga dan hadiah. Kalau dia marah, yang minta maaf duluan harus kamu."Nathan benar-benar kehilangan tenaga."Ibu...""Kenapa semua
最終更新日: 2026-07-21
Chapter: BAB 23
"Ibu...""Jangan menatapnya seperti itu."Ucap Nathan mengusap pelipisnya pelan.Sementara ibunya sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari Loraine."Kenapa? Ibu cuma melihat calon menantuku."Nathan langsung menutup mata."Ibu mulai lagi..." batinnya. "Dia bisa saja merasa tak nyaman," ucap Nathan akhirnya. Namun ibunya tidak menggubrisnya, justru tersenyum semakin lebar dan mulai bertanya, “namanya siapa?"Nathan baru hendak menjawab. Ibunya sudah kembali bertanya."Umur berapa?""Kerja di mana?""Suka makanan apa?""Kalian kenal sejak kapan?""Siapa yang menyatakan cinta dulu?"Nathan menarik napas panjang dan mulai membuka mulut, "Bu..."Belum selesai Nathan bicara, Ibunya lanjut lagi."Sudah berapa lama pacaran?""Sudah pernah bertengkar belum?""Tanggal nikahnya kapan?""Anak pertama nanti ma
最終更新日: 2026-07-20
Chapter: BAB 22
Tepat saat tangan mereka saling berjabat—Ting tong.Bel rumah berbunyi.Nathan menoleh ke arah pintu, “sepertinya makanan sudah datang."Pria itu melepaskan jabatan tangannya dengan Loraine lalu berjalan menuju pintu depan.Loraine mengangguk pelan, “baik, Pak."Nathan berjalan menuju pintu tanpa curiga. Begitu pintu dibuka…"..."Yang berdiri di depan pintu sama sekali bukan kurir. Melainkan seorang wanita paruh baya berpenampilan elegan dengan senyum lebar di wajahnya. Di sampingnya berdiri seorang pria paruh baya berkacamata yang membawa sebuah kotak makanan besar.Nathan membeku."Ibu...""...Ayah."Ibunya tersenyum cerah, “nah, akhirnya dibuka juga."Nathan masih belum bergerak."Kalian... kenapa ada di sini?"Ibunya mengangkat kantong makanan yang ada di tangannya."Di depan gerbang kami bertemu kurir makanan. Jadi sekalian ibu bawaka
最終更新日: 2026-07-20
あなたも気に入るかもしれません
Jiwa yang Berbeda
Jiwa yang Berbeda
Fantasi · Meymei
621 ビュー
Blue Flame
Blue Flame
Fantasi · Vya Kim
609 ビュー
The Key Of Island
The Key Of Island
Fantasi · M4Y5
606 ビュー
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status