author-banner
Rainey Alta
Rainey Alta
Author

Novels by Rainey Alta

Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

Duke, Aku Bukan Pengantin Boneka Lagi

"Mari batalkan pernikahan ini, Duke. Di neraka sekalipun, kita jangan bertemu lagi." Roselyn Sirius menghabiskan bertahun-tahun menjadi duchess sempurna dan tidak mendapat apa-apa, selain pengkhianatan. Ketika kesempatan kedua datang, ia terbangun tepat di malam ketika nyaris menyerahkan tubuh demi mengemis cinta. Masih dalam kondisi dan luka yang sama, Sang Mawar Suci Kekaisaran bersumpah tidak akan pernah lagi menjadi boneka yang patuh. Pelarian membawanya ke tangan Grand Duke Kaelus, Monster Utara yang justru menyimpan rahasia tak terduga: ia telah memutar ulang waktu berkali-kali, semata demi menyelamatkan Roselyn dari kematian. Kini di tanah Utara yang membeku, Roselyn harus belajar menjadi mawar yang menumbuhkan duri. Kali ini dia bertekad melindungi orang yang dicintai, sambil menenun kebahagiaannya sendiri.
Read
Chapter: Pendatang Baru
Debur ombak seolah terhenti. Tepat bersamaan dengan nyala terakhir api tersebut, Roselyn tidak percaya dengan yang barusan didengar."Kalau begitu menikahlah denganku, Lady."Kaelus tidak berkedip saat mengatakannya. Pria itu pun meraih ujung rambut wanita tersebut dan mengecupnya. "Aku tidak sedang memaksamu, Lady. Kau tak perlu buru-buru menjawab, tapi tolong pertimbangkanlah setidaknya sekali.""Pasti banyak tawaran pernikahan yang menguntungkan Kael.""Aku tidak mengajukan pernikahan kontrak, Lady. Seperti kau yang memilihku untuk melarikan diri, rasanya aku hanya akan menikah jika denganmu.""Kenapa aku, Grand Duke?"Kaelus tidak langsung menjawab.Ia justru mengambil kerang terakhir, meletakkannya di depan Roselyn tanpa berkata apa-apa."Kael, aku serius bertanya.""Aku tahu.""Lalu?""Makan dulu."Wanita berambut panjang itu menatapnya tidak percaya. Pria yang baru saja melamar, sekarang malah menyuruh lanjut makan. Ia pun membuka mulut hendak memprotes, tapi Kaelus sudah berdi
Last Updated: 2026-06-11
Chapter: Menikahlah Denganku
Roselyn terbangun di pagi hari dengan perut yang bergejolak. Langit seakan tiba-tiba berputar, pagar kapal yang tidak cukup kuat untuk dipegangi, dan Kaelus yang entah dari mana sudah berdiri di samping dengan alis mengerut. Berbeda dengannya, bermalam di dek tetap membuat pria itu bugar.“Biar aku akan turun dulu, Lady. Kau bisa berpegangan padaku nanti.”Putri Vogard melirik ke arah papan kayu yang terhubung dengan daratan. "Aku baik-baik saja.""Kau pucat, Lady.""Aku bilang baik-baik—"Ombak besar menghantam lambung kapal. Roselyn oleng, dan sebelum kakinya sempat menemukan pijakan, tubuhnya sudah terangkat. Kaelus sigap menggendong. Ekspresinya tidak berubah sedikit pun, dan justru itu menghindarkan mereka dari kecanggungan.“Apa ini yang disebut baik-baik saja?”“Maaf, Kael. Aku sebenarnya malu. Aku tidur di kamar, tapi tetap sakit.”“Wajar saja, ini pertama kali dirimu naik kapal sejauh ini.”Hari sudah meredup ketika dermaga kecil itu akhirnya muncul di cakrawala. Langit pesi
Last Updated: 2026-05-08
Chapter: Pria yang Menemanimu
Kabin utama kapal itu jauh dari kata sempit. Dinding kayu yang dipoles mengkilap memantulkan cahaya temaram dari lampu gantung yang bergoyang lembut mengikuti irama ombak. Beberapa pria berseragam hitam berjaga di depan pintu tanpa sepatah kata.Sementara itu, Roselyn sudah selesai membersihkan diri. Gaun baru yang ia kenakan tidak mewah, tapi justru terasa nyaman. Ia lantas mendekati Kaelus yang duduk di sofa dengan cangkir teh mengepul. “Minumlah, kau pasti kedinginan, Lady.”"Bagaimana kau menyiapkan baju dengan ukuranku?""Aku punya mata."Roselyn menahan senyum. Ia mengambil cangkir tersebut. Teh ini terasa berbeda dari yang biasa disajikan di kediaman Sirius — lebih ringan dan sedikit floral.Kaelus pun menatap sosok di depan sejenak, lalu mengeluarkan selembar kertas tebal, pena, dan sebilah pisau kecil yang lebih mirip alat tulis daripada senjata."Vogard akan mudah menemukan anak gadis yang melarikan diri. Tapi jika bukan bagian dari Sirius lagi, pasti berbeda.""Apa itu?"“
Last Updated: 2026-05-05
Chapter: Gadis Tanpa Keluarga
Kabin utama kapal itu jauh dari kata sempit. Dinding kayu yang dipoles mengkilap memantulkan cahaya temaram dari lampu gantung yang bergoyang lembut mengikuti irama ombak. Beberapa pria berseragam hitam berjaga di depan pintu tanpa sepatah kata.Sementara itu, Roselyn sudah selesai membersihkan diri. Gaun baru yang ia kenakan tidak mewah, tapi justru terasa nyaman. Ia lantas mendekati Kaelus yang duduk di sofa dengan cangkir teh mengepul. “Minumlah, kau pasti kedinginan, Lady.”"Bagaimana kau menyiapkan baju dengan ukuranku?""Aku tinggal beli semua ukuran dan mengira-ngira yang cocok untukmu."Roselyn menahan senyum. Ia mengambil cangkir tersebut. Teh ini terasa berbeda dari yang biasa disajikan di kediaman Sirius, yang ini lebih ringan dan sedikit floral.Kaelus pun menatap sosok di depan sejenak, lalu mengeluarkan selembar kertas tebal, pena, dan sebilah pisau kecil yang lebih mirip alat tulis daripada senjata."Vogard akan mudah menemukan anak gadis yang melarikan diri. Tapi jika
Last Updated: 2026-05-05
Chapter: Fajar di Pelukanmu
Roselyn menutup pintu kamarnya dengan hati-hati. Ia menahan diri, meski jiwanya menjerit ingin membanting pintu itu sampai hancur.Sarung tangan sutranya ditanggalkan, perhiasan dilepas satu per satu. Mutiara dan permata mahal itu jatuh berserakan di atas meja rias tanpa dipedulikan. Ia duduk sejenak di tepi ranjang.Ia duduk di tepi ranjang, menatap kosong ke kegelapan. Mencoba bicara dengan Vogard barusan hanya membuktikan satu hal, pria itu tidak akan pernah berubah. Ambisinya lebih penting daripada putri kandung sendiri.“Kakak diajari berpedang untuk menaklukkan dunia, tapi aku malah diajari berdandan supaya dunia menaklukkanku. Cuma karena dari rahim berbeda, aku tidak dianggap manusia,” katanya.Roselyn pun melepas gaunnya dan berganti dengan seragam pelayan. Ia menunggu dalam hening, menghitung setiap detak jam dinding, hingga suara derap pergantian penjaga terdengar sayup dari luar.Begitu keadaan dirasa aman, ia menyelinap keluar menyusuri lorong pelayan menuju halaman belak
Last Updated: 2026-01-13
Chapter: Salju yang Hangat
Hening yang mencekam menyelimuti balkon, hanya menyisakan suara napas Roselyn yang masih tersengal dan patah-patah. Di hadapannya, Kaelus berdiri mematung seperti patung es yang tidak tersentuh waktu.Roselyn menunduk, mencoba mengatur detak jantungnya yang masih menggila. "Maaf karena harus memperlihatkan hal memalukan ini, Grand Duke," ucapnya lirih, bibirnya dipaksa membentuk seulas senyum tipis yang gemetar.Kaelus tidak langsung menjawab. Sepasang mata merahnya yang tajam memperhatikan setiap detail kecil pada wajah Roselyn. Air mata yang mengering, penampilan yang berantakan, dan senyum palsu tampak begitu menyakitkan."Simpan senyum palsumu, Lady Sirius."Roselyn tertegun, lalu tertawa getir. "Padahal aku melatih senyum ini selama setahun di depan cermin. Ternyata Anda langsung tahu, ya. Tapi ... kenapa Anda menolongku?""D'Arest dan aku memiliki urusan yang belum selesai sejak lama." Mata merahnya tidak berkedip saat menjawab. "Melihat serangga itu merayap ke tempat sepi, aku
Last Updated: 2026-01-13
You may also like
LOVE AND POSSESIVE
LOVE AND POSSESIVE
Romansa · Catatan Ayra
17.3K views
Sentuhan Adik Sahabatku
Sentuhan Adik Sahabatku
Romansa · eslesta
17.3K views
Aku Bukan Sampah
Aku Bukan Sampah
Romansa · Zukma_Artajaya
17.3K views
Ketika Ibuku Menikah Lagi
Ketika Ibuku Menikah Lagi
Romansa · Siska_ayu
17.3K views
Obsesi sang protagonis
Obsesi sang protagonis
Romansa · Pelmen_minmin
17.3K views
Pernikahan Gila
Pernikahan Gila
Romansa · Gleoriud
17.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status