author-banner
Ersula
Ersula
Author

Novels by Ersula

Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.

Hadiah: Bosku, Partner Rahasiaku.

Kila Damaya didiagnosis menderita compulsive sexual behaviour ringan. Kondisi itu membuatnya berkomitmen untuk tidak menjalin hubungan asmara dengan siapa pun, sampai ia bisa menemukan seseorang yang benar-benar mampu memahami sisi tergelapnya. Namun, sebuah kesalahan di satu malam mengubah segalanya. Sentuhan tak terduga dari Aksara Kalandra mendadak memicu gairahnya. Kila kelepasan mengeluarkan sisi liar yang selama ini ia sembunyikan rapat-rapat, lalu menjebak Aksara atasannya yang pemarah ke dalam permainan kendali dan ikatan yang intim. Kila melakukannya murni karena desakan kondisinya, bukan karena cinta. Pasca-malam panas itu, Aksara justru mengajukan penawaran gila: meminta Kila menjadi partner seks. Kila tentu saja langsung menolak mentah-mentah. Sayangnya, tubuh Kila tidak bisa berbohong. Hanya sang bos yang sanggup membuat pertahanan gairahnya berantakan lewat perintah dan dominasinya. Di saat Kila mencoba menarik diri, Aksara justru mulai bergerak maju, memperketat batasan, dan secara sepihak mengklaim bahwa Kila adalah miliknya. *** Peringatan Konten Dewasa (21+): Cerita ini mengandung konten dewasa yang eksplisit, baik dalam bentuk adegan intim maupun bahasa. Kebijakan dan kematangan pembaca sangat diharapkan. Eksplorasi Dinamika BDSM & Mental Health: Cerita ini mengangkat tema dinamika hubungan Dominant/submissive (BDSM) serta kondisi psikologis compulsive sexual behaviour. Seluruh adegan intim dalam cerita ini ditulis berdasarkan riset dasar untuk menjaga esensi Safe, Sane, and Consensual (Aman, Waras, dan Atas Persetujuan Bersama). Fiksi Murni: Apa yang tertulis di dalam cerita ini dibuat murni untuk kebutuhan plot fiksi dan hiburan semata. Harap bijak dalam memisahkan fantasi dalam cerita dengan realitas di kehidupan nyata.
Read
Chapter: Part 5: Bertukar Hadiah
*** "Kamu menyukainya?" bisik Kila sensual. Kila melakukannya lagi. Kali ini gigitannya sedikit lebih kuat, disusul kecupan-kecupan dalam yang membuat Aksara kian kebingungan dan gelisah di tempat duduknya. Namun di saat yang sama, Aksara menyadari bahwa ia sangat menyukai sensasi tak berdaya ini. "Y-ya... aku menyukainya," lirih Aksara akhirnya dengan suara serak yang teramat berat, sudah menyerah pada sensasi asing yang menjalar di tubuhnya. Mendengar pengakuan itu, Kila tersenyum puas. Ia merunduk, membiarkan bibir dan ujung lidahnya menyusuri dada bidang Aksara yang kokoh. Sentuhan basah dan panas yang bergerak lambat itu membuat otot-otot dada Aksara seketika menegang keras akibat gelombang gairah yang menyengatnya tanpa ampun. "Kila, buka penutupnya. Aku ingin melihatmu," geram Aksara dengan napas memburu yang terasa panas. Pria itu sudah benar-benar berada di batas kemampuannya untuk bertahan, hasratnya yang sudah berada di ujung tanduk. "Kamu belum menjawab pertanyaank
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Part 4: Pak Bos, Ayo Kita Main
*** "Apa aku boleh menggigit bibirmu?" Seketika Aksara membelalakkan matanya. Ia terpaku, benar-benar terkejut menyadari perubahan drastis dari wanita di hadapannya. Pria itu merasa salah dengar, sampai-sampai ia mengejapkan kedua matanya berkali-kali untuk memastikan dirinya tidak sedang berhalusinasi. "Menggigit bibirku? Kila... kamu ini sadar, kan?" Kila tetap bersandar kaku di kursinya. Sepasang mata gelap yang biasanya selalu menghindari kontak mata itu kini justru menatap Aksara dengan sorot tajam—seolah siap menerkam sang bos kapan saja jika pria itu lengah sedikit saja. Entah ke mana perginya sekretaris penakut yang sedari tadi terus menunduk dan meremas tas laptopnya dengan gugup. Kila memiringkan kepalanya sedikit, menelisik ekspresi Aksara. "Bos, kamu... terlihat takut?" lirihnya, seolah sengaja memprovokasi ego pria itu. Mendengar tantangan terang-terangan tersebut, Aksara mendengus lalu melepaskan tawa rendah yang terdengar berbahaya. Sisi laki-lakinya ter
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Part 3: Gairah Yang Merangkak
***Kila diam-diam mengusap tengkuknya yang terasa hangat. Rasa demamnya masih belum turun, membuat kepalanya sedikit pening."Ma-maaf, Pak? Pertanyaan apa yang belum saya jawab?" tanya Kila hati-hati."Aku tadi kan tanya soal parfummu?"Ah, Kila ingat."A.. apa saya bau badan? Tapi saya memang belum mandi seharian" jawab Kila.Lagi-lagi Aksa diam.Kila tahu pasti ada yang salah, pasti dia akan meneriakinnya lagi."Aku hanya bertanya soal parfummu! Aku tidak berkomentar soal bau badanmu!" seru Aksara ketus.Kila semakin kebingungan. Kalau bukan karena bau badan, lalu untuk apa seorang atasan menanyakan parfumnya?"Tapi... kenapa Bapak menanyakan...?" Kalimat Kila menggantung. Ia mendadak sadar kalau dia harus segera berhenti bertanya sebelum keadaan memburuk."Kamu tinggal sebutkan saja mereknya apa!" Suara Aksara kembali mengeras, terdengar tidak sabaran dengan sikap Kila yang berbelit-belit.Kila menunduk, meremas tas di pangkuannya.Benar, kan? Ujung-ujungnya pria itu pasti memben
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Part 2: Aksara, Si Bos Galak
***Malam Selasa minggu lalu, Kila benar-benar dibuat panik setengah mati.Bisa-bisanya setelah listrik kantor anjlok, layar komputernya langsung membiru alias blue screen. Padahal, hari itu dia dikejar waktu untuk mencetak daftar invoice tagihan sewa unit alat berat."Kamu sudah menelepon teknisi IT?" tanya Lina hari itu, ikut khawatir melihat kepanikan temannya."Sudah, tapi mereka bilang baru bisa mengusahakan secepatnya hari ini," jawab Kila sambil buru-buru mengambil map besar di lemari arsip. Untung saja dia selalu mencetak pekerjaannya, untuk sementara dia aman karena ada hardcopy."Sementara terpaksa aku input manual dulu, deh." Kila mengedikkan bahu pasrah."Semoga cepat selesai, ya. Mana rapatnya nanti malam lagi," ujar Lina sambil menepuk bahu Kila sebelum kembali ke kubikelnya sendiri.Bos barunya itu memang terkenal suka semau-maunya, padahal hari itu Pak Aksara sedang berada di site yang berjarak tujuh jam perjalanan. Dengan entengnya pria itu memberi kabar kalau rapat a
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Part 1 : Gosip
***"Astaga! Aku terlambat!"Bus pergi tepat saat perempuan dengan blouse biru dan celana kulot khaki itu mencapai halte.Kila menahan umpatan di ujung bibirnya.Ia melirik Jam di pergelangan tangannya, pukul 7 pagi. Jika memesan ojek online sekarang, setidaknya 50.000 rupiah akan melayang. Jumlah yang cukup menyakitkan untuk seseorang yang baru tiga hari lalu menerima tagihan kontrakan! "Mau bagaimana lagi?!" Kila menepuk pipinya. Dengan enggan, akhirnya dikeluarkan ponselnya dari dalam tas. Namun sebelum aplikasi itu terbuka, sebuah bus lain terlihat dari kejauhan. Kila menatap nomor rute di kaca depan dan menghela napas lega."Wah, untung saja!"Kila segera naik begitu pintu otomatis bus terbuka, menyambut udara AC yang langsung mendinginkan kulitnya yang gerah. Beruntung, di antara barisan penumpang yang padat pagi ini, masih tersisa satu kursi kosong di baris tengah. Rupanya pagi ini belum sepenuhnya buruk.Kila bergegas mengambil tempat di sana. Tepat di samping kursi itu, dud
Last Updated: 2026-06-10
You may also like
Hello!! Mr. CEO
Hello!! Mr. CEO
Romansa · Caty Perii
112.5K views
Get Pregnant
Get Pregnant
Romansa · Qeqe Sunarya
112.3K views
Status WA Suamiku yang Disembunyikan
Status WA Suamiku yang Disembunyikan
Romansa · Srirama Adafi
111.4K views
My Ex Boss
My Ex Boss
Romansa · Yuli F. Riyadi
111.4K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status