Chapter: Bab 16: Di Balik SenyumNathan tidak bertanya lagi.Ia hanya memandang Jemima beberapa saat, lalu menggeser tubuhnya memberi jalan."Masuk."Jemima mengangguk pelan."Maaf... aku terlalu lama."Nathan menutup pintu belakang."Ayo selesaikan beres-beresnya."Tidak ada lagi pembicaraan tentang amplop itu.Namun sejak malam itu, Nathan semakin sering menangkap hal-hal kecil yang sebelumnya luput dari perhatiannya.Keesokan paginya, ponsel Jemima berdering ketika ia sedang bersiap berangkat.Nama Jane muncul di layar."Halo?""Jem, ada kabar."Nada suara Jane terdengar jauh lebih ringan dibanding beberapa hari terakhir."Soura Group menghubungi kita."Jemima menghentikan gerakannya."Mereka suka hasil latihan pemotretan yang dikirim Chef Nathan.""Chef sudah mengirimnya?""Iya. Pak Tanto juga sudah lihat."Jemima tidak menyangka Nathan benar-benar mengirim hasil latihan it
Last Updated: 2026-07-09
Chapter: Bab 15: NaluriPagi itu hujan belum juga reda.Nathan datang lebih awal dari biasanya.Ia langsung menuju ruang kantor tanpa membuka lampu utama Sweetphoria.Monitor CCTV kembali menyala.Ia memutar rekaman semalam.Pukul 21.17.Pria berjaket hitam itu kembali muncul.Berdiri di tempat yang sama.Mengangkat ponsel.Lalu menghilang sebelum kamera belakang sempat menangkap wajahnya.Nathan menghentikan rekaman.Ia memperbesar gambar hingga kualitasnya mulai pecah.Tetap tidak ada hasil."Chef?"Suara Leo terdengar dari pintu.Nathan mematikan monitor."Kamu cepat."Leo mengangkat kantong kardus yang dibawanya."Kamera baru."Nathan mengangguk."Pasang di pintu samping.""Boleh aku tanya sesuatu?"Nathan menoleh."Kenapa tiba-tiba tambah CCTV?"Nathan berpikir sejenak sebelum menjawab."Aku tidak suka ada titik buta."Leo
Last Updated: 2026-07-08
Chapter: Bab 14: Bayangan di Balik KacaJemima menatap layar ponselnya tanpa berkedip.Menurutmu, apa yang akan dia lakukan kalau tahu semuanya?Jari-jarinya terasa dingin.Ia buru-buru mengunci layar sebelum Nathan sempat melihat isi pesan itu.Nathan masih berdiri di depannya.Tatapannya tenang, tetapi tidak lepas dari wajah Jemima."Ada yang mengganggumu?"Jemima menggeleng."Tidak."Jawabnya dengan begitu cepat.Nathan tidak langsung menanggapi.Bel berbunyi dari arah dapur."Chef, oven kedua sudah selesai!" teriak Leo.Nathan mengalihkan pandangan."Aku ke belakang."Ia melangkah pergi tanpa menambahkan apa pun.Jemima mengembuskan napas pelan.Ia baru sadar sejak beberapa menit terakhir dirinya menahan napas.Ponselnya kembali masuk ke saku celemek.Ia tidak berniat membuka pesan-pesan lain malam ini.Sweetphoria tutup tiga puluh menit kemudian.Leo
Last Updated: 2026-07-07
Chapter: Bab 13: Pesan Tengah MalamJemima baru selesai mandi ketika ponselnya bergetar.Pukul sebelas lewat dua puluh menit.Ia melirik layar.NathanIa berkedip.Butuh beberapa saat sampai ingatannya kembali pada percakapan di depan Sweetphoria.Kirim pesan saat sampai.Ia lupa.Cepat-cepat ia membuka chat.Nathan: Sudah sampai?Pesan itu dikirim dua puluh menit lalu.Jemima menggigit bibir bawahnya.Jemima: Maaf. Baru lihat pesannya. Aku sudah sampai.Balasan muncul hampir seketika.Nathan: Bagus.Hanya satu kata.Namun entah kenapa, ia tetap menatap layar beberapa saat.Lalu satu pesan lagi masuk.Nathan: Lain kali jangan lupa.Sudut bibirnya terangkat.Jemima: Baik, Chef.Tidak ada balasan lagi.Ia meletakkan ponsel di atas meja.Apartemennya kem
Last Updated: 2026-07-06
Chapter: Bab 12: Foto yang Tak DiunggahPagi itu, Jemima terbangun lebih awal dari biasanya.Sinar matahari baru masuk melalui celah tirai apartemennya. Di atas meja samping tempat tidur, ponselnya berkedip pelan.Tiga notifikasi baru.Dua pesan dari Jane.Satu notifikasi media sosial.Jemima membuka pesan dari Jane lebih dulu.Pak Tanto senang baca postingan semalam. Sentimennya positif.Pesan kedua masuk beberapa menit setelahnya.Nikmati dulu kabar baiknya. Jangan cek komentar terlalu lama.Sudut bibir Jemima terangkat.Jane mengenalnya terlalu baik.Ia tetap membuka aplikasi media sosial.Unggahan ibu dan anak di Sweetphoria semalam terus dibagikan. Jumlah komentar bertambah ratusan sejak dini hari.Sebagian besar komentar bernada baik.Aku masih pakai resep overnight oats Kak Jemima.Video meal prep-nya dulu menyelamatkanku waktu belajar hidup sehat.Semoga Kak Jemima baik-ba
Last Updated: 2026-07-05
Chapter: Bab 11: Kepercayaan yang Dibangun PerlahanBab 11Orang-Orang yang MengingatMalam itu Sweetphoria jauh lebih ramai.Hujan yang turun sejak sore justru membuat banyak pelanggan memilih berteduh sambil menikmati kopi dan dessert. Hampir seluruh meja terisi.Rani sibuk di kasir.Leo mondar-mandir membawa pesanan.Nathan berdiri di meja plating, menyelesaikan tiga piring mille-feuille sekaligus."Jemima.""Iya?""Meja delapan."Jemima mengambil nampan.Dua gelas latte.Satu croissant almond.Satu strawberry tart.Ia baru akan melangkah ketika seorang perempuan di dekat etalase tiba-tiba berdiri."Kak Jemima?"Jemima menoleh.Perempuan itu tampak seusia dirinya. Di sampingnya berdiri seorang anak laki-laki yang memegang buku gambar."Iya?"Wajah perempuan itu langsung berubah cerah."Ya ampun, benar!"Ia tampak sedikit malu."Maaf kal
Last Updated: 2026-07-04