Chapter: 41. Musim semi yang sempurnaSetahun setelah Freya kembali ke Kadipaten Dalton, musim semi datang lebih awal dari biasanya. Pepohonan di halaman bermekaran seolah merayakan sesuatu yang telah lama dinantikan.Para pelayan tampak lebih sibuk dari biasanya. Sementara itu, Doria, yang entah bagaimana selalu tahu kapan harus muncul, sudah duduk santai di kursi goyang dekat perapian sejak pagi, mengupas apel sambil bergumam pelan.Ryan tidak meninggalkan sisi Freya sejak fajar. Bukan karena diminta, ia terus muncul di depan pintu kamar dengan wajah yang berusaha tampak tenang, meskipun jelas gagal menyembunyikan kegelisahannya.Freya tidak memiliki cukup tenaga untuk menyuruhnya pergi.Doria melirik ke arahnya. "Tuan Duke, kalau tanganmu terus gemetar seperti itu, lebih baik keluar saja."Ryan menatap tangannya sendiri. Ia mengepalkan jemarinya kuat-kuat, tetapi tetap tidak beranjak.Freya tertawa kecil di sela napasnya yang berat. "Biarkan dia."Ryan tidak dapat mendengar suara itu. Namun, ia dapat melihatnya, dan it
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: 40. Kembali ke rumah yang tepatHal yang belum selesai itu adalah kata-kata yang belum sempat diucapkan.Dua bulan setelah kejadian itu, Duke Ryan masih menetap di penginapan bersama Freya dan Andrew. Freya tahu pria itu seharusnya sudah kembali, sebab Kadipaten Dalton membutuhkan tuannya.Urusan tanah dan pajak menunggu untuk diselesaikan, sementara ratusan pelayan menanti perintah darinya. Namun, setiap pagi, Ryan tetap duduk di meja makan dan menyeruput teh sambil memandangi Andrew yang berlarian di halaman.Tatapannya tidak pernah berubah. Khas seorang pria yang belum siap melepaskan.Freya memahaminya. Tapi, memahami bukan berarti ia mampu mengubah kenyataan. Hubungan mereka telah berakhir, setidaknya itulah yang selalu ia yakinkan kepada dirinya sendiri setiap malam sebelum tidur.Tapi suatu malam, Freya sedang duduk sendirian di balkon belakang penginapan ketika ia mendengar langkah kaki yang begitu dikenalnya. Ia tidak perlu menoleh untuk mengetahui siapa yang datang.Ryan duduk di sampingnya tanpa mengucapk
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: 39. PertarunganRasa takut adalah naluri yang menjauhkan manusia dari bahaya.Itulah sebabnya tubuh Freya gemetar, seolah memaksanya untuk berbalik dan pergi. Namun, ia tidak bisa. Ia harus berada di sini dan melakukannya, bahkan jika ini adalah hal terakhir yang ia lakukan dalam hidupnya.Freya dan Conan bersembunyi sesuai rencana. Begitu mereka cukup dekat dengan pondok tua milik penyihir itu, pintu berderit terbuka dari dalam.Rambut hitam panjang Shana menjuntai hingga menyentuh tanah. Tubuhnya mengerikan, begitu kurus hingga tampak seperti tulang yang hanya dibalut kulit. Dengan gaun hitam panjang yang dikenakannya, ia menyerupai malaikat maut yang baru bangkit dari kegelapan."Aku mencium sesuatu yang kotor, dan kini aku tahu apa itu. Keturunan si pembohong," katanya, matanya langsung tertuju pada Duke Ryan.Cara Shana bergerak tidaklah manusiawi. Tubuhnya meliuk dalam sudut-sudut yang aneh, seolah ia telah lama melupakan bagaimana caranya menjadi manusia."Aku datang untuk menawarkan apa pun y
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: 38. ShanaShana adalah penyihir yang telah menentang hukum alam. Itulah yang Doria ceritakan kepada Freya sebelum mulai menuturkan kisah-kisah yang pernah ia dengar tentang perempuan itu.Tidak ada yang tahu berapa usianya atau dari mana ia berasal. Mungkin bahkan Shana sendiri telah lupa siapa dirinya dahulu, bagaimana ia pernah hidup sebagai manusia biasa, dan bagaimana akhirnya menjadi seperti sekarang.Kabar yang beredar menyebutkan bahwa karena usianya yang amat tua, ia telah kehilangan minat terhadap segalanya. Tidak ada lagi yang berharga dan layak diperjuangkan, ia hanya menjalani hari demi hari dengan harapan samar bahwa suatu saat hidupnya akan kembali terasa menarik.Hari-hari itu menumpuk menjadi ratusan tahun. Hingga suatu hari, sesuatu yang berbeda terjadi.Ia menolong seseorang yang membutuhkan, bukan karena kebaikan hati, melainkan karena sudah lama sekali tidak menggunakan sihirnya. Sebagai ungkapan terima kasih, orang itu memberinya sekeranjang jeruk dari pohon-pohon di sekita
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: 37. Pengakuan WilsonBerhari-hari telah berlalu sejak mereka meninggalkan Gowndale sebelum fajar hari itu. Jalan yang mereka tempuh semakin jauh dari kota, semakin dekat ke arah yang tidak pernah dijelajahi peta mana pun.Di sepanjang perjalanan itu, pikiran Freya berkali-kali melayang jauh ke belakang.Tiga setengah tahun yang lalu, ketika perjalanan ini dimulai bersama Conan, Freya tenggelam dalam lingkaran kesengsaraan yang tak berujung. Mereka terus berpindah tanpa henti, tanpa jeda untuk sekadar bernapas.Freya membenci bau penginapan yang mereka singgahi dan kasur besi yang keras serta dingin. Setiap kali mereka mulai terbiasa dengan suatu tempat, waktu untuk pergi selalu tiba lebih cepat dari yang diharapkan.Mencari jalan keluar dari kutukan Andrew jauh lebih sulit daripada yang mereka bayangkan. Tak ada tabib yang mampu menyembuhkan kutukan, sehingga satu-satunya pilihan adalah mencari para penyihir yang mungkin mengetahui sesuatu yang berguna. Sayangnya, semua penyihir yang mereka temui ternyata
Last Updated: 2026-07-31
Chapter: 36. Benda pengikat kutukanBenda apa kiranya yang mengikat kutukan pada keluarga Dalton? Bagaimana mereka akan menghadapi penyihir paling kuat di Barat itu, dan mampukah mereka mengalahkannya?Begitu banyak pertanyaan yang berputar dalam benak Freya. Tapi untungnya, putranya segera membuyarkan lamunannya."Ibu, aku sudah selesai memilih. Aku membawa ini untuk Paman Conan, Tuan Ryan, dan yang lainnya," kata Andrew. Lalu ia mengeluarkan sebuah kantung kecil berisi permen merah. "Ini rasa ceri kesukaan kita. Kita makan bersama-sama ya, Bu."Freya memeluk putranya erat tanpa berkata apa pun. Andrew, putra tersayangnya, selalu memikirkan orang lain terlebih dahulu.Doria, alias ibu baptis Wilson, benar. Andrew pasti akan tumbuh menjadi anak yang baik.Freya berjanji pada dirinya, setelah semua ini usai, ia akan menemukan jalan hidupnya dan Andrew agar bisa selalu bersama seperti ini.Malam itu, setelah Andrew tertidur, Freya menyelinap keluar dari kamarnya dan menuju kamar Doria, berharap bisa mendapatkan lebih bany
Last Updated: 2026-07-31