author-banner
Evi Barokah
Author

Novels by Evi Barokah

Kupinang Dia Tanpa Restu Ibu

Kupinang Dia Tanpa Restu Ibu

Tiara Putri, wanita sederhana yang bukan berasal dari keluarga terpandang. Demi menghidupi kedua orang tuanya, dia rela menjalani pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata. Hidupnya berubah ketika dia dipertemukan kembali dengan Mahesa, teman masa SMA yang kini telah sukses. Melihat perjuangan Tiara, Mahesa mengulurkan tangan dan menawarkan sebuah pernikahan. Namun, cinta mereka tidak semudah yang dibayangkan. Perbedaan status sosial dan masa lalu Tiara membuat keluarga Mahesa menolak hubungan mereka. Bahkan, ibu Mahesa rela menawarkan uang dalam jumlah besar agar Tiara meninggalkan putranya. Mampukah Mahesa mempertahankan rumah tangganya di tengah penolakan keluarganya? Ataukah tekanan dan kebencian akan memisahkan cinta yang telah mereka perjuangkan?
อ่าน
Chapter: Bab 8 Mahesa Melarang Tiara Bekerja
**Mahesa panik, Tiara langsung menarik beberapa kertas di tangan Mahesa. Mahesa segera langsung merebut catatan itu dari tangan Tiara."Ra, kamu belum tidur?" Mahesa benar-benar gugup dengan tatapan istrinya.Tiara tidak menjawab. Tatapannya justru tertuju pada wajah Mahesa yang terlihat panik."Ini apa, Sa?" Tiara bertanya sembari menghela napas pelan."Itu hanya catatan biasa." Mahesa mencoba berbohong pada Tiara."Kenapa kamu mencatat semua pengeluaran sampai sedetail ini?" Tiara kembali bertanya, kali ini dengan raut wajah yang benar-benar berbeda.Mahesa menghela napas, lalu mencoba tersenyum. "Enggak ada apa-apa. Aku cuma lagi belajar mengatur keuangan.""Jangan bohong sama aku." Tiara mencoba menekan semua pertanyaannya, supaya Mahesa mau mengaku.Senyum Mahesa perlahan menghilang. "Benar Ra, itu cuma catatan keuangan aja."Tiara menatapnya dengan mata berkaca-kaca. "Sejak kamu pulang tadi, aku sudah merasa ada yang kamu sembunyikan."Mahesa menundukkan kepala. "Maaf ... Ra."
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-26
Chapter: Bab 7 Aset Semua Disita
**"Bagaimana Mahesa?" Sejak beberapa menit yang lalu, Karina menunggu jawaban sang anak.Mahesa menghela napas panjang. "Maaf Mih, lebih baik Mahesa kehilangan semuanya dibandingkan harus meninggalkan Tiara."Darah di tubuh Karina seakan mendidih, saat Mahesa tetap bersikukuh tidak ingin meninggalkan Tiara. Baru kali ini dia melihat ada yang berbeda dari Mahesa. "Baik, kalau itu mau kamu. Mulai malam ini semua aset benar-benar Mami cabut! Dan kita tidak ada urusan apapun lagi, lebih baik kamu pergi dari rumah ini!" Teriakan dan emosi menggema di rumah itu, suasana semakin memanas membuat Mahesa hanya bisa menghela napas."Maafin Mahesa, Mih. Jangan lupa makan yang banyak dan istirahat. Mahesa pergi dulu." Mahesa menatap beberapa detik, lalu berbalik meninggalkan rumahnya malam ini juga.Dada Karina sesak tak karuan, tiba-tiba dia terduduk dan membuat pekerja rumahnya khawatir. Karina dibawa menuju kamar untuk beristirahat.Dan di dalam mobil, Mahesa sedang menatap ponsel di layar me
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-26
Chapter: Bab 6 Sebuah Pilihan Yang Berat
**Seperti biasanya, setiap pagi Tiara menyiapkan semua keperluan Mahesa dari pakaian dan juga sarapan. Saat bangun pria itu tersenyum melihat Tiara sedang berkutat di dapur."Kamu sedang apa?" Mahesa memeluk istrinya dari belakang dengan romantis.Tiara terkejut dengan kehadiran Mahesa."Kamu ini hobi banget bikin aku kaget.""Maaf ya kalau aku bikin kaget, habisnya kalau aku bangun kamu udah enggak ada." Dengan penuh manja Mahesa menghirup leher Tiara."Mahesa geli ... iya, yaudah aku maafin. Sekarang kamu duduk kita sarapan." Tiara menyuruh Mahesa, sembari menuangkan nasi goreng ke dalam piring.Mahesa mengangguk dan menuruti perintah sang istri. "Wah, makanan kamu selalu menggugah selera."Tiara terkekeh."Lebay banget sih, sekarang kita sarapan ya."Mahesa mengangguk, dan keduanya makan dengan khidmat. Sampai beberapa menit kemudian, Tiara merasa ingin berbicara dengan Mahesa, tapi sedikit ragu untuk memulai."Kalau kamu mau bicara, katakanlah." Mahesa menatap Tiara yang sedikit ge
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-26
Chapter: Bab 5 Saat Segalanya Hilang
**Saat membuka pintu, senyum Tiara memudar saat melihat Karina dengan dua pengawalnya berada di apartemen Mahesa. Tubuh Tiara mematung, suasana terasa mencengkam."Tante?" Wajah Tiara memucat.Karina tersenyum tipis, lalu masuk menerobos ke dalam apartemen Mahesa. Karina duduk di sofa sambil mengangkat sebelah kakinya."Enak sekali ya jadi kamu, tiba-tiba datang di kehidupan anak saya dan langsung menikah." Suaranya masih terbilang santai, tapi menusuk ke dalam hati.Tiara menelan ludahnya susah payah. "Tante sudah tahu?"Karina menatap Tiara dengan amat sangat tajam. "Berapa uang yang kamu butuhkan? Ayo sebutkan!" Karina mengeluarkan sebuah cek berisikan uang dengan nominal 500 juta. "Segini cukup, atau kurang? Berapapun saya akan kasih, asalkan ... kamu pergi dari hidup Mahesa." Ceknya dia lempar ke hadapan Tiara.Jantung Tiara berdegub dengan kencang, bukan karena nominal uang yang dia lihat. Melainkan kata-kata Karina yang seolah melihat Tiara sebagai wanita matre."Maaf Tante, s
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-07
Chapter: Bab 4 Awal Hidup Bersama
**Acara selesai dan mereka kini menjadi sepasang suami istri. Tiara benar-benar tidak menyangka akan menikah seperti ini bersama seseorang yang dulu pernah ada di hidupnya.Waktu terus berputar, Mahesa tidak bisa berlama berada di kediaman Tiara. Dia memutuskan untuk membujuk Tiara untuk kembali ke Jakarta.“Emm … Ra. Apa kamu mau ikut aku ke Jakarta?” Mahesa bertanya dengan sedikit ragu.Tiara menaikkan sebelah alisnya.”Malam ini?” Mahesa menganggukkan kepala. “Iya kalau kamu mau, tapi aku tidak akan memaksa.”Tiara menatap wajah Mahesa dengan penuh keyakinan. “Baiklah, tunggu ya aku beresin pakaian dulu.”Tiara masuk kamar, lalu berbenah dan malam harinya mereka berangkat ke Jakarta. Di perjalanan Mahesa masih tidak percaya dengan tekadnya yang telah menikahi Tiara, meski begitu dia tidak merasa menyesal sedikitpun.Dia benar-benar bahagia sudah mendapatkan wanita yang dia cintai. Meskipun pikirannya sedikit tertuju pada Karina yang menghubunginya tadi sore."Kamu kenapa, Sa?" ta
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-07
Chapter: Bab 3 Menikahinya Tanpa Restu
**Setelah pertemuannya dengan Karina tempo lalu, Tiara memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan Mahesa. Dia tidak mau jika Mahesa dan Karina renggang karena dirinya.Malam ini pun, Tiara kembali bekerja seperti biasanya, melayani para pelanggan yang datang untuk mencari hiburan. Namun, tiba-tiba Mahesa muncul dan menghampiri Tiara."Ra, ada yang perlu kita bicarakan." Mahesa menatap Tiara dengan lekat.Sedangkan Tiara sibuk mengelap gelas-gelas berdebu. " Apa yang harus dibicarakan, Sa? Kita hanya teman tidak lebih, jadi tolong jangan cari aku lagi."Mahesa gemetar, tangannya hampir meraih tangan Tiara, tapi gadis itu sedikit mundur. Mahesa menghela napas terlebih dahulu."Aku tahu kita teman, tapi ucapan aku ke kamu itu beneran Ra. Aku ingin menikahi kamu." Mahesa benar-benar mencoba meyakinkan Tiara.Tiara menghela napas panjang." Sudah cukup, Sa. Aku berterima kasih karena kamu mau membantu kehidupan aku yang suram ini, tapi ... keluarga kamu tidak merestui kita."Mahesa lan
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-07
บางทีคุณอาจจะชอบ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status