author-banner
Memey Yin
Memey Yin
Author

Novels by Memey Yin

Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Siapakah aku? Aku hanyalah seorang wanita yang dinikahi karena sebuah alasan perjodohan klasik. Lelaki yang beberapa jam lalu baru saja mengucapkan ijab kabul ternyata adalah suami wanita lain. Queena Bulan Latief berharap menjadi satu-satunya. Namun, harapan hanya tinggal angan ketika pengakuan dan kenyataan itu menamparnya akan sebuah status bahwa ia hanyalah yang kedua, walaupun di mata hukum ia adalah yang pertama dan satu-satunya. Ketika takdir telah digariskan untuknya. Mampukah Bulan bertahan dengan keadaan yang mengharuskannya berbagi suami dengan istri pertama.
Read
Chapter: BAB 144 - AKHIR PERJALANAN & MENJEMPUT BAHAGIA
Sebelum Dewi tertangkap, Alfan sudah bergerak lebih dulu. Ia bukan tipe pria yang menunggu sampai musuh menyerang dua kali. Di ruang kerjanya malam itu, Alfan berdiri di depan jendela besar sambil menatap taman belakang rumahnya. Di belakangnya, Putu Hendra membuka beberapa berkas tebal di atas meja. “Semua sudah kita kumpulkan,” ujarnya. Alfan menoleh. “Seberapa besar?” “Lebih besar dari yang kita kira.” Putu mendorong satu map ke depan. “Perusahaan keluarga Dewi ternyata hanya kedok.” Alfan membuka berkas itu perlahan. Isinya membuat rahangnya mengeras. Pencucian uang. Perdagangan ilegal. Pemalsuan dokumen impor. Nama keluarga itu muncul di hampir semua laporan. “Sudah berapa lama?” tanya Alfan. “Bertahun-tahun.” Putu menunjuk beberapa halaman lain. “Yang paling menarik mereka menggunakan jaringan agen penyalur tenaga kerja sebagai jalur transaksi.” Alfan langsung teringat sesuatu. Agen tempat Dewi mendaftar. “Jadi itu sebabnya mereka bisa menyusupkan Dewi ke rumahku,
Last Updated: 2026-03-16
Chapter: BAB 143 - AKHIR KEJAHATAN
Dewi masih menatap foto di tangannya dengan wajah pucat. Tangannya gemetar, tetapi ia berusaha menahan diri agar tidak terlihat panik.“Saya hanya keluar sebentar malam itu,” katanya akhirnya.Alfan tertawa pendek. “Keluar sebentar?” ulangnya pelan. Ia berjalan mendekat, lalu meletakkan kedua tangannya di meja di depan Dewi. “Keluar sebentar sampai bertemu seseorang di luar pagar rumah? Di tengah malam. Diam-diam pula.”Tubuh Dewi menegang. “Saya tidak tahu maksud Tuan.”Putu Hendra menyilangkan tangan. “Jangan berpura-pura bodoh. Foto itu jelas menunjukkan kamu berbicara dengan seseorang.”Dewi menelan ludah. “Itu hanya orang yang salah alamat.”Alfan menatapnya tanpa berkedip. “Lalu kenapa Nena yang melihat kalian justru mati satu jam kemudian?”Kalimat itu membuat Dewi kehilangan kata-kata. Namun ia masih mencoba mempertahankan jawabannya.“Bagaimana Tuan bisa menuduh saya seperti itu? Saya juga sedih atas kematian Nena.”Alfan berdiri tegak. Tatapannya berubah tajam.“Kalau begitu
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: BAB 142 - RAHASIA NENA
“Kami menemukan ini. Seratus meter dari lokasi kejadian.”Seorang polisi menyerahkan plastik klip bening berisi ponsel dan dompet milik Nena.Alfan menerima benda itu dengan wajah kaku. “Tidak ada penyelidikan?” tanyanya tajam.“Kami akan tetap memburu pelaku, Tuan,” jawab polisi itu hati-hati. “Kesimpulan sementara tabrak lari. Namun kasus bisa naik kapan saja jika pelaku tertangkap dan motifnya terungkap.”“Plat mobil yang digunakan tidak terdaftar. Jadi cukup sulit untuk mengidentifikasi.”Rahang Alfan mengeras.“Terima kasih. Tolong lakukan apa saja untuk menangkap pelaku. Ini menyangkut nyawa seseorang.”“Lakukan yang terbaik.”Polisi itu mengangguk hormat sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah besar itu.Usai para petugas pergi, Alfan berdiri lama di ruang tamu. Plastik berisi ponsel Nena masih berada di tangannya.Tatapannya kosong.Tabrak lari.Kalimat itu terus berputar di kepalanya.Namun, entah kenapa … Hatinya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres.Dengan langkah bera
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: BAB 141 - MENINGGAL
“Kamu kenapa menatap kami seperti itu, Dewi?”Ayesha bertanya kala melihat Dewi menatap mereka tanpa berkedip. Ia tersenyum. Berhasil menggoyahkan pertahanan gadis itu. Dengan sengaja ia mempertontonkan kemesraan bersama sang suami saat gadis itu mengantar minuman.Sengaja.Biar terbakar sekalian.“Tidak apa-apa, Nyonya. Hanya kagum dengan keluarga Anda yang harmonis. Memiliki anak dan suami yang manis. Saya berharap suatu nanti bisa mendapatkan suami seperti Tuan Alfan.”Ayesha terkekeh pelan. “Kamu tidak tahu saja sebrengsek apa suamiku dulu.”“Maksudnya, Nyonya?”“Aku tidak ingin mengumbar aib suamiku, tapi apa yang kamu lihat manis hari ini adalah buah dari apa yang telah kami lewati. Jika hari ini kami masih bersama, itu karena takdir Tuhan yang masih memberi kami kesempatan kedua.”Alfan mengeratkan pelukan, lalu mengecup kening sang istri singkat. “Terima kasih karena masih mau menerimaku.”“Mom, Dad, yang benar saja. Jangan mengumbar kemesraan di depan anak kecil.” Arzen prote
Last Updated: 2026-03-15
Chapter: BAB 140 - SENGGATA DEWI AMBARANI
Dewi menggenggam erat pintu kamar mandi, tubuhnya benar-benar tak terkendali. Wajahnya memerah, keringat bercucuran, napasnya terengah. Bayangan Alfan seolah mengepung dari segala sisi. Membuat tubuhnya semakin bergetar hebat menahan ledakan gairah yang membuncah. “Kenapa bisa begini?!” desisnya panik. Ia tak menyangka obat itu justru berbalik melawan dirinya. Ketukan keras di pintu membuat jantungnya hampir meloncat. “Dewi, kamu kenapa?” suara Nena terdengar keras. “Tidak apa-apa, Mbak. Perutku melilit sekali,” sahut Dewi dengan suara gemetar, berusaha menormalkan nada suaranya. Panik menyeruak. Buru-buru membasuh wajahnya dengan air dingin, lalu membuka pintu sedikit. “Maaf, Mbak. Aku tadi masih di kamar mandi. Panas sekali rasanya.” Nena mengamati wajah Dewi yang basah, pipinya merah padam, tubuhnya bergetar pelan. “Kamu sakit?” tanyanya curiga. “Cuma kecapekan, Mbak.” Dewi tersenyum kaku, berusaha menutup pintu lagi. Namun, tatapan tajam Nena menelisik hingga ke hatinya. “K
Last Updated: 2025-09-30
Chapter: BAB 139 - SENJATA MAKAN TUAN
“Mas, kamu baik-baik saja, kan?” Ayesha yang sejak pagi gelisah, menghubungi suaminya.“Ada apa?” tanya Alfan dengan nada heran.“Tidak apa-apa, hanya saja perasaanku tidak enak.”“Cepatlah pulang. Sepertinya kamu sangat merindukanku,” godanya sambil terkekeh.“Aku serius, Mas!” desis Ayesha.“Semuanya baik-baik saja, Sayang. Cepatlah pulang. Aku merindukanmu.”Ayesha singkirkan perasaan itu dari dalam dirinya. Namun, ketukan pintu di kamarnya membuat wanita itu berpaling.Di depan pintu, kliennya berdiri dengan senyum lebar. Seolah bisa menebak apa yang terjadi, Ayesha langsung menggeleng tegas.“Kali ini tidak ada tawar menawar lagi, Nona. Sudah cukup saya memaklumi permintaanmu.”“Hanya kali ini saja, Nyonya. Saya mohon.”“Saya tidak bisa.”“Saya akan membayar waktu Anda selama di sini.”Ayesha lemparkan senyum lebar, garis halus di sekitar matanya terlihat samar. “Ini bukan tentang nominal, Nona. Ini soal rasa profesional. Kesepakatan Anda sudah terlalu melenceng jauh. Demi bertah
Last Updated: 2025-08-24
Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Dikhianati karena dianggap terlalu kuno, Freya memilih satu malam bersama pria asing untuk melupakan segalanya. Sialnya pria yang dia kira hanya seorang gigolo, ternyata adalah pemilik perusahaan raksasa. Hasrat yang awalnya salah, berubah jadi candu yang tak bisa dihentikan—hingga sebuah fakta menghancurkan segalanya. Pria yang malam itu berhasil menaklukkannya, adalah suami kakaknya sendiri. Terlarang. Berbahaya. Namun, terlalu nikmat untuk dilepaskan.
Read
Chapter: Neraka untuk Alula
Kabar skandal di ballroom menyebar cepat seperti api yang disiram bensin. Bahkan sebelum Anthony tiba di rumah sakit, potongan video itu sudah memenuhi grup chat para sosialita dan pebisnis kota New York.Sementara itu, di apartemen Freya, dunia terasa seolah berbeda.Jauh dari kekacauan.Jauh dari suara makian dan tatapan jijik.Yang ada hanya dua insan yang saling mendamba dan memuja.Freya masih duduk di pangkuan Maverick dengan napas yang belum sepenuhnya stabil setelah percintaan panjang mereka. Bibir wanita itu sedikit bengkak, matanya memerah karena terlalu lama dicumbu pria di depannya.Permainan pria itu sangat kasar, tapi tak terasa menyakitkan. Justru Freya melenguh dan meledak berkali-kali karena permainan Maverick yang tak seperti biasa.Ponsel Maverick bergetar berkali-kali di atas meja. Namun, pria itu bahkan tidak melirik.“Ponselmu berisik sekali,” gumam Freya sambil memainkan dada Maverick.“Biarkan.”“Kau tidak takut ada masalah penting?”Maverick justru kembali men
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: Hadiah pernikahan
“Kau mau ke mana, Mave?”“Pulang.”“Tapi acaranya belum selesai.”“Kalau kau masih mau di sini silakan. Aku akan mengajak Oma pulang.”Alula menahan tangan Maverick, kepalanya mendongak untuk bisa melihat mata pria itu. “Aku tahu kau tak sabar pergi ke suatu tempat, tapi tunggulah sebentar. Ini acara keluargamu.”“Bagus kalau kau sudah tahu. Aku tak perlu bersusah payah memberimu banyak penjelasan.” Maverick melepaskan tangan Alula dan berjalan menghampiri Isabella yang duduk bersama kedua orang tua Anthony.“Oma, aku ada urusan. Masih mau di sini sampai acara selesai atau aku akan mengantarmu pulang?”Isabella menoleh ke arah cucu menantunya yang memperlihatkan wajah kesal. “Lala ikut pulang atau mau tetap di sini?”“Terserah Oma saja.”Kedua orang tua Anthony menyayangkan sikap Maverick yang lebih memilih pergi, tapi mau bagaimana lagi. Siapa yang bisa menahannya. Bahkan Isabella saja terlihat tak keberatan.“Ryan akan standby di sini menunggu Oma.”Maverick pergi lebih dulu. Alula
Last Updated: 2026-06-01
Chapter: Kau ambil kekasihku, kuambil suamimu
“Kenapa lehermu merah-merah, Rora?”Freya yang sedang membuka menu langsung refleks menyentuh lehernya. Sial. Pasti bekas gigitan Maverick belum hilang seluruhnya meski sudah ditutup menggunakan foundation.“Gigitan nyamuk,” jawabnya santai.Alula mendengus pelan. “Nyamuk macam apa yang gigitannya sebanyak itu?”“Nyamuk nakal.”Pelayan datang membawa dua gelas kopi. Freya memilih mengaduk minumannya perlahan sambil memperhatikan Alula yang terlihat jauh lebih kurus dibanding terakhir kali mereka bertemu.Dark circle samar terlihat di bawah mata wanita itu. Wajahnya juga tampak pucat meski make-up menutupi sebagian besar kelelahan tersebut.“Kau mau bicara apa?” tanya Freya akhirnya.Alula terdiam beberapa detik sebelum menunduk. Jemarinya saling menggenggam gelisah di atas meja. “Tapi kau jangan pernah bercerita dengan keluarga, ya. Aku tidak mau membuat mereka kepikiran.”“Aku bukan lambe turah yang suka mengadu. Bukannya kau yang justru mengadu pada Nenek sampai aku dimarahi.” Tatap
Last Updated: 2026-05-25
Chapter: Bercinta di bawah atap langit
“Ahh,” desah Freya saat pinggulnya bergoyang menghentak kejantanan Maverick yang belum sepenuhnya memasuki miliknya.Berpegang pada leher Maverick, Freya mulai membuka kakinya dan mencari posisi yang paling nyaman dan enak supaya pinggulnya bisa bergerak dengan bebas.Begitu merasakan kejantanan Maverick memenuhi inti tubuhnya dan melesat menyentuh titik sensitifnya, Freya mulai bergerak menggoyangkan pinggulnya dengan keras dan teratur. Bibirnya mendesah, matanya terpejam menikmati sensasi mendebarkan.Kegilaan kesekian yang dilakukan. Bercinta di bawah atap langit dengan pemandangan secara langsung.“Umm, hisap terus, Rick,” desis Freya saat Maverick melumat payudaranya dengan rakus.Tubuhnya bergerak makin keras, yang awalnya bergoyang naik turun kini mulai berubah menjadi maju mundur. Suara desahannya membuat Maverick makin bersemangat larut dalam gairah.“Ahh, terus, Rick. Hisap putingnya,” desah Freya tak karuan. Tangannya membenamkan kepala Maverick di dadanya. Pria itu juga la
Last Updated: 2026-05-20
Chapter: Aku ingin mencobanya di sini
“Rick!”Freya memekik tertahan ketika dia yang tengah sibuk di dapur mendapatkan pelukan tiba-tiba dari Maverick yang kedatangannya sama-sama sekali tidak terdengar.“Sedang apa?”“Aku memasak. Perutku lapar, Rick.”Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh. Belum ada pelayan yang berkeliaran. Freya memutuskan membuat omelet, juga kukusan brokoli dan wortel untuk sarapan.“Kenapa tidak membangunkanku? Kau bisa meminta pada pelayan.”“Kau yang mengusir para pelayan sejak semalam.”Maverick melupakan hal itu. Percintaannya bersama Freya semalam sangat dahsyat hingga lututnya bergetar. Tidurnya bahkan terasa sangat nyenyak karena rasa puas yang melemaskan seluruh ototnya.Meletakkan dagunya di atas bahu Freya, pria itu enggan melepaskan pelukan.“Ayo sarapan.” Freya meletakkan dua piring sarapan di atas kitchen island. Kepalanya menoleh ke samping hingga kecupan singkat mendarat di pipinya.“Sarapanku
Last Updated: 2026-05-20
Chapter: Kau selalu memuaskan (21+)
Setelah menyiapkan makan malam, semua pelayan diminta meninggalkan villa dan akan dihubungi apabila diperlukan. Usai makan malam, Maverick membawa Freya ke balkon lantai dua yang langsung menghadap ke arah pantai.Suara deburan ombak dan angin laut menjadi melodi yang indah di antara keduanya. Maverick meraih botol wine di atas meja dan menuangkan isinya. Suara gelas berdenting membuat keduanya sama-sama tersenyum.Freya menyesap wine dengan anggun, matanya melirik ke arah Maverick yang malam ini terlihat sangat seksi.“Tatapanmu seperti pemburu yang telah menandai mangsanya,” bisik Maverick meletakkan gelas setelah menandaskan isinya.Maverick mengeluarkan sesuatu dari saku celananya, lalu meletakkannya di atas tangan Freya.“Buka, Cantik.”Freya membuka kotak beludru tersebut. Matanya terpaku pada kilauan yang ada di dalam sana. Sangat cantik dan menyilaukan.“Apa ini, Rick?”“Hadiah untukmu,” jawab Maverick mengambil cincin dan memakaikannya di jari Freya. “Lihat, ukuranya sangat p
Last Updated: 2026-05-18
Jerat Cinta Sang Taipan

Jerat Cinta Sang Taipan

Pertemuan dengan pria asing berwajah dingin, membuat hidup Alexa berubah tanpa dia sadari. Lucas Alexander bukan pahlawan biasa—dia pewaris kerajaan bisnis dengan masa lalu kelam dan masa depan yang telah ditentukan. Tapi untuk Alexa, dia rela melanggar semua aturan. Satu-satunya masalah? Cinta mereka adalah rahasia yang bisa menghancurkan segalanya. Tentang cinta dan rahasia. Seonggok hati yang saling mencintai, diuji oleh kejadian masa lalu yang mengguncang jiwa.
Read
Chapter: Kenikmatan (21+)
Semenjak kejadian penculikan dan pelecehan yang dialami, Alexa lebih banyak diam. Dia bahkan menjadi pribadi pemurung dan selalu mengurung dirinya di kamar. Mereka sudah pindah ke rumah baru yang dibeli oleh Lucas beberapa waktu yang lalu. Lengkap dengan segala isinya. Pria itu juga telah menyiapkan segala keperluan untuk sang kekasih. Sebenarnya rumah ini adalah kejutan, tetapi semuanya tidak berjalan sesuai rencana gara-gara ulah si brengsek Sergio Semak. Ah, ingin sekali Lucas membunuh pria itu dengan tangannya sendiri saat setiap malam, dia harus melihat sang pujaan hati gelisah dalam tidurnya. Saat peluh membanjiri tubuhnya dengan teriakan tak berdaya yang memilukan. Mendengar itu setiap malam membuat emosinya selalu memuncak. Dia hanya mampu menenangkan dengan pelukan. Saat mata itu kembali terbuka, dia akan berteriak jika didekati oleh seorang pria. Seolah semua pria yang mendekatinya berwajah Sergio Semak. Setiap pukul sebelas malam, Lucas yang telah menyelesaikan pekerja
Last Updated: 2022-09-09
Chapter: Ditemukan
Sergio Semak sebenarnya bukanlah pria miskin seperti yang diceritakan pada teman-temannya. Pria itu adalah pemilik cafe, restoran dan juga beberapa hotel yang ada di Venesia. Salah satunya adalah restoran tempat mereka bekerja.Pria berperawakan tinggi dengan garis wajah yang tegas itu cukup tampan. Memilih menyamar menjadi Sergio si pria yatim piatu miskin adalah caranya untuk bisa dekat dengan Alexa, wanita yang pada pertemuan pertama mampu mencuri hatinya.Selama satu tahun dia mencoba mendekati Alexa, tetapi dia harus kalah dengan orang baru yang justru bisa lebih dulu mendapatkannya.Sergio marah. Dia merasa Alexa sama seperti wanita di luar sana yang tergoda dengan uang dan kemewahan. Jika tahu seperti itu, dia tidak akan susah payah menyamar menjadi pria miskin.Sergio menatap Alexa yang kini menatap matanya seolah menantang. Pria itu tersenyum sinis dan kembali mendekat ke arah ranjang. Ditatapnya tubuh wanita yang membuatnya tergila-gila.
Last Updated: 2022-09-03
Chapter: Pengakuan Sergio
Di dalam ruangan kamar yang temaram, seorang wanita terbaring di atas ranjang dengan kedua tangan terikat ke atas. Wajahnya tampak damai, tetapi dingin yang menyapu kulitnya membuat mata dengan bulu mata lentik itu berkedip beberapa kali sebelum akhirnya manik mata berwarna cokelat itu terbuka. Dia tampak bingung. Matanya menjelajahi seisi ruangan. Dia seperti mencoba mengingat sesuatu hingga bisa berakhir di tempat ini. “Brengsek! Sergio sialan!” makinya dengan kaki yang menendang-nendang. Dia mencoba untuk melepaskan tali yang mengikat tangannya. Menggoyangkan dengan kasar supaya simpulan itu bisa terlepas. Namun, justru tangan kecil itu terasa perih dan panas. Wanita itu kembali memejamkan mata sambil berpikir. Sebenarnya dia sekarang ada di mana dan ke mana perginya pria sialan yang telah menculiknya. Saat masih asyik berpikir, pintu terbuka dan sosok wanita yang tadi dilihat sebagai pelayan cafe datang membawa nampan berisi makanan. “Oh, kalian semua bersekongkol,” ucapnya
Last Updated: 2022-09-02
Chapter: Rahasia Sergio
“Sayang, berhentilah bekerja di restoran. Aku akan bertanggung jawab dan memenuhi semua kebutuhanmu.” “Aku tidak mau mati kebosanan hanya menghabiskan waktu di tempat sempit ini, Luke.” Sejak Alexa menyerahkan diri, Lucas menawarkan banyak keistimewaan padanya. Namun, ditolak dengan banyak alasan. Contohnya beberapa waktu yang lalu saat Lucas memberikan debit card, credits card dan uang tunai. Alexa menolaknya, dia hanya mengambil beberapa lembar uang yang diperlukan untuk membeli bahan makanan dan membayar sewa apartemen. Selebihnya dia kembalikan lagi. Gaji yang diterima Alexa akhirnya utuh tak terpakai, karena Lucas juga melunasi hutangnya pada Emily. Bahkan memberikan lebih dari yang dia pinjam. Hidupnya benar-benar berubah. Dia dimanjakan dengan perhatian dan juga materi. Pria tampan itu benar-benar gila, tidak waras dan banyak sebutan lain yang bisa mendeskripsikan sikapnya. Bagaimana tidak, pria itu memenuhi apartemen kecilnya dengan barang-barang yang tidak diperlukan. Ba
Last Updated: 2022-09-02
Chapter: Takluk
Alexa menyerah. Dia membiarkan Lucas menempati ruang tamu karena pria itu bersikeras tinggal bersamanya. Bahkan beberapa lembar pakaian sudah berpindah di lemarinya. Genap seminggu keduanya tinggal bersama. Lucas melakukan pekerjaannya selepas Alexa pergi bekerja. “Kau semakin terlihat berisi, Alex.” Emily mengamati tubuh sahabatnya yang nampak segar. “Kau mau bilang aku gemuk?” tanya Alexa sinis. Harus diakui bahwa dirinya juga merasa demikian. Lucas memanjakannya dengan berbagai makanan enak dan melimpah. Dia tidak lagi kekurangan hanya untuk sekadar makan. Emily mengangguk. “Tapi kau semakin cantik dan kelihatan segar.” “Aku bisa besar kepala mendengar pujianmu.” Alexa balas terkekeh pelan. Sejujurnya dia sudah melarang Lucas menghamburkan uang hanya untuk membeli makanan mahal. Namun, sepertinya pria itu tidak pernah peduli dengan protes dan tetap melakukan apa pun semaunya. “Bagaimana dengan Luke?” “Ya begitulah,” ucap Alexa dengan helaan napas kasar. Tidak mungkin dia menj
Last Updated: 2022-09-01
Chapter: Pikiran liar
‘Jadilah wanitaku seutuhnya.’ Kalimat itu terus berulang-ulang dalam ingatannya. Juga tawaran-tawaran yang diberikan oleh Lucas sedikit banyak mengusik hari-harinya. Sebenarnya, jika dipikirkan tawaran pria itu begitu menguntungkan. Alexa hanya perlu jadi wanitanya dan kehidupannya akan terjamin. Namun, sekali lagi ego dan harga dirinya terlalu tinggi untuk menyetujuinya begitu saja. Sudah hampir lima hari Lucas tak datang menemuinya. Pria itu mengirimkan pesan lewat pengawalnya, bahwa dia sedang ada urusan di Savona selama beberapa hari. Ketidakhadiran Lucas juga untuk memberikan Alexa waktu untuk berpikir, walaupun pria itu tak menerima penolakan, tetapi sebagai pria sejati dia ingin jawaban ‘ya’ tanpa paksaan. “Terus saja kau melamun,” kata Emily mengejutkan. “Kau mengganggu saja,” balas Alexa datar dengan raut wajah serius. “Kau terlihat serius sekali. Ada apa denganmu? Kau sedikit aneh beberapa hari ini.” “Tidak ada,” jawab Alexa acuh tak acuh. Lagipula Emily tahu bahwa di
Last Updated: 2022-09-01
You may also like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status