author-banner
Sangkarachan
Sangkarachan
Author

Novels by Sangkarachan

JODOHKU DOSEN HYPER

JODOHKU DOSEN HYPER

"Apa? Menikah Dad? Yang bener aja!!!" "Ya, dan ini keputusan Daddy. Jadi kamu nggak bisa menolaknya!" Velove, gadis berusia 22 tahun syok dengan apa yang barusan dia dengar. "Hahaha... Daddy pasti bercanda kan? Jangan bilang aku di jodohin sama om om temannya Daddy?" Velove kesal dengan Mahen sang Daddy, dengan perasaan yang berkecamuk dia lari ke kamarnya dan mengurung diri disana. # "Kita menikah bulan depan. Dan selama sebulan ini kamu harus ikut pindah ke apartemen ku biar aku lebih leluasa mengawasimu!" "Apa tapi kenapa? Aku nggak mau...." "Kenapa? Kamu takut? Kenapa harus takut kalau setelah menikah aku bebas ngapain ngapain kamu!"
Read
Chapter: Bab 94
Masalah soal Hera sudah di tangani pihak kepolisian. Altares dan Carlos juga sudah menyerahkan semua bukti yang mereka punya. Tak hanya itu saja, perusahaan Hera juga terkena audit dari pihak perpajakan yang di laporkan oleh Mahen tentu saja. Mahen geram karena Hera berani mengganggu putrinya. Seminggu berlalu, dan hari ini bertepatan dengan resepsi pernikahan yang di gelar oleh Altares dan Velove. Sesuai janji mereka beberapa waktu lalu, bahkan semua mahasiswa di kampus yang satu jurusan dengan Velove. Tapi tentu saja acaranya di pisah. Awalnya Velove menolak, tapi karena desakan semua orang akhirnya Velove pasrah. "Sayang, kalau kamu udah capek istirahat aja ya?" Velove mengangguk, wajahnya sudah pucat karena terlalu banyak orang yang datang dan itu membuatnya sesak. "Bawa ke kamar aja Al, yang disini nggak apa apa kalau mau di tinggal." Marko menyuruh Altares membawa Velove masuk ke dalam. Dia tak ingin membuat menantu dan calon cucunya kenapa Napa. Tanpa menung
Last Updated: 2025-12-14
Chapter: Bab 93
Di dalam kamar itu, Hera masih bersikukuh jika dia bersama dengan Altares. Dan dari rekaman CCTV saja sudah terlihat jika dari awal Altares sudah bersama istrinya. Sedangkan Hera sudah bersama laki laki itu. Gongnya adalah, rekaman suara Hera yang merencanakan menjebak Altares juga terdengar disana. Hera panik begitu juga dengan asistennya. Hera menyambar selimut untuk menutupi tubuhnya. Dia berjalan cepat ke arah Altares tapi beberapa anak buah Carlos menghalanginya. "Minggir, kenapa kalian menghalangi jalanku??" "Anda di larang mendekati tuan muda dan nona muda kami. Anda dan semua yang berhubungan dengan anda sudah di blacklist dari akses perusahaan dan semua yang terkait kerjasama dengan tuan Altares." Semua orang yang mendengar itu langsung menjauh dari Hera. Mereka tak ingin terkena imbas dari apa yang di lakukan Hera saat ini. Tubuh Hera terhuyung ke belakang dan hampir saja jatuh jika tak ada asistennya yang menahan tubuhnya. Velove menaruh kepalanya di dad
Last Updated: 2025-12-14
Chapter: Bab 92
Di depan mereka semua Hera terlihat menikmati apa yang dia lakukan. Bahkan saat sang laki laki mulai bangun dan melahap dua buah benda bulat itu. Assisten Hera syok, benar benar syok dengan apa yang dia lihat. Terlebih yang bersama Hera bukan Altares seperti yang mereka rencanakan. "Ada apa ya?" Suara Velove yang baru saja datang membuat semua orang menoleh. Dan asisten Hera yang melihat ada Altares disana memeluk pinggang wanita yang baru saja bertanya itu semakin kaget. Terlebih disana juga ada Carlos bersama seorang perempuan. Hera yang mulai terganggu dengan suara berisik dari sekitarnya membuka matanya perlahan. Matanya membola saat melihat semua orang tengah menatapnya dengan keadaan yang tak biasa. Tapi terlihat jika Hera masih menikmati Hujaman di bagian miliknya. "Ah ... Altares lebih keras!" Hera sengaja mengatakan itu karena ingin di dengar banyak orang tanpa tahu apa yang terjadi. Sedangkan semua orang yang sedang melihat Hera saling pandang. Velove dan
Last Updated: 2025-12-14
Chapter: Bab 91
Carlos kembali dengan panik, dia mencari Altares tapi tak menemukannya. Begitu juga dengan Arra yang mencari keberadaan Velove. "Aduh, mereka berdua kemana?" Arra dan Carlos kelimpungan mencari keberadaan Velove terutama. Arra khawatir karena Velove sedang hamil. Jangan sampai Velove terluka. "Carlos, Velove kemana? Aduh mati aku!" Arra terlihat frustasi tapi kemudian matanya membola saat melihat Altares yang berjalan sempoyongan. Arra segera menghampiri Altares tapi langkahnya tertahan saat melihat ada orang yang membuntuti Altares pergi. "Sial, perempuan itu sudah melakukan rencananya." Arra mencari Carlos dan saat dia melihatnya dia langsung menarik tangan Carlos untuk mengikuti nya menyusul Altares. "Carlos disana!" Carlos terkejut tapi dia mengikuti arah pandang Arra. Dimana di depannya ada Altares yang tengah pergi dari ruang pesta itu. "Cari Velove sampai ketemu." Arra mengangguk, dia berjalan cepat mencari Velove. Sedangkan Carlos sudah menyusul
Last Updated: 2025-12-13
Chapter: Bab 90
Velove rasanya sudah tak nafsu makan lagi semenjak mendengar obrolan dua orang yang ada di belakang nya. Tapi apa yang di katakan Arra setelahnya membuatnya sadar. Jika ingin menghajar orang dia harus makan dengan banyak. "Baby, ayo habis ini bantuin papi. Kita bikin wanita gila itu jadi gila beneran karena nggak bisa dapetin papi!" Arra yang awalnya senang dengan apa yang di lakukan Velove langsung melongo disaat nafsu makan Velove meningkat. "Kamu doyan Vel?" tanya Arra polos. Velove menelan makanannya dengan susah payah, lalu menampilkan deretan giginya ke arah Arra. "Laper, doyan, dan butuh asupan energi." jawab Velove sekenanya. Arra mengangguk, dia memeriksa ponselnya dan ada panggilan masuk dari Carlos. "Ini Carlos teflon, aku angkat apa nggak?" Velove kembali menghentikan makannya. "Tanya aja mereka dimana, habis ini kita nyusul." Arra langsung mengangkat nya dan mengatakan sesuai apa yang di katakan oh Velove. Sedangkan Hera dan satu orang tadi s
Last Updated: 2025-12-13
Chapter: Bab 89
Altares dan Carlos tertawa secara bersama membayangkan wajah kesal Hera saat ini. "Gila, kayaknya dia niat banget buat deketin kamu." Carlos memegangi perutnya yang kaku karena terus tertawa. Altares menggeleng pelan, karena dia sudah malas meladeni wanita seperti Hera. Sudah cukup selama ini dia berurusan dengan semua wanita gila yang mengejarnya. Dia keluar dari kampus ingin fokus pada perusahaan. Tapi dia lupa jika di dunia yang dia geluti saat ini malah semakin banyak wanita wanita yang akan mengejarnya dan mengganggunya. "Carlos, kamu sudah lakukan apa yang aku minta?" Carlos yang tertawanya sudah mereda mengangguk. Lalu memberikan rekaman sebuah video dimana Hera memang merencanakan sesuatu kepadanya. "Pekerjaan kita nanti bisa selesai. Karena sudah tak ada masalah lagi. Besok pagi kita bisa pulang. Tapi nanti malam ada undangan pesta di hotel dekat perusahaan. Aku tak bisa menolak karena yang mengundang kita ikut andil membereskan masalah kita disini." Altares
Last Updated: 2025-12-12
GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

Evelyn yang selalu disiksa ayah dan ibu tirinya, dipaksa menjadi penebus hutang ayahnya kepada seorang konglomerat dan penguasa dunia bawah. Tuan Moskov terkenal bengis dan tak segan-segan melenyapkan nyawa siapapun yang berani menentangnya. Evelyn pikir, ia akan menjadi budak Tuan Moskov seumur hidup. Namun, pria itu justru menginginkan hal lain. "Aku ingin kau melayaniku," kata pria itu dengan suara berat yang membuat Evelyn gemetar. "Di ranjangku. Setiap malam."
Read
Chapter: Bab 156
Pagi itu di sebuah hotel mewah suasananya sangat berbeda. Tepat hari ini, Moskov dan Evelyn menyelenggarakan resepsi pernikahannya. Banyak tamu yang di undang oleh Moskov. Evelyn yang sejak tadi sudah selesai di rias terlihat gelisah bukan karena takut tapi dia gugup. "Evelyn, apa kau sedang takut?" tanya Carra khawatir. Evelyn meminta Carra memanggilnya secara langsung tanpa embel embel yang lain. "Tidak, aku hanya gugup." jawab Evelyn lirih. Carra menepuk pelan tangan Evelyn untuk menenangkan nya. Dan tak menunggu lama, Ronald menjemput Evelyn untuk di bawa keluar karena acara sudah akan di mulai. Evelyn keluar di temani oleh Carra. Dan dari kejauhan Luci yang sudah datang berdecih sinis. Selena yang melihat wajah tak senang Luci pun tersenyum tipis. "Dia membatalkan gaun ke butikku hanya untuk gaun sederhana itu. Dia benar benar wanita tak tahu diri!" maki Luci kesal. "Tapi gaun itu bertaburan berlian Aunty. Aku sangat iri dengan nya." celetuk Selena yang ada di sebelahny
Last Updated: 2025-12-21
Chapter: Bab 155
Max menarik tubuh Selena dan memindahkan nya ke belakang tubuhnya. Selena menurut, tubuhnya sudah mulai gemetaran. Dia sudah meninggalkan pekerjaan masa lalunya. Semenjak dia paham jika semuanya tak akan sama seperti dulu. Selena meraih ujung jaket Max yang membuat Max menoleh ke belakang."Max, dia orang yang memaksaku masuk ke dunia hitam saat aku menjadi model." ucap Selena lirih. Max sedikit kaget, tapi dia kembali mengalihkan perhatian nya pada orang yang ada di depannya. "Lebih baik serahkan jalang itu kepadaku, karena dia milikku. Dia terikat kontrak seumur hidup dengan ku!" Max tak ingin membuang tenaga nya hanya untuk meladeni apa yang tak penting. Dia meraih tangan Selena lalu menggenggamnya erat. "Aku tak akan menyerahkan dia. Apalagi kau berusaha mengganggu kekasihku!" Orang di depan Max sempat terkejut tapi kemudian dia tertawa terbahak saat mendengar perkataan Max tentang Selena. "Kau mau sama wanita bekas orang banyak itu?" tanya laki laki itu sambil tersenyum m
Last Updated: 2025-12-21
Chapter: Bab 154
Selena terdiam, dia meremas sisi bajunya dengan takut. Dia tak tahu jika Evelyn akan bertanya seperti itu. Selena bingung ingin menjawab apa, karena dalam pikiran Selena tak ada niat mengambil apa yang Evelyn punya. Max yang tahu jika Selena merasa tak enak hati langsung membantunya menjawab. "Nyonya bukan ingin menghukum atau membalas mu. Dia hanya bertanya, dan disini semua sudah tahu kalau kau tak sama dengan wanita itu!" Max enggan menyebut nama Luci karena terakhir kali dia berurusan dengan wanita itu membuatnya sangat kesal. "Wah, Max... besok Moskov kasih kamu mobil baru!" Uhuk.... Moskov tersedak ludahnya sendiri karena perkataan Evelyn. Dia menatap Evelyn dengan heran tapi kemudian menggeleng pelan. "Seneng banget sayang ngerjain orang, lagian aku udah bilang jangan jodohin Max kalau dia belum mau. Nanti kasihan perempuannya." "Aku mau kok tuan!" Uhuk.... Sekarang gantian Selena yang tersedak, dia melihat Max dengan wajah syoknya. Max memuku
Last Updated: 2025-12-21
Chapter: Bab 153
Max yang mendengar perintah Moskov langsung duduk di dekat Selena. Evelyn yang melihat wajah canggung dan salah tingkah dua orang yang ada di depannya tersenyum samar. "Makan dulu!" Mereka makan dengan tenang. Dan di tengah acara makan itu, Selena akhirnya membuka suara. "Ev, apa kau tahu jika Aunty Luci sedang merencanakan sesuatu untuk mu?" Evelyn menghentikan makannya, lalu melihat ke arah Selena yang tengah serius saat melihatnya. "Hmm, biarkan saja. Dia ingin melakukan apapun yang dia mau. Lagian siapa yang mau belain dia." Selena mengangguk, dan dia paham kenapa Evelyn bisa setenang itu. Semua karena ada Moskov disampingnya yang akan melakukan apapun untuk Evelyn. "Dan kau, kenapa tiba tiba ingin bertemu dengan ku dan malah mengatakan semua nya? Bukannya kau juga dekat dengan nya?" Selena menaruh peralatan makannya. Lalu tersenyum ke arah Evelyn. "Aku memang dekat, tapi hanya formalitas. Karena aku butuh gaun dari butik aunty Luci untuk setiap pekerjaan
Last Updated: 2025-12-20
Chapter: Bab 152
Hari ini, Evelyn pergi menemui Selena seperti apa yang dia katakan pada Moskov. Tentu saja perginya bersama dengan Max. Moskov tak ingin terjadi sesuatu pada Evelyn. Karena dia sempat mencari tahu tentang siapa sebenarnya Selena. Seorang model yang banyak melakukan hal yang seharusnya tak dia lakukan. Evelyn mencari keberadaan Selena yang ternyata memesan room private untuk mereka bertemu. Awalnya Moskov meminta Evelyn mengundang Selena ke kediaman mereka. Tapi Evelyn menolak dan ingin bertemu di luar. Moskov yang sempat merajuk tak mengijinkan akhrinya pun luluh setelah Evelyn merayunya. Tentu saja hadiah yang setimpal agar Moskov mengijinkan nya untuk pergi bersama Max. Selena yang sudah menunggu menoleh saat pintu ruangan itu terbuka. Dia sempat terpaku pada dua orang yang baru saja datang itu. Dan Evelyn yang tahu arah pandang Selena pun tersenyum samar. Selena tak melihat ke arahnya, tapi pada Max yang berada di belakangnya. "Jangan bilang cinta pada pandangan perta
Last Updated: 2025-12-19
Chapter: Bab 151
"Nenek merestui hubungan kami? Meskipun Fera hanya sekertaris ku?" Tere yang mendengar pertanyaan Soni merasa aneh lalu, dia meraih tangan Soni pelan. "Kenapa kau tanya seperti itu? Apa ada yang mengganggu hubungan kalian?" Fera sejak tadi diam, dia takut jika akan berakhir sama dengan apa yang dikatakan oleh Luci. Dia tak ingin mendengar hinaan lagi untuk kesekian kalinya. Mungkin jika Soni akan kuat, tapi berbeda dengan nya. "Tidak, bukan mengganggu nenek. Tapi ibu...." Soni ragu saat ingin mengatakan apa yang terjadi kemarin. Pasalnya, sebelumnya saat bersama Luci, dia tak pernah bertemu neneknya hanya berdua seperti ini. "Dia tak suka dengan pasangan mu hanya karena dia orang biasa?" tebak Tere. Perlahan Soni mengangguk dan lagi lagi Tere hanya menghela napas panjang. Luci, sepertinya tak akan berubah. Dia akan tetap memandang orang lain hanya karena kedudukan dan materi. "Kapan kalian akan menikah?" Fera kembali melihat Tere dengan wajah terkejutnya be
Last Updated: 2025-12-17
RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

Ruang pesta yang penuh dengan orang kalangan atas terasa memuakkan bagi seorang gadis yang memilih sendiri di pojokan. Matanya menelisik seluruh ruangan itu untuk mencari seseorang yang sedang dia incar. "Akhirnya, dia muncul juga!" Gadis itu berjalan pelan ke tengah kerumunan banyak orang. Bruk.... Byur... "Aduh, maaf aku nggak sengaja." # "Cari identitas lengkap wanita itu, aku mau malam ini dia ada di kamarku!" "Berani sekali kucing liar seperti dia mencari masalah dengan ku!" # IG : Sangkarachan/Sangkarachan2
Read
Chapter: Bab 51
Berita penangkapan Salsa dan Nana tersebar luas di media sosial. Sheza melihatnya di ruangannya. Sejak dia siuman, Sheza hanya diam saja meskipun Zello mengajaknya bicara. Moza juga baru saja kesana untuk mengantar beberapa makanan yang diminta oleh Zello. "Sayang ... kamu mau makan lagi?" Sheza hanya menjawab dengan gelengan kepala. Dia tak bernafsu untuk sekedar makan. Jika bukan karena Moza yang menyuapinya langsung mungkin sampai sekarang Sheza tak akan menyentuh makanan sama sekali. Zello menghela napasnya panjang, dia tak ingin memaksa Sheza untuk sekarang. Beruntung Moza tadi kesana dan itu sedikit membantu. Sheza meraba perutnya yang datar. Zello yang melihat itu ikut merasakan sakit. Mereka bahkan tak tahu jika disana sudah ada malaikat kecil mereka. Tanpa sadar air mata Sheza kembali menetes. "Zello, aku bodoh sekali. Aku tak bisa menjaganya." Zello merengkuh tubuh Sheza yang terlihat kurus saat ini. Dia mengusap punggung Sheza. Tak hanya Sheza yang merasaka
Last Updated: 2026-02-12
Chapter: Bab 50
Sheza pergi dari sana dengan perasaan tak karuan. Sementara Nana dan Salsa di bawa pergi tanpa bisa bertemu dengan Tora lagi. Tepat saat Sheza ingin masuk ke dalam mobil, tubuh Sheza limbung. Hampir saja Sheza ambruk ke tanah jika Zello tak langsung menangkapnya. "Sayang ...." Zello berusaha membangunkan Sheza tapi tubuh Sheza semakin dingin. "Bawa ke rumah sakit, yang disini biar aku yang urus." Raka menyuruh Zello membawa Sheza ke rumah sakit. Dia khawatir jika Sheza butuh penanganan khusus setelah dia keguguran. Zello mengemudikan mobilnya seperti orang kesetanan. Setelah mendapat info jika Sheza nekat kembali bersama Raka untuk membalas dendam saat itu juga Zello meminta orang tuanya membawa Zello kembali menyusul Sheza. "Sayang ... bertahan sebentar ya ... " Zello tak peduli jika banyak orang yang mengklakson dirinya. Dia tetap menerobos beberapa mobil yang menghadang di depannya. Tak berapa lama, Zello sampai di sebuah rumah sakit. Dia membawa Sheza masu
Last Updated: 2026-02-10
Chapter: Bab 49
Salsa menggeleng keras karena melihat Nana sedang di siksa oleh Sheza. Tak hanya menampar, Sheza juga menendang Nana berkali kali. Meskipun Nana meminta ampun tapi Sheza tak melepaskan nya begitu saja. Mengingat semua yang terjadi membuatnya gelap mata. Mata Raka membola saat Sheza mengambil sebuah pisau dan ingin menusuk Nana. Tapi dari belakang Raka muncul seorang yang berlari dengan cepat ke arah Sheza. Memeluk tubuh Sheza dengan kuat. Mencegah Sheza melakukan hal keji dengan tenaganya. "Sayang..... jangan....." Tubuh Sheza mematung saat mendengar suara yang sangat di kenali. Raka yang melihat Zello ada disana menghela napas lega. Meskipun dia bingung kenapa tiba tiba Zello sudah ada disana. Zello yang sudah sadar mencari keberadaan istrinya, awalnya Moza dan Farhan ingin menutupinya tapi ternyata Zello memaksa ingin tahu kemana Sheza. Zello sadar di saat Sheza baru saja berangkat bersama Raka. Untuk itulah akhirnya Zello bisa menyusul Sheza meskipun dia belum b
Last Updated: 2026-02-03
Chapter: Bab 48
Akhirnya identitas Raka di buka di depan Nana. Awalnya Sheza dan Raka tak ingin membuka semua itu tapi terpaksa karena mereka menuduhnya berselingkuh. Tubuh Nana ambruk ke lantai begitu juga dengan yang lainnya. Raka memang selama ini terkenal sebagai asisten Zello. Kemanapun Zello berada, sudah pasti ada Raka disana. Dan ternyata, inilah alasan kenapa Raka selalu bersama Zello. "Wajah kalian kenapa? Nggak mungkin kan kalian nggak tahu siapa Raka?" ejek Sheza pada Nana. Tora menggeleng pelan, dia melihat Sheza kali ini berbeda dengan Sheza sebelumnya meksipun masih sama arogannya. "Sheza kenapa kamu sampai seperti ini? Apalagi yang Salsa lakukan? Kenapa kamu harus membuatnya terluka seperti ini? Bukannya dengan membuat dia kehilangan karirnya sudah cukup untukmu?" Sheza menoleh ke arah papanya. Sudah lama dia tak melihat Tora semenjak Sheza bersama dengan Zello Sheza pikir jika Tora aka berubah sedikit, tapi ternyata dia masih sama saja seperti dulu. Tangan Sheza meng
Last Updated: 2026-02-01
Chapter: Bab 47
Salsa yang sudah lemas karena minuman yang di berikan Sheza mulai meracau. Wajahnya sudah pucat pasi. Kali ini Raka seperti melihat Zello dalam tubuh Sheza. Semua teman teman Salsa sudah sekarat karena semua minuman yang di cekokan kepada mereka. "Raka kirim mereka kembali ke rumah mereka. Boikot mereka dari semua industri. Sebarkan video tentang mereka yang menjadi simpanan para pejabat." Raka mengangguk, dia menyuruh anak buahnya untuk segera bertindak. Jika Sheza sudah melakukan itu semua berarti akan merembet ke arah yang lain. Tapi Farhan dan Moza juga bukan orang sembarangan yang bisa di sentuh seenaknya. Semua teman Sheza di bawa pergi hanya meninggalkan Salsa disana. "Sheza, kamu mau apakan dia?" Sheza menatap tajam ke arah Salsa yang sudah terkulai lemas di depannya. Wajahnya memerah karena terlalu banyak alkohol yang dia minum. "Bawa ke rumahnya. Aku ingin ini semua berakhir!" Raka mengerti, dia menarik tangan Salsa lalu di seretnya pergi dari sana.
Last Updated: 2026-01-31
Chapter: Bab 46
Hari itu setelah Sheza mulai bangkit, dia sudah bisa makan dengan benar. Moza juga Raka tersenyum lega. Wajah Sheza yang semula pucat sudah mulai berseri kembali. Hanya saja sorot matanya tak akan bisa membohongi orang terdekatnya jika luka itu masih ada. Sheza yang sudah merasa lebih baik dari sebelumnya pergi ke ruang ICU dimana Zello belum juga mau membuka mata nya. Saat Sheza melihat dari luar ruangan, air mata Sheza kembali terjatuh. "Zello, maafkan aku karena aku nggak bisa jaga anak kita. Maaf udah bikin kamu harus terbaring disana sendirian." ucap Sheza lirih. Moza yang mengantar Sheza ikut terluka dengan takdir yang membuat anak dan menantunya harus menderita seperti ini. Moza menepuk pelan pundak Sheza. Hari ini juga Sheza memutuskan untuk kembali ke Negera asalnya meninggalkan Zello yang masih belum sadarkan diri. Sheza tak bisa menunggu lebih lama lagi untuk menghukum semua orang yang sudah membuatnya kehilangan bayinya bahkan sebelum dia dan Zello tahu kehadira
Last Updated: 2026-01-30
Cewek Tengil Terjerat Mafia Psycho

Cewek Tengil Terjerat Mafia Psycho

Warning!!! Area dewasa 🔞🔞🔞💦 Kavaya Athena Lavender, gadis remaja yang beranjak dewasa. Kehilangan seorang ibu dan harus menerima kenyataan ketika ayahnya membawa pulang dua orang yang membuat hidupnya sengsara. "Jangan pernah berpikir jika kalian bisa menguasai harta ibuku!" * Kavaya, yang tak sengaja bersembunyi di sebuah gudang tiba tiba harus berurusan dengan orang tak di kenal. Laki laki yang terluka parah dan di kejar banyak orang. "Kalau aku membantunya, aku juga bisa mati. Tapi jika ku biarkan, dia bisa mati disini!" * Kingstone Xafier ( 35 ) Raja dunia bawah di jebak dan di serang musuhnya, berlari ke sebuah gudang. Kehilangan kesadarannya, saat dia terbangun dia melihat Kavaya juga berada disana. Menandai gadis itu sebagai miliknya. Membuat Kavaya jatuh ke dalam pelukannya dengan segala caranya. Di pertengahan kisah mereka, takdir memisahkan mereka lalu membawa mereka ke dalam dunia balas dendam yang berdarah. Dimana sebuah takdir lain terkuak tentang identitas seorang Kavaya. Akankah Kavaya dan King kembali bersatu? Atau mereka harus menyerah dengan takdir perpisahan mereka? Follow IG : Sangkarachan/sangkarachan2
Read
Chapter: Triplet D 57
Darrel mengumpat semakin sering saat dia sama sekali tak mengingat kenangan nya bersama Athena. Ingin sekali rasanya dia mendobrak kamar Athena tapi ternyata nyalinya tak sebesar itu. Darrel bingung harus mencoba mengingat dari mana tentang Athena. Athena yang baru selesai membersihkan dirinya keluar dari kamar. Dia pergi ke dapur untuk memasak beberapa makanan. Darrel yang memang sudah kelaparan juga turun ke dapur berniat mencari makanan. Darrel yang sampai di dapur melihat Athena sedang masak beberapa makanan hanya memperhatikan nya saja tanpa ingin mengganggunya. "Mau ngapain disini?" Darrel terkejut karena Athena bisa tahu jika dia ada disana. Padahal posisi Athena saat ini Masih membelakanginya. Tanpa berbalik pun Athena bisa tahu jika Darrel ada disana. Parfum Darrel tak ganti dan Athena selalu hapal dengan bau parfum itu karena dia yang membelikannya untuk Darrel. "Aku lapar." Hanya itu jawaban Darrel, karena dia memang benar benar lapar setelah pertarungan nya
Last Updated: 2025-08-19
Chapter: Triplet D 56
Athena dan Darrel masih belum berhenti bertarung. Kata latihan beralih menjadi pertarungan di antara mereka. Tak ada yang kalah atau menang. Kemampuan mereka setara. Tapi detik berikutnya saat Athan dan Darrel masih bertarung sebuah belati melayang ke arah mereka yang membuat mereka saling menjauh. "Cukup!" Dari arah pintu masuk King melempar belati tepat di tengah Athena dan Darrel. "Latihan selesai. Kalian istirahat!" Perkataan King tak bisa di bantah lagi. Athena hanya melirik ke arah Darrel dan pergi dari sana tanpa mengatakan apa apa. Athena pergi ke kamarnya. Duduk termenung di dekat ranjang dengan membawa sebotol air mineral. Sedangkan Darrel masih berdiam diri di tempat latihan bersama papa nya. "Darrel, apa yang kamu lakukan? Apa kamu sudah ingat sesuatu?" cecar King. Darrel diam tak menyahut, dia juga bingung dengan apa yang dia lakukan tadi. Tapi dengan dia bertarung dengan Athena perasaannya di hatinya yang beberapa hari ini kosong mulai terasa berbeda.
Last Updated: 2025-08-18
Chapter: Triplet D 55
Semua rahasia di bongkar oleh Ane yang menurut King tak masuk akal. Kenapa dia bisa sampai kecolongan tentang apa yang terjadi pada Leon dan Ayumi. King mengira jika semuanya baik baik saja selama ini. Tapi nyatanya King dan Kavaya kecolongan dengan sangat parah. Mereka benar benar tak habis pikir dengan jalan pikiran Leon dan Ayumi yang bertindak melenceng sejauh itu. "Apa kamu bisa mempertanggung jawabkan semua perkataan mu?" Suara King menghentikan apa yang Ane lakukan pada Yesi. "Ya tuan King. Hidup ku sudah hancur jadi apa lagi yang aku cari? Tak ada yang perlu aku cari lagi. Semua sudah selesai. Jika tuan masih ragu dengan ku, semua bukti itu ada di apartemenku. Ku simpan rapi di brangkas milikku tuan. Begitu juga dengan uang milik Raihan yang selama ini dia berikan kepadaku. Tak pernah aku sentuh sama sekali!" King memberi perintah pada Kairo dan anak buahnya untuk mencari semua bukti itu. Kairo bergerak cepat ke arah apartemen Ane. Sedangkan Yesi menggelengkan kepal
Last Updated: 2025-08-17
Chapter: Triplet D 54
Ane merengek meminta ampun pada Kavaya, tapi Kavaya tak peduli karena dia benar benar kesal dengan kebodohan Ane yang katanya seorang dokter. "Aku tak perduli dengan kalian. Jika aku mengampuni kalian, aku akan di remehkan orang lain. Semua kesalahan kalian jadi tanggung jawab dengan apa yang sudah kalian perbuat!" Ane terus menggelengkan kepalanya. Dia lalu melihat Yesi, menarik lengan Yesi keras. "Ini semua karena kamu, jika bukan karena hasutan kamu, aku nggak mungkin sampai seperti ini!!" teriak Ane keras. Kavaya tersenyum samar melihat itu, pancingannya berhasil. Dia bis menyaksikan drama di depannya mungkin bisa sampai saling menghabisi. Tak hanya memaki Yesi, tapi Ane sudah menarik rambut Yesi keras yang membuat Yesi menjerit kesakitan. Yesi kalah tenaga karena Ane lebih muda dari padanya sedangkan dia sudah paruh baya. "Ane apa yang kamu lakukan hah? Kita melakukan ini semua karena mencintai Leon dan Raihan. Mereka berdua korban keluarga Kavaya dan King. Kenapa
Last Updated: 2025-08-16
Chapter: Triplet D 53
Sudah beberapa hari setelah kejadian Darrel kembali jatuh pingsan karena mencoba mengingat. Beberapa hari itu juga Athena berubah menjadi gadis yang pendiam dan juga lebih dingin. Dia tak pernah bicara kepada orang lain selain Kavaya atau King yang bertanya. Darrel yang awalnya terbiasa dengan semua itu tak terlalu peduli. Tapi lama kelamaan Darrel merasa kosong. Ada yang hilang dari hatinya. Denzel yang melihat Darrel terdiam pun menepuk pelan pundaknya. "Ada apa?" Darrel hanya diam, tapi tatapan matanya terarah pada Athena yang sedang berlatih bersama Azura. Dia terus mengamati Athena dari lantai atas yang terhalang oleh dinding kaca. Athena sendiri yang merasakan ada yang memperhatikannya menoleh ke arah itu. Tatapan Darrel dan Athena bertemu. Mereka saling tatap, tapi kemudian Athena memutus tatapan mereka dan melanjutkan latihannya dengan acuh. "Kenapa lihatin Athena terus? Kamu udah ingat sama dia?" tanya Denzel. Darrel menggeleng, dia meraba hatinya. "Seperti ad
Last Updated: 2025-08-15
Chapter: Triplet D 53
Wanita itu berteriak saat mendengar perintah Kavaya tentang nasibnya. Dia meraung keras ingin di bebaskan tapi anak buah Kavaya sudah membawanya pergi dari sana. Mereka sudah seperti buaya kelaparan yang lama tak makan makanan yang enak. "Jadi Tante, bagaimana keputusan yang lain?" tanya Kairo lagi. "Aku nggak akan melakukan apa apa, hanya akan melihat sejauh mana mereka berusaha untuk membuat kacau semua yang ku punya." jawab Kavaya acuh. Kairo menggaruk pelipisnya bingung. Dia tak mengerti dengan jalan pikiran tantenya saat ini. "Huft ...." "Suka suka Tante lah mau gimana sekarang." Kairo lebih memiliki duduk di sana sambil memeriksa ponselnya siapa tahu dia menemukan sesuatu yang menarik. Kavaya sendiri berdiri di dekat jendela melihat ke bawah dimana masih banyak orang yang belum pergi dari sana karena mereka ingin protes dengan Kavaya dan perusahaannya. Tapi saat wanita yang berhasil menerobos masuk tadi di seret anak buah Kavaya dengan terus berteriak seperti oran
Last Updated: 2025-08-13
You may also like
RINDU SUAMI ORANG
RINDU SUAMI ORANG
Romansa · Siti_Rohmah21
17.1K views
Tetanggaku Bukan Mantanku
Tetanggaku Bukan Mantanku
Romansa · Bai_Nara
17.1K views
LOVE AND POSSESIVE
LOVE AND POSSESIVE
Romansa · Catatan Ayra
17.1K views
Istri Sementara Tuan Adam
Istri Sementara Tuan Adam
Romansa · Aryan Lee
17.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status