Chapter: Bab 35 - FlashbackFlashback Sore hari sebelum memasuki malam Tahun Baru saat hujan lebat mengguyur kota Bougenville, Arkana terlihat sedang duduk di kursi ruang owner gedung kantor Atmaja Group. Di tengah kesibukan menyelesaikan beberapa pekerjaan, asisten Sena mendatanginya, lalu menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat. "Tuan, tim kami menemukan bukti, semalam Nyonya Bella tertangkap kamera pengawas. Dia sedang bermesra dengan seorang pria di kamar VIP hotel Maestro."Wajah Arkana terlihat membeku. Cukup lama dia berpikir lalu akhirnya berbicara."Semalam Rozana terbangun dan menangis sendirian karena memimpikannya, tapi dia justru pergi menikmati kesenangan bawah perutnya bersama bajingan di luar sana?"Dengan tegas dia menyambut amplop tersebut dari tangan Sena dan langsung melepas simpulnya. "Lalu apa maksud dia menggodaku di ruang kerja pagi tadi dengan berpakaian seksi dan warna make up berani?" gerutunya lagi dengan nada paling rendah, memancarkan aura dingin mencekam yang hanya direspons o
Last Updated: 2026-01-20
Chapter: Bab 34 - Kaku Vs Ceria"Kau ada di sini?" Suara Kanaya jatuh begitu rendah, dingin dan cukup menegang. Dia tak tahu sejak kapan sosok kaku yang baru saja digosipkan kini berdiri menjulang, begitu dekat, membawa aroma malam dan hujan yang belum sepenuhnya menghilang. "Naya, kau teruskan saja dengan dia. Aku pulang duluan, ya." Fera yang berdiri di samping segera memeluk sahabatnya seraya memberi ucapan pamit dan Kanaya hanya mengangguk samar, tidak berdaya menahan langkah gadis itu mengingat dirinya saja sedang berada dalam ancaman Arkana Andromeda, suami sumpahan karma Rosellie-nya. "Kau hati-hati di jalan, Fera."Kanaya membuang napas kasar, mencoba menetralkan perasaan sendiri saat bapak satu anak itu menatapnya lama, cukup lama. Pandangannya tidak terbaca seperti dinding tak kasat mata."Menurutmu," ucap Arkana akhirnya, cukup datar sambil merogoh dua tangannya ke saku mantel yang dia kenakan, "malam tahun baru begini hanya kau sendiri yang punya kesenangan di luar?"Kanaya terkekeh hambar, mencoba m
Last Updated: 2026-01-19
Chapter: Bab 33 - Sahabat PenghiburAroma jajan kuliner khas Asia memenuhi warung kecil di sudut taman kota. Bercampur Denting sendok yang membentur garpu dan percakapan pelan para pengunjung termasuk Kanaya dan Fera. Dua sahabat itu kini duduk berjajar menghadap jalan raya. Mereka baru bertemu setelah beberapa bulan terpisah dari tempat kerja lama."Aku sangat merindukanmu, Fera." Kanaya berseru riang sambil menyuapkan potongan daging hangat ke mulutnya dan mengunyah cepat. "Kau tahu, aku bahkan tidak pernah makan sebebas ini," tambahnya lagi tanpa peduli pada suasana pengap para pengunjung yang membludak."Oh, Sayang, apa bedanya denganku. Aku hampir dipecat gara-gara tidak fokus melakukan pekerjaan," balas Fera dengan wajah memelas. Kanaya tertawa lantang, nada suaranya kedengaran sumbang di telinga Fera."Ya, aku mengerti, kita berdua memang sudah ditakdirkan untuk tidak berpisah selamanya." Kanaya kembali melancarkan guyonan, namun terdengar seperti dipaksakan. Pun tatapan mata yang redup membuat sahabatnya itu sep
Last Updated: 2026-01-12
Chapter: Bab 32 - Pembicara Misterius"Keluar." Tiba-tiba Arkana memerintah dengan suara rendah. Tanpa menunggu lama, gadis itu bangkit dan berjalan cepat menuju pintu. Tangan gemetarnya baru saja meraih gagang pintu saat suara berat Arkana kembali terdengar, membuat dirinya terpaku di tempat."Dengar, Kanaya. Jika kau berpikir dengan merusak rumah tanggaku membuatmu menang maka kau salah besar. Justru aku yang akan membuat hidupmu menderita selamanya."Gadis itu terdiam, tidak ada perlawanan atau pun pembelaan. Hanya sisa isakan dalam sunyi dengan napas yang tertahan. Lekas dia membuka pintu dan keluar dari sana, membawa luka baru yang menoreh jiwa. Betapa tidak, pria itu menuduhnya dengan kejam atas apa yang tidak dia perbuat."Semua itu tindakan nenek Emily. Aku saja baru mengetahui kebenaran ini setelah dibawa nenek ke rumah besar." Pemilik wajah ayu itu terisak sambil berlari menuruni tangga menuju taman belakang. Dalam suasana hati yang kacau, dia terus melangkah tak tentu arah. Namun, suara berisik seperti benda j
Last Updated: 2026-01-12
Chapter: Bab 31 - TuduhanKanaya terkejut mendengar suara pintu yang dibanting, terasa seperti tamparan keras mengenai wajahnya. Apa yang dia pikirkan? "Ya, ampun," batinnya lara. Dia sadar, wanita yang baru keluar dari ruangan ini adalah istri sah Arkana, Bella yang sudah dua tahun membina rumah tangga rukun harmonis. Berikut kehadiran Rozana kecil di tengahnya telah menambah lengkap kebahagiaan mereka. Sekarang dirinya pula tercatat sebagai istri dari sah pria yang sama dan diketahui baru saja bertengkar dengan istri pertama di hadapannya. "Lelucon apa ini?" Hati Kanaya berkeluh lagi. Hal yang membedakan dirinya dengan Bella, Kanaya bukan siapa-siapa, tak ada kebebasan penuh dalam alur hidupnya dengan Arkana. Dia juga tidak berhak menuntut kebahagiaan apalagi keinginan untuk bahagia bersamanya. Kanaya hanya korban, bulan-bulanan dari permainan dunia berkedok karma Rosellie. "A-aku istri kedua... astaga...." Kanaya menepuk jidat, "gelar mana lagi yang paling buruk di dunia ini selain pelakor?!" keluhnya
Last Updated: 2026-01-10
Chapter: Bab 30 - Umpan Pagi Hari"Kanaya. Pagi-pagi kau sudah memancingku dengan penampilan seksimu ini, hmm?" tekannya, parau dengan napas berat yang memburu. Sekilas, wanita cantik bersanggul rapi itu tampak tersenyum. Namun, senyumnya seketika runtuh dan berganti menjadi wajah datar dengan sorot mata dingin mencekam."Sayang, nama siapa yang kau sebut?" tanyanya dingin.Arkana tersentak, sesaat kesadarannya memulih. Pikirannya yang belum tuntas tentang Kanaya kini disadarkan oleh aroma parfum yang entah mengapa paling ingin dia jauhi. "Bella." Arakana menyebutnya datar sambil melepas lengan wanita modis itu, membiarkan tubuhnya lolos hingga terhuyung."Ah, kau menyakitiku, Sayang!" protesnya kesal sambil menghambur ke tubuh Arkana, mengulur pelukan ke pinggangnya, menyandarkan kepala di dada bidang itu, lalu mendekapnya bertambah erat. "Jujur padaku, apa semalam kalian tidur berdua," serangnya gencar membuat sedikit Arkana terpancing."Jaga ucapanmu, Bella. Siapa yang kau maksud?"Wanita itu tertawa kecil, suara
Last Updated: 2026-01-08
Chapter: Bab 52 - Penjahat Sesungguhnya "Lepaskan dia! Cinta tidak bersalah!"Zaki berteriak lantang. Hatinya tercabik mendapati bagian tubuh Cinta yang terbuka mulai disakiti oleh beberapa lelaki yang jelalatan memandangnya. Wanita itu terlihat masih meronta walau dalam keadaan tidak berdaya."Dia harus membayar lunas semua kesalahanmu, Zaki! Farahdina istriku, tetapi kau menidurinya seenak napsu bejatmu. Maka istrimu yang polos ini juga harus menerima akibat dari perbuatan burukmu!"Antonio bergerak mendekati Cinta. Zaki tahu betul karakter bajingan nekad itu. Tak dapat dibayangkan jika lelaki itu sampai menyakiti istrinya, sedang dia sendiri tidak mampu menyelamatkan wanita yang sering dia sakiti itu. Mengingatnya, hati Zaki tiba-tiba mencelos."Tidak! Jangan sakiti dia! Aku tidak akan memaafkan kalian, Biadap!"Dadanya bergemuruh, kini amarahnya mulai meledak seperti gunung aktif yang memuntahkan material batu dan lahar panas. Zaki sigap memainkan dua kaki dan berhasil mengelabui dua bodyguard yang mencekal tubuhnya. Hi
Last Updated: 2024-05-30
Chapter: Bab 50 - Diserang Seseorang dari Masa Lalu"Kalau bukan Dion, lalu bangsat mana yang mencoba bermain-main denganku?!" Tiba-tiba Zaki teringat sesuatu dan lekas berbalik ke kamar untuk berganti seragam kerja dengan jeans dan long sleeve. Dengan cepat dia meraih kunci mobil dan beberapa perlengkapan jalan lainnya, lalu berlari keluar menuju garasi. Buru-buru mencapai mobil, menghidupkan mesin, lalu sigap melaju ke rumah sakit tempat Ari dirawat."Semoga ada petunjuk di sana."Sesuai petunjuk dari Alfian, Zaki tiba di rumah sakit lewat jalan tikus dan gegas mendatangi Ari di ruang rawat inap. Namun, yang dicari justru tidak terlihat batang hidungnya."Ke mana dia?" Zaki bercelinguk kanan dan kiri saat tidak menemukan siapa-siapa, baik di ruang utama maupun toilet."Apa Ari hanya pura-pura terluka, lalu sengaja mengelabui Cinta? Atau dia memang telah dibawa kabur oleh seseorang dari sini?"Zaki meneliti brankar yang kosong, mencoba mencari petunjuk dari sana. Dan benar, ada secarik kertas yang terselip di bawah bantal. Zaki mera
Last Updated: 2024-05-30
Chapter: Bab 49 - Merasa Kecolongan "Tolong!" teriak Cinta sebelum mulutnya benar-benar tersekap dan semua pandangan seketika menjadi gelap."Putri Agus Dikara."Terdengar suara sangar seseorang bertopeng yang tampak sudah menyekap jalur pernapasan Cinta hingga tak sadarkan diri. "Akhirnya kita bertemu lagi," desisnya kemudian dalam suasana sekitar yang gelap dan sepi, lalu diam-diam menyeret tubuh lemah itu pergi dari sana. Pergerakan cepat tersebut tidak membuahkan curiga bagi siapapun yang melewati tempat itu. *Tengah malamnya, Zaki tampak masih berkutat dengan laptop di kursi teras lantai dua sebab suhu ruangan di dalam rumahnya mendadak panas membakar. Barangkali pemicunya dari perasaan yang tiba-tiba tidak tenang, tetapi dia memaksakan diri untuk tetap memantau perkembangan bisnis properti yang dia geluti. "Huh!" Zaki mendengkus sambil menutup kasar layar laptop lalu memilih bangkit bersandar di dinding teras demi menatap langit malam tanpa bintang. Satu jam yang lalu, dia pulang dan mendapati Cinta tidak b
Last Updated: 2024-05-28
Chapter: Bab 48 - Sergapan Cinta segera beranjak kembali ke kamar. Dia masih terpuruk dengan keterangan yang baru saja didapatkan dari Ari. Lelaki tua berfisik sehat dan kuat itu seolah membuka sisi lain dari ayah dan ibunya yang selama ini tidak dia ketahui. "Padahal ibu tidak pernah bercerita hal buruk mengenai hubungannya dengan ayah."Hal paling mendasar yang dipegangnya saat itu, sang ibu cukup bahagia di ujung kepergiannya. Wanita renta tersebut pergi dengan menitipkan pesan terakhirnya agar dia dan Zaki saling melindungi."Keluarga Arsyandi Buana yang lain telah mengorbankan nyawa kakakmu Gita demi membayar kematian saudara kandung Zaki. Ibu juga tak punya pilihan untuk tidak menyerahkanmu kepada keluarga itu, Nak. Sebab cuma Zaki yang bisa melindungimu dari orang-orang jahat itu."Cinta masih mencerna maksud dari perkataan mendiang sang ibu."Orang-orang itu? Siapa mereka? Apa ibu diancam oleh banyak pihak?"Di sela memikirkan cara untuk mencari kebenaran, tiba-tiba dia dikejutkan oleh suara berisik di
Last Updated: 2024-05-10
Chapter: Bab 47 - Sulit Dipercaya "Ah, barangkali cuma terbawa cerita Helena saja," pikirnya.Tidak ingin berpikiran buruk tentang hal ini, Cinta terus saja memasuki rumah mendiang sang ayah sambil bersenandung kecil. Senandung yang biasa didengungkan oleh mendiang ayah, ibu dan juga sang kakak."Nona Cinta, apa kamu ingin menikmati sesuatu untuk minum petang ini?" tanya Ari saat dirinya hendak memasuki kamar di lantai atas. Lagi, panggilan Ari berhasil membuatnya nyaris terperanjat. Diam-diam Cinta istighfar dalam hati. Ada apa dengan dirinya saat ini? Kenapa berhadapan dengan Ari saja rasanya seperti menghadapi seorang penjahat yang sedang mengancam?"Apa saja, boleh. Asal Paman yang bikin." Cinta membalas sambil melempar senyum manis seperti biasa. Meski hatinya cukup berkecamuk, namun dia tetap menunjukkan sikap biasa saja di depan pria tua yang masih awet itu."Oh, ya. Sediakan seperlunya saja, biar nanti aku yang buatkan kopi petang untuk kita berdua. Paman pasti penasaran dengan air tanganku juga, kan?"Cinta
Last Updated: 2024-05-05
Chapter: Bab 46 - Sebuah Pra DugaZaki diam-diam pulang lebih dulu karena tidak ingin berdebat panjang dengan Cinta sebab pikirannya sedang kacau. Kini, dia sedang berada di ruang kerjanya dan tidak ingin diganggu oleh siapapun. Dalam setiap detiknya, dia masih saja mengeluh sambil terus memantau kamera."Bahkan dia merusak agenda pekerjaanku."Zaki menyesalkan pertemuan tiba-tiba dengan Cinta saat sedikit lagi dia akan mengetahui dalang di balik gagalnya proyek Edelweis. Diyakininya bahwa Nyonya Leny Tang selaku mitra kala menyimpan bukti mengenai hal tersebut."Tapi kenapa?"Sayangnya, pertemuan itu harus terhenti di longue. Sementara agenda selanjutnya ke Taman Moana harus gagal sebab belum apa-apa, acaranya sudah dikacau oleh Cinta."Ada apa dengan dia? Dia pergi ke longue itu untuk bertemu dengan karib ayahnya?"Zaki menghela napas berat. "Siapa lagi karib ayahnya selain aku? Mana mungkin dia sengaja mengikutiku."Rencana Zaki untuk menuntaskan masalah proyek Edelweis, malah berbuntut kepada penudingan terhadap
Last Updated: 2024-04-25