author-banner
Delf
Delf
Author

Novels by Delf

Masih Menjadi Milikku

Masih Menjadi Milikku

Olivia Cristy, gadis tomboy berparas cantik yang memiliki sejuta rahasia kelam di hidupnya, harus merasakan nasib sial ketika semesta mempertemukannya dengan pemuda tampan super menyebalkan, Ivander Elio, yang tak lain adalah kakak kandung sahabatnya. Perdebatan dan pertengkaran yang sering mereka lakoni membuat mereka saling mengenal pribadi masing-masing, dan anehnya membuat mereka saling tertarik satu sama lain. Namun, cinta tidak semudah yang dikira. Kembalinya cinta masa lalu Ivander, dan juga sepupu Ivander yang ternyata telah menyimpan rasa pada Olivia sejak lama menjadi tembok besar di antara mereka. Apakah cinta yang akan menang, atau mereka harus merelakan hati mereka demi menjaga hati pihak lain?
Read
Chapter: Bab 93 - Still Mine
Olivia membekap mulutnya, dia hampir tidak percaya dengan apa yang diceritakan oleh Ivan. Dia menjatuhkan bokongnya di atas kasur. “Ka.. kamu..?”Ivan mengangguk, “Bisa dibilang, aku memperkosamu.. aku mengambil keperawananmu. Maafkan aku Olivia, aku..aku hanya tidak tahan melihatmu tersiksa..”Olivia masih menggelengkan kepalanya, mencoba menggali kenangan masa lalunya. Ya dia ingat bahwa dia merasakan kesakitan di inti tubuhnya namun kemudian kenikmatan yang bertubi-tubi. Dia merasa melakukannya dengan Ivan, dan dia sangat menikmati segala sentuhan lembut dari pria yang dicintainya itu. Dia tidak menyesal sama sekali. Tapi hari di saat dia terbangun keesokan paginya, yang sedang tertidur di sampingnya adalah Randy. Jadi Olivia berpikir bahwa dia hanya sedang bermimpi atau terlalu mabuk sehingga membayangkan Randy sebagai Ivan.“Ya Tuhan!!” hanya itu kata yang dapat diucapkan oleh Olivia.Ivan meraih tangan Olivia, “Maafkan aku Olivia.”“Jadi kamu melakukannya karena kasihan melihatk
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: Bab 92 - Flash back
Flashback empat tahun lalu…Resepsi pernikahan berlangsung meriah, para tamu undangan sangat terpukau dengan kecantikan pengantin wanita. Banyak yang mengatakan Randy begitu beruntung bisa memiliki Olivia. Namun kemeriahan pesta berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh Olivia.Jika benar mengenal Olivia, maka akan jelas terlihat ratapan sedih di balik senyum manisnya. Apalagi sejak kehadiran Ivan membuat konsentrasi Olivia benar-benar berantakan, bahkan ketika harus mengucapkan janji pernikahan, barisan kalimat yang berusaha dihafalnya dalam seminggu terakhir benar-benar hilang tanpa jejak. Bahkan ketika pendeta bertanya bersediakah dia menerima Randy menjadi suaminya, Olivia bahkan tidak menyadari pertanyaan itu tertuju padanya. Karena yang ada dalam benaknya hanyalah Ivander Elio.“Liv, kamu jangan minum terlalu banyak.” Ucap Steffany mengingatkan sahabatnya pada saat after party, acara seusai resepsi, dimana yang tersisa hanya pengantin dan juga teman-teman dekat, menikma
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: Bab 91 - Tes DNA
Ivan memejamkan matanya, mencoba menenangkan dirinya. “Kamu pegang saja ini, kapan kamu siap, kamu bisa memakainya. Aku akan menunggumu.”Olivia menerima kotak tersebut, “Ivan.. boleh aku meminta sesuatu?”“Katakan.”“Aku ingin mencobanya denganmu, tapi..” suara Olivia bergetar, “Jika aku tidak bisa memuaskanmu.. tolong jujur padaku dan tinggalkan aku. Aku tidak ingin terjebak di situasi yang sama.”Ivan terkejut dengan perkataan Olivia, dia bukanlah pria brengsek yang memaksakan gairahnya pada seorang wanita. “Liv..” protes Ivan.“Please, Van.” Air mata Olivia mengalir, “Aku tidak ingin kamu membuang waktu menungguku.”“Kamu yakin?”Olivia mengangguk dengan tegas, ya dia telah memutuskan, mungkin ini satu-satunya cara yang harus dipilihnya agar Ivan menyerah. Mungkin juga ini menjadi kenangan terindah yang akan selalu dia kenang.Ivan menatap dalam mata Olivia, Ivan tidak ingin melakukannya dalam kondisi seperti ini, tapi toh Ivan akhirnya setuju, karena hanya dengan cara ini bisa me
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: Bab 90 - Penolakan Olivia
Dariel yang memasuki musim liburan diculik oleh Steffany ke luar kota bersama orangtua Ivan, membuat Olivia leluasa mengurung diri di kamar. Sudah dua minggu berlalu dan Ivan tidak pernah muncul di hadapannya, hanya pesan singkat yang memberi kabar bahwa dia sedang sibuk mengerjakan suatu project.Olivia tidak bertanya banyak, karena baginya mungkin Ivan hanya mencari alasan untuk menghindarinya. Ivan bahkan tidak meminta penjelasan apapun padanya. Dan hati Olivia mulai berhenti berharap pada kebahagiaan impiannya.Knock knockSuara ketukan mengagetkan Olivia dari lamunannya. Siapa yang datang? Olivia menghapus air matanya dan berjalan ke depan rumah.“Ivan?”Ivan tersenyum menatap Olivia yang terkejut dengan mata sembab. Dua minggu mereka tidak bertemu, Olivia nampak semakin kurus dengan pipi tirusnya. Ivan sengaja tidak menemui Olivia, karena dia tau Olivia perlu menenangkan diri, pun juga dengan dirinya sendiri.“Sudah makan?” tanya Ivan dengan senyum manisnya dan Olivia menggeleng
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: Bab 89 - Patah hati
“Ana… tunggu.” Ana menghempaskan tangan Calvin yang mengejar dan menarik tangannya ketika berada di parkiran cafe.“Apa lagi?” tatap Ana dengan mata berkaca-kaca pada sosok pria tampan di hadapannya.“Aku bisa menjelaskan semua.” Ucap Calvin mengenggam tangan Ana dengan wajah penuh harap.Ana menghapus air matanya, “Kalau kamu memang dekat dengan Olivia, kenapa kamu harus mendekati aku??”“Aku dan Olivia sudah bersahabat sejak lama.” “Selingkuhan bertopeng sahabat?” ucap Ana sarkas.“Aku tidak berselingkuh. Kamu jangan percaya kata-kata Randy! Dia itu hanya mencoba menghancurkan kita semua. Dia sakit hati karena Olivia menceraikannya.”Ana tertawa sinis, “Randy mungkin berbohong, tapi Mama Ivan tidak mungkin berbohong kan?”“Maksud kamu?” Calvin mengangkat sebelah alisnya, tidak mengerti dengan ucapan Ana.“Kamu lupa pas ulang tahun Papa Ivan, Mama Ivan bilang dulu mereka pikir kalau Olivia akan menikah dengan kamu. Maksudnya apa? Apa yang kalian sembunyikan? Sebenarnya kalian ada hu
Last Updated: 2026-01-16
Chapter: Bab 88 - Kemunculan Randy
Olivia sedang menikmati makan malamnya bersama Ivan, Steffany, dan juga Calvin bersama pasangan mereka masing-masing di sebuah cafe. Tiga pasangan ini sering keluar bareng untuk sekedar makan atau pun nonton bioskop bersama.“Wah.. lagi ngumpul, koq ga ajak-ajak sih?” sebuah suara mengagetkan mereka saat sedang menikmati makan malam bersama.“Randy?” Olivia terkejut melihat kemunculan mantan suaminya yang menghilang bagai ditelan bumi.“Kenapa terkejut? Dariel di mana?”“Iel lagi di rumah Ivan.” Jawab Olivia singkat.Randy tersenyum sinis, “I see. Kalian seperti sedang triple dating.”Ivan tersenyum, “Perkiraanmu benar.” Ivan merangkul bahu Olivia seakan mengklaim bahwa wanita itu kini adalah miliknya.Randy tersenyum, tidak terpengaruh dengan tindakan provokasi Ivan. Pria itu kemudian menatap Ana dan Andrew dan kemudian memperkenalkan diri."Pacar Steffany?" tanyanya ketika menjabat tangan Andrew. Belum sempat Andrew mengiyakan, Ivan melanjutkan, "Sudah lebih dari sebulan belum? Bias
Last Updated: 2026-01-16
Antidote

Antidote

Gianna Drey rela merubah cita-citanya menjadi seorang perawat hanya demi cintanya pada seorang dokter muda. Namun cinta yang dipendamnya ternyata bertepuk sebelah tangan. Berbagai cara digunakannya untuk merebut hati sang dokter muda, termasuk meminta bantuan aneh pada pasiennya yang sedang berjuang mempertahankan hidup. Berhasilkah usaha sang suster cantik tersebut merebut hati sang pujaan hati?
Read
Chapter: Bab 152 (Ending)
“Itu bibir disengat tawon apa dihisap calon suami? Ganas banget ampe bengkak begitu.” Goda Feny ketika melihat Anna yang masuk ke dalam ruang istirahat perawat.Anna dengan panik langsung mengambil cermin kecil di tasnya dan mengarahkannya ke wajahnya. Feny tertawa terbahak melihat kepanikan Anna. Anna mengerucutkan bibirnya, dalam hati dia merutuki Calvin yang memang tidak henti-hentinya mencumbu dirinya. Untung saja dia sudah mewanti-wanti pria itu untuk tidak melakukannya di lehernya karena bisa dipastikan dia akan menjadi bulan-bulanan Feny dan teman-teman lainnya.“Ck.. aku masih menuntut penjelasan loh.” Ucap Anna sinis mencoba mengalihkan pembicaraan sambil membuat secangkir cappucino untuknya.Ya bukan hanya keluarga Calvin, keluarganya, Victor, dan Vika yang hadir dalam acara kemarin di sana, tapi juga Feny yang tiba-tiba muncul dengan senyum sumringah di hadapannya.Feny terkekeh sambil menyesap kopinya, “Iya, aku ngaku. Soal hasil lab itu memang udah direncanakan.”Anna men
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: Bab 151
“It’s okay...”“Gimana aku bisa menerima lamaranmu jika kamu tidak memberiku cincin?” ucap Anna sebelum Calvin melanjutkan ucapannya.Mata Calvin terbelalak dan segera melirik ke arah Ivan. Ivan yang sadar segera menurunkan Dariel dari gendongannya dan bocah tampan tersebut berlari ke arah Calvin sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya.“Om.. maaf Dariel lupa.” Ucapnya polos dan disambut gelak tawa yang lain.“Jadi?” Calvin segera membuka kotak itu dan menunjukkannya pada Anna, “Will you be my soulmate?”Anna mengarahkan tangannya ke Calvin, “Kenapa baru sekarang? Yes I do.” Ucap Anna dan kemudian mendapat sorakan dan tepukan tangan dari semua orang yang hadir di sana. Calvin segera memasangkan cincin bertahta berlian ke jari manis Anna dan memeluk gadis itu dengan erat, bahkan saking senangnya Calvin menggendong Anna sambil berputar membuat Anna berteriak ketakutan dan kedua orangtua mereka menggelengkan kepala melihat tingkah laku anak mereka yang dimabuk asmara.Satu per
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: Bab 150
Calvin menarik tubuh Anna ke dalam pelukannya dam seketika gadis itu menangis sesenggukan di dalam pelukannya. Calvin menghela nafas panjang, sedikit menyesal membuat Anna sedih namun setidaknya dia kini tau bahwa Anna memang menaruh hati padanya.“Maaf...” hanya kata itu yang mampu diucapkan oleh Calvin.Anna tidak menjawab namun tangisnya masih pecah di dalam pelukan Calvin. Calvin semakin mengeratkan pelukannya dan membelai lembut punggung gadis itu.Pelukan itu pada akhirnya terlepas ketika handphone Anna kembali berdering, Anna bahkan lupa kalau dia menyuruh Victor menunggunya.“Ha.. halo Kak, maaf aku..” Anna mencoba menstabilkan suaranya dan menghapus air matanya.“Na, aku tunggu kamu di rooftop ya.”“Rooftop?”“Iya, tadi aku nunggu kamu di lobby dan kata petugas di sini ada rooftop. Bagus deh viewnya. Kamu ke atas ya, aku tunggu.” Ucap Victor dan menutup sambungan telpon itu.Anna masih bergeming memandang handphonenya, rasa bingung mendera dirinya.“Kenapa, Na?”“Kak Victor,
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: Bab 149
Sebuah gambar karikatur sepasang angsa yang sedang berenang. Walau Anna tau gambarnya tidak sebagus gambar yang dilihatnya sekarang, namun gadis itu tau bahwa gambar ini terinspirasi dari gambar yang pernah dibuatnya dulu saat.. astaga Calvin menggambar ulang sketsa yang pernah dibuatnya ketika dia tidur dengan menghasilkan cairan bernama iler, toh tercetak jelas di bawah gambar itu nama Calvin dan tulisan inspired by suster cantik. Wajah Anna seketika memerah hanya membaca tulisan Calvin yang menyebutnya suster cantik.Anna kemudian beralih ke lembaran kedua di mana tulisan tangan Calvin memenuhi seluruh isi surat tersebut.Hai kamu yang sedang membaca suratku,Aku tau mungkin aku terlalu pengecut hanya berani menulis surat tanpa mengungkapkannya langsung padamu. Tapi percayalah, sudah lama ingin aku ungkapkan namun begitu sulit ketika harus menatap wajahmu.Pertemuan kita memang tidak pernah terduga. Jujur saat itu dalam benakku hanya mujizat yang mampu membuatku bertahan, rasanya se
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: Bab 148
Detik itu juga Victor langsung menoleh pada Anna, “Kenapa?”Anna menggigit bibir bawahnya, dia tau bahwa tindakannya ini akan membuat Victor kecewa, atau bahkan marah. Tapi Anna tidak bisa membohongi hati nuraninya bahwa bagaimanapun dia mengkhawatirkan Calvin.“Hmm.. tadi Steffany telpon dan.. katanya Calvin tidak bisa dihubungi dari kemarin.”“Lalu?”“Aku.. pengen ngecek ke apartemennya. Siapa tau dia ada di sana.” Ucap Anna pelan.“Ya udah kalau gitu kita ke sana aja.” Jawab Victor enteng.Anna membelalakkan matanya, terkejut dengan apa yang baru saja keluar dari mulut pria yang sedang duduk di sebelahnya. Anna cukup tau bagaimana emosi Victor yang sering meledak jika ada yang menyentil egonya.“Kak Victor mau ngantar aku ke apartemen Calvin?” tanya Anna memastikan.“Iya, kita ke sana aja daripada kamu khawatir.”“Tapi.. aku bisa sendiri Kak naik taksi.”“Aku yang khawatir kalau kamu sendirian malam-malam gini naik taksi, pakaianmu cukup terbuka, Na.”Benar yang dikatakan Victor, “
Last Updated: 2026-10-01
Chapter: Bab 147
“Papa dan Mama mau ke mana?” Anna terkejut ketka membuka pintu rumah dan mendapati kedua orangtuanya sudah berpakaian rapi bahkan mamanya bisa dikatakan sudah dandan maksimal layaknya orang-orang yang mau ke kondangan.Cecilia berdehem, “Ada kondangan.”“Siapa yang nikah?” Anna mengerutkan keningnya karena seingatnya dia tidak melihat ada penampakan kartu undangan dalam minggu ini, yang biasanya sang mama akan menunjukkan pada dirinya.“Bukan nikah, lagi reuni aja sama teman SMA.” Jawab Adrian.“Oh. Ih mama ganjen banget reuni aja sampai dandan cantik gini.” Goda Anna.Cecilia terkekeh, “Itu wajib dong, biar nggak kalah cantik sama mantan papa kamu.”Adrian langsung memeluk sang istri dengan mesra, “Kamu wanita tercantik di dunia, sayangku.” Ucapnya sambil mengecup kening sang istri.Anna memutar bola matanya malas, “Mulai deh...”“Ntar kamu bakal gitu juga Na kalau ketemu sama yang pas.” ucap sang papa.Anna tersenyum nanar, “Dan entah kapan ketemunya.”“Kamu di rumah aja kan, Na?” t
Last Updated: 2026-10-01
You May Also Like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status