author-banner
Ralonya
Ralonya
Author

Novels by Ralonya

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Lady Madeleine, Yang Mulia Tak Ingin Melepaskanmu!

Emma terbangun sebagai Madeleine Moore, sang Villainess yang ditakdirkan mati secara tragis. Demi bertahan hidup, ia membuat satu keputusan: berhenti mengejar suaminya, Lucas Severis Auvrellis. Namun saat Madeleine bersikap tak acuh, pria yang dulu membencinya justru mulai kehilangan kendali. Ketika sang Villainess berusaha melarikan diri dari takdir, sang monster berniat mengurungnya. Mampukah Madeleine bertahan, ketika pria yang membencinya kini bersumpah tak akan pernah melepaskannya? — “Apa yang sedang kau mainkan, Lady Madeleine?” “Jika Yang Mulia begitu terganggu oleh ketenanganku, apakah itu berarti Anda mulai merindukan perhatianku yang menjijikkan?”
Read
Chapter: Bab 340. Alasan dijadikan target
Sesampainya di istana, dokter segera dipanggil. Untungnya hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa luka tersebut tidak berbahaya. Setelah selesai membersihkan dan membalut luka, dokter menatap Madeleine dengan serius. "Syukurlah serangan itu tidak mengenai bagian yang lebih dalam. Luka ini tidak fatal." Madeleine mengangguk. "Tetapi saya harap Yang Mulia lebih berhati-hati ke depannya." Dokter melanjutkan, "Sejak pengumuman resmi mengenai penobatan itu, Anda dan Yang Mulia Lucas menjadi target yang jauh lebih rentan. Musuh-musuh politik tidak akan tinggal diam." "Saya mengerti." Setelah dokter pergi, ruangan kembali sunyi. Erin masih berada di sana. Wanita itu duduk di dekat kaki Madeleine sambil memijatnya perlahan. Madeleine menyandarkan tubuhnya ke kursi. Pikirannya kembali pada penyerang tadi. Ia mencoba mengingat setiap detail yang sempat tertangkap oleh indranya. Kejadiannya juga berlangsung terlalu cepat. Sehingga ia tidak melihat jelas wajah pria itu. Namun ada satu
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Bab 339. Hanya tergores
Madeleine berdiri di depan empat lukisan yang berjajar rapi di kamarnya. Keempatnya menggambarkan pemandangan bukit yang kemarin mereka kunjungi bersama. Sesuai janjinya, Lucas benar-benar meminta seseorang melukis pemandangan itu lalu menempatkan lukisannya di kamarnya. Sejak mereka kembali dari bukit itu, suasana di antara mereka berubah. Tidak ada pertengkaran ataupun perdebatan. Lucas tidak mencoba memulai percakapan. Begitu pula dirinya. Pikiran Madeleine kembali melayang pada percakapannya dengan Adelynn, pada sikap Lucas, dan pada berbagai kemungkinan yang terus berputar di kepalanya. Ia menghembuskan napas panjang. “Daripada terus memikirkan Lucas, Adelynn, dan segala hal yang membuat kepalaku semakin penuh, lebih baik aku keluar sebentar." Tangannya tanpa sadar mengusap perutnya. "Aku juga harus membuat suasana hatiku lebih baik demi anak ini." Madeleine meninggalkan kamar dan berjalan menyusuri koridor. Tak lama kemudian, ia menemukan Erin. "Erin, aku ingin berj
Last Updated: 2026-06-10
Chapter: Bab 338. Melakukan yang kusuka
Sejak pagi, Madeleine beberapa kali merasakan kram di perutnya. Meski tidak terlalu sakit, rasa tidak nyaman itu membuatnya memanggil dokter istana untuk memastikan semuanya baik-baik saja.Sementara itu, pikirannya masih dipenuhi pertengkaran semalam. Ia mengira Lucas akan kembali menuntut penjelasan, tapi pria itu justru bungkam. Madeleine juga tidak berniat mengatakan apa pun.Setelah pemeriksaan selesai, dokter istana mulai membereskan peralatannya."Yang Mulia tidak perlu terlalu khawatir. Kondisi Anda dan bayi dalam kandungan baik-baik saja. Untuk saat ini, saya tidak menemukan hal yang perlu dikhawatirkan."Madeleine menghembuskan napas pelan. "Jadi tidak ada masalah?""Tidak ada yang serius," jawab dokter. "Namun, saya tetap menyarankan Anda untuk lebih banyak beristirahat. Hindari terlalu banyak pikiran dan jangan membebani diri dengan hal-hal yang memicu stres."Madeleine mengangguk pelan."Selain itu," lanjut dokter, "cobalah melakukan kegiatan yang menyenangkan dan membuat
Last Updated: 2026-06-09
Chapter: Bab 337. Bunga sutra
Sesuai janjinya, Lucas mendatangkan seorang guru kerajinan bunga sutra ke istana.Nyonya Harfeld, seorang lady bergelar rendah yang cukup dikenal di kalangan bangsawan ibu kota, datang membawa kotak perlengkapannya sendiri. Gerak-geriknya tenang dan terlatih, seolah ia sudah melakukan pekerjaan ini ratusan kali.Dari cara wanita itu duduk dan berbicara, Madeleine langsung tahu bahwa ia bukan tipe orang yang akan melontarkan pujian hanya untuk menyenangkan hati muridnya.Dugaan itu terbukti sejak pelajaran dimulai.Madeleine menghabiskan beberapa waktu pertama untuk membentuk kelopak bunga musim semi. Ia mengikuti setiap petunjuk dengan saksama, berusaha meniru contoh yang diberikan.Meski begitu, hasil pertamanya masih jauh dari sempurna. Bentuknya sedikit miring dan beberapa lipatan terlihat tidak rata.Namun saat melihatnya, Nyonya Harfeld tersenyum."Untuk percobaan pertama, ini sudah cukup baik, Yang Mulia."Madeleine memandangi hasil kerjanya sendiri dengan ragu."Saya rasa Anda
Last Updated: 2026-06-09
Chapter: Bab 336. Melukai diri sendiri
Malam harinya, saat ia kembali ke kamar, ucapan Katarina maupun Adelynn di pesta beberapa hari lalu tidak terlalu mengusiknya. Yang terus berputar di kepalanya justru hal lain. Keterampilan yang dianggap wajib dimiliki setiap lady bangsawan, dan fakta bahwa dirinya sangat buruk dalam hal itu. Tak lama lagi ia akan berdiri di sisi Lucas sebagai permaisuri. Ia tidak ingin terus merasa tertinggal setiap kali berada di antara para bangsawan. Madeleine menoleh ke arah Erin yang sedang menyiapkan teh. "Erin, apa kau suka merangkai bunga?" Erin sedikit terkejut sebelum mengangguk. "Saya cukup menyukainya, Yang Mulia." "Benarkah?" "Nenek saya dulu seorang pengrajin bunga. Beliau sering membuat rangkaian untuk berbagai perayaan. Waktu kecil saya cukup sering membantunya, jadi saya tahu dasar-dasarnya." Mata Madeleine langsung berbinar. "Kalau begitu, besok bawakan banyak bunga segar dari taman samping." Erin berkedip bingung. "Aku ingin belajar merangkai bunga," lanjut Madeleine. "D
Last Updated: 2026-06-09
Chapter: Bab 335. Kemurahan hati
Sentuhan hangat itu menyebar perlahan ke seluruh tubuh Madeleine, ia membiarkan dirinya tenggelam, menikmati kedekatan itu. Lenguhan tipis lolos dari bibirnya ketika ciuman Lucas mendarat lembut dan penuh kesabaran. Malam ini ia memperlakukannya dengan kelembutan yang nyaris membuat semua hal lain menjadi kabur. Namun justru di tengah kehangatan itulah ucapan Adelynn kembali terngiang. Seberapa jauh sebenarnya hubungan mereka? Tidak ada catatan yang menjelaskan detailnya. Yang diketahui hanyalah mereka pernah saling mencintai, dan Lucas bahkan rela menentang kaisar demi Adelynn. Tetapi kalau memang tidak ada catatan tentang hubungan yang lebih dari itu, dari mana Adelynn mengetahui kebiasaan Lucas saat berada di atas ranjang? Dada Madeleine terasa semakin sesak. Ketika ia menoleh, pria itu justru menghentikan sentuhannya. "Kenapa berhenti?" tanya Madeleine lirih. Saat Lucas menyentuh pipinya, Madeleine menarik napas pendek dan menatap pria itu tanpa berkedip. "Aku
Last Updated: 2026-06-09
Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Terjebak dalam pernikahan dengan pria kasar dan egois, Dina berusaha mempertahankan rumah tangga yang setiap hari hanya memberinya luka. Hingga suatu malam, Arka memperkenalkan sahabat lamanya, Davin—lelaki dari masa lalu yang dulu pernah mengisi hati Dina. Kini Davin hadir kembali, membawa kehangatan yang nyaris ia lupakan. Dina tahu, membiarkan hatinya kembali bergetar adalah sebuah kesalahan. Tapi bagaimana jika satu-satunya orang yang membuatnya merasa dihargai, dimengerti, dan dicintai adalah sahabat suaminya sendiri?
Read
Chapter: Bab 114. Tertabrak
Dina mengangguk perlahan, mencoba menyerap setiap kata yang diucapkan Davin sebagai penawar rasa takutnya. ​"Jangan terlalu dipikirkan. Kita masih punya bukti untuk memberatkan Arka di pengadilan nanti," Davin menggenggam tangan Dina, memberikan tekanan yang menenangkan. "Semua akan berakhir begitu kebenaran terungkap." ​Dina kembali mengangguk, meski hatinya masih terasa berat. Sorotan tajam dan penghakiman di media sosial terasa lebih menyakitkan daripada luka fisik; bagaimana orang-orang yang tidak pernah mengenalnya bisa begitu yakin dengan asumsi yang mereka karang sendiri, lalu menggiring opini seolah ia yang paling bersalah. ​Davin menyadari perubahan raut wajah Dina. Ia mengusap kening wanita itu, berusaha menghapus kerutan cemas di sana. "Beristirahatlah. Kamu sudah melalui banyak hal hari ini. Biar aku yang menyiapkan makan malam." ​"Aku saja, Mas," sela Dina, merasa tidak enak jika hanya berdiam diri. ​"Tidak kali ini." Davin menahan bahu Dina dengan lembut, memaksa wa
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: Bab 113. Fokus pada diri sendiri
Dina bisa merasakan setiap pasang mata di sekitarnya seolah menghakimi, meskipun yang ia temui hanya orang tak dikenal yang berpapasan dengannya di jalan. Ia bahkan tidak punya keberanian untuk menyentuh ponselnya; nama dan fotonya telah beredar luas di media sosial dengan narasi yang menyudutkan. Puluhan pesan dari adiknya pun sengaja ia biarkan tanpa respon.​Ia tidak tahu bagaimana harus menjelaskan kekacauan ini kepada keluarganya tanpa membuat mereka ikut menanggung malu. Namun, di tengah hiruk-pikuk hujatan publik, hanya satu ketakutan yang benar-benar menghimpit dadanya: kondisi ibunya.​Ia takut berita ini sampai ke telinga sang ibu sebelum ia sempat bersimpuh dan memohon maaf secara langsung.​“Mas?” panggil Dina pelan begitu memasuki rumah.​Davin yang tampak gelisah sejak tadi, langsung menyongsongnya. “Gimana tadi?” tanyanya tanpa basa-basi begitu menutup pintu utama.​Dina menghela napas berat, mencoba mengumpulkan sisa tenaganya. “Mas Arka tetap bersikeras tidak mau berc
Last Updated: 2026-01-28
Chapter: Bab 112. Beban dipundak
Arka terpaku. Seluruh aliran dana untuk reservasi hotel dan pembelian barang mewah yang ia sembunyikan ternyata tercatat rapi di bawah pengawasan kakeknya. Ia tidak menyangka Arman akan melangkah sejauh itu. “Setelah mendapat bukti kekerasanmu pada Dina dan keterlibatanmu dalam pembakaran restorannya, Kakek menyuruh orang untuk menelusuri segalanya. Termasuk semua transaksi yang kamu rahasiakan itu,” jelas Arman dingin. Arka kehilangan kata-kata. Kebohongannya runtuh tanpa sisa. Ester yang tadinya vokal, kini terpaku menatap putranya dengan ekspresi syok yang mendalam.“Nak? Katakan sesuatu. Bilang kalau semua itu bohong!” tuntut Ester lirih. Ia menatap cemas, berharap ada satu saja kalimat bantahan dari Arka. Namun, Arka hanya diam membisu.“Sudahlah, Ma. Terima saja kalau anak kita memang bersalah,” sela Hendrik. Ia menatap Arka dengan kekecewaan yang nyata, lalu beralih pada istrinya. “Aku setuju mereka bercerai. Bukankah dari dulu kamu bilang Dina tidak pantas menjadi menantu ke
Last Updated: 2026-01-24
Chapter: Bab 111. Catatan transaksi
Keheningan berat menyusul ucapan Arman. Ester terdiam tak berani membantah. Sementara itu, Hendrik menarik napas panjang, ia tahu jika ayahnya sudah berbicara, maka tak ada lagi ruang untuk membantah. “Aku tidak akan menceraikan Dina, Kek,” ujar Arka tegas. “Kakek pikir dengan bercerai semua masalah selesai? Nama baikku sudah terlanjur rusak karena skandal perselingkuhannya. Melepaskannya sekarang hanya akan membuatnya merasa menang!” Arman menatap cucunya dengan sorot mata kecewa. “Masalahnya bukan siapa yang menang atau kalah, Arka. Masalahnya adalah kamu sudah menjadi monster dalam pernikahanmu sendiri.”“Dina yang memulainya, Kek! Dia yang mencari laki-laki lain!” bantah Arka, suaranya naik satu oktaf.“Dia mencari laki-laki lain karena kamu tidak pernah menganggapnya ada!” Arman memotong dengan tegas. Ester tidak tahan untuk tidak membela putranya. “Apa perselingkuhan itu bisa dibenarkan, Pa? Apa pun alasannya, Dina sudah berkhianat!”“Lalu menurutmu, perbuatan Arka selama ini
Last Updated: 2026-01-24
Chapter: Bab 110. Perlindungan Arman
“Kekerasan? Apa maksudmu, Dina?” tanya Ester dengan nada menuduh, matanya beralih menatap Dina dan Arka bergantian, mencari kebohongan di sana.Arka mendengus, seolah tuduhan itu adalah lelucon. “Aku memukulnya kemarin karena dia ketahuan selingkuh. Apa salah seorang suami memberi pelajaran pada istri yang tidak tahu malu?”“Bukan itu!” seru Dina. Ia menoleh ke arah Ester dan Hendrik, matanya berkilat penuh amarah yang sudah ia pendam bertahun-tahun.“Anak kalian ini bukan hanya memukuliku kemarin. Dia menyiksaku dengan kata-kata tajam setiap hari. Dia merendahkanku seolah aku ini sampah di rumah!” Dina menunjuk Arka, suaranya naik satu oktaf. “Bahkan sejak malam pertama pernikahan kami sampai detik ini, dia tidak pernah mau menyentuhku. Tidak sekalipun!”​Ester dan Hendrik ternganga, wajah mereka memucat mendengar kejujuran itu.“Semua itu dia lakukan dengan sengaja,” lanjut Dina dengan napas memburu. “Dia menikahiku hanya untuk menjadikanku tawanan. Dia ingin melihatku menderita set
Last Updated: 2026-01-23
Chapter: Bab 109. Membusuk di Penjara
"Kenapa kamu harus ke sana sendirian, Dina?” suara panik Davin terdengar sangat kontras dengan ketenangan yang mulai menyelimuti Dina. Dina menatap keluar jendela taksi, memperhatikan deretan kendaraan yang berlalu. “Tenang, Mas. Aku tahu apa yang aku lakukan,” sahutnya pelan. “Aku harus menyelesaikan ini. Mertuaku memintaku datang untuk menandatangani surat cerai. Aku tidak mau kehilangan kesempatan ini.”“Tapi mereka bisa menyakitimu, Dina. Aku tidak tenang membiarkanmu menghadapi mereka sendirian, apalagi dalam situasi panas seperti sekarang.” Davin bersikeras, kecemasan terdengar jelas dari nada bicaranya. Dina menghembuskan napas panjang, mencoba memantapkan hatinya. “Mas, selama ini aku selalu bersembunyi. Kali ini tidak lagi. Aku akan ke sana untuk mengambil kembali sisa harga diriku. Kalau mereka mau cerai, akan aku sanggupi. Bukankah ini yang kita tunggu?” “Baiklah-baiklah. Tapi beritahu aku posisi kamu sekarang. Aku jemput dan kita ke sana bersama,” seru Davin. Di seberan
Last Updated: 2026-01-23
Mendadak jadi istri kakak tiriku

Mendadak jadi istri kakak tiriku

Dalam satu malam, hidup Amel retak dan serpihannya tertancap di hati yang salah. Ketika Jonathan—kakak tiri yang selama ini ia hormati—melakukan satu kesalahan fatal dalam kondisi mabuk dan emosi, Amel kehilangan banyak hal: rasa aman, masa depan, dan kepercayaan. Di bawah tekanan keluarga dan rasa malu yang membungkam, pernikahan dipaksakan, sebuah "tanggung jawab" yang hanya menambah luka. Jonathan ingin menebus, tapi Amel hanya ingin melarikan diri. Di tengah rasa bersalah dan trauma, benih cinta tumbuh dalam bentuk yang tak wajar. Pahit, gelap, dan menyakitkan. Apakah cinta bisa bertahan di atas puing-puing hati yang salah? Atau keduanya akan tenggelam dalam luka yang tak pernah sembuh?
Read
Chapter: Bab 139. Headliner
9 bulan kemudian. Di ruang bersalin, semua menunggu dengan cemas di depan pintu. Ratna, Laura, dan Raden—mereka semua tak ingin melewatkan momen penting itu.Tapi di tengah keheningan itu, tiba-tiba, suasana berubah menjadi genting ketika terdengar suara tangisan Jonathan dari dalam ruangan.Wajah mereka seketika pucat dan panik. Laura menggenggam erat tangan rapuh Ratna, mencoba menenangkan diri sendiri sekaligus orang di sampingnya.“Apa yang terjadi di dalam? Kenapa Jonathan menangis di sana?” tanya Laura dengan suara gemetar, matanya menatap Ratna penuh kekhawatiran. Ia juga hampir tak kuasa menahan tangis karena mulai memikirkan bagian terburuk. Ratna semakin cemas. Suara tangisan Jonathan terdengar begitu keras hingga membuat jantungnya ikut berdebar.“Semoga cucu dan menantuku baik-baik saja, Tuhan… Kami memohon padaMu,” doa Laura lirih, suaranya dipenuhi harap dan kecemasan.Sementara itu, di ruang bersalin, Amel yang tengah menahan sakit juga harus menenangkan Jonathan yang
Last Updated: 2025-09-30
Chapter: Bab 138. Akhir bahagia
Beberapa bulan berlalu, kehidupan rumah tangga Amel dan Jonathan berjalan begitu harmonis. Namun, pagi itu Amel terbangun dengan tubuh yang terasa lemah, perutnya mual, dan muntah-muntah untuk kesekian kalinya. Wajahnya pucat, tubuhnya lunglai, hingga membuat Jonathan benar-benar khawatir.“Ayo kita ke rumah sakit,” ucap Jonathan cemas, bahkan sudah bersiap untuk menggendong Amel.Amel menggeleng pelan. “Tidak perlu, aku baik-baik saja,” jawabnya lirih.“Tapi, Amel—”“Aku hanya butuh istirahat sebentar. Nanti juga membaik,” ujarnya mencoba menenangkan Jonathan.Belum sempat Jonathan membalas, suara ketukan terdengar di pintu. Laura muncul sambil memberi kabar bahwa sarapan sudah siap. Dengan langkah pelan, Amel dan Jonathan menuju ruang makan.Namun begitu mencium aroma masakan dari dapur, rasa mual Amel semakin menjadi-jadi. Perutnya bergejolak hebat, membuatnya segera berlari ke wastafel. Ia memuntahkan isi perutnya di sana, merasa tak enak hati karena harus melakukannya di depan Ra
Last Updated: 2025-09-30
Chapter: Bab 137. Semua dikembalikan
“Usia kehamilanku semakin bertambah, dan aku butuh tanggung jawabmu, Jonathan,” desis Fidya penuh penekanan.Jonathan tidak langsung menjawab. Ia hanya menoleh ke arah Amel. Tatapan mereka bertemu, dan Amel mengangguk pelan, memberi izin.Jonathan mengeluarkan sebuah alat perekam dari sakunya. Ia meletakkannya di atas meja, mendorongnya perlahan ke arah Fidya.Fidya mengernyit, wajahnya menegang penuh kebingungan. “Benda apa ini?”“In rekaman yang menyimpan kebenaran tentang kehamilanmu,” jawab Jonathan. Begitu tombol play ditekan, suara dalam rekaman memenuhi ruangan. Wajah Fidya pucat seketika, matanya membelalak tak percaya. Ia mengenali suara itu. Itu suaranya dan suara Marcell. Tidak bisa disangkal lagi.“Ini tidak benar, Jona. Kamu harus percaya padaku,” ucapnya terbata, panik.Jonathan menatapnya penuh luka sekaligus kecewa.“Aku pernah berpikir kau wanita terhormat, Fidya. Seseorang yang tidak akan merendahkan dirinya hanya demi menjebakku. Tapi ternyata aku salah.” “Jona…”
Last Updated: 2025-09-30
Chapter: Bab 136. Semua terbongkar
Namun sebelum rencana Jonathan untuk ikut menemani Fidya ke rumah sakit terlaksana, Raden justru menemukan sesuatu yang jauh lebih mengejutkan. Ia kembali membuntuti Fidya secara diam-diam. Meski tidak bisa masuk ke dalam lapas untuk menyaksikan langsung pertemuan Fidya dan Marcell, ia tidak terlalu khawatir, perekam kecil yang ia titipkan pada Nico sudah terpasang rapi di tas Fidya, persis sesuai arahan yang ia berikan sebelumnya. Dan ketika Raden mendengarkan rekaman itu, tubuhnya menegang. Suara Marcell terdengar jelas, dingin dan penuh perhitungan. “Kau harus pertahankan cerita itu, Fidya. Biarkan mereka percaya kalau anak dalam kandunganmu adalah hasil dari Jonathan. Dengan begitu, posisi kita aman, dan keluarga Sailendra tidak akan bisa menolakmu lagi.”Tak lama, terdengar sahutan Fidya. Suaranya penuh kebencian, penuh dendam yang membara.“Ya! Amel harus menyingkir. Aku yang akan masuk ke keluarga Sailendra. Semua orang akan memandangku sebagai istri sah Jonathan. Tidak ada y
Last Updated: 2025-09-29
Chapter: Bab 135. Rencana
Raden menyipitkan mata dari kejauhan. Ia sudah mengikuti Fidya sejak wanita itu keluar dari kafe. Langkahnya ragu saat melihat mobil Fidya berhenti tepat di depan lapas kota. Hatinya langsung dipenuhi tanda tanya besar. “Untuk apa dia ke sini?” gumamnya pelan. Tak butuh waktu lama, Raden melihat Fidya masuk melewati pintu pemeriksaan, lalu menghilang di balik lorong panjang. Raden menunggu dengan sabar, menahan diri agar tidak gegabah. Sekitar setengah jam kemudian, Fidya keluar dengan wajah masam, namun di matanya jelas ada cahaya puas. Raden mengepalkan tangan di samping tubuhnya. “Dia menemui Marcell… berarti dugaan Jonathan benar. Mereka berdua masih bekerja sama.” Kecurigaan itu semakin kuat ketika Raden menyadari betapa hati-hatinya Fidya saat meninggalkan lapas, seakan sedang menyembunyikan sesuatu. Tak menunggu lama, Raden segera menyalakan mobilnya. Ia menghubungi Jonathan dengan suara tegas. “Jonathan, dugaanmu tidak salah. Fidya barusan menemui Marcell. Dan aku yakin
Last Updated: 2025-09-29
Chapter: Bab 134. Janji dalam sentuhan
Jonathan menarik napas panjang, menatap mata istrinya yang basah. “Aku akan berusaha membuktikan semuanya, Amel,” ucapnya mantap, meski jauh di dalam hatinya masih ada keraguan yang menusuk. “Aku akan buktikan kalau semua ucapan Fidya itu salah. Kamu hanya perlu percaya padaku.” Amel terdiam, lalu mengangguk. Ia menunduk, tubuhnya sedikit bergetar sebelum akhirnya bersandar pada dada Jonathan. Ia membiarkan tangannya melingkari pinggang pria itu, membiarkan dirinya dikelilingi hangat tubuhnya. Meski hatinya belum sepenuhnya tenang, di dalam pelukan itu ia menemukan sedikit tempat untuk bernapas. Amel tahu, Jonathan tidak akan pernah ingkar. Pria itu akan menepati semua ucapannya. Jonathan merapatkan pelukannya, mencium pucuk kepala Amel seakan menegaskan janjinya. Amel mengangkat wajahnya pelan, matanya masih sembab. “Kenapa kamu begitu yakin untuk membuatku bertahan? Padahal aku tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan padamu, dan juga kamu tidak punya alasan apa pun untuk memilih
Last Updated: 2025-09-29
You may also like
Sang Pengawal
Sang Pengawal
Fantasi · Rindu Rinjani
72.6K views
ATURAN LANGIT!
ATURAN LANGIT!
Fantasi · Bani Salman
71.7K views
Legenda Galuh Tapa
Legenda Galuh Tapa
Fantasi · Riyen Kaiser
70.4K views
Queen of The Dark Hill
Queen of The Dark Hill
Fantasi · Vie Junaeni
69.0K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status