author-banner
ruruna
Author

Novel-novel oleh ruruna

Crimson League: Pakta Dendam di Puncak Kekuasaan

Crimson League: Pakta Dendam di Puncak Kekuasaan

Evan masuk ke Crimson Ridge Academy untuk menyelidiki misteri dibalik kematian saudara kembarnya, Ivana. Ivana ditemukan bunuh diri beberapa bulan sebelumnya setelah terlibat dengan geng di akademi tersebut. Evan tidak tahu siapa yang bertanggung jawab, tetapi ia yakin jawabannya ada di akademi itu. Dengan dendam yang membara, Evan bertekad untuk menemukan pelaku di balik kematian Ivana sekaligus menghancurkan mereka yang terlibat. ___
Baca
Chapter: The Deal (6)
Sudah hampir tengah malam saat Evan mendengar suara pintu kamar terbuka. Itu Rai yang baru saja kembali. Wajahnya yang datar berubah masam saat bertatapan dengan Evan. “Apa sih masalahmu denganku?” “Tidak ada” “Jangan mengelak, orang buta pun bisa melihat rasa tidak suka yang kau tujukan padaku,” Evan mencibir tidak percaya mendengar jawaban Rai. “Kalau kau memang ada masalah denganku katakan saja!” “Masalahnya? Kau bertanya apa masalahnya? Masalahnya adalah kau. Aku tidak menyukaimu dan aku tidak perlu memberitahumu apa alasannya!” Rai berteriak marah kemudian mengambil jaketnya dan berniat keluar sebelum langkahnya dihentikan oleh Evan. Pemuda itu menghalangi Rai dengan berdiri di depan pintu. Keduanya saling menatap tajam. “Dengar! Aku juga tidak peduli apa alasanmu, tapi kita diharuskan berbagi ruang setidaknya sampai tahun depan. Jadi, mau tidak mau kita harus berkompromi.” Evan menjelaskan dengan tenang. “Minggir!” perintah Rai. Evan diam saja, bergeming tidak mengindah
Terakhir Diperbarui: 2026-09-26
Chapter: The Deal (5)
Sebuah suara tiba-tiba menyela pembicaraan mereka. Evan langsung mengenalinya. Orang yang sejak tadi ia tunggu akhirnya mengambil umpan."Dante! Tidak tahu kalau kau akan begitu tertarik dengan siapa aku bergaul,” Kael menanggapi dengan nada main-main.“Oh ya! bukan emas, tapi berlian,” lanjut Kael sambil mengedipkan matanya pada pemuda jangkung itu.Ia kemudian terkekeh sendiri dengan leluconnya sementara Evan menatapnya aneh. Ia tidak mengerti apa yang lucu.Dante hanya menatap Kael dengan datar. Ia mengabaikan komentar tersebut dan kemudian mengalihkan pandangannya pada Evan.“Kau sudah berapa lama berlatih?”“Baru satu tahun terakhir.”Dante mengangguk kecil.“Sesuai dugaanku, kau punya potensi yang besar. Sayang sekali kau baru mulai. Kalau kau berlatih lebih awal, mungkin kau sudah bisa mengalahkan.”“Ya, mungkin saja.”“Oh ini menarik. Hebat sekali, Evan. Kau bisa membuat orang ini memujimu.”Dante sama sekali tidak menghiraukan ucapan Kael. Menurutnya waktunya terlalu berharga
Terakhir Diperbarui: 2026-04-30
Chapter: The Deal (4)
“Mulai!”Pemuda berbaju merah itu tidak membuang-buang waktu. Begitu mendengar aba-aba, ia langsung bergerak cepat ke arah Jun dan mencoba menangkap Jun dengan tangannya untuk menjatuhkannya langsung ke matras. Dari gerakannya, Evan dan juga yang lain menyadari kalau dasar bela diri yang lebih muda adalah Judo.Evan seperti beberapa orang lainnya di situ punya pikiran yang hampir sama. Jun akan langsung kalah saat pemuda itu berhasil menangkap dan mengunci pergerakannya. Perbedaan ukuran tubuh keduanya jelas menguntungkan pemuda yang lebih muda.Namun, perkiraan mereka ternyata salah.Seakan sudah mengantisipasi gerakan itu, Jun tetap tenang saat pemuda itu mencoba menangkapnya. Ia menangkis kedua tangan lawannya dengan lengan, lalu kemudian melayangkan tendangan tepat ke dadanya. Pemuda itu terdorong mundur ke belakang beberapa langkah, sementara Jun tetap di posisinya.Pemuda itu tidak menyerah.Ia sekali lagi maju dengan lebih serius, berusaha menjepit Jun untuk melakukan lemparan.
Terakhir Diperbarui: 2025-10-31
Chapter: The Deal (3)
Bunyi bel terakhir berdentang nyaring, menandai berakhirnya jam pelajaran hari itu. Siswa-siswi di Crimson Ridge Academy bergegas keluar dari kelas mereka masing-masing untuk jadwal kegiatan ekstrakurikuler mereka. Beberapa tampak langsung menuju arah lapangan atau aula tempat berbagai kegiatan ekstrakurikuler diadakan, sementara yang lain tampak berjalan ke asrama terlebih dahulu. Evan memasukkan buku-bukunya ke dalam tas, lalu berdiri dan melangkah keluar kelas dengan tenang. Di tangannya tergenggam sehelai kertas berwarna krem dengan cap resmi Crimson Ridge di sudut kanannya. Tulisan "Pendaftaran Ekstrakurikuler Bela Diri" tercetak jelas di bagian atas kertas itu. Jika mengikuti ucapan Sera yang menyarankannya untuk memilih ekskul yang bisa menunjang nilai akhirnya, maka Evan akan memilih ekskul Sains atau Matematika. Namun, sejak awal prioritasnya bukanlah nilai. ‘Tempat paling tepat untuk mencari tahu tentang lawanmu adalah di sarang mereka sendiri,’ begitulah pikirnya. Dari h
Terakhir Diperbarui: 2025-08-13
Chapter: The Deal (2)
Sera menyeka sudut bibirnya dengan tisu, lalu melirik ke arah jam tangan mungil di pergelangan tangan kirinya. “Sudah jam segini. Aku duluan ya. Kau juga, kalau sudah selesai cepatlah ke kelas. Jangan sampai terlambat!” ujar Sera sambil merapikan nampan sarapannya. Evan mengangguk kecil. “Oke!” balasnya. Sera berdiri, bersiap untuk pergi. Namun, sebelum itu ia menoleh kembali ke arah Evan. “Oh, satu hal lagi. Kau sudah tahu mau ikut ekstrakurikuler apa?” “Ahh... belum,” Evan berkata sedikit canggung. “Aku masih sedikit bingung ingin bergabung dengan klub mana.” Sera tersenyum maklum. “Batas pendaftarannya sampai akhir minggu ini. Sekedar saran dariku, pilih dengan baik klub yang akan kau ikuti. Bagaimanapun juga kegiatan ekstrakurikuler ini akan mempengaruhi nilai akhirmu nanti.” “Baiklah! Terima kasih untuk sarannya, Sera,” Evan membalas sambil tersenyum pada gadis itu. Sera mengangguk pelan pada Evan sebelum akhirnya beranjak pergi. Ia membawa nampan bekas sarapannya menuju
Terakhir Diperbarui: 2025-05-03
Chapter: The Deal (1)
Kantin pagi itu sudah mulai dipenuhi siswa. Suara denting alat makan, obrolan ringan, dan tawa pelan bersatu dalam hiruk pikuk yang khas. Bau roti panggang dan kopi menguar di udara. Evan melangkah gontai memasuki kantin untuk sarapan. Malam sebelumnya cukup membuatnya kewalahan secara mental. Setelah mengisi nampannya dengan sepotong roti lapis, beberapa potong buah dan mengambil sekotak jus, ia berdiri sejenak di depan deretan meja. Pandangannya menyapu ke seluruh ruangan, mencari tempat duduk yang kosong. Saat itulah ia melihat sosok yang familiar. Pemuda itu melangkah mendekati meja tersebut. "Sera! keberatan kalau aku bergabung?" Sera yang tengah menusuk potongan buah di piringnya, menoleh ke arahnya. “Oh, Evan! Sama sekali tidak, duduk saja!” jawabnya dengan ramah disertai senyum tipis. Evan mengangguk singkat, lalu menarik kursi di depannya. Mereka duduk berhadapan. Ia mulai menikmati roti lapis miliknya dengan tenang sebelum suara Sera memecah keheningan. “Kau baik-baik
Terakhir Diperbarui: 2025-04-11
Anda juga akan menyukai
Akhir Yang Bahagia
Akhir Yang Bahagia
Young Adult · Anavya
5.6K Dibaca
Goyangan Pohon Beringin
Goyangan Pohon Beringin
Young Adult · Quora_youtixs
5.5K Dibaca
Raja Milik Ratu
Raja Milik Ratu
Young Adult · FDY PUTRY
5.5K Dibaca
Dark White
Dark White
5.5K Dibaca
Mendadak Kaya
Mendadak Kaya
Young Adult · Flamingboo
5.4K Dibaca
Terjerat Pesona Kakak Tiriku
Terjerat Pesona Kakak Tiriku
Young Adult · Scorpio_Girl
5.4K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status