Share

Bab 8. Rani juga bisa senang

"Kamu engga perlu berbuat apapun, cukup jalani kuliah kamu dengan benar itu sudah cukup untuk jadi istri yang baik bagi aku."

Perkataan itu masih selalu Rani ingat.

Tidak hanya itu, bahkan seluruh perkataan yang Saka katakan pun ia ingat.

Memang tidak banyak percakapan antara Saka dan dirinya yang telah dilalui.

Tapi, itu sangat meresap di ingatan Rani.

Sangat manis, membuat Rani lupa bahwa hal itu kini hanya tinggal di kenangannya saja.

Rani pikir ia sudah melakukan suatu hal yang salah sehingga Saka mendiamkannya dari hari begitu mereka mengucapkan janji hingga hari ini.

Tapi mendengar ucapan Saka, entah itu adalah pujian, komentar atau kritik sekalipun. Kata 'cantik' itu memiliki konotasi yang positif.

Apakah Sakanya kembali seperti dulu lagi?

"Bener, Ca. Saka ngomong begitu tadi malam. Rani ga ngada-ngada kok."

Rani membela dirinya sendiri setelah berulang kali Aca mengatakan bahwa dirinya sedang berhalus
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status