Share

Bab 1998

Author: Rexa Pariaman
Pukul 5 sore, Lisa dan Ewan baru saja keluar dari kantor, ketika mereka langsung bertemu dengan Dinda yang berjalan dengan tergesa-gesa ke arah mereka.

"Bu Lisa, ada masalah," kata Dinda dengan wajah serius.

"Ada apa?" tanya Lisa.

Dinda menjawab, "Baru saja kami mendapat kabar, ada beberapa media yang besok nggak akan menghadiri acara pembukaan perusahaan kita."

"Apa alasannya?" tanya Lisa.

Dinda menjawab, "Mereka nggak bilang alasannya, tapi aku sudah cari tahu, beberapa media itu punya hubunga
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2008

    "Candy, kenapa dia datang ...."Ekspresi Mikael berubah lagi.Sebagai anak orang kaya yang hidup foya-foya, dia sangat memperhatikan aktris cantik. Meski belum pernah bertemu langsung, dia sering melihat Candy di televisi.Begitu Candy keluar dari mobil, Mikael langsung mengenalinya.Candy mengenakan riasan tipis dan memakai gaun putih panjang. Senyum manis di wajahnya memberikan kesan sangat polos, tanpa menunjukkan kesombongan seorang bintang besar sedikit pun.Kemunculannya langsung menimbulkan kehebohan. Teriakan terdengar di mana-mana.Bagaimanapun, Candy adalah diva paling populer saat ini.Untungnya Ewan sudah lebih dulu mengatur banyak anggota Organisasi Draken di lokasi untuk menjaga ketertiban. Kalau tidak, mungkin setengah Papandaya sudah datang untuk melihat pesona sang bintang.Para wartawan di lokasi bahkan langsung berkerumun mengelilingi Candy, sambil mengambil foto dan melakukan wawancara.Lisa berkata pelan, "Sayang, hebat juga kamu, bahkan bisa mengundang bintang bes

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2007

    Setelah Raja Naga selesai berbicara, dia hendak membungkuk memberi hormat.Ewan segera menahan Raja Naga dan berkata, "Raja Naga, aku selamanya adalah junior di hadapan Anda. Anda nggak perlu memberi hormat.""Tanpa bantuan Anda dulu, aku nggak mungkin bisa sampai seperti sekarang. Jasa Anda akan selalu aku ingat."Raja Naga tampak sangat terharu, lalu berkata penuh perasaan, "Dulu aku hanya merasa kamu adalah pemuda yang sangat berbakat. Nggak nyangka dalam waktu sesingkat ini, kamu sudah menjadi pemimpin Organisasi Draken.""Ewan, kamu benar-benar luar biasa.""Oh ya, ada satu hal yang ingin aku minta darimu."Ewan bertanya, "Apa itu?"Raja Naga berkata, "Henry adalah orang yang berbakat. Kalau terus ikut kakek-kakek sepertiku ini, rasanya terlalu disayangkan. Aku ingin kamu mencarikannya posisi."Ewan langsung mengerti, Raja Naga ingin Henry bekerja di bawahnya."Kak Henry, kamu sendiri gimana?" tanya Ewan.Henry menjawab, "Aku ingin tetap di Papandaya, supaya bisa merawat Raja Naga

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2006

    Setelah CNN datang, tak lama kemudian media lain juga berdatangan.Dalam waktu setengah jam saja, datang lagi belasan media tingkat nasional dan puluhan media tingkat provinsi, bahkan beberapa portal besar dalam negeri juga hadir. Di antara mereka, ada yang datang langsung dengan pimpinan redaksi dan jurnalis utama!Wajah Mikael tampak sangat muram.Awalnya, dia mengira hanya dengan sedikit trik, dia bisa membuat Lisa menjadi bahan tertawaan di industri. Namun tak disangka, perkembangan situasi jauh di luar perkiraannya. Bahkan dia sendiri sampai tercengang.Bagaimana mungkin Lisa bisa mengundang begitu banyak media kelas berat hanya dalam semalam?Cara apa yang digunakannya? Apa karena Ewan?Mikael melirik Ewan, lalu segera menepis pikirannya sendiri. Dia tidak percaya seorang bos mafia bisa mengundang begitu banyak media. Apalagi, banyak media yang datang hari ini adalah media resmi. Semua ini pasti karena kemampuan Lisa!Sebenarnya, bukan hanya Mikael yang terkejut, bahkan Lisa send

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2005

    Beberapa saat kemudian.Setelah Lisa selesai berbasa-basi dengan para wartawan, dia berdiri kembali ke tempat semula. Mikael berkata dengan nada menyindir, "Bu Lisa, hebat juga ya, bisa mengundang begitu banyak media tingkat nasional.""Kalau kamu sehebat itu, kenapa nggak sekalian mengundang tingkat internasional?""Tapi, media tingkat internasional bukan sesuatu yang mudah diundang. Tahun lalu waktu Grup Suharta mengadakan perayaan ulang tahun, kami ingin mengundang wartawan CNN ke lokasi. Departemen humas sudah berusaha keras tapi nggak berhasil. Akhirnya, ayahku yang turun tangan mencari tokoh besar untuk membantu, barulah pihak CNN mengirim seorang reporter kecil."Ewan berkata dengan nada meremehkan, "Memangnya CNN sulit diundang?"Mikael mencibir. "Kalau menurutmu mudah, silakan coba saja.""Untuk apa mencoba, bukankah mereka sudah datang?" Ewan mengangkat tangan dan menunjuk.Mikael mengikuti arah yang ditunjuk Ewan dan melihat tiga mobil van perlahan mendekat.Di jendela setia

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2004

    Sebagai pemimpin redaksi Koran Harian Papandaya, Baskoro memiliki jabatan yang tidak rendah. Namun di depan Lisa, dia tetap bersikap sangat hormat.Lisa tersenyum sambil berjabat tangan dengan Baskoro dan berkata, "Ternyata pemimpin redaksi yang datang langsung, selamat datang Pak Baskoro."Baskoro tampak tersanjung. "Bisa membantu Bu Lisa adalah kehormatanku."Lisa tersenyum tipis. "Pak Baskoro, kuantar Bapak ke kursi media ya!""Nggak perlu, nggak perlu." Baskoro buru-buru melambaikan tangan dan berkata, "Bu Lisa, aku tahu kamu sangat sibuk hari ini. Kamu nggak usah urus aku, aku bisa cari tempat duduk sendiri.""Selain itu, waktu datang tadi aku sudah melapor ke atasan. Besok aku akan memuat berita pembukaan Oriental Medical Group di halaman depan Koran Harian Papandaya, ditulis langsung olehku.""Nanti mohon Bu Lisa kasih masukan."Setelah berkata demikian, Baskoro membawa beberapa bawahannya untuk mencari tempat duduk.Melihat pemandangan itu, Mikael merasa agak tidak senang. Dia

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2003

    Pukul sepuluh pagi.Ewan dan Millie keluar dari kantor Lisa, lalu turun ke bawah, bersiap membantu Lisa menyambut para tamu. Namun, begitu mereka keluar dari pintu utama Grup Dianti, mereka melihat Lisa sedang memarahi Dinda."Aku bilang apa sama kamu kemarin?""Aku suruh kamu minta departemen humas untuk memastikan semua media dan tamu yang akan hadir hari ini, kenapa sampai sekarang belum ada satu pun yang datang? Mau gimana perusahaanku bisa mengadakan pembukaan?"Ekspresi Lisa tampak dingin. Terlihat jelas, dia sedang sangat marah.Dinda berkata, "Bu Lisa, dengarkan penjelasanku. Tadi malam aku sudah menerima kabar, para tamu dan media itu hari ini nggak akan datang ...."Lisa murka. "Kalau kamu sudah tahu sejak tadi malam, kenapa nggak lapor ke aku?""Dinda, kamu sengaja mau lihat aku jadi bahan tertawaan, ya? Kalau nggak mau kerja lagi, kamu bisa pergi."Air mata Dinda hampir jatuh. Dia berkata, "Bu Lisa, aku ....""Aku apaan! Kalau kamu masih mau kerja, cepat hubungi para tamu d

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1412

    "Ganti 10 triliun. Kalau nggak, nggak satu pun dari kalian akan keluar hidup-hidup dari tempat ini."Mendengar ucapan Reksa, Ishwar memaki dalam hati. 'Sial, ini jelas-jelas pemerasan.'Sekarang Ishwar benar-benar ingin membunuh Izaz. Kalau bukan karena tua bangka sialan itu, mana mungkin dia terser

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1183

    "Jangankan warga desa, aku sendiri yang melihat pemandangan itu juga terkejut setengah mati.""Terus, gimana?" Samudra bertanya dengan penasaran."Terus, Guru membakar mayat itu dengan minyak." Nazar berkata, "Waktu dibakar, mulut mayat itu mengeluarkan jeritan penuh rasa sakit. Suaranya bikin bulu

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1190

    Nazar sudah lebih dulu bersiap. Begitu melihat mayat kuno itu terbang menyerangnya, dia cepat-cepat mundur.Itu adalah raja mayat dengan kekuatan yang mengerikan. Bahkan di masa puncaknya, Nazar tidak akan mampu melawannya."Cepat pergi!" Nazar berlari menuju mulut gua sambil berteriak keras kepada

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1234

    Petro dan Arie tertegun. Dokter ajaib sudah di depan mata? Siapa?Tatapan keduanya menyapu semua orang di tempat itu, lalu akhirnya jatuh pada Ewan. Namun, pandangan itu hanya bertahan beberapa detik sebelum mereka mengalihkan mata. Usianya baru dua puluhan, mana mungkin seorang dokter ajaib?Petro

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status