ホーム / Romansa / Ah! Enak Mas Dokter / Pembelaan Pengacara

共有

Pembelaan Pengacara

作者: Dita SY
last update 公開日: 2025-09-15 08:00:42

Sidang perdana Anggun digelar jam 15:00 WIB. Sejak siang tadi suasana di gedung pengadilan sudah terlihat ramai.

Keluarga besar Yuliana dan Anugrah mendatangi gedung persidangan tersebut. Bukan hanya itu, beberapa wanita yang pernah bekerja di Klinik Kecantikan Anggun juga datang memberi dukungan.

Halaman gedung pengadilan dipenuhi kendaraan roda empat yang berjajar rapi.

Pengamanan gedung terlihat sangat ketat. Banyak anggota Polisi. Tentara dan T
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Harsa Amerta Nawasena
Anggun diuntungkan dengan pura-pura meninggalkannya Sisca
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 648: Diculik?

    Matahari sore telah sepenuhnya tenggelam di ufuk barat, digantikan oleh kegelapan malam yang pekat.Di dalam area gedung sekolah dasar internasional itu, kepanikan luar biasa sedang melanda.Di ruang kepala sekolah yang biasanya tenang, Febby duduk dengan tubuh gemetar hebat dan air mata yang terus mengalir deras membasahi pipinya.Di sampingnya, Dirga berdiri dengan wajah yang pucat pasi, guratan kecemasan dan kemarahan bercampur menjadi satu di wajahnya.​Sejak jam pulang sekolah pukul dua siang tadi, Dylan tidak pernah ke luar dari gerbang sekolah.Pak Joko yang menjemput Farah dan Dylan sempat menunggu hingga koridor sepi, namun Dylan tak kunjung muncul.Saat Pak Joko melapor, Dirga dan Febby langsung memacu mobil mereka menuju sekolah dengan jantung yang berdegup kencang.​"Bagaimana bisa seorang anak kelas tiga hilang dari lingkunga

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 647: Hukuman

    "Aku lelah .... " Dylan menghela napas panjang sambil mengusap peluh yang membasahi wajahnya.Matahari akhirnya tenggelam di balik gedung-gedung pencakar langit Jakarta.Bagi Dylan, hari pertamanya di jalanan terasa seperti berabad-abad.Kakinya yang tanpa alas terasa melepuh, dan sekujur tubuhnya berdenyut nyeri akibat sisa-sisa pukulan kemarin.​Saat lampu merah terakhir menyala di jam tujuh malam, Biru mengajak Dylan kembali ke markas.Di sepanjang jalan setapak menuju gubuk seng, Dylan berjalan tertatih-tatih sambil memeluk kaleng biskuit penyoknya.Di dalam kaleng itu, hanya ada beberapa koin ratusan rupiah dan dua lembar uang seribuan yang sudah sangat lusuh.​"Duitmu sedikit sekali, Dylan," bisik Biru dengan cemas sambil melirik isi kaleng milik Dylan."Aku nggak bisa cari duit seperti kamu, Biru." Dylan menghe

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 646: Kita Berteman?

    Pintu ruangan kayu lapuk itu ditarik paksa hingga terbuka. Sang ketua anak jalanan masuk dengan tatapan mata yang sangat bengis, diikuti oleh dua anak buahnya yang bertubuh besar.​Tanpa belas kasihan, mereka langsung melucuti semua barang berharga yang melekat di tubuh Dylan.Sepatu sekolah yang mahal, jam tangan pintar yang baru dibelikan Daddy-nya bulan lalu, hingga sisa uang jajan di saku celananya dirampas begitu saja.Seragam sekolah internasionalnya yang kotor dan robek dipaksa untuk dilepas.​"Sekarang kamu pakai ini!" bentak sang ketua sambil melemparkan sepotong kaos oblong yang sangat kusam, berlubang di bagian bahu, serta celana pendek kain yang sudah pudar warnanya.Baju itu adalah baju bekas milik anak jalanan lain yang sudah tidak terpakai, sangat mirip dengan baju yang biasa dipakai Biru.​Dylan yang tubuhnya masih dipenuhi lebam kebiruan dan

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 645: Tertangkap!

    Suara kunyahan kacang di dalam terowongan beton yang sunyi itu mendadak terhenti.Dylan dan Biru saling pandang saat mendengar suara derap langkah kaki yang berat mendekati mulut terowongan."Ssttthhh!" Biru menutup mulut Dylan dengan tangannya.Mata Dylan berotasi, memperhatikan tempat sempit yang mereka duduki.Sementara Biru memberi kode dengan kedipan matanya berulang kali.Sebelum mereka sempat bergerak untuk melarikan diri, sebuah bayangan besar langsung menutupi cahaya remang dari luar.​"Kena kalian!" tawa renyah terdengar menggema di terowongan gelap itu."Argggghhhh!"​Sebuah tangan kekar langsung mencengkeram kerah seragam Dylan yang sudah kotor, menariknya ke luar dari terowongan dengan kasar hingga ia terjerembap di atas tanah becek.Biru yang mencoba menarik tangan Dylan pun langsung

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 644: Bersembunyi!

    Hush! Hush! Hush!Napas Dylan memburu seperti hendak putus.Suara derap langkah kaki anak-anak jalanan yang mengejarnya masih terdengar menggema di lorong-lorong seng yang sempit.Langkah kaki kecil Dylan yang terbiasa berlari di atas rumput lapangan sekolah yang halus kini terasa sangat berat melompati genangan air berlumpur dan tumpukan sampah tajam.​Tiba-tiba, sebuah tangan yang kotor namun kuat menarik kerah seragamnya dari balik celah sempit di antara dua dinding kayu yang rapuh.Dylan hampir saja berteriak karena panik, namun sebuah telapak tangan langsung membekap mulutnya dengan erat.​"Ssshh! Ini aku, Biru," bisik sebuah suara yang serak dan terengah-engah.​Dylan mendongak. Di balik keremangan, sepasang mata biru jernih menatapnya dengan sangat waspada.Wajah Biru kini semakin berantakan, dengan lebam baru

  • Ah! Enak Mas Dokter   Bab 643: Kebenarannya

    Begitu bel istirahat berbunyi, Farah langsung berlari menemui Dylan di depan kelasnya.Dengan kedua tangan kecilnya, ia menyodorkan robot superhero milik Zidan yang sudah kembali ke dalam pelukannya.​"Kak Dylan, lihat! Robot Zidan sudah ketemu!" seru Farah dengan wajah berseri-seri.​Dylan yang sedang merapikan buku langsung menoleh. Matanya membelalak melihat mainan itu."Dari mana kamu dapat ini, Farah? Kamu yang ambil ya?"​"Bukan Farah!" bantah Farah cepat. "Ini dari Biru, Kak. Dia yang balikin tadi di pagar belakang. Dia bilang dia merebut mainan ini dari anak jalanan lain yang mencurinya. Wajah Biru sampai babak belur karena berkelahi demi mengembalikan robot ini!"​Dylan mengambil robot itu dari tangan Farah, membolak-baliknya dengan tatapan penuh kecurigaan."Farah, kamu jangan mudah percaya! Bagaimana kalau si Biru itu sebenarny

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status