Share

Chapter 40

Suara-suara berisik dari arah ruang tamu, seketika membuat Rasya waspada. Sepertinya Keira sudah tiba dan mengalami sedikit insiden di luar sana. Refleks, ia bangkit. Bermaksud menyusul keluar. Hanya saja gelengan kepala Om Raga membuatnya terpaksa mengurungkan niatnya. Bagaimana pun ia hanyalah tamu di rumah ini. Lagi pula ia sadar, tidak mungkin Om Raga diam saja kalau Keira sampai kenapa-kenapa. Keira 'kan putri kandungnya. Ia tahu, pasti Om Raga punya rencana lain. Si Om ini memang suka memberi kejutan. Diam namun memperhatikan. Orang yang seperti inilah sesungguhnya yang berbahaya daripada orang yang banyak omongnya. Karena dalam diamnya sesorang, biasanya mereka sedang menyiapkan strategi. Sebaiknya ia ikuti saja permainan Om Raga ini.

"Kamu tidak usah mengkhawatirkan Keira, Sya. Percayalah, ia mampu membela dirinya sendiri," Rasya melihat Om Raga meraih remote dan menekan-nekan beberapa nomor. Sampai akhirnya si om menghentikannya pada layar yang ia

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status