分享

Bab 7. Rasa yang Hilang

作者: IyoniAe
last update publish date: 2026-10-23 11:00:19

Ibarat kata, sudah jatuh, tertimpa tangga, terinjak gajah pula.

Itulah yang dirasakan Scarlet hari itu.

Setelah mendapat balasan tidak mengenakkan dari Light Vermilion, suasana hatinya memburuk. Surat yang dikirimkannya dengan harapan mendapatkan jawaban memuaskan justru dibalas dengan kalimat singkat dan dingin.

Benarkah Light seorang raja? Kalau memang begitu, mengapa ia tidak menunjukkan kebijaksanaan sedikit pun?

Scarle

在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 8. Rencana Membalik Keadaan

    Scarlet meninggalkan lorong dengan langkah tergesa. Ia tak ingin berlama-lama di sana, apalagi memberi Felix kesempatan untuk melontarkan lebih banyak omong kosong.Tergopoh-gopoh, Jennaya menyusulnya. Sesekali pelayan itu melirik wajah majikannya dengan cemas. Bekas tamparan di pipi Scarlet mulai memerah, dan melihatnya saja sudah membuat Jennaya geram.Sebelum menyusul Scarlet, ia sempat meminta seorang pelayan yang berpapasan untuk membawakan bongkahan es batu dan kain ke kamar sang tuan putri.Di belakang mereka, Aislin menatap Felix dengan cemas."Kenapa kau menamparnya?" protesnya. "Bagaimana kalau dia benar-benar mengusirmu?"Felix merangkul bahunya, lalu mengusapnya lembut. "Jangan khawatir, Sayang. Dia hanya menggertak. Scarlet tak akan berani mengusirku.""Tapi tadi raut mukanya terlihat tidak main-main.""Itu cuma akal-akalannya. Aku yakin, dengan

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 7. Rasa yang Hilang

    Ibarat kata, sudah jatuh, tertimpa tangga, terinjak gajah pula.Itulah yang dirasakan Scarlet hari itu.Setelah mendapat balasan tidak mengenakkan dari Light Vermilion, suasana hatinya memburuk. Surat yang dikirimkannya dengan harapan mendapatkan jawaban memuaskan justru dibalas dengan kalimat singkat dan dingin.Benarkah Light seorang raja? Kalau memang begitu, mengapa ia tidak menunjukkan kebijaksanaan sedikit pun?Scarlet mendengkus. Tak ada basa-basi, apalagi keramahan. Pria itu seolah tidak peduli bahwa mereka sedang membicarakan sesuatu yang penting.Ia melanjutkan langkah menyusuri lorong istana. Pikirannya kembali tertuju pada perjalanan menuju istana Light nanti. Jika pria itu tidak bisa diandalkan, ia harus mencari cara lain untuk memastikan keselamatannya. Mungkin ia bisa meminta ayahnya menambah jumlah pengawal.Saat memasuki lorong berikutnya, Scarlet bertemu dengan Jennaya.

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 6. Tak Punya Hati

    Scarlet tidak ingat bagaimana Aislin dulu mati. Waktu itu ia baru hendak menjalani malam pertama dengan Felix. Kepergian Aislin ke negeri sang iblis bersamaan dengan pernikahan mereka.Gadis itu ingat istana mendadak gempar. Kereta Aislin sudah tak berbentuk ketika melewati gerbang. Atapnya roboh, rodanya bengkok. Kaki kuda yang menariknya pun terseok-seok. Orang bilang, sebuah keajaiban kereta itu bisa sampai ke istana.Hanya ada dua prajurit yang menyertai. Selain terluka, para prajurit itu gila. Baju zirah mereka penuh darah dan rusak. Pedang mereka hilang entah ke mana. Raja memerintahkan untuk menginterogasi mereka, tetapi seolah dibungkap, mereka membisu. Suara mereka seperti dicerabut.Namun anehnya, jasad Aislin utuh. Tak ada luka, tak ada memar. Bahkan goresan pun tak ada. Ia terbaring mati di dalam kereta. Begitu saja.Membuat Scarlet kini bertanya-tanya, apa penyebab gadis itu mati. Mungkinkah hewan? Kalau begitu, kenapa tak ada bekas cakar di tubuh Aislin?Scarlet sedang

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 5. Permainan Takdir

    "Serius?"Jennaya berlari kecil agar dapat menjajari majikannya. "Anda benar-benar serius, Yang Mulia?"Tanpa menghentikan langkah, Scarlet menjawab, "Tentu saja.""Oh, astaga!" Jennaya berhenti. Ia memegang kepalanya seolah-olah telah kalah taruhan. Tak mau tuan putrinya berada dalam masalah besar, ia pun menyusul. "Tolong pikirkan baik-baik, Yang Mulia."Scarlet tak menanggapi."Jangan gara-gara emosi sesaat Anda lantas mengambil keputusan sembrono." Pelayan itu melanjutkan, "Saya takut Anda akan menyesal nantinya.""Ini yang diinginkan Felix, Jennaya. Dia ingin bersama Aislin." Scarlet mempercepat langkahnya memasuki lorong istana. Sore-sore begini biasanya sang ayah sedang di ruang pribadi menikmati waktu luang sebelum minum teh. Dugaan gadis itu benar karena di ujung lorong, ia melahat pengawal pribadi raja berjaga.Suara Jennaya bergema ketika memohon, "Aku tahu Anda sangat mencintai Tuan Felix, tetapi ... ayolah, Yang Mulia. Apakah kalau beliau meminta Anda mati, Anda akan m

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 4. Keputusan

    Bagaimana Felix tahu Aislin butuh diselematkan? Scarlet yakin Felix sudah tahu apa yang terjadi kemudian. Pemuda itu sama seperti dirinya, telah dibangkitkan ke masa lalu."Cintakah kau pada Aislin?" tanya Scarlet. Matanya panas menahan air mata."Apa?" Felix tampak gugup sebelum melanjutkan, "Jangan konyol! Aku hanya kasihan padanya."Hati Scarlet semakin sakit. Felix pasti berbohong demi Aislin. Mencoba tegar, gadis itu pun menjawab, "Akan kupikirkan." Ia lantas membuka pintu kamarnya.Masih di ambang pintu, Felix tiba-tiba menarik lengannya dengan kasar. Ia mendorong Scarlet hingga punggungnya menabrak dinding. "Apa maksudmu akan kau pikirkan?"Scarlet terkejut mendapati raut murka di wajah Felix."Berengsek, kau! Kau memang gadis manja yang tak memiliki perasaan! Bajingan! Kau tega mengorbankan saudaramu sendiri hanya demi kesenanganmu! Apa kau tidak kasihan pada Aislin? Dia dianaktirikan oleh ayahnya sendiri! Diabaikan! Tidak seperti dirimu yang selalu dimanja, diutamakan! Seb

  • Aku Menikahi Raja Iblis Setelah Suamiku Memilih Wanita Lain   Bab 3. Pemilih atau Terpilih

    "Bagaimana mungkin?"Scarlet mendapati tubuh Felix menegang saat membaca gulungannya. Matanya melebar. Namun kemudian, ia bersandar ke dinding istana sembari memegangi rambutnya dengan kedua tangan. Ekspresinya seperti seseorang yang telah kalah taruhan."Tidak, Ayah, aku tidak mau ...." Aislin membuang gulungannya. Ia merengek pada sang raja."Ini sudah takdir, Sayang. Kau yang memilih sendiri," sahut Raja Ivander menenangkan.Melihat respons mereka, Scarlet pun melihat gulungan miliknya. Rupanya, ia mengambil gulungan yang berisi tulisan pemilih. Ia terkejut.Matanya mencari-cari Jennaya di barisan para pelayan.Ia bingung setengah mati. Seharusnya gulungan yang dipilihnya berisi tulisan terpilih alih-alih pemilih. "Jadi, bagaimana, Sayang?" Raja Ivander merangkul bahu Scarlet. "Siapa yang kau pilih untuk menjadi suamimu?"Di kehidupan sebelumnya, Scarlet langsung menyebut nama Felix Duncan. Tetapi kali ini tidak. "Bolehkah aku bicara berdua dengan Ayah?""Tentu, Sayang." Sang r

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status