FAZER LOGIN86. Suami Penggantiku Kakak Iparku.Detik-detik Persalinan LaylaPenulis : Lusia SudartiPart 86Dengan langkah sedikit tergesa, Dokter Larasati meninggalkan perwira yang seolah terhipnotis oleh kecantikannya.Dokter Larasati bekerja tanpa berhenti, dari pagi hingga menjelang senja. Begitu banyak pasien yang cedera, rasa lelah tak dihiraukan. Ia tak menyadari jika Rangga telah berada di kota J bersama anak dan istrinya."Dokter, biar saya yang menggantikan tugas Dokter! Saya tidak tega melihat Dokter belum istirahat sedari tadi!" ujar Alissa ketika Dokter Larasati hendak menuju ke tenda yang lainnya."Oh Dokter Alissa! Terima kasih banyak Dokter," jawabnya sambil tersenyum. Wajahnya nampak terlihat begitu kelelahan."Silahkan Dokter istirahat, biar saya yang menangani para korban.""Terima kasih banyak, Dokter! Kalau begitu saya Istirahat sejenak. Jika Dokter butuh bantuan, jangan segan ya?" Dokter Larasati tersenyum lembut."Baik, Dokter! Kalau begitu, saya pamit dulu!"Dokter Laras
85. Suami Penggantiku Kakak IparkuSikap Dingin Letnan RanggaPenulis : Lusia SudartiPart 85"Mas ... sepertinya Dokter Larasati menyimpan perasaan terhadap Mas!"Kota J di selimuti hawa dingin, karena di guyur hujan beberapa jam yang lalu, namun udara terasa begitu sejuk. Hujan membawa berkah bagi mahluk hidup.Di sepertiga malam, Layla masih duduk bersimpuh di atas sajadahnya. Mengucapkan syukur yang tidak terhingga kepada Rabbnya. Atas semua anugerah yang diberikan kepadanya dan keluarga kecilnya.Rangga masih berada di ruangan kerjanya, menatap layar laptop tanpa berkedip sama sekali.Tatapannya tajam melihat video yang dikirim Andi melalui email.Wajahnya seketika memerah menahan amarah. Betapa tidak, video tersebut menunjukkan sebuah perbuatan biadab dari para pemberontak yang menyiksa dan menghabisi nyawa yang tak berdosa dengan sangat-sangat keji. Rahangnya mengeras, wajahnya memerah menahan gejolak amarah yang siap meledak saat ini juga. Rongga dadanya terasa sesak.Ia menga
84. Suami Penggantiku Kakak IparkuMas Sepertinya Dokter Larasati Menyukai Mas!Penulis : Lusia SudartiPart 84Senyum Layla tak pernah lekang dari bibirnya, ia tak menyangka. Jika takdirnya harus memiliki suami dari kedua Kakak-beradik, yang sama-sama memberikan cinta tanpa syarat. Begitu beruntung hidup yang harus ditempuhnya. Meskipun untuk itu, berbagai ujian dan rintangan harus dilaluinya.==========Sudah hampir tiga hari, Larasati seolah kehilangan semangatnya. Tepatnya, disaat dirinya hampir saja kehilangan mahkotanya sebagai seorang wanita. Untung saja Aska datang bagai Dewa penolong. "Apa yang akan terjadi, jika waktu itu, Aska tidak menolongku? Mungkin aku harus menanggung dosa dan malu seumur hidupku," gumamnya.Ia bergidik jika membayangkan dirinya dijamah lelaki bejat itu.Malam semakin larut. Tak terasa Dokter Larasati terlelap, dalam kekalutan dan kelehan.Larasati menatap jam yang melingkar dipergelangan tangannya. Waktu menunjukkan pukul tujuh, kedua netranya melebar
83. Suami Penggantiku Kakak Iparku Sang Penolong Larasati.Penulis : Lusia Sudarti Part 83Pintu di dobrak dengan paksa, lelaki bertopeng memasuki kamar. Disaat Sergio hendak melakukan niat jahatnya terhadap Larasati. Sergio tersentak, ia melompat turun karena terkejut.======="Siapa kamu? Berani mencampuri urusanku?" hardiknya kepada lelaki bertopeng itu.Larasati masih mempunyai sedikit kesadaran, ia menyipitkan kedua matanya, dan mencoba menerka siapa yang tengah menolongnya saat ini."Tidak penting siapa aku!" jawabnya. Kemudian dengan sekali sentakan, tubuh Larasati telah berada di bahunya. Dengan gerakan cepat ia melesat membawa pergi Larasati.Sergio yang tidak memperhitungkan semua itu, berdiri mematung dan seperti orang hilang ingatan."Kurang ajar! Siapa yang berani mengusik kesenanganku itu!" umpatnya dengan keras, ia menyugar rambutnya dengan frustasi.*Lelaki bertopeng meletakkan tubuh Larasati yang tak berdaya, akibat pengaruh alkohol."Siapa kamu? Mengapa kamu menol
82. Suami Penggantiku Kakak IparkuLarasati Hampir Menjadi Mangsa Sang Mantan.Penulis : Lusia SudartiPart 82Beberapa menit berlalu, alam pikirannya berkelana dan berfantasi tentang Rangga.=============Seperti biasa, Rangga bekerja dan Layla mengurus bisnisnya, Erika kuliah dan Anjasmara telah menginjak kelas satu Sekolah Dasar. Ibu Indri yang selalu merasa kesepian, beliau sering berkunjung ke kediaman Layla. Begitupun dengan Layla dan keluarganya, mereka saling mengunjungi. Sementara itu, di Rumah Sakit tempat Dokter Larasati bekerja, ia nampak disibukkan dengan pasien yang kritis. Pasien militer. Anggota tim dari Rangga yang bertugas di Provinsi M.Rangga melangkah tergesa menuju ruang IGD dimana Sersan Joko sedang mendapatkan pertolongan intensif dari tim Dokter yang dikepalai Dokter Larasati. Sersan Joko terluka parah, karena tiga buah timah panas dari pemberontak bersarang di da-da kirinya, yang menyebabkan ia kehabisan banyak darah. "Bagaimana keadaan Sersan Jono, Mayor?"
81. Suami Penggantiku Kakak IparkuSemua Berbahagia Dengan Kehamilan Layla.Penulis : Lusia SudartiPart 81"Mayor ... Dokter Larasati!"========="Dokter, Andi ... saya duluan! Istri sedang hamil muda jadi minta ini dan itu!" seru Rangga sambil mengangkat plastik makanan yang baru saja dibeli, dengan senyum bahagia. Mayor Andi dan Dokter Larasati saling pandang, mereka mencoba tersenyum. "Silahkan Let ...""Andi ...! Lihat, kita dimana?" potong Rangga. "Siap! Rangga ... hehehe!" Mayor Andi tergelak, begitupun dengan Rangga. Sedangkan Dokter Larasati hanya mengulum senyum dan menundukkan kepala."Kalian yang akur ya? Saya duluan!" Tanpa menunggu jawaban, Rangga bergegas menuju ke mobil, sambil menerima panggilan telpon. "Iya, Sayang! Ini sudah dapat semua. Tunggu Mas ya?"Dokter Larasati dan Mayor Andi menatap kepergian Rangga, hatinya bahagia melihat sahabatnya nampak sangat bahagia saat ini. Berbeda dengan Larasati, Dokter cantik itu sangat terluka, melihat Rangga yang tampak berb
78. Suami Penggantiku Kakak IparkuLayla Tak Sadarkan DiriPenulis : Lusia SudartiPart 78Tak berselang lama, mereka berdua terlelap dalam buaian mimpi indah. Harapan dan keinginan mereka berdua.=============Layla menyiapkan semua keperluan Rangga selama bertugas di Papua. Nanti malam jadwal keb
77. Suami Penggantiku Kakak IparkuKecemburuan LaylaPenulis : Lusia Sudarti Part 77 Layla lebih banyak melamun, dia merasakan sedikit sedih. Mengingat Rangga akan meninggalkan kotanya, demi sebuah tugas. Meskipun tidak lama. Entahlah, akhir-akhir ini, Layla selalu ingin berdekatan dengan suaminy
76. Suami Penggantiku Kakak IparkuDokter Larasati Menelpon Rangga.Penulis : Lusia Sudarti Part 76"Duduklah, Bik! Ada yang akan saya sampaikan kepada Bibik! Perihal Ratna," ucap Rangga pelan, namun tegas.Bik Ijah patuh pada perintah Majikannya, beliau segera menduduki kursi yang ada di depan Ra
75. Suami Penggantiku Kakak Iparku Anjasmara.Penulis : Lusia Sudarti Part 75Wajah Layla bersemu merah mendengar ucapan suaminya. "Ihh ... mulai deh." Layla sedang bercengkrama dengan Rangga di balkon kamarnya. Mereka memandang suasana malam yang indah. Rembulan bersinar redup, bintang bertabur







