Alpha Rogue's Exiled Mate

Alpha Rogue's Exiled Mate

last updateLast Updated : 2025-09-21
By:  Hiraeth FaithCompleted
Language: English
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
37Chapters
2.2Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

“We’ll be coming for you. Everyone and anyone who harmed her. Now run while you can.” Imprisoned for the crime she didn’t commit, Nyra Tahira wouldn’t just give up the throne that was rightfully hers, even if it would cost her her life. When her father died without naming the true successor, and was pinned as the murderer, she was imprisoned and had to be married off to a ruthless alpha. Nyra does whatever it takes to escape. But on her wedding day, a random rogue leader, Creed Velementov, the “Ravager” who kills mercilessly, kidnaps her from her cell. Things just got complicated as he created another chaos. Nyra smooth talks her way out and with Velementov trying to create an army to overtake his alpha uncle, it was more than complicated. Now as Velementov prisoner, Nyra couldn’t help but seduce her way out and reverse their roles. Both banished and exiled, Nyra finds her new life close to Creed. The two are now a forced to be reckoned with, avenging their suffering as the exiled mates. And with their getting closer, what happens when Nyra’s supposed mate tries to steal her back? And when a war breaks out, how can Nyra stop herself from killing her beloved mate?

View More

Chapter 1

CHAPTER 1 | BARS

Namaku Jhon Breyan. Selama liburan semester, aku tinggal sendirian di rumah. Hari ini aku mencoba untuk melepas nafsu di balkon.

Aku mengeluarkan alat kelaminku, memandangi para wanita muda di gedung seberang jalan dan mulai berfantasi.

Ketika aku sedang mengelus-elus diriku sendiri sambil memperhatikan seorang wanita muda yang hanya mengenakan pakaian dalam, aku tiba-tiba mendengar suara tawa yang nyaring.

Aku terkejut dan segera menyimpan alatku.

Saat menoleh ke arah suara tawa itu, aku melihat seorang gadis berusia 18 tahun yang berpenampilan polos dan manis berdiri di balkon sebelah. Dia menatapku dengan heran.

Aku pun merasa gawat karena ketahuan berbuat hal mesum seperti ini.

Tengah aku bingung harus berbuat apa, dia bertanya seperti anak kecil, “Kak, kenapa bisa ada yang timbul di bagian sana? Sepertinya beda dengan punyaku.”

Aku tertegun.

Gadis itu bermata besar dan bulat. Ekspresinya tampak begitu polos. Jangan-jangan, dia punya gangguan jiwa?

Kapan ada gadis cantik yang kurang waras pindah ke sebelah rumahku?

Sebuah ide jahat pun langsung muncul dalam benakku.

Aku berpura-pura bodoh. “Apa yang beda? Coba aku lihat punyamu seperti apa.”

Tak disangka, dia langsung melepas rok mini putihnya tanpa ragu sedetik pun, memperlihatkan bagian selangkangannya yang seputih salju.

“Lihat, punyaku rata. Nggak ada apa-apa di sini.”

Aku langsung terpana. Dia adalah salah satu dari sedikit wanita yang tidak tumbuh rambut di bagian sana. Hidungku sontak mimisan.

Melihatku mimisan, dia bertanya dengan cemas, "Kak, kenapa kamu mimisan? Apakah kamu sakit?"

Sebelum aku sempat menjawab, sebuah suara tegas terdengar dari ruangan seberang.

"Luna, kenapa kamu berdiri di sana? Cepat masuk ke dalam!"

Gadis kecil nan cantik bernama Luna pun melambaikan tangan sambil berlari. "Kak, aku nggak bisa temani Kakak lagi. Ibuku memanggilku pulang."

Aku lalu kembali ke kamar, mengambil tisu untuk menyeka hidungku.

Pikiranku terus berputar-putar tentang apa yang baru saja terjadi.

Sungguh menggairahkan! Gadis kecil yang polos itu jelas mudah ditipu.

Aku pun mulai memikirkan cara merayunya tanpa sepengetahuan siapa pun.

Semakin jauh aku memikirkannya, semakin besar api di perut bagian bawahku.

Aku duduk di sofa, siap melepaskan hasrat yang terpendam.

Namun, bel pintu malah berbunyi. Aku membuka pintu dan mendapati Luna datang bersama ibunya.

Apakah ibunya datang untuk menginterogasiku? Gimana nih?

"Maaf mengganggu. Aku tetangga baru, tinggal persis di sebelahmu."

Aku pun menjawab dengan ragu, "Salam kenal, namaku Jhon Breyan."

"Begini. Aku harus dinas selama seminggu, sementara putriku agak kurang waras."

Dia menunjuk kepalanya sendiri. "Apa kamu bisa bantu aku menjaganya? Maaf kalau merepotkanmu."

Dia menatapku malu-malu. Meskipun usianya sudah tiga puluhan, pesonanya masih begitu memikat.

Aku melihat Luna di belakangnya, jantungku berdebar kencang.

"Tentu saja! Aku akan menjaganya dengan baik."

"Terima kasih banyak." Setelah berkata begitu, dia meninggalkan Luna di rumahku, memberiku sejumlah uang, lalu bergegas pergi.

Setelah menutup pintu, aku mengamati Luna dengan saksama. Wajahnya putih dan halus. Ekspresinya sangat polos.

Tapi, buah dadanya sangat besar. Dia mengenakan seragam sekolah. Kedua kaki terbungkus stoking putih. Lugu nan seksi. Imut nan memikat.

Begitu membayangkan bisa tinggal bersamanya selama seminggu, tubuhku mulai bereaksi lagi.

Luna ternganga, menatap selangkanganku dengan terkejut.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
37 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status