Share

Bab 151

Auteur: Rizu Key
last update Date de publication: 2026-03-13 23:33:46

"Apa?" tanya Ibra. Suaranya rendah, berusaha mempertahankan ekspresi datar yang menjadi tameng andalannya selama ini.

Namun, di balik setelan jas mahalnya itu, jantungnya berdebar kencang, memukul rongga dada dengan irama yang tak beraturan.

Aya tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru mengulas senyum tipis yang manis sebelum melangkah mendekat, hingga aroma tubuhnya yang lembut menyapa indera penciuman Ibra. Tangan mungilnya terangkat, meraih simpul dasi Ibra yang sedikit miring. Lalu ia mem
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (2)
goodnovel comment avatar
Ayu Ilma
makanya cari pacar pak sam, biar ga jd obat nyamuk terus...
goodnovel comment avatar
Adfazha
Ibra kena couvade sindrom yaa cm aya yg jd penawarnya... Hendra ayo MoveOn jgn GamON trs tar pawangnya Aya ngamuk wkwk
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 248

    Gedung Pengadilan Negeri yang berada di pusat kota sudah dikepung oleh massa dan awak media sejak pukul tujuh pagi. Saat mobil Ibra tiba, suasana sempat riuh, namun Ibra keluar dengan tenang. Ia mengenakan setelan jas abu-abu tua yang sangat pas di tubuhnya, memberikan kesan wibawa, tegas, dan juga dingin yang tak tergoyahkan.Samuel turun lebih dulu, membantu membukakan pintu untuknya dan mendampingi sang Presdir masuk ke dalam gedung. Ia berjalan di samping Ibra. Tak kalah gagah dari atasannya."Pak, Jaksa Penuntut Umum sudah menerima tambahan bukti yang kita kirim tadi malam. Mereka sangat antusias dengan kasus ini. Ini bukan lagi soal sengketa bisnis, ini akan bergeser menjadi kasus pembunuhan berencana," lapor Samuel yang baru saja membuka tabletnya."Bagus. Apa orang itu sudah datang?" tanya Ibra tanpa menoleh."Kabarnya mereka baru saja masuk lewat pintu samping dengan pengawalan ketat kepolisian. Dia terlihat seperti anjing tua yang terluka. Dia pasti ketakutan sekarang jika t

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 247

    Di layar itu, sebuah postingan berisi video singkat dan beberapa foto menjadi viral di media sosial. Isinya bukan sekadar narasi, melainkan foto-foto otentik dari tempat kejadian perkara belasan tahun lalu yang tidak pernah dipublikasikan.Ada foto mobil kepala keluarga Bagaskara yang hancur, dan yang paling mengerikan, video sebuah mobil lain yang terekam di kamera ponsel jadul yang tersembunyi. Videonya memang kurang jelas dan hanya beberapa detik saja. Namun pelat nomor mobilnya terlihat cukup jelas dan yang sangat dikenal Hengki. Miliknya sendiri beberapa tahun silam.Tak hanya itu, salinan dokumen forensik yang menunjukkan aliran dana dari perusahaan Pramana ke pihak-pihak yang menyabotase kendaraan kepala keluarga Bagaskara tersebar luas di internet."Dari mana... dari mana mereka mendapatkan semua ini?!" Hengki berteriak murka, hampir membanting tablet itu namun berhasil diselamatkan oleh Liam."Pah... ini... ini sudah ditonton jutaan orang dalam waktu satu jam!" Liam panik, wa

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 246

    Setelah Samuel dan Yudha pamit, Ibra kembali menatap foto keluarga di sudut mejanya. Ia mengusap wajah ayahnya di foto itu."Pah, sebentar lagi. Tidurlah yang nyenyak. Aku sudah tahu siapa iblis yang memakai topeng manusia itu. Dia akan membayar setiap tetes darah yang mengalir malam itu dengan kehancuran berkali lipat."Ibra mengambil ponselnya, mengirim pesan singkat kepada Aya.[Aya, jangan tunggu aku pulang. Tidurlah dulu.]Ibra mematikan lampu ruangannya, membiarkan kegelapan menyelimuti dirinya. Monster di dalamnya memang sudah bangun, dan kali ini, monster itu memiliki senjata paling mematikan. Senjata kebenaran yang tidak terbantahkan yang telah disembunyikan oleh keluarga Pramana.Kegelapan di ruang kerja itu seolah menjadi selimut hitam bagi amarah Ibra yang telah lama tertahan. Setiap napas yang ia hirup terasa berat oleh beban masa lalu, namun kini, ada binar kepastian di matanya. Setelah bertahun-tahun salah menaruh kepercayaan, akhirnya ia memegang ujung benang merah yan

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 245

    Detik jarum jam di ruang kerja Ibra seolah berbunyi lebih keras dari biasanya. Suaranya membelah kesunyian lantai teratas gedung Bagaskara Group yang kini hanya dihuni oleh sedikit staf karena pekerjaan ekstra.Sejak kepergian Samuel dan Yudha pagi tadi, Ibra tidak beranjak dari kursinya. Ia mengabaikan makan siang dan teh chamomile yang sudah mendingin, hanya demi menatap layar monitor yang menampilkan grafik pertumbuhan perusahaan milik Hengki Pramana di Pramana Group.Ibra menyandarkan punggungnya, memijat pangkal hidungnya yang terasa berdenyut. Pikirannya melayang pada kenangan belasan tahun silam. Ia ingat betul bagaimana Hengki sering datang ke rumah mereka, membawa buah tangan, tertawa bersama ayahnya, Ronal, seolah mereka adalah saudara kandung."Munafik," desis Ibra. Suaranya serak, penuh kebencian yang selama ini terkubur di bawah topeng ketenangannya.*Ibra mulai membuka akses ke arsip digital pribadi milik ayahnya yang tersimpan dalam hard drive terenkripsi yang selama i

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 244

    Ibra memeluk kemudian mencium kening Aya cukup lama. "Aku pergi dulu. Kamu istirahatlah. Keamanan akan berjaga di depan selama dua puluh empat jam penuh.""Iya, Mas. Kamu hati-hati di jalan. Kamu juga harus jaga diri, Mas," ujar Aya lembut. Akan tetapi wanita itu menyimpan kekhawatiran pada suaminya dan kasus yang sedang mereka hadapi."Iya." Ibra tersenyum tipis. Ia kembali memeluk sang istri, mengusap lembut perutnya yang besar, lalu segera pergi meninggalkannya bersama asisten rumah tangga mereka.Aya hanya bisa menatap punggung Ibra yang mulai menjauh. Ia tahu, suaminya tidak akan menjadi orang yang sama lagi setelah malam ini. Monster di dalam diri Ibra telah terbangun.*Pagi itu, gedung Bagaskara Group tampak sepi dari luar, namun di lantai teratas, terdapat kesibukan yang tidak biasa. Samuel sudah menunggu di depan lift dengan tumpukan map tebal di tangannya. Di belakangnya berdiri seorang pria tegap berjaket kulit hitam dengan tatapan mata yang tajam. Yudha, seorang detektif

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 243

    Ibra terdiam seribu bahasa. Fakta bahwa istrinya adalah saksi mata kecelakaan ayahnya. Kecelakaan yang selama ini dianggap sebagai kecelakaan tunggal karena rem blong membuat dunianya seakan jungkir balik."Aya, kamu yakin itu pembunuhan berencana?""Aku mendengarnya, Mas. Aku ingat betul kalau aku mendengar dan melihat langsung apa yang mereka lakukan. Aku ingat betul kalau... kalau Papah ada di dalam mobil itu meminta tolong. Tapi... Ada satu orang yang merupakan bos mereka, dia mengakui bahwa kecelakaan itu perbuatannya sebelum dia membakar mobil itu...." jelas Aya sembari menahan air matanya yang berdesakan hendak keluar."Dan yang paling membuatku hancur... Kenyataan bahwa setelah melihat wajah orang itu yang membuat aku mengingat semuanya melalui mimpi yang kembali." Aya menatap Ibra lekat-lekat, air mata kini mengalir di pipinya. Ibra pun dengan lembut mengusap air mata Aya."Katakan...." ujar Ibra terdengar seperti meminta.Lagi-lagi Aya menarik napas dalam-dalam sebelum melan

  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 69

    Ibra masih terdiam. Ia menerima cacian ibunya tanpa membela diri. Untuk pertama kalinya, ego sang Presdir yang arogan itu terusik oleh kenyataan pahit yang ia paparkan sendiri."Aku tidak tahu dia hamil, Mah," gumam Ibra pelan."Itu bukan alasan!" potong Dewi. "Seorang pria sejati akan memastikan w

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-24
  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 62

    Ibra tiba-tiba menginjak remnya. Hampir saja membuat mobil di belakangnya menabrak mereka. Beruntung mobil itu sudah berhasil mengerem dan mengumpat pada mereka."Apa yang-" Ucapan Aya terhenti. Ibra menoleh menatapnya. Lalu merebut ponsel Aya yang masih tersambung."Ay? Aya? Halo?" Terde

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-23
  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 60

    Tawa Ibra berhenti, tetapi kilatan di matanya justru semakin intens saat kembali menatap Aya. Ia mengusap sudut bibirnya yang sedikit basah akibat pagutan tadi, sebuah gerakan yang membuat wajah Aya semakin memanas."Hyper?" Ibra mengulang kata tersebut dengan nada mengejek. "Mungkin kamu ben

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-23
  • Anak Rahasia Presdir Impoten   Bab 63

    Langkah Ibra terasa ringan namun pikirannya berat saat ia memasuki lobi gedung Bagaskara Group. Para karyawan membungkuk hormat, tetapi sang Presdir hanya melewatinya dengan tatapan lurus.Di kepalanya, bayangan Aya yang menamparnya, Aya yang menatapnya getir, hingga Aya yang memegang keningnya den

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-23
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status