Share

Bab 17.

Belum bercerai saja aku sudah dihujat seperti ini. Bagaimana kalau nanti aku dan Bang Ridwan benar-benar bercerai. Tak dapat kubayangkan, apa yang akan dikatakan oleh orang-orang di kampung ini. Pasti mereka akan mengejekku karena tak dapat menjaga keutuhan rumah tangga.

Kasian Emak dan Bapak, pasti akan menjadi bahan perbincangan juga di kampung ini. Punya anak perempuan, satu-satunya, baru menikah, eh sudah diceraikan. Semoga keluargaku kuat menghadapi gunjingan orang-orang julid seperti Bu Dewi ini.

Aku yang tak pernah berpacaran dengan siapa pun, tiba-tiba saja memutuskan untuk menikah dengan seorang lelaki dari kota. Waktu itu, banyak juga cibiran dari para tetangga dan mengatakan kalau aku lupa daratan. Aku tak pantas menikah dengan pria kaya dan tampan seperti Bang Ridwan. Aku pasti akan dijadikan keset, istilah orang di sini jika istri statusnya lebih rendah dari suaminya.

Aku tak pernah berpikir sampai ke sana. Yang aku tau, aku mencintai Bang Ridwan dan Cintaku bersambut.
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Melin H
laki-laki sampah ngapain diperjuangan kan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status