Home / Urban / Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi / Bab 161 - Penghinaan dan Amarah (III)

Share

Bab 161 - Penghinaan dan Amarah (III)

Author: Rianoir
last update Last Updated: 2025-10-06 20:56:42
Pipi Xavier Finn langsung berlumuran darah segar, tulang pipinya patah dengan bunyi yang mengerikan, gigi belakangnya tercabut dan terpental keluar, dan tubuhnya terlempar hingga keluar pintu seperti boneka kain yang dibuang.

Xavier Finn jatuh ke lantai koridor dengan keras, anggota tubuhnya berkedut beberapa kali seperti ikan yang sekarat, lalu tidak bergerak lagi. Tidak diketahui apakah dia masih hidup atau sudah meninggal dunia.

"Beraninya kamu menyerang Xavier Finn kami! Kamu sudah bosan hidup!" seru semua anak buah Black Mamba dengan tidak percaya dan marah yang meledak-ledak.

Roy Sterling, Lidya Linslet dan yang lainnya juga tercengang total dan tidak dapat mempercayai apa yang baru saja mereka saksikan.

'Ryan Wayne, seorang pekerja kantoran biasa, benar-benar berani menyerang dan menghajar ketua geng besar seperti Xavier Finn? Apakah dia sudah benar-benar kehilangan akal sehat?'

"Bosan hidup? Jika aku benar-benar membunuhnya, memangnya apa yang akan terjadi?" Ryan Wayne men
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Lola Ayu atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kak Lola Ayu, Kak Reswarajalinutama, Kak Al Walid Mohammad, Kak Gede Adi, Kak Azman Ismail, Kak 4yah Daff4, Kak Agustian Absyari, Kak Aang Alif, dan Kak Akhmad Saikoni atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 18
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 640 - Tamparan Keras

    "Ryan Wayne, kamu..." Merry Liana yang mendengar pernyataan tegas tersebut menatap Ryan Wayne dengan mata yang membelalak penuh keheranan. Wajahnya dipenuhi ketidakpercayaan dan kekaguman yang mendalam.Yang paling mengejutkan semua orang yang hadir di sana adalah kenyataan bahwa Ryan Wayne benar-benar berani melawan Grey Luthor secara langsung dan terang-terangan—dengan sikap yang begitu tegas dan tidak ada kompromi sedikitpun.Terlepas dari apakah Ryan Wayne benar-benar memiliki kemampuan untuk mendukung kata-katanya atau tidak, keberanian dan tekad yang ditunjukkannya saja sudah cukup menyentuh hati Merry Liana dengan dalam.Yang lebih penting lagi adalah fakta bahwa Ryan Wayne selalu memanggilnya dengan sebutan hormat "Bu Dosen Liana"—menunjukkan rasa hormat yang tulus kepada wanita dan memberikan perasaan yang menyegarkan serta menyenangkan di hatinya. 'Bagaimana mungkin Ferdinand Elbern yang bersikap seperti penjahat dan bajingan cabul itu bisa dibandingkan dengan Ryan Wayne y

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 639 - Utang Judi

    "Tidak mau pergi dengan baik-baik?" Grey Luthor tersenyum tipis namun senyumnya tidak mencapai matanya yang dingin. Dengan nada yang berubah menjadi mengancam dia melanjutkan, "Kalau begitu sepertinya aku harus mengajakmu ikut dengan cara yang tidak menyenangkan!"Tatapan Grey Luthor kini berubah seperti predator yang menatap kelinci putih kecil yang sekarat dan tidak berdaya—atau seperti harimau ganas yang sudah mengunci target buruannya dan siap memangsa kapan saja."Nona Merry Liana, tolong ikuti kami dengan tenang!" Para teman dan pengikut Grey Luthor maju ke depan dengan gerakan yang terkoordinasi—mengancam akan menculiknya dengan paksa jika dia tidak mau bekerja sama dengan baik.Mata Merry Liana kini dipenuhi rasa takut dan putus asa yang mendalam. Air mata sebening kristal mengalir deras di pipinya yang halus seperti butiran manik-manik mutiara yang pecah satu per satu.'Begitu aku dibawa ke tempat mereka, hidupku akan seperti jatuh ke sarang harimau yang lapar—tanpa ada kes

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 638 - Kalah Dengan Memalukan

    "Apakah kau ingin mati?" Grey Luthor melangkah mendekati Ferdinand Elbern dengan aura yang mengintimidasi. Tinjunya terkepal begitu erat hingga terdengar suara tulang yang berderak. Sambil mencibir penuh penghinaan dia melanjutkan, "Tidakkah kau tahu Merry Liana adalah wanitaku yang sudah dijanjikan?""Beraninya kau, dasar sampah rendahan, menodai dan menggoda calon istriku?"Wajah tampan Ferdinand Elbern langsung memerah padam mendengar penghinaan tersebut. Dia sudah menahan amarah dan rasa frustrasi luar biasa setelah dipukuli oleh penjaga Andreas Limbo lebih awal pada hari itu—dan sekarang setelah bertemu dengan Grey Luthor yang bersikap begitu tidak masuk akal dan mendominasi, ego Ferdinand tidak bisa menahannya lagi."Berlutut sekarang juga dan bersujudlah meminta ampun padaku!" perintah Grey Luthor dengan nada yang penuh otoritas—seolah dia adalah kaisar yang memerintah budak."Heh, kau ingin aku berlutut seperti anjing?" Ferdinand Elbern tertawa sinis sambil menatap Grey Luth

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 637 - Konfrontasi (II)

    Merry Liana yang mendengar kebohongan keterlaluan tersebut langsung menjadi panik dan cemas luar biasa. Dengan gerakan frustrasi dia menghentakkan kakinya ke tanah sambil berteriak dengan suara yang bergetar, "Britney, omong kosong apa yang kamu bicarakan sembarangan seperti itu! Kata-katamu itu bisa membunuh Ryan Wayne yang tidak bersalah!"Ryan Wayne yang mendengar drama tidak masuk akal ini langsung merasa jijik luar biasa terhadap Britney Tosker.Dalam hati dia berpikir dengan geram, 'Gadis ini persis seperti Anna yang pernah kutemui di jalan menuju Sekte Divine Harvest dulu—sama-sama licik, manipulatif, dan tidak punya hati nurani!'"Oh, jadi ternyata kamu adalah pacar baru Nona Merry Liana yang berani mencuri wanitaku?" Grey Luthor yang mendengar tuduhan Britney merasakan kecurigaan yang mendalam. Dengan tatapan gelap yang penuh amarah membara dia menatap Ryan Wayne dari atas sampai bawah—menilai rival yang diklaim sebagai pencuri kekasihnya.Grey Luthor memang juga berasal da

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 636 - Konfrontasi

    "Minggir dari jalanku sekarang juga!" Wajah Ryan Wayne yang tadinya tenang kini berubah menjadi dingin seperti es. Dengan suara yang berat penuh otoritas dia menegur, "Kamu hanya seekor anjing penjaga rumah yang dibayar—kamu sama sekali tidak pantas mendapatkan perhatian atau waktuku!"Ryan Wayne memang merasa marah luar biasa pada dirinya sendiri. 'Monster dan sampah masyarakat macam apa yang kubawa masuk ke sini? Seharusnya aku tidak usah membantu mereka dan membiarkan mereka ditolak di gerbang!'Kata-kata penghinaan tersebut benar-benar menyentuh titik paling sensitif di hati Ferdinand Elbern. Meskipun dia dulunya pernah menjadi pembunuh bayaran kelas atas yang ditakuti—identitas publiknya saat ini memang hanya sebagai pengawal seorang wanita muda kaya.Para pemuda kaya yang sombong memang sering menggunakan fakta ini untuk mengejek dan merendahkannya dengan kejam.Namun yang tidak mereka ketahui adalah bahwa semua tuan muda arogan yang pernah mengejek Ferdinand dengan kata-kata

  • Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi   Bab 635 - Ferdinand Yang Sombong

    Pengintai tersebut mencemooh dalam hati dengan suara yang penuh penghinaan, 'Si pembunuh bayaran ini berani menggoda wanita yang sudah ditandai oleh Tuan Muda Luthor? Dia benar-benar lancang dan tidak tahu diri! Pasti akan mati dengan cara yang menyakitkan nanti!' Setelah mengumpulkan cukup informasi, pengintai tersebut berbalik dan pergi dengan langkah yang tergesa-gesa. Dia bergegas menuju sebuah vila lain yang ukurannya hampir mirip dengan Whispering Waters—terletak tidak jauh dari sana. Dengan napas yang terengah-engah dia memasuki sebuah ruangan besar yang dihiasi dengan mewah. Di sana duduk seorang pemuda tampan yang mengenakan seragam bela diri tradisional berkualitas tinggi—auranya memancarkan arogansi dan kekuasaan. Dengan suara yang berat namun penuh hormat, pengintai tersebut melaporkan, "Melapor kepada Tuan Muda Luthor yang mulia—kami telah berhasil menemukan keberadaan Nona Merry Liana dengan pasti!" "Oh, benarkah?" Grey Luthor yang mendengar kabar tersebut langsun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status