ホーム / Fantasi / Blue Flame / 26. Tatapan yang Terkunci

共有

26. Tatapan yang Terkunci

作者: Vya Kim
last update 公開日: 2026-01-04 17:52:45

Sementara itu, sang juru bicara masih dengan semangat memperkenalkan pangeran-pangeran lainnya, suaranya bergema di seluruh alun-alun istana. Namun, semua itu hanya menjadi latar belakang bagi Rohana.

Fokusnya tak beralih dari sosok yang telah menarik perhatiannya, Felix. Setiap gerakan pria itu, tatapan matanya yang tajam namun penuh rahasia, semakin membuat Rohana penasaran.

Kini, juru bicara beralih ke pangeran yang termuda dari semuanya. Seketika, suasana menjadi lebih hidup saat sang pang
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Blue Flame   56. Roleplay

    Angin dingin menyapu jalanan, menampar wajah Rohana dengan kesejukan yang menusuk hingga ke tulang. Ia sedikit mendongak menatap langit, dan keningnya segera berkerut melihat gumpalan awan hitam pekat yang tampak berkumpul tebal tepat di atas atap istana yang menjulang itu. Gelapnya terasa berat, seolah menekan bumi di bawahnya. Mungkin sebentar lagi akan turun hujan, pikirnya dalam hati, namun ada rasa samar yang mengatakan bahwa dingin di tempat ini bukan sekadar datang dari cuaca. Ia merapatkan jubahnya ke tubuh, melilitkannya lebih erat sebagai perisai tipis. Hembusan napasnya terlihat jelas, berupa kepulan uap putih yang segera lenyap di udara yang sedingin es pagi itu.Langkahnya tak terhenti hingga ia tiba di gerbang samping, khusus jalan keluar masuk para pelayan. Di sana ia mengulurkan tangan, memperlihatkan plakat kayu berukir yang menjadi tanda pengenal dan izin kerjanya. Prajurit penjaga yang berdiri tegak di sana mengenakan baju zirah yang tampak pucat, seolah logam itu

  • Blue Flame   55. Sebuah Bros

    Pagi itu, Rohana menghampiri Dean sebelum ia berangkat menjalankan aktivitasnya. Wajah gadis itu terlihat lebih tenang dibandingkan hari sebelumnya, meski ada sesuatu yang samar dalam sorot matanya, seperti seseorang yang sudah memikirkan sebuah keputusan sejak lama.“Dean, aku mau izin pergi ke rumah belajar hari ini.”Dean yang tengah bersiap menoleh kepadanya. “Ke rumah belajar?”Rohana mengangguk.“Aku juga mendapat tawaran pekerjaan sambilan. Jadi mulai hari ini, mungkin aku tak akan bisa ikut memburu vampir bersamamu.”Kalimat itu membuat Dean terdiam.Ada sesuatu yang terasa berbeda.Bukan hanya karena Rohana mengatakan ia akan bekerja, tetapi karena perubahan sikapnya terasa begitu tiba-tiba. Baru kemarin gadis itu masih bersikeras ingin ikut berburu vampir bersamanya. Bahkan sampai sempat merajuk karena Dean melarangnya ikut terlalu jauh.Namun sekarang …Rohana justru memilih untuk pergi sendiri dan mengurus sesuatu yang sama sekali berbeda.Dean menatapnya cukup lama. Ada s

  • Blue Flame   54. Reinkarnasi

    Sejak hari pertama mereka bertemu di pasar, kebiasaan Stayrus tak pernah berubah.Setiap kali Vivian muncul dengan keranjang belanjaan yang selalu terlalu berat untuk tubuhnya yang kecil, Stayrus akan tiba entah dari mana, seolah angin pagi membawa sosoknya turun dari langit.“Biar aku bantu,” katanya sambil meraih keranjang belanja Vivian.Vivian tersenyum tipis, pucat tapi tetap manis. “Kamu ini selalu pas muncul ya? Apa pekerjaanmu sebenernya?” tanyanya sambil berjalan pelan menyusuri jalan desa.“Ada urusan di sekitar sini,” jawab Stayrus dengan nada santai. “kebetulan lewat lalu bertemu kamu.”“Hmm, selalu kebetulan, ya?” Vivian tertawa kecil, batuk sedikit, lalu menunduk.Senyumnya tetap dipaksa cerah padahal matanya terlihat capek.Hari demi hari, pola itu terus berulang.Stayrus menemani Vivian belanja, ngobrol di jalan pulang, kadang hanya jalan di samping tanpa banyak kata. Untuk Stayrus, kedekatan kecil itu seperti hadiah, bahkan kalau itu hanya lima menit.Tapi keadaan Viv

  • Blue Flame   53. Skylume

    Di langit tertinggi, jauh di atas batas pandang manusia, berdirilah Skylume, sebuah negeri di atas awan. Awan-awan tipis melayang seperti sutra putih, memantulkan semburat keemasan yang tak pernah pudar.Sungai-sungai cahaya mengalir tenang di antara jembatan kristal, menciptakan gemericik lembut seperti denting piano. Di sana, para dewa berjalan sibuk lalu lalang mengemban tugas-tugasnya.Di puncak Skylum, pada sebuah menara yang berputar perlahan mengikuti alur waktu, tinggal seorang dewa yang tak pernah benar-benar beristirahat: Stayrus, sang Seer, penjaga takdir seluruh jiwa di bumi.Penglihatannya menembus lebih jauh dibanding siapa pun. Setiap benang takdir manusia berpendar di hadapannya, mengalir seperti ratusan ribu helai cahaya. Namun, ada satu benang, satu cahaya yang selalu membuatnya berhenti.Benang seorang gadis.Gadis itu hidup di bumi, di sebuah desa kecil yang terpencil. Ia hidup bersama keluarga angkatnya, keluarga yang seharusnya memberi kasih, namun justru membeba

  • Blue Flame   52. Penyelamat Misterius

    Rohana merasa seperti mengalami kelumpuhan tidur. Tubuhnya menolak bergerak, sementara sesak mencengkeram dadanya, seolah ada sesuatu yang menekan paru-parunya dari dalam. Napasnya terengah pendek dan dangkal, dan pandangannya mulai mengabur.Di balik kesadarannya yang menipis, matanya menangkap sesuatu, pintu kamar perlahan berderit terbuka, mengeluarkan suara lirih yang nyaris tak terdengar.Di ambang pintu berdiri sosok kecil yang sangat ia kenali. Samar-samar, cahaya redup berdenyut dari telapak tangannya, memancarkan sinar hangat yang menenangkan, menerangi ruang di sekitarnya dengan lembut.Rohana tak bisa bergerak, tetapi tatapannya terpaku pada makhluk kecil itu, berusaha memastikan apakah ini hanya mimpi atau kenyataan.Lalu, tepat di depan matanya, sesuatu yang luar biasa terjadi.Sosok kecil itu mulai berubah. Cahaya di tangannya menyebar ke seluruh tubuhnya, semakin terang hingga sepenuhnya menutupi bentuk aslinya.Dalam sekejap, sosok mungil itu menjelma menjadi seorang p

  • Blue Flame   51. Jebakan

    Langit tampak kelabu saat Rohana berjalan kembali ke penginapan, wajahnya tertutup keresahan yang sunyi. Setiap langkah terasa semakin berat, seakan pikirannya dipenuhi bayangan yang tak bisa ia singkirkan, kenangan yang melekat seperti bayang-bayang, mengikutinya dari gerbang istana hingga ke depan pintu penginapan.Begitu ia melangkah masuk, Stayrus mengangkat kepala dari tempatnya di dekat perapian. Ia tidak berkata apa-apa, tetapi tatapannya tertahan lebih lama dari biasanya, tajam dan menyelidik, seolah mencoba melihat menembus permukaan.Ada sesuatu yang tidak beres. Sesuatu yang lebih gelap melingkupi kehadiran Rohana seperti kabut. Tangan kecilnya mengepal perlahan, sebuah sumpah diam-diam untuk bertindak jika kegelapan itu benar-benar menampakkan wujudnya.Rohana, tanpa menyadari alarm sunyi yang telah ia picu, menaiki tangga sempit menuju kamar lotengnya. Gerakannya mekanis, seolah hanya mengikuti kebiasaan, bukan kesadaran. Ia merapikan bar

  • Blue Flame   27. Berevolusi

    Dean menyadari bahwa Rohana seolah tenggelam dalam dunianya sendiri. Gadis itu berdiri diam, menatap ke atas, matanya terpaku pada Jerry yang juga membalas tatapannya. Seolah ada sesuatu yang tak kasat mata menghubungkan mereka, sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar pertemuan biasa. Wajah Roha

  • Blue Flame   25. Pangeran Vampir

    Sang juru bicara bersiap, Ia mundur sedikit dari balkon, mengatur napas sebelum kembali berbicara dengan suara lantang yang menggema ke seluruh alun-alun istana. "Inilah pemimpin kita yang baru, Pangeran Sebastian, Kakak tertua dari kelima pangeran yang lain!" Sorak-

  • Blue Flame   24. Terompet Kerajaan

    Dean berjalan pulang ke penginapan malam itu, langkahnya jauh lebih lambat dibanding sebelumnya. Energinya terasa terkuras dengan cepat, seakan kekuatan asing yang tadi menguasai dirinya telah menghisap habis sisa-sisa tenaganya. Rasa letih menjalari tubuhnya, membuat setiap gerakannya terasa ber

  • Blue Flame   20. Keluarga Baru

    Raven menatap gadis kecil itu dengan penuh rasa ingin tahu sebelum akhirnya bertanya, "Siapa namamu?"Gadis itu mengangkat wajahnya, sorot matanya masih menyimpan kelelahan dan trauma yang belum sepenuhnya hilang. Namun, ada keteguhan di sana, sebuah tekad yang tidak bisa diabaikan."Rohana," jawab

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status