Broke Up With My Fiance Then Fucked My Brother's Best Friend

Broke Up With My Fiance Then Fucked My Brother's Best Friend

last update最終更新日 : 2026-05-02
作家:  Lily Robertsたった今更新されました
言語: English
goodnovel18goodnovel
10
3 評価. 3 レビュー
254チャプター
9.5Kビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Contemporary

CEO

Badboy

Heir/Heirness

Forbidden Love

Love at First Sight

Weak to Strong

"I just want to ask you one question before you walk away Hailey. How loud do you think you'll scream when I fuck you”? My name is Hailey King, and I’m living a lie. I’ve hidden the truth from everyone including my own brothers just to keep what I do and who I really am a secret. It’s not that I want to lie, it's just that I don't have a choice. I thought I was holding it all together, thought I was strong until I saw Jayden Knight last New Year’s Eve. He stripped me bare—emotionally and physically. Jayden is everything I want but everything I know I can’t have. We’ve known each other most of our lives, but I’ve kept my distance since I turned eighteen, because I knew deep down he was dangerous to my carefully built façade. And I was right. After that night we spent together, I haven’t been able to stop thinking about him or how completely he ignited something in me I didn’t know still existed. Now, I crave Jayden like he’s a drug I can’t quit… and that one unforgettable night still haunts me. But I'm in for a surprise the next morning.

もっと見る

第1話

Chapter 1: Rekindling Old Flames

“Seratus juta! Saya lepas seratus juta!” seru seorang pria paruh baya lantang, menyebut harga untuk Kalea—putrinya yang kini menggigil ketakutan di belakang punggungnya.

Dion sudah gelap mata. Tumpukan utang akibat keranjingan judi online semakin mencekik. Semua jalan sudah buntu. Dia tak lagi tahu harus bagaimana menyelesaikan jeratan setan itu.

Segala yang dimilikinya telah habis. Rumah tergadai, harta benda ludes, pekerjaan pun hilang. Satu-satunya cara yang terlintas di pikirannya hanyalah mengorbankan Kalea. Putrinya sendiri.

“Bagaimana, Bos?”

Seorang pengawal berbadan besar yang berdiri di depan Dion menoleh pada tuannya. Dia sedikit membungkuk penuh hormat pada pria jangkung yang duduk bersilang kaki di kursi bersandaran tinggi.

Pria bertampang dingin itu tak segera menjawab. Matanya yang tajam melirik Kalea, yang terus berusaha menyembunyikan diri di balik tubuh ayahnya.

“Apa kelebihan putrimu, sampai berani-beraninya kamu datang padaku?” tanyanya dengan suara rendah namun menekan.

“Putri saya cantik, Tuan. Sangat cantik! Dan saya jamin seratus persen, Kalea masih segelan. Dia belum pernah disentuh lelaki mana pun. Masih suci. Pacaran saja belum pernah. Bonusnya, dia masih segar, masih muda, baru saja lulus SMA tahun ini. Dia pasti bisa memuaskan Anda.” Dion buru-buru menjelaskan, lalu menarik Kalea dan mendorongnya ke hadapan pria itu.

Dion tak ingin kesempatan ini hilang. Dia sudah bersusah payah menggunakan berbagai cara agar bisa bertemu langsung dengan pengusaha muda kaya raya bernama Hamish ini.

Baginya, tak ada orang yang lebih cocok untuk membeli Kalea selain Hamish. Bukan hanya karena uangnya tak berseri, tapi juga karena kegemarannya mengoleksi perempuan sudah terdengar ke mana-mana.

Kabar yang beredar, Hamish memiliki kediaman khusus berisi wanita-wanita simpanannya. Dion ingin Kalea menjadi salah satunya, agar kelak putrinya itu bisa berguna sebagai mesin uang.

“Aku tak yakin….” Hamish bersedekap, menilai Kalea. Gadis itu gemetar dengan pakaian sangat terbuka. Crop top tanpa lengan dan celana super mini, mengekspos kulit putih bersihnya.

Riasannya begitu mencolok. Bibirnya dilapisi lipstik merah terang, bedak tebal menutupi wajahnya, ditambah pemerah pipi yang tampak seperti bekas tamparan.

Hamish mendengkus. Senyum sinis muncul di bibirnya. Gadis di depannya jelas bukan seleranya.

Baginya, Kalea masih terlalu hijau. Apalagi usianya terlalu jauh dibanding dirinya yang sudah tiga puluh lima tahun.

Melihat ekspresi Hamish, sang pengawal langsung menyimpulkan.

“Pergilah! Bosku tidak suka anakmu!”

“Apa?” Dion terperangah.

“T-tapi… oh, Tuan! Lihatlah sekali lagi. Kalea cantik, tubuhnya bagus. Lihatlah!” Dion menarik tangan Kalea, berusaha melucuti pakaian putrinya.

“Jangan, Bapak! Jangan!” Kalea meronta dan menangis keras. Tapi Dion sudah tumpul rasa kemanusiaannya. Dia tak peduli, tak punya iba sedikit pun.

“Sudah kubilang! Berpakaian yang benar! Yang seksi! Tunjukkan tubuhmu pada Tuan Hamish!” Dion menggeram, memaksa melepaskan pakaian putrinya.

“Jangan, Pak!” Kalea meronta, terus melawan, hingga tanpa sengaja tangannya menampar wajah sang ayah.

“Kurang ajar kamu, Kalea!” Dion murka. Dia mendorong Kalea hingga jatuh tersungkur, lalu mengepalkan tangannya hendak memukul.

“Ampun, Pak! Jangan!” Kalea memohon dengan air mata bercucuran. Tubuhnya gemetar melihat tangan ayahnya yang siap menghantam.

Tepat sebelum tangan itu mendarat ke tubuhnya, Hamish tiba-tiba saja bersuara. “Berhenti!”

Tangan Dion langsung menggantung di udara.

“Berani-beraninya membuat keributan di tempatku. Kau kira siapa dirimu?” Hamish menggeretakkan gigi.

“A-ampun, Tuan!” Dion tersadar, lalu bersimpuh meminta maaf.

Hamish menghela napas kasar. Tatapannya berpindah ke Kalea yang menangis tersedu, memeluk dirinya sendiri.

“Jordi!” Hamish menoleh pada pengawal pribadinya, lalu memberikan kode lewat anggukan kepala.

Jordi mengangguk, lalu keluar. Tak sampai lima menit, dia kembali membawa sebuah paper bag cokelat. Saat Hamish mengayunkan dagunya, Jordi pun melemparkan paper bag cokelat itu ke lantai, tepat di hadapan Dion.

Bergepok-gepok uang di dalamnya pun terburai.

“Aku beli dia. Seratus lima puluh juta.”

Melihat itu, Dion tersenyum semringah. Wajahnya langsung berseri-seri saat dirinya berlutut dan mulai mengumpulkan uang yang berhamburan di lantai itu.

Saat Dion selesai mendapatkan uangnya, Hamish pun berkata, “Pergi, dan jangan pernah muncul lagi di hadapanku. Anakmu sudah jadi milikku. Jangan sekali pun mencarinya, atau kau akan menanggung akibatnya.”

“Hah? Ah! B-baik, Tuan! Baik!” balas Dion seraya cepat-cepat pergi. Tanpa menoleh, dia meninggalkan Kalea yang menangis gemetar.

Kalea beringsut. Wajahnya pucat saat Hamish berdiri menjulang di depannya. Dengan tangan gemetar, dia berusaha menarik celana pendeknya lebih ke bawah, sementara tangan lain menutupi bagian atas tubuhnya.

“A-ampun, Tuan,” ucapnya lirih ketika Hamish berjongkok dan menatapnya dengan begitu lekat.

Gadis itu memejam. Air mata jatuh membasahi pipinya. Dia sangat takut.

“Siapa namamu?” tanya Hamish.

“K-Kalea,” jawabnya terbata. Lidahnya kelu saking tak sanggupnya berhadapan dengan Hamish.

“Berapa usiamu?”

“D-delapan belas.”

Hamish menatapnya dalam. Dari dekat, dia melihat lebam samar di balik bedak tebal Kalea, juga di beberapa bagian tubuh.

“Jangan menangis, Lea.”

Kalea tertegun mendengar panggilan yang Hamish gunakan untuknya. 

Lea... ah, dia sangat merindukan panggilan itu. 

Sejak ibunya meninggal, tak ada lagi yang memanggilnya begitu.

Perlahan, Kalea membuka mata, memberanikan diri menatap Hamish. Dan di saat itulah, dia terpana. Baru kali ini dia melihat wajah pria itu dengan jelas. Kontur tegas, hidung mancung, dan sepasang iris cokelat terang.

Jadi, dia yang bernama Tuan Hamish….

Pria itu tampan dan berkarisma. Tak heran banyak wanita rela menyerahkan diri padanya.

“Jangan takut. Aku bukan monster.” Hamish menatap tubuh Kalea yang masih gemetar. Dia melepas jasnya, lalu menyodorkannya.

“Pakailah. Tutupi tubuhmu.”

Dengan takut-takut, Kalea menerima jas itu, lalu memakainya. Aroma parfum maskulin dengan sentuhan woody dan musk langsung menyergap inderanya.

“Aku ada meeting jam dua dengan orang pertambangan. Panggil asistenku dan siapkan mobil,” perintah Hamish.

“Baik, Tuan,” jawab Jordi sambil mengeluarkan ponsel untuk menghubungi seseorang.

“Oh iya, Tuan…”

“Apa?” Hamish menoleh singkat.

“Kalea. Maksud saya, Nona Kalea… Anda akan tempatkan di kediaman yang mana?”

“Di dapur.”

“D-dapur?” Jordi terkejut.

“Ya. Suruh saja dia jadi tukang cuci piring, atau apa pun terserah.”

“Bukan untuk dijadikan wanita…?” Ucapan Jordi menggantung.

Hamish berdecak pelan.

“Aku tak berminat. Dia terlalu muda. Terlalu polos. Aku membayarnya hanya karena kemanusiaan. Kalau tidak, ayahnya pasti tetap menjualnya, dan mungkin hidupnya akan berakhir jauh lebih buruk.”

Jordi terdiam, lalu mengangguk paham. Diam-diam dia melirik majikannya, menyimpan rasa heran. Tak pernah disangka, di balik sikap dingin itu, Hamish masih menyimpan secuil rasa iba pada orang asing.

Hal ini pun membuat Jordi bertanya-tanya, apa… hubungan Kalea dan Hamish hanya akan berhenti sebatas majikan dan pelayan saja?

Dengan alis tertaut, Jordi membatin, ‘Rasanya … tidak akan sesederhana itu ….

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

レビュー

Mia Kent
Mia Kent
I LOVEE this book. I'm completely hooked. Please ... keep updating more chapters author!!
2026-03-05 00:28:05
0
0
Lala
Lala
118 chapters as of 10.18.2025 How often is this updated?
2025-10-19 09:40:54
1
1
Victory Nilla Richards
Victory Nilla Richards
I Love This Book!. Hailey seems calm but she's a backbone and doesn't accept bullshit. Please keep updating ...️...️...️
2025-10-07 05:07:42
0
0
254 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status