แชร์

47. Rencana Reza Gagal Total

ผู้เขียน: Zemira Fortunatus
last update วันที่เผยแพร่: 2026-01-30 09:43:45

Di sisi lain Kota Jakarta,

Pagi itu, Reza duduk di salah satu meja di kafetaria kampus. Dia memilih area yang strategis, tempat di mana dia bisa dengan mudah melihat siapa saja yang datang dan pergi. Reza telah merencanakan hari ini dengan matang. Dia ingin mengungkapkan perasaannya kepada Septin, gadis yang diam-diam telah mencuri hatinya.

Reza pun berbicara kepada dirinya sendiri,

"Hari ini adalah hari yang tepat. Aku sudah menunggu cukup lama untuk mengungkapkan semuanya kepada Septin."

Rez
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    100. Bahagia Bersama Keluarga

    Perayaan ulang tahun Abed dan Alice,Pagi Sabtu yang cerah, suasana di Tamani Kids Café, Kemang, Jakarta Selatan terasa meriah. Balon-balon berwarna cerah dan dekorasi penuh warna menghiasi seluruh sudut ruangan, menandai perayaan ulang tahun bersama Abed Mosha yang genap berusia lima tahun dan Alice Mosha yang merayakan ulang tahunnya yang ke tiga tahun.Meja-meja dipenuhi dengan berbagai macam makanan dan kue yang menarik perhatian, sementara di tengah ruangan terdapat kue ulang tahun besar berlapis tiga, dihiasi dengan karakter kartun favorit Abed dan Alice.Gideon dan Septin tampak sibuk menyapa para tamu yang mulai berdatangan. Keduanya tersenyum lebar, menikmati setiap momen kebahagiaan yang mengalir di tengah pesta tersebut."Selamat datang, Tuan Ronald, Nyonya Sera! Terima kasih sudah datang," sambut Gideon ketika salah satu koleganya memasuki ruangan bersama keluarganya.Tuan Ronald, yang datang bersama Nyonya Sera serta kedua anak mereka, Sebastian dan Rose, menjabat tangan

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    99. Welcome Home Baby Alice

    Dua tahun telah berlalu sejak kelahiran Baby Abed Mosha,Pagi itu, suasana di rumah Keluarga Mosha terasa hangat dan penuh kebahagiaan. Di ruang tamu yang luas dan elegan, Gideon terlihat sedang sibuk memastikan semua persiapan untuk menyambut kedatangan Septin, istrinya dan Baby Alice yang telah lahir beberapa saat yang lalu, sudah sempurna. Bunga-bunga segar menghiasi meja, dan balon warna pink dan peach bergantungan di sudut ruangan. Wajahnya tak henti-hentinya tersenyum sambil sesekali melihat ke arah Abed, putra sulungnya yang sedang asyik bermain dengan mainan mobil-mobilannya."Papi, kapan Mami dan adik bayi pulang ke rumah kita?" tanya Abed dengan mata berbinar-binar."Sabar, Nak. Sebentar lagi Mami dan adik Alice akan sampai," jawab Gideon lembut sambil mengelus kepala Abed, putra sulungnya. "Kamu senang ya punya adik perempuan?"Abed mengangguk dengan antusias. "Iya, Papi! Abed mau ajak adik main sama-sama nanti!"Gideon tertawa kecil melihat semangat putranya. "Ha-ha-ha

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    98. Kelahiran Baby Abed

    Sudah sebulan berlalu sejak Gideon dan Septin kembali dari bulan madu mereka di Finlandia. Masa-masa bulan madu itu terasa seperti mimpi indah yang tak berkesudahan, tapi kebahagiaan keduanya belum berhenti di situ. Ketika Septin mengetahui bahwa dirinya hamil, keduanya terkejut sekaligus bahagia. Sekarang, usia kandungan Septin sudah mencapai lima bulan, dan hari ini adalah hari yang mereka tunggu-tunggu yaitu pemeriksaan kehamilan di salah satu rumah sakit ternama di Jakarta.Pagi itu, Gideon izin dari kantornya, Mosha Corp, di mana dia menjabat sebagai CEO, agar bisa menemani Septin ke dokter kandungan. Di dalam mobil mewah mereka, suasana terasa tenang dan penuh harapan. Gideon mengemudi dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menggenggam tangan Septin yang duduk di sebelahnya.“Aku masih nggak percaya kalau kita akan punya bayi laki-laki, Sayang.” ucap Gideon, suaranya dipenuhi kegembiraan. “Rasanya seperti baru kemarin kita menikah, dan sekarang kita akan jadi orang tua.

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    97. Momen Di Danau Saimaa

    Pagi itu di hotel mewah mereka di Finlandia, sinar matahari pagi yang lembut menerobos masuk melalui jendela besar suite tempat Gideon dan Septin menginap. Setelah menghabiskan malam penuh cinta, keduanya memulai hari dengan suasana yang tenang dan damai. Kamar suite yang hangat dan nyaman menjadi saksi kebahagiaan mereka sebagai pasangan suami istri.Setelah mandi air hangat dan mengenakan pakaian santai, Septin melangkah ke meja sarapan yang sudah disiapkan oleh staf hotel. Sepiring roti panggang, buah segar, dan secangkir kopi panas menunggu mereka.“Mas, ini sarapan yang sempurna setelah malam yang panjang,” ucap Septin sambil tersenyum ke arah Gideon, yang sudah duduk di kursi berhadapan dengannya.Gideon tersenyum lebar, tatapan matanya penuh cinta saat dia mengambil secangkir kopi. “Kamu benar, Sayang. Oh ya, hari ini aku punya rencana yang lebih sempurna untuk kita.”Septin mengangkat alis, penasaran. “Rencana apa itu, Sayang?”Gideon meletakkan cangkir kopinya dan bersandar

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    96. Malam Yang Panjang

    Setelah seharian menikmati keindahan negara Finlandia yang begitu sangat memukau, Gideon dan Septin tiba di hotel mereka yang megah dan hangat. Hotel bintang lima itu terletak di tepian danau yang memantulkan kilauan cahaya bulan yang berpendar di langit malam. Embun malam yang lembut mulai jatuh di luar jendela kamar suite itu. Seolah-olah kehangatan memenuhi ruangan tersebut saat mereka masuk. Septin yang masih mengenakan jaket tebal tersenyum lelah namun bahagia sambil menatap pada Gideon.“Kamu capek, Sayang?” Gideon bertanya lembut sambil menurunkan ransel dari pundaknya.Septin mengangguk kecil. “Sedikit, Mas. Tapi aku sungguh sangat bahagia. Hari ini benar-benar luar biasa. Aku tidak percaya kita benar-benar ada di sini, di Finlandia, untuk bulan madu.”Gideon tersenyum lebar, lalu melangkah mendekat, menarik istrinya ke dalam pelukan hangatnya. “Aku juga, Sayang. Aku sangat senang dan bahagia bisa menghabiskan waktu ini bersamamu, di tempat seindah ini.”Mereka berdua berdir

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    95. Eksplor Finlandia

    Setelah waktu yang panjang dan penuh kemesraan di dalam kamar mandi hotel suite mewah mereka, Gideon dan Septin keluar dari kamar mandi dengan tubuh segar dan hati yang penuh kebahagiaan. Udara pagi di Kota Helsinki terasa semakin segar, dan matahari yang lembut bersinar menembus tirai jendela besar. Kamar suite tersebut dihiasi dengan gaya modern namun tetap memiliki sentuhan keanggunan Finlandia. Meja makan di dekat jendela telah dipersiapkan dengan sempurna untuk sarapan pagi."Aku sudah lapar. Ayo kita makan dulu, Sayang." ucap Gideon sambil menatap meja yang penuh dengan berbagai makanan khas Finlandia. “Iya, Mas. Perutku juga udah kosong banget, nih.” tutur Septin uang mulai kehabisan energi akibat aktivitas panasnya dengan Gideon, suaminya.Di atas meja makan, ada beberapa cupcake dengan topping buah beri lokal yang segar, jus buah yang dingin, serta beberapa gelas mocktail yang siap untuk dinikmati.Septin tersenyum lembut, menatap makanan di depannya. "Semua makanan ini te

  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    48. Sang Tuan Muda Yang Sangat Posesif

    Pagi itu, matahari baru saja mengintip dari balik horizon, menciptakan semburat jingga di langit timur. Burung-burung berkicau riang menyambut pagi, sementara udara sejuk menyelimuti rumah megah milik Tuan Muda Gideon. Di sebuah paviliun, Septin, pengasuh pribadi Tuan Muda Gideon, terbangun dengan

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-25
  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    50. Amarah Reza

    Di sebuah markas rahasia yang tersembunyi di bawah tanah, suasana mencekam menyelimuti ruangan besar dengan dinding beton kasar dan cahaya redup dari lampu neon yang berkedip-kedip. Di tengah ruangan, terdapat meja besar dengan berbagai alat-alat untuk menunjang kekerasan tergeletak berantakan di a

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-25
  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    52. Kekhawatiran Septin Dan Para Maid

    Pulang dari Sentul, Gideon pun melangkah ke dalam rumahnya. Dia segera masuk ke dalam lift yang akan membawanya ke lantai empat rumahnya. Lukas dan Petrus juga telah kembali ke apartemen mereka.Semua persiapan untuk pertandingan balap mobil tersebut telah dipersiapkan dengan baik oleh Gideon dan t

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-25
  • CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA    46. Siasat Gideon

    Siang hari pun tiba,Cahaya matahari mulai menerobos jendela besar di paviliun, memantulkan kilauan hangat di lantai marmer yang telah dipoles bersih. Septin menatap arlojinya, memastikan bahwa dia tidak terlambat. Gadis itu telah menyelesaikan urusannya dengan Tuan Muda Gideon, dan sekarang saatn

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-24
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status