Share

BAB 5 BANG NUGIE*

Author: Jemyadam
last update Petsa ng paglalathala: 2020-11-26 16:45:46

"Dasar kucing sultan, kamarpun sampai bersebelahan dengan tuan rumah," gumam Alex setelah ditinggal sendiri.

Nama kucingnya Moci, kucing betina jenis persia berambut panjang. Alex pikir laki-laki akan lebih suka memelihara jenis kucing bengal yang lorengnya maskulin. Moci memang jenis kucing manja yang memerlukan perawatan khusus dan harus selalu berada di ruang ber AC supaya bulunya tidak rontok.

"Pus ... pus ... " Alex mendekatinya pelan-pelan tapi untung kucingnya sangat jinak mengemaskan karena langsung mau bergelung di lengan Alex.

"Pasti Bocil akan senang jika kukenalkan denganmu." Bisa Alex bayangkan bakal secantik apa kucing kaya itu di mata Bocil kucingnya Bang Nugie yang biasanya cuma bergaul dengan betina kampung.

Alex segera menyiapkan makan Moci karena masih harus buru-buru ke sekolah. Alex menimbang makanannya dan memperhatikan baik-baik makanan yang mana boleh di makan hari Senin. Alex juga memberi vitamin dan memastikan kucing itu makan sesuai takaran sampai habis baru bisa dia tinggal.

Alex mengikuti semua catatan yang ditinggalakan oleh Pak. Haris. Dari tulisan tangannya yang sangat rapi Alex jadi kembali membayangkan kira-kira seperti apa dan berapa umur Pak. Haris, karena dari tadi Alex tetap tidak melihat satu fotopun di rumah besar itu.

Alex juga ingat untuk meninggalkan catatan di meja karena tadi Pak. Haris juga berpesan jika ada apa-apa yang perlu disampaikan. Sebenarnya Alex bisa langsung mengirim pesan, tapi Alex pikir Pak. Haris orang sibuk dia tidak mau mengganggunya dengan pesan tidak penting. 

Setelah menunggu Moci menghabiskan makanannya Alex segera menulis pesan pada kertas memo di meja.

[Saya sudah menakar makanan dan menunggu Moci menghabiskan makanannya]

 Alex langsung pulang berpamitan pada Pak Sarif dan mengatakan akan balik lagi nanti jam empat sore.

Alex kembali mengayun sepedahnya untuk pulang ke rumah karena harus bersiap pergi ke sekolah. Setengah jam lagi Jefry akan menjemputnya, Jefry tidak boleh tahu jika Alex bekerja sebagai pengasuh kucing atau rencana hadiah kejutanya akan gagal. Waktu mereka jalan-jalan di mal dua bulan lalu Jefry sempat menunjuk jam tangan yang ingin dia beli jika nanti punya uang.

"Bagaimana pekerjaanmu?" tanya Bang Nugie yang kebetulan juga belum pergi ke bengkel.

"Sudah beres Bang!" enteng Alex sambil melenggang masuk ke dalam rumah.

"Seperti apa orangnya?" ternyata Bang Nugie juga ikut penasaran.

"Aku belum bertemu Bang, tadi cuma ada satpam."

"Abang penasaran siapa yang punya rumah gedong segede itu?"

"Ya, Bang, rumahnya juga mewah banget pas masuk ke dalam dan tidak ada siapa-siapa. Pak. Haris cuma tinggal sendiri sama kucing, katanya juga jarang ada di indonesia. Mungkin dia duda, tanpa anak yang juga sudah ditinggal mati istrinya." Alex mulai bergosiup.

"Semoga kau benar-benar digaji tiga juta sebulan!"

"Jangan bilang-bilang Jefry kalau aku kerja ya, Bang!"

"Kenapa lo sayang banget sama anak manja itu." Bang Nugie kurang sukan dengan Jefry karena sering banyak alasan tapi anehnya Alex selalu percaya.

"Itung-itung Jefry sudah ukut ngeringanin beban Bang Nugie buat bayar ongkos angkutanku pulang pergi ke sekolah."

"Kalau gitu mendingan lo pacaran aja sama tukang ojek!"

"Emang Abang mau adiknya pacara sama tukan ojek?" Alex langsung meringis nyeri.

"Abang lebih suka kalau kamu gak usah pacaran dulu, sekolah aja yang bener dari pada cuma boncengan ke sana kemari ngabisin bensin yang disubsidi negara."

"Alex sudah tujuh belas tahun Bang, masak suruh jomblo terus kayak abangnya."

Gantian bang Nugie yang berdesis kemudian melempar kain lap motor ke arah adiknya.

"Emang Abang jomblo, kan?"

Sebenarnya Alex tidak serius mengejek abangnya, Alex juga tahu Bang Nugie seperti itu karena merasa masih memiliki tanggung jawab untuk mengurus ibu dan adiknya. Bang Nugie tetap kakak laki-laki ter 'the best' buat Alex meski dia gak pernah ngomong.

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Noerfitri
Ter the best Bang Nugie…
goodnovel comment avatar
kinoynoy40
ini kapan lanjutnya thor?
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 24 PULANG

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 23 SEASON 2 (SETELAH MENIKAH)

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 21 LOVE

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 21 ME

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   20 ALEX AND HARRIS

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 19 COPY

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede. "Jangan lupa kasih makan si Bocil!" Bang Nugie teriak lagi. Bocil itu kucing peliharaannya Bang Nugie tapi lebih banyak adiknya yang disuruh ngurusin. Buang kotoranya dan memberimakan setiap pagi. Setelah hampir satu jam Alex baru turun dari tempat tidurnya, cuci muka gosok, gigi, kemudian buru-buru ingat untuk memberimakan kucingnya Bang Nugie. Kucing pesek berpipi gembul itu langsung berputar-putar di kaki Alex yang baru turun dari tangga. "Sabar, aku aja belum sarapan!" Alex mulai mengomel sambil membuka kaleng makanan kucing. "Aduh, kebanyakan!" tapi sudah terlajur Bang Nugie gak bakalan tahu jadi abaikan saja.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 7 DIBERI BONUS*

    "Kakimu sudah sembuh?" tanya pak Sarif keesokan paginya ketika Alex kembali datang. "Sudah mendingan Pak." Pagi ini Alex juga harus kembali membawa kucingnya pulang karena proses kawinya sudah berhasil. Tadi pagi Pak. Haris juga kembali mengirim video kucing mereka yang kembali kawin menjelang pagi.

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 9 ABANG SAKIT

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Ba

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 8 TUAN YANG BAIK

    Sore itu Alex bermain dengan Moci di taman sekitar rumah. Dengan iseng Alex menguncir bulu lebat Moci dengan pita kecil yang Alex cabut dari ikat rambutnya."Kucing mahal memang lebih cantik!" Alex memperhatikan hasil pekerjaannya kemudian mengambil beberapa foto untuk dia pasang sebagai wallpaper di

  • CINTA DATANG TAK TERDUGA   BAB 14 PERNIKAHAN BANG NUGIE

    CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Ba

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status