Share

BAB 43

Author: Ede Thaurus
last update Huling Na-update: 2025-12-22 09:15:31

Dia sedang menuju kesini? Aku memeriksa waktu dan sangat terkejut melihat ini bahkan sudah lewat tengah malam. Apa yang dia lakukan?

[Ini sudah terlalu larut. Apa tidak bisa besok saja?] balasku bingung.

[Aku akan tiba 8 menit lagi, sebaiknya kau bersiap untuk keluar.]

Alex seperti tidak memedulikan pertanyaanku. Sial!

Aku segera memasukkan headset dan MP3 player milik Alex ke dalam sebuah plastik, lalu memasukkan telepon genggamku ke kantong celana dan keluar dari kamarku dengan mengendap-e
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 50

    "Kenapa? Apa alasannya? Apa ada rahasia yang kau sembunyikan tentang Tuan George?" cecarku penasaran.Alex mengangguk pelan."Ada sesuatu yang seharusnya tidak kuberitahukan kepada siapapun," jawabnya lemah.Aku diam saja, menunggu Alex mengatakan sesuatu. Aku takut kalau memaksa malah akan membuatnya merasa tertekan."Tuan George, dia ...."Alex kembali diam, lalu menutup wajah dengan kedua tangannya. Sepertinya hal yang ingin dia sampaikan begitu berat hingga dia terus berusaha menundanya."Katakan saja kalau mau katakan! Kalau takut, antarkan saja aku pulang, dan tidak usah mengatakan apapun," ucapku tidak tahan lagi."Bukan begitu, hanya saja ... Tapi berjanjilah kepadaku kalau kau tidak akan mengatakannya kepada siapapun juga!""Apa ini Alex? Rahasia apa yang sebenarnya kau simpan?""Berjanjilah! Maka aku akan mengatakan semuanya."Aku terlalu penasaran, jadi aku berjanji akan menyimpan rahasia yang akan dia katakan."Tuan George tidak menyukai wanita, dia adalah penyuka sesama j

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 49

    "A ... apa?" tanyaku tergagap karena kaget."Maaf, seharusnya saya menjelaskan dulu sebelum bertanya. Saya ingin anda melukis beberapa tempat di rumah ini. Kalau anda setuju, saya ingin mengundang anda untuk tinggal di sini sementara, sampai anda menyelesaikan pekerjaan anda," jelasnya dengan tenang.Lucunya dia sama sekali tidak terlihat mesum atau memiliki niat buruk di balik pertanyaannya. Aku mulai meragukan diriku. Apakah aku sudah terlena dengan pesona George atau dia memang pria baik yang sedang di fitnah?"Anda tidak harus menjawabnya sekarang. Pikirkan saja dulu. Untuk bayarannya saya akan memberikan berapapun jumlah yang anda minta. Saya akan mulai dengan dua kali lipat dari jumlah saat ini, tapi anda boleh meminta lebih dari itu."Bayaran yang sekarang aku terima saja sudah cukup besar, hingga aku bisa membayar sebagian hutang ayahku dan membuat kami setidaknya bisa bernapas sejenak. Kalau dia membayarku dua kali lipat, maka itu bisa melunasi seluruh hutang ayahku dan memb

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 48

    Aku terbangun dengan kepala berat dan pusing. Aku yakin ini karena aku menangis semalaman. Entah apa yang kutangisi, tapi rasanya dadaku sangat berat dan hatiku nyeri. Rasa kesepian, sedih dan marah bercampur menjadi satu.Aku kembali memeriksa telepon genggamku, selain pesan terakhir Alex yang tidak kubalas itu, ada beberapa panggilan tak terjawab dan pesan dari Sissy.[Ada apa denganmu? Kau langsung mematikan teleponmu dan tidak dapat kuhubungi. Kalau kau membaca pesan ini, segera telepon aku. Ada hal penting yang harus aku sampaikan.]Ada apa ini? Tumben Sissy menghubungiku sebanyak ini dan mengirimkan pesan seperti ini. Aku segera meneleponnya."Kau dari mana saja? Kenapa tidak mengangkat teleponmu, setelah menjawab panggilanku dengan aneh?" teriak Sissy begitu panggilanku terhubung."Ada apa?" tanyaku dengan malas. Aku tidak merasa perlu menceritakan apa yang terjadi semalam."Aku punya berita penting!" seru Sissy terdengar kecewa."Aku tidak tertarik," jawabku pelan."Jangan tut

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 47

    Aku segera melirik Alex yang tampak canggung."Maaf, aku tidak boleh mengatakan apapun tentang film yang belum diliris," jawab Alex sambil menggelengkan kepala."Baiklah, maafkan aku karena sangat penasaran dan sangat bersemangat melihat kau dan Cassandra kembali ke layar lebar bersama.""Tidak apa-apa," jawab Alex sambil melirikku sekilas.Suasana hatiku tiba-tiba berubah, apa aku cemburu membayangkan Alex dan Cassandra akan berciuman? Itu hanya adegan dalam film, maksudku banyak aktor yang sudah menikah juga melakukannya, jadi kenapa aku harus cemburu?Tapi setahuku Alex tidak pernah melakukan adegan seperti itu dan kali ini dia akan melakukannya pertama kali dengan Cassandra? Bagaimana kalau ciuman itu membuat Alex jatuh cinta? Bagaimana ...."Ruth!" teriak seseorang sambil memukul lenganku."Ah, ya?" sahutku kaget."Ada apa? Kenapa kau tiba-tiba melamun? Ayo, duduklah di sini, di sampingku. Banyak hal yang harus kita bahas."Aku tersenyum pada wanita yang pernah menjadi temanku be

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 46

    Aku segera membereskan peralatan melukisku begitu jam menunjukkan pukul 5. Aku masih harus membersihkan diri dan berganti pakaian sebelum Alex datang menjemputku."Anda sudah selesai, Nona?" tanya Tuan George yang tiba-tiba muncul."Maaf Tuan, saya belum selesai. Tapi masalahnya saya ada janji malam ini. Jadi, apakah boleh besok saya datang lagi untuk menyelesaikan lukisannya?""Tentu saja. Tidak perlu terburu-buru. yang penting hasilnya bagus," jawab George sambil mengangguk.Setelah berbincang basa-basi sedikit, aku segera membersihkan diri dan mengirimkan pesan kepada Alex dan memberi tahu Alex kalau aku sudah selesai.[Aku akan tiba dalam beberapa menit dan kita bertemu di depan rumah Tuan George.] Aku kembali tersenyum membaca pesan balasan dari Alex."Sepertinya anda akan melakukan sesuatu yang menyenangkan," ucap George membuatku terkejut."Ya," jawabku singkat."Mengenai bayaran anda, bagaimana anda mau saya membayar? Apakah anda mau uang tunai atau transfer?"Kali ini senyum

  • Cerita Cinta Sang Janda Muda   BAB 45

    "Kau senang? Kenapa?" tanyaku dengan perasaan yang tidak kumengerti."Aku pikir, semuanya sudah berakhir di antara kita. Aku pikir akhirnya kau bersama pria yang seharusnya, cinta pertamamu. Sejujurnya, aku cemburu dan sakit hati melihatmu bersama Bram. Aku ... aku masih menginginkanmu."Aku hampir memeluknya dan berteriak mengatakan kalau aku juga menginginkannya. Aku tidak pernah mencintai Bram dan dia bukan cinta pertamaku. Tapi masih ada hal yang membuatku menahan diri, untuk mengungkapkan semua isi hatiku yang sebenarnya."Kenapa? Bukankah kau sudah menjalin hubungan dengan Cassandra? Semua orang di negara ini tahu kalau kau adalah kekasih Cassandra.""Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan Cassandra. Penggemar kami memang selalu menjodohkan kami dan agensi pun memaksa kami untuk selalu tampil bersama untuk mempromosikan film yang kami bintangi. Tapi itu hanya sekedar pekerjaan, setelah semuanya selesai para penggemar juga akan melupakannya.""Tapi Cassandra mengumumkan di sos

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status