Share

Bab 65

Penulis: Zafar_Zahra
last update Tanggal publikasi: 2026-04-09 11:30:26

Malam resepsi pun berlangsung meriah. Semua. tamu menyadari, meskipun mereka sepupu, namun cinta yang terpancar dari tatapan keduanya adalah sesuatu yang tulus dan tak terbantahkan.

Setelah keriuhan pesta pernikahan perlahan mereda, suasana rumah yang tadinya ramai kini berganti dengan keheningan yang menenangkan. Kamar pengantin mereka telah dihiasi sedemikian rupa. Ada kelopak bunga mawar merah yang ditaburkan di atas ranjang membentuk love.

Raiyan masuk ke dalam kamar setelah memastikan ta
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 65

    Malam resepsi pun berlangsung meriah. Semua. tamu menyadari, meskipun mereka sepupu, namun cinta yang terpancar dari tatapan keduanya adalah sesuatu yang tulus dan tak terbantahkan. Setelah keriuhan pesta pernikahan perlahan mereda, suasana rumah yang tadinya ramai kini berganti dengan keheningan yang menenangkan. Kamar pengantin mereka telah dihiasi sedemikian rupa. Ada kelopak bunga mawar merah yang ditaburkan di atas ranjang membentuk love. Raiyan masuk ke dalam kamar setelah memastikan tamu terakhir pulang. Ia mendapati Zahra yang sedang duduk di tepi ranjang, masih mengenakan gaun pengantinnya namun sudah melepas beberapa hiasan kepala yang terasa berat. Wajahnya tampak sedikit lelah namun tetap memancarkan kecantikan yang luar biasa di bawah temaram lampu kamar. "Capek, ya?" tanya Raiyan lembut sambil berjalan mendekat, lalu duduk di samping sang istri. Zahra menoleh dan tersenyum tipis. "Lumayan, bang." Raiyan menatap lekat manik mata Zahra. Lantas ia meraih kedua tangan i

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 64

    Sudah sebulan lamanya sejak hubungan mereka terungkap di depan ayah Zahra. Tak disangka, restu mengalir begitu saja dari seluruh keluarga mereka. Mereka menyadari bahwa ikatan antara Zahra dan Raiyan bukan sekadar cinta monyet, melainkan perasaan yang sangat dalam. Status mereka sebagai saudara sepupu pun tak menjadi penghalang bagi keluarga untuk memberikan lampu hijau menuju pelaminan. Sore itu, suasana kantor masih cukup ramai saat Raiyan menghampiri meja Zahra. Tanpa canggung, ia menggandeng tangan Zahra, mengajak kekasihnya untuk fitting baju pernikahan. Acara yang dinanti tinggal menghitung minggu, dan Raiyan seolah enggan melewatkan satu detik pun tanpa menyentuh jemari calon istrinya. "Lepasin, bang. Malu dilihat banyak orang, nanti mereka mikir macam-macam," bisik Zahra setengah panik saat menyadari tatapan penuh selidik dari para staf yang berpapasan dengan mereka. Raiyan justru semakin mempererat genggamannya, seolah santai dengan situasi saat ini. Biarin, sayang. Kan me

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 63

    "Nggak usah repot-repot antar aku pulang, bang. Nanti kalau ada yang lihat gimana?" tans Zahra gelisah. Ia melirik keluar jendela mobil, memastikan tidak ada rekan kantor yang melihatnya masuk ke mobil sang bos. Matahari di luar sudah mulai meredup, menyisakan semburat oranye yang masuk ke sela kaca. "Emangnya salah kalau antar pacar sendiri?" Raiyan menyahut santai sambil memasang sabuk pengaman, siap untuk menghidupkan mesin. "Ya, bukan gitu... terus motor aku gimana, bang?" "Motor kamu aman, sudah ada yang urus," potong Raiyan telak, membuat Zahra akhirnya menyandarkan punggungnya dengan pasrah. Hari ini adalah hari pertama Zahra bekerja, dan secara ajaib ia langsung ditempatkan sebagai sekertaris pribadi Raiyan. Alasan pria itu cukup sederhana, dia tidak mau jauh-jauh dari pacarnya. "Btw," suara Zahra memecah keheningan, "soal ucapan Abang tentang nikah tadi, itu cuma bercanda, kan?" Mobil yang baru saja bergerak perlahan itu tiba-tiba berhenti. Raiyan menginjak rem, lalu me

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 62

    "Saya percaya dengan kinerjamu, Zahra," ucap pria itu pelan. Kali ini suaranya terdengar berbeda. Perlahan kursi kerja itu berputar. Begitu wajah sang manajer terlihat sepenuhnya, dunia seolah berhenti berputar bagi Zahra. Napasnya tertahan di tenggorokan. Sosok yang bertahun-tahun menghilang tanpa kabar, kini berada jelas di depan matanya. "Kamu?" suara Zahra bergetar hebat."Pria itu tersenyum tipis, tatapannya melembut hingga ke sudut matanya. "Iya. Ini aku, sayang." "Bukannya kamu di kampung? Kok bisa ada di sini?" tanya Zahra, masih berusaha untuk mengumpulkan kesadarannya. "Dulu aku memang dipaksa pulang kampung. Tapi setelah dua tahun di sana, aku memutuskan kembali untuk mengambil alih perusahaan ayah," jawab Raiyan sambil beranjak dari kursinya. Ia melangkah mendekat, matanya tak lepas menatap wajah Zahra yang semakin cantik. "Kamu nggak pernah berubah, sayang. Kamu jauh lebih cantik..." Zahra membuang muka ketika mendengar pujian dari Raiyan, perempuan itu mencoba untu

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 61

    ~ Beberapa Tahun Kemudian...“Selamat ya sayang, akhirnya kamu sudah jadi sarjana,” kata Fatim sambil memeluk tubuh putrinya. Ia bangga sekali dengan anak semata wayangnya ini.Zahra diam, ia sama sekali tak membalas pelukan sang ibu. Ia masih kecewa dengan keluarganya. Sudah bertahun-tahun lamanya ia sama sekali tak mendengar kabar Raiyan. Selama bertahun-tahun juga ia terus merindukan sosok lelaki itu.“Selamat ya nak. Nenek bangga sama kamu.”Satu persatu keluarganya memberikan ucapan selamat kepada Zahra. Namun ucapan itu hanya dibalas seperlunya saja oleh perempuan itu. ‘Bang, aku udah lulus kuliah. Sekarang abang gimana kabarnya? Apa di sana abang masih ingat aku?’ batin Zahra.“Lupakan Raiyan, nak. Dia udah bahagia sama pendamping hidupnya,” kata Faisal kepada sang anak.Mendengar kata pendamping hidup, Zahra menatap Faisal dengan ekspresi serius. “Maksud Papa bang Raiyan udah nikah? Gitu?”Tanpa ragu Faisal mengangguk. “Iya. Dia udah bahagia sama pilihan hidupnya. Jadi kamu ju

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 60

    ~ Satu Tahun Kemudian...Sudah satu tahun lamanya Zahra dan Raiyan menjalin hubungan di belakang keluarganya. Selama itu juga hubungan keduanya begitu romantis dan saling mendukung satu sama lain. Saat ini seperti biasa, mereka sedang berjalan di taman sambil bergandengan tangan. Mereka terlihat berbahagia sambil menikmati pemandangan di sore hari.Namun, tanpa mereka berdua sadari, ada seseorang yang terus mengawasinya dari jarak lumayan jauh. Orang itu mengamati Raiyan dan Zahra yang sedang tertawa bersamaan. Entah apa tujuannya mengikuti sepasang kekasih itu.“Bang, kok aku ngerasa kalau kita lagi diikuti orang?” tanya Zahra yang peka dengan suasana di sekitar. Perempuan itu terus mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Berharap ia bisa menemukan orang yang mengintainya.Raiyan melihat sekeliling. Memastikan ucapan Zahra benar atau tidak. Tak ada yang aneh, semuanya normal. “Nggak ada apa-apa kok. Mungkin cuma perasaanmu aja,” katanya lalu menyuruh Zahra untuk melanjutkan perjalana

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 51

    “Ngapain ngelamun, hm? Bukannya kamu happy karena udah terbebas dari Nandra? Kok ini malah sedih?” tanya Raiyan sambil duduk di samping gadis itu yang sedang menundukkan kepalanya.“Di usiaku yang masih muda ini, aku sudah menyandang status janda, bang. Aku nggak nyangka

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 50

    “Sekarang kamu istirahat dulu. Jangan banyak pikiran. Abang tau kalau selama ini kamu kurang istirahat kan?” ujar Raiyan dengan lembut kepada Zahra.Zahra tak menjawab. Pandangannya kosong. Seakan dunianya berhenti. Ia tak semangat untuk hidup. “Apa aku mati aja? Kebahagi

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 49

    Sementara Raiyan, pemuda itu mendekati Zahra dan duduk di samping gadis itu. Mengusap lembut telapak tangan yang terasa dingin itu. “Zahra, ayo pulang,” ajak Raiyan, nada bicaranya lembut.Zahra tak menjawab. Pandangannya kosong. Kata-kata Nandra dan Triani masih teriang-iang dibenaknya. “Gue harus

  • Cinta Tanpa Isyarat    Bab 48

    Zahra yang semula diam menyimak, kini gadis itu bergerak maju dan tanpa aba-aba tangan mungilnya mendarat tepat di pipi kanan Nandra. “Jawab! Apa benar kata ayah kalau kamu yang merencanakan ini semua?” ujarnya dengan bara api yang sudah mulai menyala.“Iya. Ini semua rencana gue. Dari awal gue pen

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status