Share

Bab 727

Author: Sierra
Morgan pergi?

Dia pergi begitu saja?

Morgan berjalan ke pintu dan membuka pintu kamar.

Di luar pintu, berdiri seorang wanita muda yang cantik. Wanita itu terkejut begitu melihat Morgan. Wajahnya langsung memerah, "Pak ... Pak Morgan."

Morgan menatap wanita itu. "Kamu tahu aku?"

"Seluruh ibu kota pasti tahu Pak Morgan. Tentu saja aku juga tahu Pak Morgan. Hanya saja, Pak Morgan pasti nggak tahu siapa aku."

Wanita ini diminta kemari oleh Vero, jadi dia sudah tahu tujuan kedatangannya. Tentu saja, dia datang untuk melayani pria.

Pria yang punya hubungan dengan Vero pasti bukan orang sembarangan. Setidaknya, pasti kaya atau memiliki kedudukan tinggi.

Wanita itu sudah merasa antusias sejak datang barusan. Namun begitu melihat Morgan, dia langsung terkejut dan merasa sangat beruntung. Dia sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa pria yang akan dilayani olehnya malam ini adalah Morgan.

Morgan tentu bisa membaca pandangan penuh harapan di mata wanita itu. Dia sedikit tersenyum dingin. "Kala
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 744

    Setelah berkata begitu, Hendro berbalik dan pergi.Vero memanggilnya, "Pak Hendro ...."Saat itu, Morgan berkata, "Hendro!"Hendro berhenti sejenak. "Paman Morgan, ada apa?"Morgan menjawab, "Karena kamu nggak mau menikahi anakku, aku nggak akan memaksamu. Tapi, saat janji pernikahan antara Keluarga Jamil dan Keluarga Yale disepakati, ada surat perjanjian pernikahan yang ditandatangani bersama. Kamu bawa surat pernikahan itu kemari dan robeklah, maka kedua keluarga kita akan secara resmi membatalkan janji pernikahan ini."Hendro mengangguk. "Oke!"Hendro pun bergegas pergi."Hendro!" Hana merasa pusing karena marah. "Ayah, Ibu, sekarang aku harus gimana? Hendro nggak mau aku lagi!"Vero menatap ke arah Morgan. "Apa yang terjadi? Pak Hendro nggak suka sama Hana?"Morgan mengangguk. "Ya, Hendro nggak menyukai anak kita, Hana.""Pak Hendro nggak suka sama Hana. Kalau begitu, dia suka siapa? Dari sikapnya, sepertinya dia menyukai orang lain."Hana langsung menjawab, "Bu, kamu mungkin belum

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 743

    Hendro terdiam sejenak dan merasa sedikit bersalah. Namun, dia datang bukan untuk mendengarkan percakapan romantis.Morgan bahkan sudah menjalani hidup bahagia dengan istrinya. Sementara itu, dia dan Wenny sudah terpisah selama tiga tahun, tetapi hingga kini dia masih belum juga bermesraan dengan wanita itu!Hendro memberi tahu, "Paman Morgan, Bibi Vero, aku datang ke rumah Keluarga Yale untuk membicarakan sesuatu!""Hendro, kenapa kamu datang?"Saat itu, Hana datang menghampiri mereka.Hana yang sebelumnya berada di dalam kamar langsung berlari keluar setelah mendengar suara Hendro."Hendro, kamu datang tepat waktu. Sekarang, ibuku sudah pulang. Orang tuaku ada di sini. Ayo, kita bicarakan tanggal pernikahan kita. Kapan kamu akan menikahiku?" tanya Hana sambil merangkul lengan Hendro dengan ceria.Vero melihat ke arah Hendro. "Pak Hendro, kamu dan Hana sudah dijodohkan sejak kecil. Sekarang, kalian berdua sudah nggak muda lagi. Sudah waktunya untuk menikah dan memulai hidup bersama. B

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 742

    "Ranjang yang dibeli sesuai keinginanku? Oh, jadi kamu memang sudah berniat membawaku ke ranjang ini?"Morgan menunduk untuk menatap wajah cantik Vero yang sedang merona. "Kamu adalah istriku. Memuaskan kebutuhan suami adalah kewajibanmu!"Vero kehabisan kata-kata.Vero merasa terharu karena Morgan benar-benar mengusir Tamara. Sebab, dia tahu bahwa suaminya adalah pria yang setia dan penuh perasaan. Dia mengusir Tamara hanya karena ingin kembali bersamanya. Pria itu sudah mengalah berkali-kali deminya.Sekarang, Vero merasa harus berubah dan mendekat ke arahnya.Pernikahan memang perlu diusahakan. Mereka berdua sudah tidak muda lagi sehingga tidak ada gunanya membuang-buang waktu.Morgan pun menunduk dan mencium pipinya.Vero buru-buru mendorongnya. "Morgan, apa yang kamu lakukan?""Menurutmu, apa yang mau aku lakukan? Ayo, kita lakukan lagi!"Vero terdiam.Dia benar-benar kehabisan kata-kata. "Morgan, serius deh kamu harus tahan dirimu."Morgan malah berbalik dan menindihnya. "Ayo, la

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 741

    Eddy sudah menyadari bahwa Hendro hanya berusaha menjebaknya.Sebenarnya, begitu Hendro melihat laporan hasil tes DNA, dia sudah menduga bahwa antara Wenny dan Eddy tidak ada hubungan apa pun. Kini, setelah tahu bahwa Eddy adalah kakak seperguruan Wenny, dia benar-benar terkejut."Jadi, kamu adalah kakak seperguruan Wenny? Ternyata, kamu cuma kakak seperguruannya Wenny. Hahaha." Hendro tertawa riang.Eddy sontak marah dan langsung melayangkan pukulan ke wajah tampan Hendro.Hendro tidak menghindar. Dia menerima pukulan itu dengan keras, lalu tubuhnya terpental hingga menabrak dinding.Hendro mengelap sudut bibirnya dengan punggung tangan. Darah mulai keluar dari mulutnya akibat pukulan tersebut.Eddy segera menggenggam kerah baju Hendro. "Hendro, siapa izinkan kamu tertawa? Kamu masih bisa tertawa setelah semua yang terjadi?"Meski baru saja dipukul, Hendro justru merasa sangat bahagia. "Eddy, ternyata kamu kakak seperguruannya Wenny! Wenny adalah milikku, sejak awal dia cuma milikku!"

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 740

    "Pak Hendro, laporan hasil tes DNA ada di sini. Kamu tinggal buka untuk melihatnya."Hendro menarik napas dalam-dalam. "Oke."Hendro membuka kantong rapat di tangannya dan mengeluarkan hasil tes DNA.Setelah melihat hasil tes tersebut, pupil matanya mengecil.Hasilnya menunjukkan bahwa Ariana adalah anak kandungnya!Sutinah berkata, "Pak Hendro, laporan hasil tes DNA menunjukkan bahwa kamu adalah ayah kandung dari Nona Ariana. Selamat, Pak Hendro!"Ariana benar-benar anaknya!Hendro hampir tidak bisa memercayainya. Dia tidak pernah berani berpikir bahwa Ariana adalah anak kandungnya!Selama ini, Hendro mengira Ariana adalah anak Eddy, tetapi ternyata bukan!Hendro menatap ke ruang makan, di mana Ariana duduk bersama Wenny. Mereka terlihat begitu lembut dan hangat. Ternyata, mereka berdua adalah miliknya. Kedua orang itu miliknya!Semua yang Hendro impikan selama ini, ternyata ada di depan mata.Namun, apa sebenarnya hubungan Wenny dan Eddy?Hendro tiba-tiba menyadari sebuah pertanyaan

  • Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian   Bab 739

    Bulu mata Wenny gemetar. Tangannya menekan dada Hendro yang kokoh dan berusaha mendorongnya menjauh.Namun, Hendro menekannya lebih kuat lagi ke wastafel. Tubuhnya yang kokoh menahan tubuh Wenny yang lembut dalam pelukannya. Dia menciumnya dengan penuh hasrat, bahkan sama sekali tidak berniat melepaskannya.Wenny membuka mulut dan menggigit sudut bibirnya dengan kuat."Ssh."Hendro merasakan sakit dan melepaskan Wenny. Dia menyeka sudut bibirnya yang sudah berdarah dengan punggung tangan.Bukan hanya tidak marah, Hendro malah tersenyum. Dia menatap ke arah Wenny. "Masih saja begitu liar. Suka banget menggigitku."Wenny mengerutkan alis indahnya. "Hendro, kamu kenapa sih? Kamu lagi dalam masalah ya?"Wenny mulai merasakan ketidakwajaran dalam diri Hendro. Malam ini, dia terlihat sangat bersemangat dan penuh dengan rasa kepemilikan.Hendro tentu saja tidak akan memberitahunya bahwa dia baru saja melakukan tes DNA secara diam-diam. Saat ini, dia sedang menunggu hasilnya. Setiap kali memik

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status