Beranda / Romansa / Cinta di Puncak Dunia / BAB 53 : PILIHAN SULIT

Share

BAB 53 : PILIHAN SULIT

Penulis: Yoongina
last update Tanggal publikasi: 2026-08-01 09:43:27

Sherly melempar ponsel Kinan ke atas meja kayu usai memastikan pesan bergambar itu terkirim sempurna. Di sudut ruangan yang temaram dan berdebu, Kinan terkulai tak berdaya di atas kursi, dengan kedua tangan terikat dan mata terpejam akibat pengaruh obat bius dosis ringan.

​Sherly mengusap gaun mewahnya yang kini penuh noda debu, lalu terkekeh licik. "Kalian pikir bisa semudah itu menyingkirkan aku dan menjadikanku gembel di jalanan?" bisiknya tajam, menatap benci ke arah wajah polos adik dari
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Yoongina
hehhee sabar kakk
goodnovel comment avatar
Yoshi Dwi Ramadani
gila sih,,,bener2 gila...hih...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 54 : BATAS KENDALI

    "Kau benar-benar biadab, Sherly Adolf!" teriak Lingga dengan suara berat memecah keheningan malam. Amarah yang meledak dari dadanya tak lagi sanggup ia bendung, memancar tajam dari matanya. ​Suara tawa Sherly melengking kencang, memantul dingin pada dinding-dinding beton ruangan yang temaram. "Justru sebagai seorang ibu, aku sedang menyelamatkan putriku dari kemiskinan, Lingga!" sahut Sherly tanpa sedikit pun rasa bersalah, senyum liciknya terbut di wajahnya mendapati reaksi amarah Lingga. ​Tanpa membuang waktu, Sherly memalingkan wajahnya dan memberi isyarat mata pada kedua anak buah yang berdiri di belakangnya. ​"Bawa mereka berdua ke kamar di ujung sana," perintah Sherly dingin, lalu menyunggingkan seringai paling memuakkan. "Pastikan putriku mendapatkan 'penawar' terbaik untuk rasa panas di tubuhnya malam ini. Dan jaga jangan sampai ada yang kabur sebelum pernikahan dilakukan." Kedua pria bertubuh tegap itu melangkah maju. Tanpa membuang waktu, mereka mencengkeram paksa ba

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 53 : PILIHAN SULIT

    Sherly melempar ponsel Kinan ke atas meja kayu usai memastikan pesan bergambar itu terkirim sempurna. Di sudut ruangan yang temaram dan berdebu, Kinan terkulai tak berdaya di atas kursi, dengan kedua tangan terikat dan mata terpejam akibat pengaruh obat bius dosis ringan. ​Sherly mengusap gaun mewahnya yang kini penuh noda debu, lalu terkekeh licik. "Kalian pikir bisa semudah itu menyingkirkan aku dan menjadikanku gembel di jalanan?" bisiknya tajam, menatap benci ke arah wajah polos adik dari pria kepercayaan Reygan Valero itu. ​Sherly tahu betul posisinya saat ini. Surya Mahendra sudah ditangkap, aset-asetnya dibekukan, dan tim hukum Valero tinggal menghitung jam untuk menyeretnya ke penjara. Lari ke luar negeri tanpa uang dan perlindungan status sama saja dengan bunuh diri. Namun, Sherly tidak bermaksud membunuh Kinan atau meminta uang tebusan yang mudah dilacak polisi. ​Ia membutuhkan pelindung baru dan akses kekuasaan yang tak tersentuh, dan sosok itu ada pada Lingga. ​Seb

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 52 : BADAI BERLALU?

    "Aku mendatangi apartemen Reygan, mengusirmu, dan menyebutmu sebagai wanita yang tidak pantas menyandang nama besar Valero," potong Katrin, menyuarakan rasa bersalah yang kini menghantam dadanya. "Aku terlalu dibutakan oleh status sosial dan rasa percayaku pada keluarga Mahendra. Aku pikir... wanita berlatar belakang seperti Clarissa-lah yang pantas mendampingi Reygan." ​Katrin menghembuskan napas berat, sebuah pengakuan jujur yang sangat jarang keluar dari bibir seorang Katrin Valero. ​"Tapi hari ini aku sadar... Clarissa dan ayahnya tidak lebih dari pemeras yang berniat jahat. Dan kamu..." Katrin menatap Elara dalam-dalam, "kamu adalah satu-satunya orang yang berdiri melindungi anakku dan perusahaan ini ketika orang yang kupercaya justru berusaha menancapkan pisau dari belakang." ​Elara terpaku. Air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya lolos menetes membasahi pipinya, bukan lagi karena rasa takut, melainkan karena rasa lega yang amat luar biasa. Tangan Katrin terulur,

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 51 : KEKECEWAAN KATRIN

    Katrin melangkah tegas mendekati meja kerja suaminya. Suara ketukan sepatunya beradu nyaring di atas lantai marmer, menggema di seluruh penjuru ruangan yang mendadak kembali tegang. Wajah wanita anggun itu mengeras, dihiasi rona merah akibat amarah yang siap meledak. ​Matanya yang tajam dan dingin menusuk lurus ke arah Elara yang berdiri rapat di balik lindungan lengan Reygan. ​Mendapat tatapan tajam dari ibunda Reygan, tubuh Elara seketika membeku. Rasa cemas dan ketakutan yang sempat menguap kini mendadak muncul kepermukaan. Hatinya mencelos. Bayangan penolakan Katrin saat mendatangi apartemen Reygan dulu kembali berputar di kepalanya: tuduhan sebagai wanita murahan, memanfaatkan situasi, hingga seseorang yang tak pantas menyandang nama besar Valero. ​Jemari Elara yang memegang ujung blazernya bergetar pelan. Ia mencengkeramnya rapat-rapat, membuang pandangan ke bawah karena tak sanggup beradu mata dengan Katrin. Rasa percaya diri yang baru saja ia bangun runtuh seketika. Ia t

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 50 : BABAK BARU

    ​"LEPAS! Kalian tidak tahu siapa saya?!" bentak Surya seraya menghentakkan kedua tangannya dari cengkeraman para pengawal. "Saya Surya Mahendra, sahabat dekat Tama Valero!" ​Pengawal berbadan tegap itu tetap berdiri kokoh memblokir pintu. "Maaf, Pak. Kami hanya menjalankan perintah untuk melarang siapa pun dari Mahendra Group melangkah masuk ke ruangan Tuan Tama." ​"Apa kamu bilang?! MINGGIR!" raung Surya, matanya menyalang merah akibat amarah yang tak terkendali. ​Dengan sisa kekuatannya, Surya terus mendorong dan menerobos barikade penjaga di depan pintu utama ruang kerja Tama. Beberapa menit berlalu, namun benteng itu tak tergoyahkan sedikit pun. Wajah pria paruh baya itu kian memerah padam oleh murka dan keputusasaan yang makin menjadi-jadi. Pintu ganda kayu mahoni di ujung koridor itu akhirnya terbuka bukan karena penjaga yang menyerah, melainkan karena Tama Valero sendiri yang menggesernya dari dalam. ​Pria paruh baya itu berdiri tegap, mengenakan setelan jas kelabu tan

  • Cinta di Puncak Dunia   BAB 49 : PUTUS KERJASAMA

    ​"Bodoh kamu, Sherly! Kenapa kamu biarkan Elara menjalin kerja sama dengan Valero Corps? Kamu tahu apa bahayanya untukku kalau Tama atau Reygan sampai tahu aku menjadi pemasok infrastruktur Adolf Group!" teriak Surya Mahendra dengan amarah yang tidak bisa lagi ia tahan. ​Suara dobrakan meja kaca di dalam ruangan privat Bar eksklusif itu menggelegar, memantul di dinding-dinding berlapis kayu. Suasana di dalam ruangan VIP itu mendadak amat mencekam. ​Sherly Adolf tersentak mundur. Napas wanita paruh baya berpenampilan elegan itu memburu, berusaha menyembunyikan rasa takut di balik sapuan makeup tebalnya. "Aku tidak bisa menahannya lagi, Surya! Anak sialan itu memegang kendali penuh atas hak waris Mario sekarang! Dia didukung penuh oleh dewan direksi setelah membongkar perampasan ide proyek Land A milik Reygan Valero dan bukti-bukti hutang perusahaan yang aku limpahkan atas nama Mario, mereka sudah menyelidikinya dan... mereka mencopot jabatanku dari Adolf Group." ​"Kamu punya Jack

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status