Home / Rumah Tangga / DINIKAHI PRIA PLAYBOY / S2 - Isi Tenaga Untuk Begadang Nanti

Share

S2 - Isi Tenaga Untuk Begadang Nanti

Author: Jezlyn
last update Last Updated: 2025-04-08 07:00:51

Adeeva sudah kembali lagi ke tenda penjual makanan tadi. Namun makanan miliknya ternyata sudah tidak ada di meja hingga membuatnya diam membeku. Rasanya ingin makan lagi tapi ia baru sadar kalau tidak bawa uang. Mana belum nukar uang juga ke dalam bentuk won.

Rasa sebal dan kesal langsung saja menyelimuti hatinya. Adeeva keluar tenda dan berjalan menuju ke arah hotel di mana ia dan Leonel menginap.

Saat berjalan pun sengaja kaki ia hentak-hentakkan di jalanan yang sudah mulai tertutup salju itu. Sorot mata Adeeva pun menatap ke depan sekilas dan melihat jika Leonel masih tetap berdiri di tempat semula dengan tatapan bingungnya.

“Kok balik lagi?” tanyanya.

“Nggak jadi makan.”

“Kenapa?”

“Nggak usah banyak tanya.”

Adeeva terus berjalan tanpa berhenti sedikit pun. Bahkan ia tahu jika sang suami mulai mengikuti langkahnya di belakang.

Mengingat masih kesal dan juga malu jika ia tidak b

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Related chapters

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Ayo Tidur Bersama

    Selesai makan dan kini mereka langsung memutuskan segera kembali ke kamar hotel. Apalagi Leonel selalu beralasan ingin istirahat karena belum tidur sejak sampai di negeri yang dikenal dengan gingsengnya.Adeeva yang memang berjalan di samping sang suami pun hanya memegang dada karena merasa sangat deg-degan dengan hal yang akan mereka lakukan setelah ini.Apalagi bisa Adeeva lihat tatapan sang suami yang sangat dalam dan penuh dengan makna yang entah apa maksudnya.Klik.Begitu pintu kamar hotel berhasil dibuka pun rasa degupan jantung Adeeva semakin memacu adrenalinnya.“Leonel.”“Hm.”“Kita habis ini tidur kan?”“Iya, tidur.”“Maksudku tidur mata terpejam bukan … yang itu,” lirih Adeeva diakhir kata karena malu saat ingin mengatakan hal tabu menurutnya ini. Apalagi otak suaminya pasti langsung konek dengan hal yang menuju ke arah sana.Enta

    Last Updated : 2025-04-08
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Namsan Tower

    Mendengar kata ‘mimpi’ membuat Adeeva merasa malu luar biasa. Bahkan pipinya kini terasa panas luar biasa. Namun dengan cepat pula Adeeva mengubah ekspresi wajahnya menjadi jutek dan ketus seperti biasanya.“Kau ingin banget bercinta, hm?”“Cih! Jangan terlalu percaya diri Tuan Leonel. Aku tadi bermimpi sedang jalan-jalan ke dalam rumah hantu jadi tidurku mengigau.”Leonel berhenti tertawa dan mengangkat alisnya ke atas. “Mana ada mimpi di rumah hantu tapi suaramu mendesah seperti orang kenikmatan bercinta.”“Ah sudahlah, kenapa juga membahas soal mimpiku, sih.”Sebelum terjadi pembullyan lebih lanjut, kini Adeeva langsung menyingkap selimutnya dan segera bergegas ke arah kamar mandi untuk menghindari ledekan Leonel.Masih tetap berada di dekat pria itu pasti akan terus diledek sampai menangis nanti. Itu tidak bisa dibiarkan pokoknya.Dan saat sampai di dalam kamar mand

    Last Updated : 2025-04-09
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Cara Memuaskan Suami

    Sepanjang menikmati wisata dan makanan khas negara Korea, Adeeva selalu saja digoda oleh Leonel mengenai mimpinya semalam.Apalagi Adeeva selalu mengelak dan menyangkal jika ia tidak bermimpi seperti yang Leonel tebak itu. Ya, meski pada dasarnya tebakan Leonel itu benar dan nyata.Dan saat sudah sampai hotel seperti sekarang ini, Leonel terus menerus menggodanya dengan bertelanjang dada di depan Adeeva.“Pakai bajumu Leonel! Ini tuh musim dingin. Memangnya kau tidak takut sakit, hah!”Diomeli Adeeva seperti itu tak mempan bagi Leonel. Pria itu justru semakin ganas untuk menggoda istrinya dengan membuka handuk yang masih saja melingkar di pinggangnya saat ini. Dan, tepat saat handuk itu terlepas suara Adeeva langsung keluar begitu melengking.“AAAAAA, kau gila!” maki Adeeva yang langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Leonel pun terkekeh melihat istrinya yang salah tingkah sejak siang tadi.&ld

    Last Updated : 2025-04-09
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Syndrome Drama Korea

    Leonel dibuat terperangah oleh Adeeva yang sangat antusias sekali melihat poster para artis Korea yang ditempel di mana-mana. Melihat itu membuat Leonel sedikit kesal karena kehadirannya dianggap seperti nyamuk yang tidak penting.“Adeeva … jangan lari-lari,” kata Leonel mencoba memperingati istrinya itu. “Apa kau tidak lelah?”Ucapan Leonel benar-benar tak dihiraukan oleh Adeeva sama sekali. Perempuan itu terus tampak antusias dan merasa sangat riang sekali hingga tampak tak lelah sedikit pun.“Kau lihat Leonel. Ini sangat tampan sekali, kan?” Adeeva menunjukkan poster salah satu boyband besutan SM itu. Apalagi mata Adeeva sangat berbinar saat melihat gambar salah satu member EXO—Suho—yang bisa membuat Adeeva ingin berteriak kencang saat ini. “Lihatlah ini. Baru lelaki sungguhan.”“Maksudnya?” Leonel merasa tercubit hatinya ketika Adeeva mengatakan seperti itu. Baginya,

    Last Updated : 2025-04-10
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Suami Tukang Ngambek

    Saat sudah sampai di tempat tujuan, Adeeva masih penasaran dengan Leonel yang tiba-tiba tampak senang. Entah kenapa ia yang sedang datang bulan tapi yang mengalami mood swing justru Leonel. Tadi di SM marah-marah, dan sekarang mesam-mesem. Benar-benar aneh.“Kau tahu tidak jika tempat ini sering dibuat syuting drama kolosal,” ceplos Adeeva mencoba memberitahukan kepada Leonel.“Ya.”“Terus mereka berantem gitu untuk memperebutkan kedudukan. Semua drama yang kutonton tuh yang jadi putra mahkota kasihan. Hidupnya terancam.”“Ya.”“Tapi suka sebal lihat sang raja istrinya banyak. Belum lagi selirnya ada dimana-mana. Sebal deh.” Adeeva mendadak kesal sendiri jika teringat drama yang ditontonnya membuat emosi naik. “Semenjak kerja di Luar jadi jarang nonton, entah apa yang terbaru,” tambah Adeeva kemudian. Ia langsung berjalan menyusuri bangunan bersejarah negara Korea itu.L

    Last Updated : 2025-04-10
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Belajar Jadi Manusia Kalangan Bawah

    Tokyo, Jepang.Setelah melakukan perjalanan selama sejam lima belas menitan dari Korea menuju Jepang, kini mereka langsung melakukan check-in di hotel. Adeeva segera menata semua pakaian di lemari untuk mengisi kehampaan saat ini. Apalagi Leonel tidak mau berbicara juga hingga detik ini.Selesai menatap semua pakaian, kini Adeeva langsung berjalan mendekat ke arah Leonel yang sedang tiduran di atas ranjang. Adeeva langsung saja ikut bergabung dengan menyandarkan kepala di dada bidang milik Leonel.“Leonel, kau ingin makan apa? Aku ingin makan sushi deh,” kata Adeeva mencoba memancing suaminya untuk berbicara. Namun tetap saja hasilnya tetap nihil. Tidak ada respon sama sekali.Merasa dikacangi pun membuat Adeeva terus berpikir untuk membuat suaminya berhenti mengambek seperti ini.“Leonel, sebentar lagi masa datang bulanku habis lho,” pancing Adeeva kemudian.Adeeva pun langsung mendongak untuk melihat ekspresi

    Last Updated : 2025-04-11
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Pillow Talk Di Jepang

    Selesai makan di salah satu kedai pinggir jalan, kini mereka memilih kembali ke hotel untuk istirahat. Apalagi jadwal untuk pergi ke tempat wisata akan dilakukan besok pagi, dan tentu saja mereka akan mengunjungi tempat-tempat popular saja dan bisa dijangkau oleh semua orang dan kalangan.Dan saat sudah di hotel apalagi hari pun sudah malam membuat Leonel mencari kesibukan untuk mengisi waktu luangnya seperti ini.Biasanya kalau begini itu mainannya istri, tapi mengingat istri belum selesai datang bulan membuat Leonel bermain game online di hape-nya bersama teman-teman lainnya seperti Darrel dan Alex. Leonel memaksa kedua sahabatnya itu untuk menemani ia bermain game.“Leonel, kau tidak ngantuk?” tanya Adeeva yang merasa berisik dengan suara game yang Leonel mainkan itu.“Tidak.”“Tidurlah ini sudah malam. Lagian besok ke Disneyland kan? Butuh tenaga untuk bermain berbagai wahana besok.”“Aku t

    Last Updated : 2025-04-11
  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Thailand

    Adeeva kini sangat berusaha sekuat tenaga agar tidak kalah dari Leonel. Dia tidak akan menyerah kepada pria itu. Apalagi yang diharapkan pria itu jika menang sangat mengerikan.Di saat sedang bermain permainan menembak di westernland shootin gallery, Adeeva berteriak kencang karena menang dari Leonel. Adeeva langsung menatap jemawa kepada pria itu.“Aku menang,” kata Adeeva dengan gaya sombong.“Aku hanya mengalah saja tadi karena tidak tega melawan wanita,” kilah Leonel berbohong.Adeeva berdecih meremehkan. “Bilang saja kau memang tidak jago bermain game dan memang kemampuanmu tidak sebanding denganku.”“Terserah kau saja mau bilang apa, yang pasti aku mengalah agar kau bahagia.”Adeeva masih tetap tak percaya dengan perkataan Leonel. Pasalnya sudah lima kali mereka bermain ini dan hasilnya tetap sama saja. Leonel tetap kalah telak.“Sudah, sebaiknya kita segera kembali ke hotel.

    Last Updated : 2025-04-12

Latest chapter

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Ada Yang Melamarmu Dan Kamu Masih Tidak Serius!?

    Setelah makan siang bersama dengan Alex. Adeeva memilih untuk kembali ke rumah untuk berganti pakaian sebelum nanti Baim menjemputnya. Apalagi pakaian yang dikenakan terasa bau asap sate.Saat sedang berganti pakaian, dan kembali mempertebal make-up yang dipakai. Adeeva terkejut dengan kedatangan Kiki yang menghampirinya.“Bun,” sapa Adeeva, meski fokusnya saat ini sedang di depan cermin. Tangannya sibuk memegang lipstik untuk memoles bibirnya agar tidak pucat. Apalagi ia tadi habis makan yang otomatis sedikit berantakan dan mulai terhapus.“Tadi pergi kemana?” tanya Kiki.“Ke warung sate dekat-dekat sini.”“Terus sekarang mau ke mana lagi?”“Mau ke taman bermain sama Baim. Katanya buat ngehibur Ayesha.”“Tujuan dia ke sini untuk apa?”“Siapa, Bun? Baim?”“Pria bule itu.”“Alex?”“Hm.”

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Menepati Janji Untuk Menikahimu

    Merasa bingung membuat Adeeva lebih memilih untuk segera pergi ke kamar mandi dan berdandan secantik mungkin. Saat sedang memoleskan lipstik, telinganya mendengar suara bel dipencet. Adeeva sudah menduga jika itu adalah Alex. Buru-buru Adeeva segera melanjutkan kegiatan dandan-nya dan segera keluar kamar untuk membuka pintu.Namun, saat sedang berjalan menuju ke arah pintu. Bundanya sudah lebih cepat membuka dan Adeeva bisa menangkap suara seseorang yang memang tidak asing di telinganya. Adeeva berdeham pelan sebelum keluar menuju ruang tamu.Saat yang bersamaan, tamu itu masuk karena bundanya mempersilakan. Dan di saat itu pula Adeeva melihat tatapan mata tajam dari bundanya yang memberikan peringatan karena pria yang diceritakan Adeeva sebagai kekasih atau selingkuhan di Barcelona itu benar-benar datang.“Hai Alex, apa kabar?” sapa Adeeva sambil tersenyum ramah.“Baik. Senang bertemu denganmu. Aku pikir tidak bisa menemukanmu. Untung s

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Mulai Ada Rasa

    Drrt. Drrt. Drrt.Adeeva langsung meraba-raba ke arah sembarang untuk mencari ponselnya. Apalagi ia semalam sudah menghabiskan waktu telepon berjam-jam dengan Baim. Ya, hubungan Adeeva dan Baim saat ini mulai semakin dekat juga intens. Terlebih Adeeva selalu berbinar dan senang jika sudah membahas soal Ayesha. Dan, Baim pun sudah mengetahui konflik atau keadaan Adeeva yang tidak bisa memiliki anak hingga memperboleh Ayesha untuk dianggap sebagai anak-nya. Baim merasa prihatin mendengar kisah Adeeva yang dicampakkan oleh pria bule itu. Baginya, pria seperti itu sangatlah tidak gentleman.“Halo.”“Morning,” sapa seseorang di seberang telepon sana. Adeeva yang terkejut langsung segera membuka matanya. Ia melotot tak percaya jika yang menelepon saat ini adalah Alex.Dengan susah payah, Adeeva mencoba menjawab sapaan Alex. Ia berdeham pelan dan menelan ludahnya susah payah agar kerongkongannya tidak terasa kering.“A-

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Mulai Perhatian

    Adeeva pun terkejut saat memahami ucapan Kiki. Dia langsung terpekik hingga membuatnya meloncat dari atas kasur yang membuat Kiki semakin bingung.“Bunda, seriusan Adeeva tidak ada hubungan apa-apa sama dia. Kami profesional aja sebagai pemilik kafe dan customer. Bunda ingatkan kalau Adeeva pernah cerita jika ada customer menyebalkan? Nah dia itu customernya—yang ternyata klien Ayah.”“Kok dunia bisa sesempit ini, sih?” komentar Kiki menanggapi.Adeeva pun hanya mengangkat kedua bahunya tidak tahu. Ia langsung berjalan mendekat ke arah ranjang dan duduk di depan Kiki.“Kata Ayah dia duda anak satu. Istrinya meninggal saat lahiran. Katanya pendarahan gitu, Bun. Adeeva ngelihat anaknya itu kasihan banget. Anaknya padahal cantik banget, Bun. Nasib dia malang banget enggak bisa melihat dan merasakan sesosok Ibu.”“Siapa sih nama itu customer?” tanya Kiki, penasaran.“Baim.”

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Canggung Seperti Anak ABG Jatuh Cinta

    Adeeva merasa canggung saat ini. Bahkan lidahnya terasa kelu untuk mengucapkan kata perpisahan. Maksudnya akan pamit pulang. Alhasil ia hanya diam mematung saja saat ini. Hingga akhirnya Baim langsung berdeham pelan dan menyuruhnya duduk.“Silakan duduk, saya enggak mau membuat seorang tamu kakinya keram karena terlalu lama berdiri.”Adeeva tersenyum, dan segera duduk. “Terima kasih.”“Hm.”Bahkan kini Baim ikut duduk di seberang Adeeva. Ia membuang muka saat Adeeva ingin menatapnya. Entah kenapa ia menjadi salah tingkah sendiri seperti ini. Bahkan Baim sudah berkali-kali berdeham untuk menetralkan rasa gugup yang dirasakannya.Tak lama, Bi Surti turun dari lantai atas. Bibirnya mengulas senyum tipis melihat interaksi yang sangat begitu kaku itu.“Bi,” panggil Baim.“Iya, ada apa? Tadi Ibu Ziva hebat banget lho bisa membuat Ayesha tertawa. Dia sepertinya nyaman digendongan Ibu Adee

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Cocok Jadi Ibu Pengganti

    Pada akhirnya Adeeva pun menerima permintaan dari sang ART itu untuk masuk ke rumah yang didesain ala mediterania. Awalnya Adeeva menolak karena ingin langsung pulang saja. Namun, melihat sang ART yang begitu memohon membuat Adeeva terpaksa mengiyakan.“Kalau boleh tahu nama Ibu siapa?” tanya ART itu dengan sopan.“Oh, nama saya Adeeva Putri Anggara, tapi panggil saja Adeeva.”“Nama yang cantik. Hampir mirip sama mamanya Ayesha, ya.”Adeeva mengerut bingung saat mendengar ucapan itu. Adeeva enggak paham kenapa ART ini seperti gencar sekali menjodohkan dirinya dengan bos-nya itu. Padahal baru juga bertemu.“Ibu Adeeva mau minum apa?” tanya ART itu, sambil menaruh bayi gembul itu ke sebuah bouncher. Adeeva yang melihat bayi itu merasa gemas sendiri. Bawaannya pengin gigit pipi yang tampak tembam itu.“Apa aja, tapi air putih saja.”“Kalau begitu saya permisi dulu mau ambi

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Kepikiran Sama Sosok Baim

    Sudah hampir seminggu ini Adeeva tidak melihat sesosok Baim datang ke kafenya. Apalagi pertemuan terakhir dia dengan Baim berlangsung tidak baik. Entah kenapa Adeeva menjadi kepikiran saat ini.“Zia, pelanggan aneh itu enggak ke sini?”Zia menggeleng pelan. “Udah hampir semingguan ini dia enggak datang, Kak. Bahkan sore pun tidak datang.”Adeeva yang memang berjaga pagi hingga siang saja tidak tahu kondisi kafe di sore hingga malam hari. Karena Adeeva harus menemani grandma-nya di rumah. Adeeva ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama sang grandma. Akan tetapi hari ini ia sengaja berjaga sampai tutup kafe karena merasa penasaran dengan pria bernama Baim itu.“Apa dia malu mau datang ke sini lagi setelah tahu kalau aku anaknya dari pemilik kafe?” gumam Adeeva, menerka-nerka. “Tapikan kalau emang suka makan di sini tinggal datang aja seperti biasa. Enggak usah pikirin soal keributan kemarin dong. Ih engga

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Pria Itu Namanya Baim

    Adeeva menatap bingung ke arah pria itu. Bahkan saat pria itu telepon dengan seseorang menggunakan bahasa sunda membuat Adeeva hanya mengerutkan kening bingung. Pasalnya ia tidak tahu arti yang diucapkan pria yang entah siapa namanya.Setelah selesai berbicara. Pria itu langsung berbalik badan dan menatap Adeeva sengit. Karena ia sudah pasti akan menang dari cewek tengil di depannya ini.“Kita tunggu sebentar lagi pemilik kafe ini akan datang,” ucapnya dengan gaya watados-nya.Adeeva semakin mengerutkan kening bingung kala mendengar ucapan ngawur pria itu. Pemilik kafe-nya ia sendiri. Memangnya menunggu siapa? Apa menunggu ayah Ryan?“Oh ya? Memang siapa nama pemilik kafe ini?” tantang Adeeva, jemawa.“Tentu Pak Ryan Anggara.”“Hahaha, itu Ayah saya.”“Halah, ngaku-ngaku kamu. Bawahan aja bisa belagu begini, ya. Anaknya Pak Ryan itu di luar negeri ikut suaminya. Masa anaknya

  • DINIKAHI PRIA PLAYBOY   S2 - Belagu Vs Songong

    Mau tidak mau saat ini Adeeva maju sendiri untuk melayani customer aneh itu. Adeeva sudah siap mendengarkan semua menu pesanan dari mulutnya. Namun, sudah berdiri sekitar sepuluh menitan tidak ada ucapan apapun dari mulut pria itu yang membuat Adeeva dongkol.“Bapak mau pesan apa?” tanya Adeeva kemudian.Tetap saja Adeeva hanya didiamkan oleh pria itu. Dia lebih sibuk membolak-balik buku menu dan dilakukannya berulang yang membuat kepala Adeeva terburu mengebul mengeluarkan asap putih.“Ekhem! Bapak ingin pesan apa? Dari tadi saya perhatikan kalau Bapak hanya membolak-balik buku menu tanpa mau memesan.”Adeeva terkejut kala pria itu justru menaruh buku menu dan berdiri menghadap ke tubuh Adeeva yang tingginya benar-benar lumayan. Adeeva saja sedada pria itu hingga membuatnya langsung mendongak.“Pelayan cerewet! Kemarin-kemarin saja tidak ada kamu suasana kafe ini aman. Saya pikir kamu dipecat hingga saya merasa lega.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status