Share

Bab 4. Bocah Yang Tampan

Author: Rize
last update Last Updated: 2026-01-10 09:49:59

Di dalam keluarga Yun, keluarga Yun memiliki banyak orang, dan itu membuat keluarga Yun menjadi sebuah keluarga yang sangat besar.

Keluarga kekaisaran Yun, memiliki banyak generasi muda, yang mana mereka semua yang akan menjadi pilar pilar yang akan membangun keluarga Yun menjadi kuat dan terus berkembang.

Di sebuah arena seni bela diri, banyak junior keluarga Yun, para generasi muda keluarga Yun, yang berlatih di arena seni bela diri.

Di arena seni bela diri juga adalah tempat dimana generasi muda keluarga Yun, menguji kultivasinya.

Di dalam keluarga Yun, ada dimana keluarga Yun memiliki beberapa orang yang mana mereka yang akan menjadi pilar pilar utama keluarga Yun.

Dimana di dalam keluarga Yun, ada dua puluh orang, dua puluh urutan yang akan diperjuangkan oleh para generasi muda untuk mendapatkan tempat dari dua puluh naga dan phoenix keluarga Yun.

Generasi muda yang memiliki tempat dari dua puluh naga dan phoenix, mereka akan memiliki keuntungan yang besar, dimana keluarga Yun akan memberikan banyak sumber daya kultivasi dan mengkultivasi mereka, untuk cepat meningkat dalam kultivasinya.

Mereka akan memiliki sumber daya kultivasi yang begitu banyak dan besar, sampai mereka tidak perlu memikirkan bagaimana cara mendapatkan sumber daya kultivasi yang mereka gunakan untuk kultivasi.

Naga dan phoenix dalam keluarga Yun, adalah identitas spesial dari keluarga Yun. Di sisi lain mereka yang menjadi pilar masa depan keluarga Yun, mereka juga bisa memperebutkan posisi pertama, yang mana urutan pertama dalam naga dan phoenix keluarga Yun, akan menjadi kepala keluarga selanjutnya dari keluarga Yun.

Pada saat ini, banyak sekali junior generasi muda keluarga Yun, di arena seni bela diri.

Di arena seni bela diri, ada sebuah tempat dimana itu terdapat sebuah batu yang seperti sebuah kristal yang bening keputihan dan cerah.

Itu adalah batu bulan cerah, itu adalah sebuah benda yang dapat menilai bakat seseorang, menilai bakat seseorang dalam kultivasi.

Batu bulan cerah, akan menilai bakat seseorang dari yang terendah sampai yang paling tinggi, dari warna abu-abu, merah, kuning, hijau, biru, ungu, hitam, dan yang paling tinggi adalah putih.

Pada saat ini ada beberapa orang yang datang, mereka ingin mencoba untuk menilai bakat mereka.

Salah satu dari mereka, ada seorang pemuda yang tengah duduk didepan batu bulan cerah, dia tengah bersiap untuk mencoba menguji bakatnya.

Pemuda itu berumur lima belas tahun, dia terlihat cukup baik dan memancarkan wajah yang tenang.

Dia adalah Yun Tingyu, salah satu dari generasi muda yang memiliki bakat yang cukup baik.

"Heh, saat ini sepertinya Yun Tingyu ingin mencoba menguji bakatnya lagi..."

"Beberapa bulan yang lalu, aku ingat kalau bakat yang ditampilkan Yun Tingyu itu berwarna kuning, yang hampir berubah menjadi warna hijau."

"Dengan bakat itu saja, sudah terlihat kalau dia memiliki bakat yang baik."

Banyak junior keluarga Yun yang ada disana, mereka berbicara dan berdiskusi tentang Yun Tingyu.

Sebelumnya mereka melihat dengan jelas, kalau bakat Yun Tingyu sangat baik, dengan membuat batu bulan cerah memancarkan warna kuning yang hampir berubah menjadi warna hijau.

Beberapa bulan lalu dia Yun Tingyu menguji bakatnya. Dan sekarang, dia ingin mengujinya lagi, dan dia memiliki harapan yang tinggi kalau bakatnya pasti akan meningkat dari yang terakhir kali.

Yun Tingyu dia berdiri dan maju kedepan, didepan batu bulan cerah, meletakkan tangannya dan mengedarkan energi spiritualnya.

Itu tampak diam beberapa saat, tidak ada perubahan apapun.

Namun setelah beberapa saat kemudian, batu bulan cerah itu tiba-tiba memancarkan cahaya abu-abu.

Itu langsung menarik perhatian semua orang untuk melihatnya.

Itu kemudian berubah warna menjadi merah, lalu menjadi warna kuning. Namun itu tidak berhenti, itu perlahan mulai berubah, dan perlahan menjadi warna hijau.

"Itu warna hijau..."

"Yun Tingyu dia, memiliki bakat berwarna hijau."

"Ini baru beberapa bulan kan... Tapi dia sudah meningkat cukup signifikan hanya dalam beberapa bulan ini..."

Semua orang, generasi muda yang ada disana cukup terpukau dan memuji bakat yang ditampilkan di batu bulan itu.

Kebanyakan generasi muda yang ada di sana hanya memiliki bakat tingkat kuning, dan juga ada yang hampir memicu warna hijau seperti Yun Tingyu sebelumnya.

"Dengan warna hijau itu, dia bisa disebut sebagai jenius juga."

"Meski dia tidak memiliki kebanyakan orang yang memiliki konstitusi tubuh spesial, namun bakat tingkat hijau itu sudah cukup baik dan luar biasa."

"Ya, kebanyakan dari kita, hanya memiliki bakat warna kuning. Dan mereka yang diatasnya, adalah jenius yang tiada tara."

Suara-suara dari samping itu memuji bagaimana Yun Tingyu itu. Namun juga ada tatapan mata yang tajam, seperti mereka tidak menerima jika Yun Tingyu memiliki bakat tingkat hijau itu.

Pada saat ini, seseorang tengah duduk di sebuah dinding yang melihat ke arah kerumunan arena seni bela diri.

"Oh waw, dia cukup baik juga memiliki bakat warna hijau itu..." Gumam Yun Fei sambil memperhatikan orang-orang itu dari jauh.

Dia dari beberapa menit yang lalu, Yun Fei telah datang ke arena seni bela diri. Namun melihat banyaknya murid-murid, generasi muda keluarga Yun yang ada disana, dia tidak ingin pergi cepat kesana.

Awalnya Yun datang untuk mencoba melihat bakat seperti apa yang akan dia miliki. Namun melihat adanya orang-orang itu, dia ingin memperhatikannya lebih dulu.

"Namanya tadi itu, Yun Tingyu kan... Meski dia terlihat diam, tapi dari wajahnya dia cukup sombong."

Dengan pengalaman yang ada, Yun Fei melihat Yun Tingyu seperti bocah yang cukup sombong dan tinggi.

Hap.

Yun Fei turun dari dinding itu, lalu berjalan dengan pelan menuju ke arah batu bulan cerah.

Langkah Yun Fei sangat sunyi, dan tidak begitu menarik perhatian orang-orang yang ada disana.

Dengan mereka yang masih memperhatikan Yun Tingyu, itu waktu yang bagus untuknidan tidak menarik perhatian orang lain.

Di istana selatan, Yun Senyuan tampak menundukkan kepalanya dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Hahhh, Fei'er ini, dia sangat hati-hati sampai tidak ingin menarik bocah-bocah itu."

Yang dia maksud adalah bocah-bocah yang ada disana.

Dia sudah memperhatikan Yun Fei dari jauh menggunakan kesadaran spiritualnya dari jauh.

Dari awal sampai sekarang, Yun Fei terlihat berhati-hati sampai tidak ada yang menyadari kehadirannya di arena seni bela diri itu.

Yun Fei berdiri tepat didepan batu bulan, dan masih memperhatikannya.

Pada saat itu, orang-orang itu, ada beberapa dari mereka menyadari kehadiran Yun Fei didepan batu bulan cerah.

"Hey, siapa anak kecil itu? Kenapa dia bisa ada disana?"

"Sejak kapan ada anak kecil, dan bahkan kita tidak menyadari kalau dia ada disana?"

"Siapa dia? Kenapa ada anak kecil yang bisa datang ke arena seni bela diri..."

Orang-orang itu mereka terkejut dengan kemunculan Yun Fei yang tiba-tiba, dan tanpa mereka sadari.

Jelas itu membuat mereka bertanya-tanya dan bingung, kenapa ada seorang anak kecil yang ada di arena seni bela diri.

Di arena seni bela diri, dari semua orang, yang termuda itu berada di umur dua belas tahun, dan yang paling tua diantara mereka itu dua puluh tahun.

Lalu ada seorang gadis yang berwajah kecil dan putih, dia mendekat ke Yun Fei. "Adik kecil, siapa yang membawamu kemari?"

Dia bertanya dengan nada yang lembut dan pelan.

Dia menepuk pundak Yun Fei dengan pelan dan ingin melihat siapa anak kecil yang ada didepannya itu.

Semua orang juga ingin tau siapa Yun Fei.

Yun Fei melirik pada gadis itu, dia lalu berbalik.

"Hey kakak cantik, ada apa? Apa kau ada urusan denganku?" Tanya balik Yun Fei pada gadis itu.

Gadis itu tiba-tiba menarik tangannya untuk menutupi bibirnya. Dia sontak melihat Yun Fei dengan kejutan.

"Kyaa!!! Siapa anak ini! Dia sangat imut dan tampan!"

Gadis itu, dia terkejut dan matanya berubah.

Wajah Yun Fei yang kecil dan terlihat tampan itu, mengejutkan dirinya.

Tidak hanya gadis itu, gadis yang ada di arena seni bela diri yang melihat penampilan Yun Fei pun mereka semua ikut terkejut.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan   Bab 5. Satu Tendangan Menjatuhkan

    Ketika Yun Fei berbalik dan memperlihatkan penampilan dirinya, itu langsung membuat para gadis-gadis yang ada disana terpesona dan terpikat oleh penampilan lucu dan tampan Yun Fei. Hal itu langsung membuat mereka terkejut, di arena seni bela diri menjadi ramai dan ribut, berbagai suara datang dari setiap arah. Gadis cantik yang ada di dekat Yun Fei, matanya terlihat berbeda, wajahnya memerah karena terpesona. "Ahh, adik kecil, siapa kau sebenarnya? Kenapa kau begitu lucu dan tampan!" Seru gadis itu dengan senyum penuh kasih sayang. Matanya tampak berbunga, dengan jantungnya berdegup kencang. Gadis itu seakan ingin berteriak dan ingin memeluk anak laki-laki tampan yang ada didepannya. Semua orang tampak terkejut dan penuh rasa ingin tau, siapa sebenarnya anak laki-laki yang ada disana. Di sisi lain, Yun Tingyu, dia juga tampak terkejut di awal. Namun dia beralih, dan memiliki wajah yang dingin. "Siapa bocah kecil ini?" Yun Tingyu dengan nada yang dingin. Yun Fei yang me

  • Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan   Bab 4. Bocah Yang Tampan

    Di dalam keluarga Yun, keluarga Yun memiliki banyak orang, dan itu membuat keluarga Yun menjadi sebuah keluarga yang sangat besar. Keluarga kekaisaran Yun, memiliki banyak generasi muda, yang mana mereka semua yang akan menjadi pilar pilar yang akan membangun keluarga Yun menjadi kuat dan terus berkembang. Di sebuah arena seni bela diri, banyak junior keluarga Yun, para generasi muda keluarga Yun, yang berlatih di arena seni bela diri. Di arena seni bela diri juga adalah tempat dimana generasi muda keluarga Yun, menguji kultivasinya. Di dalam keluarga Yun, ada dimana keluarga Yun memiliki beberapa orang yang mana mereka yang akan menjadi pilar pilar utama keluarga Yun. Dimana di dalam keluarga Yun, ada dua puluh orang, dua puluh urutan yang akan diperjuangkan oleh para generasi muda untuk mendapatkan tempat dari dua puluh naga dan phoenix keluarga Yun. Generasi muda yang memiliki tempat dari dua puluh naga dan phoenix, mereka akan memiliki keuntungan yang besar, dimana kel

  • Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan   Bab 3. Peningkatan Pesat di Awal, Menembus Ranah Selanjutnya Dalam Sekali Jalan

    Setelah terlahir kembali kedalam keluarga besar itu, Yun Fei setiap hari harus berperilaku seperti layaknya seorang bayi. Dan dalam waktu beberapa hari, atau sekitar seminggu, Yun Fei selalu melihat orang-orang tua itu, yang datang melihat dirinya. Dia sudah melihat para pelayan yang selalu mengurusinya, dan juga ibu dan ayahnya itu. Namun para orang-orang tua itu, wanita-wanita dalam keluarga Yun yang memiliki identitas yang tinggi, mereka sering untuk datang melihatnya. "Ugghh, para wanita-wanita tua ini, aku mulai bisa melihatnya... Mereka selalu mengangkat ku dan menggendongku." Pikir Yun Fei dalam hatinya. "jika saja bukan karena aku belum bisa berbicara dengan benar, aku pasti sudah meminta mereka untuk tidak melakukan hal itu lagi..." "Hahh, tubuh bayi memang sangat sensitif..." Dalam hal itu, Yun Fei hanya bisa bertahan untuk tetap menjadi seorang bayi, dan menunggu waktu sampai dia benar-benar cukup besar dan berjalan dengan kedua kakinya. ... Waktu berlalu

  • Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan   Bab 2. Menjadi Bayi itu Sulit

    "Dilahirkan kembali, dan lagi semua orang itu terlihat sangat berbeda dari kehidupan ku yang sebelumnya..." Gumam Yun Fei dalam hatinya. Dia melihat ke semua arah, melihat semua orang yang menatap ke arahnya dengan tatapan penuh semangat dan penuh harap padanya. "Orang ini, dia menyebutkan kalau dia ayahku... Hmm, sangat bagus, bagaimana pun dia terlihat tampan, tidak kalah denganku di kehidupan yang sebelumnya." Yun Fei saat matanya menatap ke arah Yun Senyuan yang menggendongnya dan yang memberikannya nama, dia diam-diam merasa puas. Melihat Yun Senyuan yang terlihat seorang pria yang tampan dan baik, Yun Fei merasa puas karena dia menganggap kalau itu tidak kalah baik dengan dirinya sendiri yang sebelumnya. Su Qingluo dengan meringkuk memeluk Yun Senyuan disamping, dia menyentuh pipi Yun Fei. "Dia namanya Fei, yang berarti terbang atau bebas,... Sepertinya itu sangat cocok dengannya, Yuan..." Su Qingluo merasa dia sangat cocok dengan nama yang diberikan Yun Senyuan pa

  • Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan   Bab 1. Bereinkarnasi, Tubuh Primordial Bintang

    Seorang anak laki-laki tengah berdiri dengan wajah yang kaku. Setelah beberapa saat dia berdiri dengan membeku, dia terjatuh terbaring di tanah, dalam penglihatannya, itu tampak buram dan kabur, setelah itu hanya hitam dan anak itu kehilangan kesadarannya. ... Alam abadi, domain bintang abadi, adalah domain abadi yang makmur dan telah ada selama bertahun-tahun lamanya yang tak terhitung jumlahnya. Telah melewati berbagai era yang sangat lama, dan banyak hal hidup, jatuh, menghilang, dan terciptanya era yang baru menggantikan era yang lama. Bertahun-tahun lamanya, banyak kekuatan besar yang menjadi keturunan dari keluarga kekaisaran dari seorang kaisar agung, yang berdiri di domain bintang abadi. Keluarga Yun merupakan salah satu dari sekian kekuatan kekaisaran yang berdiri di domain bintang abadi. Kaisar agung pernah ada di dalam keluarga Yun, yang membuat keluarga Yun makmur dan mendominasi menekan era selama bertahun-tahun. Bahkan bagi kekuatan kekaisaran yang lain, ke

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status