Kaisar Altair: Kembalinya Penguasa

Kaisar Altair: Kembalinya Penguasa

last updateTerakhir Diperbarui : 2025-04-24
Oleh:  Cloudyouandme On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Belum ada penilaian
43Bab
1.5KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Dikhianati oleh istri dan kedua belas muridnya hanya demi sebuah pusaka, Kaisar Altair diracuni dan bereinkarnasi di sebuah klan dan diberi nama Ethan. Karena kelahirannya yang tidak biasa, ia diasingkan dan dihina oleh keluarganya. Saat ia masih bayi, Ethan diracuni oleh seseorang hingga ia tidak dapat berkultivasi ataupun berlatih mana.Beruntung, pusaka Celestia ikut bereinkarnasi bersamanya dan menyembuhkan inti mana-nya. Namun, itu membuat pusaka Celestia tak memiliki kekuatan dan hanya tampak seperti gagang pedang biasa. Setelah insiden penyerangan salah satu penatua, Ethan di kejar oleh para prajurit dan berakhir masuk ke dalam hutan Nightshade, hutan kabut yang penuh bahaya.

Lihat lebih banyak

Bab 1

1.Pengkhianatan

Hari ini adalah ulang tahun Kaisar Altair yang ke-800, kedua belas muridnya serta istrinya berkumpul untuk merayakan dan memberikan hadiah ulang tahun padanya.

"Selamat ulang tahun, Guru," murid Kaisar Altair yang paling muda maju ke hadapannya, sembari menyerahkan sebuah guci kecil yang berisi ramuan spiritual kepada gurunya tersebut.

Kaisar Altair tersenyum, merasa bangga atas ketulusan muridnya. Ia berdiri dan menerima pemberian dari murid kesayangannya tersebut.

"Karena ini adalah hadiah yang diberikan dengan ketulusan hati muridku, maka aku akan meminumnya sekarang juga!"

Kaisar Altair mengambil hadiah itu dan langsung meneguknya. Namun, ia tidak mengetahui bahwa para muridnya sudah bersekongkol untuk mengkhianati nya.

Guci kecil pemberian muridnya, ternyata berisi ribuan racun mematikan dan sembilan mantra kutukan yang bercampur menjadi satu. Seketika, Kaisar Altair memuntahkan darah hitam pekat dari mulutnya dan perlahan-lahan jatuh.

"Ini, apa maksudnya ini?" Kaisar Altair mengarahkan pandangannya pada murid bungsunya, seraya berkata, "Racun?"

Sang Kaisar mencoba untuk tidak curiga, namun ekspresi wajah muridnya sudah menjelaskan semuanya. Ia merasa bingung, marah dan sedih. Ia bertanya-tanya dalam dirinya, apa sebenarnya yang sudah ia perbuat, hingga murid yang ia sayangi mengkhianatinya.

Kaisar Altair memandang istrinya, Talia, dari kejauhan. "Talia, tolong aku!" ucapnya, seraya menyodorkan tangannya ke arah istrinya.

Talia mendekati Kaisar Altair, memegang dagunya, lalu menendangnya hingga ia terpental ke dinding istana. Ia kemudian berjalan perlahan ke arahnya seraya bertanya "Katakan! Di mana pusaka Celestia berada?"

Mendengar pertanyaan istrinya itu, seolah menjelaskan tujuan mereka semua. Kaisar Altair perlahan-lahan bangkit. Ia memandang kesebelas murid lainnya, namun mereka hanya diam.

"Apakah itu tujuan kalian? Hingga kalian tega berkhianat padaku." lirih Kaisar Altair dengan napas yang terengah-engah dengan rasa kecewa.

Kaisar Altair kembali memuntahkan banyak darah dari mulutnya, hal ini membuatnya sangat bingung. Biasanya setelah meminum racun, itu hanya berdampak sedikit padanya, dan dalam hitungan menit itu akan sembuh dengan sendirinya.

Namun kali ini, ia sama sekali tidak merasakan tanda-tanda racun itu akan dihilangkan dalam tubuhnya. Justru, ia semakin merasakan sakit di dadanya.

Murid tertua Kaisar Altair yaitu Orlin, mendekati gurunya tersebut. Ia kemudian merangkul Talia sembari berkata, "Kau pasti sangat bingung dengan racun yang kau minum tadi."

Melihat itu membuat Kaisar Altair terkejut. "Kalian! Hubungan gelap macam apa yang kalian miliki?!" tanya Kaisar Altair sembari menahan amarahnya.

"Kau mau tau?" Orlin memegang dagu Talia, lalu menciumnya tepat di hadapan Kaisar Altair. "Inilah hubungan kami yang sebenarnya!" ucap Orlin dengan lantang.

Kaisar Altair merasakan sakit yang luar biasa di dadanya. Baginya, pemandangan yang ia lihat tadi lebih sakit daripada racun yang telah diberikan padanya tadi. Padahal, mereka sudah bersama selama 600 tahun, dan ia benar-benar sangat mencintai istrinya.

Dalam keadaan kecewa dan marah, Kaisar Altair mengeluarkan pusaka Celestia dari penyimpanan dimensinya. Pusaka ini berbentuk gagang pedang berwarna keemasan, dengan hiasan permata yang berkilauan.

Pusaka ini ia ciptakan bersama tiga Kaisar lainnya, dengan meletakan masing-masing kekuatan mereka di dalamnya. Meskipun menurut ketiga Kaisar lainnya, itu adalah ciptaan yang gagal dan tidak dapat disempurnakan. Namun kaisar Altair tetap bersikukuh untuk menyempurnakan pusaka tersebut.

Empat hari yang lalu, dengan berbagai uji coba, Kaisar Altair akhirnya berhasil menyempurnakan pusaka tersebut. Karena diciptakan dengan empat kekuatan Kaisar dan memiliki kilauan yang indah, Dia menamainya pusaka "Celestia". Dengan begitu, pusaka ini akan menjadi senjata paling kuat yang pernah ada.

Tanpa sepengetahuannya, Talia dan Orlin tak sengaja mendengar perkataan Kaisar Altair saat proses penyempurnaan pusaka Celestia. Setelah mendengar bahwa itu adalah senjata terkuat, mereka berencana untuk mengambil pusaka.

Dengan begitu, saat mereka sudah mendapatkan pusaka Celestia, mereka akan menjadi orang terkuat dan pemimpin di seluruh dunia.

Sebelum itu, mereka harus memikirkan rencana bagaimana cara untuk membuat Kaisar Altair melemah, mereka juga harus memikirkan cara agar seluruh orang yang berada di istana berpihak pada mereka.

Mereka pun membuat rumor, tentang ambisi Kaisar Altair yang ingin menyempurnakan pusaka Celestia dengan menumbalkan keduabelas muridnya.

Dalam sekejap, rumor itu meluas, dari kalangan murid Kaisar hingga para pelayan di istana Nebula . Karena rumornya sudah meluas, Orlin memanfaatkan momen itu dan mengajak seluruh murid Kaisar Altair untuk meracuni guru mereka pada hari ulang tahunnya yang ke-800 dan merebut pusaka Celestia demi perdamaian dunia.

Seluruh murid Kaisar Altair setuju untuk meracuni guru mereka, karena racun biasa tidak mempan terhadapnya, mereka pun mengumpulkan seluruh racun yang ada di seluruh dunia dan memberi 9 kutukan pada racunnya.

"Talia!!" Perlahan-lahan bintang-bintang yang mengelilingi istana mulai bersinar terang. "Hanya karena sebuah pusaka, kalian tega mengkhianatiku. Kalau begitu, mari kita semua mati bersama pusaka ini!"

Kilauan sinar bintang dengan cepat tertuju pada pusaka Celestia, bilah pedang yang indah pun mulai terbentuk, menampilkan pemandangan langit malam yang di hiasi ribuan bintang.

Semua mata tertuju pada keindahan pusaka Celestia, Talia segera berlari untuk mengambil pusaka itu. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, Kaisar Altair menusuk jantungnya menggunakan pusaka itu.

Semua orang tertegun ketika menyaksikan kejadian itu, tubuh Kaisar Altair pun mulai bersinar terang menyilaukan pandangan semua orang. Dan dalam sekejap... BOOM!

Langit terguncang, istana Nebula hancur, beruntungnya Orlin pernah mendapatkan pusaka pelindung yang diberikan oleh Kaisar Altair padanya tahun lalu.

Dengan pusaka itu ia dapat melindungi dirinya, Talia, serta murid Kaisar Altair lainnya. Meskipun tidak dapat melindungi mereka sepenuhnya, setidaknya mereka tidak mati akibat ledakan itu.

40 tahun kemudian, disebuah pedesaan yang jauh dari kehidupan kota. Disebuah keluarga yang terkenal kaya sekaligus pemimpin dari desa tersebut, telah lahir seorang bayi laki-laki.

Sebagian orang merasa senang atas kehadirannya, namun banyak juga yang menganggap dia sebagai benalu karena lahir dari seorang selir.

Namun, berbeda dengan bayi pada umumnya, yang biasanya menangis saat dilahirkan. Bayi ini sama sekali tidak menangis dan hanya diam memandang pelayan yang membantu kelahirannya.

Melihat kejadian aneh itu, seorang pelayan diam-diam keluar dan memberi tau sang kepala klan. Kebetulan kepala klan sedang bersama beberapa penatua klan sedang membahas beberapa pekerjaan, Pelayan itu berlutut dan berkata "Maaf mengganggu tuan, bayi yang baru saja dilahirkan nyonya tidak menangis dan bersuara sedikitpun."

"Tidak menangis?" tanya salah seorang penatua, pelayan itu bangkit lalu mengangguk pelan. "Jelas tertulis dalam buku leluhur, jika bayi tidak menangis saat dilahirkan akan membawa petaka dalam keluarga, kita harus segera membunuh bayi itu sebelum hal itu terjadi," lanjut penatua itu.

Kepala klan dan para penatua bergegas menuju tempat kelahiran bayi tersebut. Sesampainya disana, ia langsung menggendong bayi itu dan memeriksa tubuhnya. Selir yang melihat hal itu merasa sangat senang karena kepala klan dan para penatua datang sesaat ia sudah melahirkan.

"Ini...." Kepala klan merasa terkejut, semua orang memandangi wajah terkejutnya kepala klan.

Salah satu penatua merebut bayi itu dari tangan kepala klan dan memeriksanya sendiri, ia juga merasa terkejut. "Ini... Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa bayi yang baru lahir ini memiliki kultivasi tingkat menengah di Essence Beginner? ." ucap penatua itu terkejut.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen

Tidak ada komentar
43 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status