共有

Memancing Kemurkaan

作者: Jimmy Chuu
last update 公開日: 2025-12-24 12:46:21

Dari tengah kerumunan yang padat, Rong Tian melangkah maju dengan gerakan malas. Langkahnya tidak terburu-buru, tangan di saku, seolah baru saja terbangun dari tidur siang.

Kerumunan di hadapannya secara otomatis membuka jalan. Orang-orang mundur ke samping dengan cepat, mata terbelalak memandangi sosok yang telah menjadi legenda menakutkan dalam semalam.

"Dia benar-benar datang!" bisik seseorang dengan suara tertahan.

"Pemuda itu... Tuan Berjubah Putih..."

Di tangan Rong Tian, pedang kayu pers
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
cerita yg sangat ditunggu
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Jubah yang Tertinggal Pagi

    Beberapa tamu sekte kecil berbisik ketika melihat dua ahli waris Sekte Bunga Salju berdiri di sisi Rong Tian. Ada yang dulu ikut percaya bahwa Bing Ruoxue dan Xue Lingyin membawa aib dari Laut Timur, dan kini mereka tidak berani mengangkat suara setelah Pedang Rembulan tergantung jernih di belakang aula.Seorang tetua dari sekte luar mencoba menyelamatkan muka dengan berkata bahwa dunia persilatan memang sering salah paham. Murid di belakangnya cepat mengangguk, tetapi wajah mereka memucat ketika seorang murid tua Sekte Bunga Salju membuka catatan lama dan membacakan nama-nama orang yang pernah ikut menyebarkan tuduhan palsu.Rong Tian tidak mempermalukan mereka dengan kata-kata. Justru karena ia hanya duduk tenang di kursi utama tamu, para tamu merasa punggung mereka makin berat, sebab tidak ada yang tahu apakah diamnya seorang abadi berarti memaafkan atau sekadar menganggap mereka tidak layak ditegur.Upacara berlangsu

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Bab 320: Janji di Bawah Salju

    Beberapa hari setelah nama Bing Ruoxue dan Xue Lingyin dipulihkan, Sekte Bunga Salju tidak lagi tampak seperti tempat yang hanya dijaga oleh dingin dan aturan. Aula utama dibersihkan dari catatan palsu, tirai biru pucat diganti, dan tablet pendiri diseka oleh murid-murid tua yang selama lima tahun menelan keraguan tanpa berani menantang Qiao Yulan.Kabar menyebar dari pegunungan utara ke kota-kota kecil di bawah lereng. Orang-orang mulai berbisik bahwa Tuan Jubah Putih datang ke Sekte Bunga Salju, merobohkan ketua palsu tanpa membantai murid, membuka penjara bawah tanah, lalu mengembalikan Pedang Rembulan kepada dua ahli waris yang seharusnya tidak pernah hilang.Di gerbang luar, murid-murid yang dulu ikut menghunus pedang kini berdiri lebih tegak tetapi jauh lebih hati-hati. Mereka tidak lagi berani menyebut Bing Ruoxue dan Xue Lingyin sebagai pengkhianat, dan setiap kali melihat Rong Tian melewati tangga salju, tangan mereka merapikan gaga

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Darah di Atas Pedang Rembulan

    Pedang Rembulan ikut bersinar. Cahaya bulan menyentuh titik-titik segel di bahu, dada, dan pergelangan mereka, lalu menarik keluar qi dingin yang salah seperti benang hitam tipis dari kain putih.Beberapa murid yang mengikuti dari luar pintu menangis tanpa berani mengeluarkan suara. Mereka pernah mendengar dua nama itu sebagai pengkhianat, tetapi pemandangan di depan mereka tidak terlihat seperti pengkhianat yang dihukum, melainkan ahli waris yang dikurung agar tidak bisa bicara.Qiao Yulan menggertakkan gigi, lalu memaksa suara lembutnya keluar lagi. “Mereka dihukum karena membawa bahaya bagi sekte. Jangan tertipu oleh keadaan mereka sekarang, karena orang yang merusak nama Bunga Salju memang harus menanggung konsekuensi.”Bing Ruoxue menoleh ke arah suara itu. Tubuhnya masih lemah, tetapi matanya tetap berdiri lebih tegak daripada banyak murid sehat di belakang Qiao Yulan.“Kau me

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Pintu di Bawah Aula

    Segel kecil di gagang pedang pecah. Cahaya bulan yang semula dipaksa mengalir ke arah Qiao Yulan tiba-tiba berbalik, dan perempuan itu memuntahkan darah ketika meridiannya dihantam oleh qi yang selama ini ia tekan dengan paksa.Pedang Rembulan lepas dari tangannya dan berputar sekali di udara. Rong Tian mengangkat lengan, membiarkan gagang pedang jatuh ke telapak tangannya, sementara seluruh aula melihat Qiao Yulan terhuyung mundur dengan wajah yang tidak lagi mampu mempertahankan senyum.“Pedang ini tidak pernah memilihmu,” kata Rong Tian.Aula sunyi, tetapi kesunyian itu tidak kosong. Di dalamnya ada wajah murid yang memucat, napas yang tertahan, jari yang melepaskan gagang pedang, dan tatapan yang mulai menghitung ulang semua cerita yang mereka dengar selama lima tahun.Cai Ruxin paling cepat bereaksi. Ia menunjuk Rong Tian dengan tangan gemetar, lalu berteriak, “Teknik iblis! Di

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Pedang di Tangan Pencuri

    Aula utama Sekte Bunga Salju tampak indah dengan cara yang dingin dan tertib. Pilar putihnya dipahat menyerupai batang es, lantai batu beku memantulkan cahaya biru pucat, sementara lambang bulan besar tergantung di balik kursi ketua seperti mata yang menilai setiap orang dari tempat tinggi.Rong Tian masuk di antara dua baris murid perempuan yang sudah mendengar tuduhan pencurian teknik. Beberapa menatapnya dengan kebencian yang dipelajari dari rumor, beberapa lagi mencoba tampak keras meskipun tangan mereka masih mengingat bagaimana formasi gerbang runtuh tanpa satu pun luka besar.Qiao Yulan duduk di kursi utama. Ia bukan perempuan renta, tetapi usia tampak berusaha disembunyikan di balik riasan halus, dan matanya yang licin menatap Rong Tian seperti pedagang tua menaksir barang langka sebelum menawar dengan harga paling rendah.Di samping kursi ketua, sebuah pedang tersandar pada penyangga giok putih. Pedang Rembulan

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Salju yang Tidak Mengenali Guru

    Rong Tian tidak mengubah ekspresi. Ia melihat bagaimana nama Bing Ruoxue dan Xue Lingyin menimbulkan reaksi yang terlalu cepat, terlalu seragam, dan terlalu takut untuk disebut sebagai kebenaran yang lahir alami.“Aku hanya bertanya apakah mereka masih hidup,” kata Rong Tian. “Jika kalian tidak tahu, panggil orang yang tahu.”Kalimat itu membuat wajah Cai Ruxin sedikit berubah. Bagi murid-murid muda, ucapan Rong Tian terdengar seperti ketenangan orang yang tidak memahami bahaya, tetapi bagi Cai Ruxin, ketenangan itu terasa seperti seseorang yang sengaja menahan tangan karena belum ingin membongkar meja.“Mulutmu ringan sekali menyebut nama orang berdosa,” ujar Cai Ruxin sambil mengangkat tangan. “Di depan wilayah sekte kami, pria asing sepertimu masih berani menyuruh kami memanggil orang, seolah Sekte Bunga Salju adalah halaman rumahmu sendiri.”Seorang

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Racun Dan Ejekan

    Semua serangan mematikan itu diikuti oleh kabut asam hijau yang menyengat, menyembur dari celah-celah dinding yang runtuh.Kabut itu dirancang untuk membutakan dan melumpuhkan, membuat korban tidak bisa melihat atau bergerak.Dari langit-langit yang runtuh, jaring-jaring kawat tipis yang dilapisi r

    last update最終更新日 : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Perangkap Dan Peti Mati

    Mo Yan dan Xue Sha telah memilih kuil kumuh ini sebagai lokasi perangkap mereka dengan cermat.Seorang pengemis tua, yang sebenarnya adalah kaki tangan Mo Yan, duduk di dekat gerbang kuil. Wajahnya berkerut, pakaiannya compang-camping."Nak," panggil pengemis tua itu saat melihat Xiao Li mendekat,

    last update最終更新日 : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Kota Sembilan Ngarai

    Kedua pelayan itu langsung membuka mata, napas mereka tersengal, dada naik turun dengan cepat.Wang Fu menatap Rong Tian dengan cemas, matanya penuh keputusasaan. "Tuan... kami... kami tidak bisa," ucapnya dengan nada putus asa, suaranya serak. "Energi di dalam kami menolak. Rasanya seperti api dan

    last update最終更新日 : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang   Jaring Iblis di Balik Tirai Kota

    Pagi di Kota Sembilan Ngarai selalu dimulai dengan hiruk-pikuk yang sama. Wangi teh herbal dan roti kukus bercampur dengan suara tawar-menawar pedagang dan langkah kaki kultivator yang tergesa.Di sebuah penginapan sederhana namun bersih di pinggir distrik pasar, Rong Tian duduk tenang di meja kayu

    last update最終更新日 : 2026-03-21
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status