Share

Bab 18

Ruang tamu tampak sunyi, seolah tak ada yang mau membuka mulut. Ketegangan memang biasa tercipta, di rumah mewah milik keluarga Saputra. 

Hingga pada akhirnya datang seseorang, menambah suasana baru. Amarah kian membuncah, tatkala saling bertukar pandang dengan kedua orangtua yang selama ini ia hormati. 

Persis seperti Mey, kali ini Davin membuang semua barang-barang. Termasuk vas bunga mahal, kesayangan Nyonya besar. 

Ia lampiaskan semua, namun, tak bisa memukuli Ayah terlebih Ibunya. Jadilah, semua barang menjadi korban amarahnya. 

Semua orang mengelus dada, bergidik ngeri. Belum berani menyapa atau menghentikan perbuatan Davin, membiarkan ruang tamu hancur lebur! 

Davin menghela napas, tampak lelah dengan aksinya, "Aku ... Benci Ibu dan Ayah, ternyata kalianlah penyebab Alya
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Yanyan
salah sangka lagi
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status