MasukRio mencium kening Ishana yang terlelap dengan wajahnya yang masih terlihat pucat. Lelaki yang kini telah bergelar suami itu merapikan selimut agar menutupi tubuh istrinya hingga sebatas dada. Rio pun bergegas keluar untuk menemui keluarga yang sudah berkumpul di luar kamar. Meskipun pernikahan dil
Setelah pintu terbuka sebuah kejutan bagi Rio saat melihat keluarganya datang, meskipun harus tanpa adanya Dio. Adik yang tentunya juga sangat dia rindukan, karena setelah pernikahannya hingga saat ini Rio belum bertemu kembali Dio kembali. Ternyata bukan hanya keluarga Oetama yang datang tetapi pa
Sebagai orang yang dianggap paling dekat dengan Ishana, tentu Bumi menjadi terduga paling utama sebagai pelaku yang telah memberikan racun kepada Ishana. Karena itulah Bumi kembali ke Amerika untuk memberi keterangan dan membuktikan jika dirinya bukanlah pelaku kejahatan tersebut. Penyelidikan yang
Rio menatap boneka yang berbentuk bulan, yang saat ini menemani Ishana tidur. Senyum terukir indah di bibir Rio kala mengingat saat dia membeli boneka itu untuk Ishana. Rio sangat yakin jika sampai detik ini Ishana masih mencintainya dan akan bersedia untuk menikah dengannya. Sebenarnya tidak masala
"Maafkan sikap mamanya Isha!" pinta Satria. Saat ini Rio dan Satria sedang duduk berhadapan berada di sebuah restaurant, Satria tahu jika sejak kedatangannya Rio belum makan sama sekali. "Apa yang terjadi pada Isha, Om?" tanya Rio yang sejak tadi belum mendapatkan jawaban. "Ada orang yang ingin m
"Sudah merasa lebih baik?" tanya Bumi kepada Ishana Putri sulung Handa dan Satria membersihkan sisa muntahan yang masih ada di sekitar mulutnya dengan tisu yang di sodorkan oleh Bumi. Tak ada satu orang pun yang ingin merasaka sakit, begitu juga dengan Ishana, meskipun saat ini dia menempati ruang
Hari telah berganti, pagi hari yang cerah secerah suasana hati Bia saat ini. Setelah pembicaraan masalah Dio yang akan membeli rumah untuk seserahan berakhir, Bumi menghubunginya dan mengatakan jika dirinya akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Sampai saat ini, Bia masih belum berani untuk b
Sejak awal menjalin hubungan dengan Chef Tia, Berliana seakan menjadi batu sandungan bagi kedua pasangan muda itu. Berawal restu yang tak kunjung datang, tetapi setelah restu itu dia berikan, justru mengejar agar Dio segera menikahi putri semata wayangnya. Bukan hanya menikah dalam waktu dekat, mas
"Kebetulan Om Selo ada di sini," ucap Rio yang merasa beruntung bisa bertemu dengan Selo Ardi, sehingga sulung dari tiga bersaudara itu tidak harus mengantarkan undangan untuk Selo Ardi hingga ke rumahnya. Dari dalam tas yang dia bawa, Rio mengeluarkan dua lembar undangan lalu dia serahkan kepada S
Dengan langkah yang terburu-buru Rio memasuki sebuah restaurant, Rio menuju ke meja resepsionis untuk menanyakan meja yang sudah di pesan oleh Satria. Setelah mendapatkan informasi yang dia inginkan, Rio bergegas melangkah menuju ke tempat dimana Satria sudah menunggunya. Beberapa kali putra pertama







