MasukBlur PERINGATAN: Cerita ini mengandung unsur dewasa/erotika (21+). Harap bijak dalam membaca. "Aku masih suci. Aku siap jadi istri kontrakmu, asalkan kau bayar sekarang!" Di bawah badai Madrid, Aixa Morales Vega menjual dirinya pada pria asing bermata elang. Malam itu, ia tidak hanya dikhianati oleh Elio—kekasih yang memanfaatkan otaknya—tapi juga terdesak maut demi biaya operasi adik laki-lakinya. Aixa mengira ini hanya pernikahan kontrak tanpa cinta. Pria itu pun mengira Aixa hanyalah gadis desa matre yang rendahan. Namun, takdir mempermainkan mereka. Pria misterius itu ternyata Fernando Castello Ortega, miliarder terkuat di Spanyol sekaligus paman kandung Elio-mantan kekasihnya. Saat rahasia terbongkar, pernikahan kontrak ini berubah menjadi obsesi terlarang yang panas, posesif, dan berbahaya. Paman dan keponakan kini saling berebut untuk menguasai tubuh dan jiwanya. Bagaimana kisah selanjutnya?
Lihat lebih banyakDokter spesialis di klinik fertilitas elit itu menjatuhkan berkas medis di atas meja marmer, lalu tersenyum tipis ke arah Sebastian. "Kondisi fisik Nona Morales sangat luar biasa. Semua indikator kesehatannya sempurna, fungsi reproduksinya prima, dan rahimnya dalam kondisi sangat ideal untuk segera menjalani prosedur fertilisasi in vitro. Kita bisa menjadwalkan pengambilan sampel dan implantasi embrio secepatnya."Aixa yang duduk di kursi pemeriksaan hanya bisa mengepalkan jemarinya di atas pangkuan. Ada rasa getir yang menyergap dadanya. Rahimnya baru saja dinyatakan sebagai 'aset berharga' yang siap memproduksi pewaris takhta keluarga Castello. Di luar ruangan, Sebastian langsung menghubungi sang atasan untuk melaporkan hasil tersebut.Begitu mendengar kabar bahwa rahim wanita pilihannya siap, Fernando Castello Ortega tidak membuang waktu. Pria itu memerintahkan Sebastian untuk langsung membawa Aixa ke kantor catatan sipil khusus di distrik elit Madrid.Di sana, di dalam ruangan ter
Sinar matahari pagi kota Madrid menerobos masuk melalui dinding kaca gedung pencakar langit Castello Group. Tepat pukul 08.55, Aixa Morales Vega melangkah melewati pintu putar lobi utama. Lingkar hitam samar menggelayuti sepasang matanya yang jernih. Sepanjang malam, ia sama sekali tidak memejamkan mata. Ia melewatkan jadwal kuliah paginya, duduk membeku di koridor Rumah Sakit Pusat Madrid demi menantikan lampu ruang operasi padam.Untunglah, Tuhan masih menyayangi malaikat kecilnya. Operasi jantung Leo berjalan dengan sangat lancar. Dokter mengatakan kondisi bocah sepuluh tahun itu sudah stabil, kini tinggal menunggu waktu sampai dia siuman dari efek anestesi. Kenangan akan helaan napas lega pascaoperasi itulah yang menjadi satu-satunya bahan bakar Aixa untuk menggerakkan kakinya ke tempat ini.Aixa berdiri di dalam lift khusus eksekutif, meremas tali tas kainnya dengan jemari yang dingin. Begitu pintu lift berdenting terbuka di lantai paling atas, Sebastian sudah berdiri di sana, me
Pria bermata elang itu melangkah satu blok lebih dekat, memangkas jarak di antara mereka hingga Aixa bisa mencium aroma parfum mahal yang menguar dari tubuhnya. Payung hitam yang dipegang Sebastian kini ikut melindungi kepala Aixa dari hantaman air hujan, namun hawa dingin di sekitar mereka justru terasa semakin pekat."Berapa yang kamu butuhkan, Gadis Suci?" tanya pria itu, menekankan kata 'suci' dengan nada seringai yang begitu kental. Di matanya, ketegasan Aixa tak lebih dari sekadar akting kelas kakap seorang wanita oportunis.Aixa mengepalkan tinjunya di sisi tubuh. Mengabaikan getaran hebat di lututnya, ia mendongak tajam. "Lima puluh ribu euro. Tunai, malam ini juga."Sebastian di samping pria itu terperangah. Lima puluh ribu euro bukan jumlah yang kecil untuk dilemparkan begitu saja pada orang asing di pinggir jalan. Sang asisten bersiap untuk mengusir Aixa, namun sebuah isyarat tangan dari tuannya membuat Sebastian membeku.Pria itu menatap Aixa seolah gadis itu hanyalah seon
Tiba-tiba, sorot lampu putih yang sangat terang dan menyilaukan membelah kegelapan malam, menyinari tubuh Aixa yang sedang berlutut. Suara deru mesin mobil yang berat, halus, namun sangat bertenaga memecah keheningan jalanan sepi di depan bar.Bukan hanya satu, melainkan belasan mobil Rolls-Royce hitam mengkilap beriringan membentuk formasi barikade, menutup jalanan, dan berhenti tepat di depan tempat Aixa berada. Pintu-pintu mobil itu terbuka, dan belasan pria berbadan tegap dengan setelan jas hitam pekat keluar, memegang payung besar, membentuk barisan penjagaan yang super ketat.Dari mobil Rolls-Royce paling mewah di tengah, seorang pria melangkah keluar.Begitu pria itu menapakkan kakinya di atas aspal yang basah, atmosfer di sekitar tempat itu mendadak berubah menjadi sangat berat dan mengintimidasi. Pria itu bertubuh sangat tegap, tinggi menjulang dengan proporsi tubuh yang sempurna dalam balutan setelan jas buatan penjahit terbaik Italia. Wajahnya pahatan simetris yang sangat t












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.