Share

Bab 14

"Jangan suka memanfaatkan keadaan, Mbak. Nggak baik. Nanti kalau Mbak dimanfaatkan orang lain gimana?" Aku yang geregetan pada Mbak Neni ikut bersuara.

Kenapa dia suka sekali mencari kesempatan dalam kesempitan.

Hidup ini, pasti ada timbal baliknya. Apa yang kita perbuat, pasti akan ada balasannya. Jadi, aku tidak pernah berpikir untuk berbuat sesuatu yang buruk. Takut semua akan berbalik padaku.

"Kamu, itu diam saja, Sarah! Nggak usah sok baik, deh! Manusia hidup itu, butuh duit. Selagi ada kesempatan, kenapa tidak dipergunakan dengan baik?"

"Kesempatan kalau memanfaatkan orang lain, untuk apa Mbak?"

"Hiisshhh. Udah deh, nggak usah ikut ngomong kamu, Rah! Bikin orang darah tinggi aja!" omelnya seraya melirikku tak suka.

"Sudah, Nduk. Nggak usah kamu hiraukan Sarah, yang ada bikin pusing saja dia itu," timpal Nenek.

"Iya, Nek. Ngomong-ngomong, apakah Bu Sari itu orang kaya, Nek? Kok uangnya banyak banget?" tanya Mbak Neni.

Aku sudah tidak mau lagi ikutan ngomong. Aku fokus pada
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status