Share

Bab 255

Author: Belinda
Namun, Sani tidak berani mengucapkan kata-kata itu dengan lantang.

"Kalau begitu, teruslah bekerja di sini. Kamu bisa ajukan permintaan apa pun. Kamu sudah merawat Nyonya dengan baik selama lima tahun terakhir. Sudah sewajarnya kamu dapat kenaikan gaji," ujar Aldrian dengan tegas.

"Tapi, Nyonya ...." Sani merasa ragu untuk melanjutkan.

"Nyonya cuma pergi selama sebulan. Dia akan kembali setelah itu." Aldrian sudah mengeceknya. Grup tari itu hanya menampilkan pertunjukan keliling Yuropiah selama
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 472 

    Aldrian tiba-tiba menghilang. Dari Natal hingga Tahun Baru, sampai menjelang Festival Musim Semi, Aldrian tidak pernah muncul di hadapan Kyna lagi.Kyna tidak merasakan apa pun dan hampir tidak pernah memikirkan orang itu. Selama periode ini, waktunya dipenuhi dengan hari-hari perayaan, kebersamaan keluarga, dan kehadiran Eldric. Oleh karena itu, dia tidak memiliki waktu atau ruang untuk bernostalgia.Jika ada sedikit penyesalan di hari-hari bahagia ini, itu adalah kabar buruk yang didengarnya di klinik. Nenek berkulit gelap memberi tahu Kyna bahwa Roberto telah meninggal dunia. Paman ceria yang selalu memanggilnya "gadis penari" itu tidak akan pernah muncul di klinik lagi."Haih, aku lihat sendiri putranya membawanya ke rumah sakit dengan ambulans. Habis pergi, pria tua itu nggak pernah kembali lagi!" ucap nenek berkulit gelap sambil menyeka matanya.Di tempat-tempat seperti klinik pengobatan, para pasien biasanya saling memahami karena merasa senasib. Jika ada yang meninggal, orang

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 471 

    Roberto pingsan dan tidak mampu menjawab. Paramedis mengangkatnya ke dalam ambulans dan Aldrian mengikutinya. Nenek berkulit gelap terus menyerukan "Ya Tuhan" sampai ambulans melaju pergi dan Aldrian tidak mendengar apa pun lagi.Setelah berhasil diselamatkan, Roberto dirawat di ICU. Seluruh proses itu memakan waktu sehari penuh.Ketika Aldrian pulang, langit sudah gelap.Dokter mengatakan kondisi Roberto sangat buruk dan menyuruh keluarga untuk mempersiapkan diri menerima kabar terburuk. Aldrian tidak perlu menyiapkan apa pun. Ayahnya telah mengatur semuanya sendiri. Dia memanggil Aldrian datang mungkin hanya untuk membuatnya menjadi saksi bahwa dia, Bayu Wibowo, yang juga dikenal sebagai Roberto, pernah datang ke dunia ini dan sudah pergi lagi.Aldrian pernah berkata bahwa dia akan menganggap dirinya tidak memiliki ayah dalam kehidupan ini. Namun, ketika Bayu meninggal, dia akan mengantar kepergiannya dan menganggap itu sebagai akhir dari hubungan ayah-anak yang selama ini dibenciny

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 470

    Aldrian mencibir, "Kamu bukan menyesal. Kamu cuma sudah jatuh melarat dan kesepian, makanya kamu baru teringat ibuku." Roberto tertawa. "Kalau kamu? Apa alasanmu pikirkan gadis ini sekarang?" Aldrian merasa kata-kata itu bagaikan pukulan yang membuat kepalanya berdengung. Rasa sakit langsung menyelimuti hatinya. "Kamu nggak ngerti! Aku berbeda darimu!""Apa bedanya kita, Nak?" Roberto berujar, "Aku sudah beri contoh salah bagimu, tapi kamu tetap nggak belajar dari kesalahanku. Apa bedanya kamu sama aku?""Beda! Beda! Pokoknya beda!" Aldrian tidak lanjut mendengar omong kosong Roberto lagi. "Apa hakmu mengataiku?" Setelah melampiaskan amarahnya, Aldrian kembali ke kamarnya dan berbaring di tempat tidur sambil lanjut menonton video di ponselnya. Saat menonton video tari itu, penglihatannya perlahan kabur dan dia akhirnya tidak bisa melihat apa pun dengan jelas. Sebelum dia menyadarinya, air mata mengalir membasahi wajahnya ....Malam itu, Aldrian tidak berhenti bermimpi dan memimpikan

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 469

    Aldrian tidak ingin mengakui betapa serasi, cocok, dan harmonisnya kedua orang itu saat menari. Rasa sakit terbesarnya adalah, Kyna sebenarnya bisa lanjut menari, tetapi orang yang membantunya mewujudkan mimpi itu bukanlah dirinya ....Jelas-jelas, dialah yang paling berharap Kyna bisa kembali ke panggung ....Jelas-jelas, dialah yang berusaha mengerahkan segenap tenaganya untuk menjunjung tinggi Kyna ....Selama lima tahun, lebih dari 1.800 hari, Aldrian mungkin sudah mengucapkan "Kyna, aku orang yang paling berharap kamu bisa hidup dengan baik" lebih dari 1.000 kali. Entah itu diucapkannya kepada Kyna atau diam-diam diucapkannya pada dirinya sendiri, pada akhirnya, dia memilih cara yang paling salah ....Aldrian mengira bahwa memberi Kyna kehidupan mewah tanpa perlu mengkhawatirkan uang sudah merupakan hidup yang baik bagi Kyna. Dia tidak pernah mempertimbangkan bahwa Kyna bukanlah hewan peliharaan. Dia tidak pernah memikirkan bahwa Kyna juga menginginkan langitnya sendiri dan bisa t

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 468 

    Saat irama musik melambat, gerakan menari semua orang juga ikut melambat. Awalnya, semua orang berkumpul dan menari bersama. Perlahan-lahan, mulai tidak ada orang di sekitar Kyna dan Eldric.Musiknya sangat memikat, terutama karena band tersebut memainkan lagu cinta yang lembut. Dua orang yang menyimpan "rahasia" di hati sama sekali tidak menyadari keadaan di sekitar mereka dan masih tenggelam dalam alunan musik. Sebagai penggemar tari, mereka tanpa sadar mulai menampilkan tarian pasangan Zoringa.Begitu mulai, mereka tidak bisa berhenti. Lingkungan di sekitar sudah kosong, tetapi itu tidak masalah. Semua orang kembali ke tempat duduk masing-masing untuk menonton mereka menari, tetapi itu juga tidak masalah. Pada saat ini, yang harus mereka lakukan hanyalah menari.Setelah menjalani rehabilitasi berkala selama setengah tahun, keadaan Kyna sudah jauh lebih baik. Gerakan-gerakan yang dulu hanya bisa dia lakukan dengan terbatas, kini mampu diselesaikannya hingga 80%. Terutama semua geraka

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 467

    "Kalau kamu nggak bisa jaga mulutmu, jenazahmu akan kutelantarkan di hutan belantara!" bentak orang itu dengan marah sambil menoleh.Roberto mengangkat alisnya. "Terserah. Setelah aku mati, kamu boleh telantarkan aku ke mana pun kamu mau. Aku bahkan nggak bisa kendalikan kamu selagi hidup, apalagi setelah mati." Eldric mengemudikan mobil dengan perasaan gembira. Ketika mereka hampir sampai di jalan taman yang dekat dengan rumah, dia tiba-tiba berhenti. "Kak Kyna, aku mau telepon Kak Gabe.""Ngapain kamu telepon kakakku?" Kyna merasa anak ini sebenarnya cukup licik dan selalu bersikap memelas seperti seekor anak anjing, sehingga dia tidak tega menyalahkan Eldric."Kak Kyna, aku sudah pesan tempat di sebuah restoran, dari sebulan yang lalu. Aku kira, aku akan punya kesempatan untuk mengajakmu keluar di Hari Natal ...." Eldric lagi-lagi memasang tatapan memelasnya.Kyna memelototinya."Kak Kyna ...." Eldric mengulurkan tangan dan menarik lengan Kyna dengan pelan."Telepon saja, asalkan k

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status