LOGINAlara Currelan, wanita sangat cantik yang berprofesi sebagai dokter dan influencer kesehatan. Dia hobi menonton drama pendek tema kerajaan zaman kuno. Karena kelelahan setelah operasi selama 36 jam nonstop, dia meninggal dunia. Tiba-tiba, dia bangun di dalam dunia drama pendek yang ditontonnya. Alara bertransmigrasi menjadi Norabel Valedel, tokoh protagonis yang mati tragis akibat dibunuh suaminya sendiri, Diller Leonaricーpangeran ke-7 kerajaan Dragerium. Alara tak mau mengulang kisah yang sama. Pada saat pengasingan akibat fitnah, Alara berusaha mendekati antagonis pria. Dengan kemampuan medis dan pengetahuan alur cerita, dia berusaha menyelamatkan hidupnya dan mengubah alur. Sampai Alara menyadari, bukan hanya dia satu-satunya orang masa kini yang masuk ke dalam drama pendek itu. IG:misscaya88
View More「彼と結婚してからもう二十年が経つのね……」
暁(あかつき)家の令嬢であり、今は神宮司夫人である瀬奈(せな)は広い部屋でポツリと呟いた。
彼女は今日もある人物を待ち続けている。来るはずがないとわかっていながらも、瀬奈は二十年間ずっと彼の来訪を心待ちにしているのだ。
「一体どこから私は間違えてしまったのかしら……」
ベッドサイドに腰かけた瀬奈は、彼と初めて出会ったときのことを思い浮かべた。
「初めまして、神宮司湊斗です」
「……」
神宮司湊斗(じんぐうじみなと)と名乗った彼に、強く心惹かれたのを瀬奈は今でも覚えている。一目惚れだったのかもしれない。
サラサラの黒い髪、高い鼻梁、切れ長の美しい瞳、幼いながらに整った顔立ち。瀬奈は一瞬にして彼に心を奪われてしまった。
暁グループの令嬢だった瀬奈と、神宮司財閥の御曹司だった湊斗。
二人は許嫁だった。そのことを父親から聞かされたとき、瀬奈はとても喜んだ。彼女にとって初恋の相手であり、愛する湊斗と結婚できるのだと。
しかし、彼のほうはそうではなかった。
湊斗は瀬奈との婚約中、多くの女性と浮名を流した。学校の同級生、年上の社会人、父親が経営する会社の社員にまで。彼は相手の身分関係なく手を出した。
瀬奈は自分には指一本触れないにもかかわらず、他の女性と関係を持ち続ける湊斗に不満がないわけではなかった。しかし、彼に嫌われるのを恐れていた瀬奈は何も言うことができなかった。
「結婚前に遊びたいだけだろう。神宮司家の正妻になれるのだから、それくらいは目を瞑りなさい」
父親は湊斗が遊んでいることを知っていたが、瀬奈に我慢しろと言った。
両親からも味方してもらえなかった瀬奈は、必死で自分に言い聞かせた。
彼女たちはただの遊びであり、自分は神宮家の夫人となる女だ。だから結婚すればきっと自分だけを見てくれる、とそう信じていた。
しかし、現実は残酷だった。
湊斗は結婚してもなお、瀬奈の元には訪れることなく、愛人の元で夜を過ごした。そのことを責めた瀬奈に、彼は言い放った。
「お前を愛することはできない、これからは俺の行動に口を出さないでくれ」
彼の目は初めて出会った頃とは別人のように冷たかった。
それから湊斗は瀬奈に指一本触れることなく、多くの愛人を囲い、彼女たちとの間に五人もの子供をもうけた。そのうちの誰かに会社を継がせるつもりのようだ。
「奥様ったら、今日も一人ぼっちでいるわ」
瀬奈は湊斗の帰ってこない邸宅に一人取り残された。彼は今日もきっと愛人たちの住む家へ帰っているのだろう。
しかし、湊斗を愛している彼女は毎日のように彼を待ち続けた。自分の元へ来るわけがないとわかっていながらも。
そんなことを続けているうちに、二十年という歳月が経過していた。瀬奈と湊斗はお互いに三十八歳となった。
彼女は既に子を望めるような年齢ではなくなり、湊斗のほうも新しく愛人となった若く美しい女に夢中になっていると聞いている。
瀬奈の中で、何かが音を立てて崩れ落ちて行くようだった。
二十年という年月はあまりにも長すぎた。彼女の心は既に限界を迎えていた。
翌朝、心配そうに彼女に声をかけたのは湊斗の秘書だった。
「奥様……」
普段別邸で暮らしている湊斗の私物を取りに来る彼は、たびたび瀬奈とも顔を合わせていた。神宮司家で彼女を気にかけてくれていた数少ない人だ。
「今日も湊斗は愛人のところにいるんでしょう?」
「そ、それは……」
彼の秘書・中田一馬(なかたかずま)が言いづらそうに視線を逸らした。
知ったところで今さら驚きもしない。湊斗が瀬奈の元を訪れることなど、この二十年間数えるほどしかなかったのだから。
それでも彼女は彼のことを信じて待っていたが。
「いいのよ、わかっているから」
「……」
彼はうつむいた。瀬奈が辛い思いをしていることを知っておきながら、何もしてあげられないことに罪の意識を抱いていた。
しかし、今日の瀬奈の表情はいつもと違うと、彼は思った。これまでは湊斗に対する希望を見せていたにもかかわらず、今はどこか諦念に似たものを彼は感じた。
「中田さん、私最後に行きたい場所があるの。よかったら付き添ってくれない?」
「は、はい!奥様!」
”最後”という言葉に疑問を感じながらも、中田は彼女について行った。
"Apa?" ucap Alara tanpa sadar. Suara Draven yang terdengar dari telepati tetap saja membuatnya tidak fokus. Terdengar suara batuk-batuk yang cukup keras. Varek nampak tersendak ketika meminum ramuan. "Kakek," panggil Tabib Khaelus. "Apa yang terjadi padamu? Anda baik-baik saja?" Dia mendekat ke arah Varek. Varek mencoba duduk sambil mengusap ramuan herbal yang tersisa di bibirnya. Ramuan herbal itu seolah ingin menyangkut di tenggorokannya. Tidak sepenuhnya cair, ramuan itu masih terdapat sisa dedauanan yang dihaluskan. "Aku tidak apa-apa. Hanya sedikit terkejut karena rasa ramuan yang lebih pahit daripada biasanya," elak Varek. Alara sembunyi-sembunyi menatap ke arah Varek. Dia juga khawatir dengan kondisi kesehatannya. 'Draven memang suka menggoda. Ah, apa yang kupikirkan. Jangan berharap kepada Kevin. Ingat di dunia ini aku adalah Norabel Valedel, seorang wanita yang masih punya suami,' batin Alara. Alara kembali mendekat ke arah Varek. Segelas air diambil dari
"Aku masih lemah," protes Varek. Dia tidak ingin Alara meninggalkannya di ruangan itu. Tangan kanan Alara seolah ingin ditarik oleh Varek. Alara berjalan mendekat lalu mengamati wajah Varek. Dahi Varek diperiksa dengan punggung telapak tangan kanan Alara. "Tak ada demam, kau tidak terlihat pucat. Seharusnya sudah lumayan membaik. Lukamu juga sudah mulai menutup," Alara berkacak pinggang. Draven nampak keluar dari dalam tas selempang milik Alara. Kadal itu melata dan merayap menuju ke dekat Varek terbaring setengah duduk. "Kakek Kevin yang manja. Kau hanya ingin dapat perhatian saja kan?" goda Draven lewat telepati. "Sungguh romantis pasangan ini, saling khawatir tapi tidak berani menyatakan kejujuran. Aku mendengar ada ocehan protes padaku." 'Kadal sialan! Apa yang kau katakan. Mau ditaruh mana wajahku nanti?' batin Varek. Alara hanya tersenyum simpul,"Kakek Kevin jika masih lemah sebaiknya berbaring saja. Masih banyak orang yang perlu aku tolong dan periksa kondisinya
"Apa yang ingin kau bicarakan?" Alara memilih mengalah. Dia merasa khawatir melihat kondisi perban di dada kanan Varek tang nampak memerah. Kursi kayu di ruangan kecil itu ditarik oleh Alara. Dia duduk mendekat ke arah Varek. Helaan napas panjamg dilakukan Alara. "Biar kupikirkan terlebih dahulu usulanmu. Para prajuritku sedang menyembuhkan diri. Bisa bertambah kacau jika langsung mengambik keputusan tanpa persiapan apa pun," sahut Varek dengan suara lirih. Dia memegangi luka di dada kanannya. Alara mendengarkan dengan seksama. Apa yang dikatakan Varek ada benarnya. 'Benar, aku terlalu emosional. Peperangan bukan mainan. Perlu perencanaan dan siasat yang matang,' batin Alara. Alara berdiri dan bangkit dari kursi itu. Dia mendekaf ke arah Varek. Varek dibantu agar posisinya menyandar di kepala ranjang kayu itu. "Lukamu masih perlu dirawat dengan baik. Kurasa aku terlalu hanyut dalam emosi. Sudah, lebih baik sembuhkan dulu lukamu ini," Alara memegangi kedua bahu Varek.
"Apa kau tidak lihat aku sedang sakit?" elak Varek. Dia menunjuk tepat ke arah luka yang ada di dadanya. Nampak perban di bagian luka Varek masih basah. Darah segar masih sering mengalir dari luka itu. Alara menatap tepat ke arah perban. "Kau seharusnya di dalam tenda saja. Lukamu belum kering sepenuhnya," Alara mencoba duduk di dekat Varek. Mata biru kehijauan milik Alara terus mengamati bagian dada Varek. Varek juga masih terdiam. Jubah hitam itu sudah dilepaskan oleh Varek. "Lebih baik ganti saja perbanmu dulu!" Alara berdiri dan berjalan menuju ke area luar ruangan itu. Dia meminta Mireya untuk membawakan air bersih dan peralatan yang dibutuhkan. Varek terdiam. Dia belum berbicara lagi. Matanya fokus menatap ke arah pintu masuk ruangan tempatnya terbaring. "Cinta sungguh menyiksa ya, manusia memang merepotkan," terdengar suara Draven lewat telepati. "Sejak kapan kau ada di sini?" tanya Varek spontan. Dia mengamati Draven yang sudah bertengger di ujung kepala ranj
“Hah? Kasa?”Alara mengenali kedua benda yang tiba-tiba muncul di tangannya. “Bagaimana benda ini muncul?”“Lady!” Panggilan terdengar dari pintu kamar.‘Gawat, harus disembunyikan dulu kasanya,’ batin Alara. Dengan cepat, Alara memasukkan kasa itu ke dalam kantong gaun Alara. Pandangan mata Alar
“Lady Norabel, kumohon bangunlah!” Sebuah suara memohon terdengar sayup di telinga Alara. Berulang kali memanggil nama yang asing baginya.Satu tarikan napas yang terasa sungguh berat. Rasanya seperti tenggelam di dalam air tapi terpaksa menghirup oksigen. Hingga Alara mulai membuka mata perlahan
"Kenapa?!" gertak penjaga yang duduk tepat di sebelah Alara. Netra Alara mengamati dari pintu kereta. Terlihat seorang prajurit turun dari kuda warna putih. "Kau mau apa?" teriak penjaga berbadan tambun itu. Suara teriakannya yang serak namun nyaring membuat telinga Alara berasa sakit. "Mi
"Sial sekali kita!" terdengar suara di telinga Alara. Sedikit demi sedikit matanya terbuka. Rupanya dia tanpa sadar tertidur. Kepalanya masih menyandar di dinding kayu kereta itu. "Harus ke daerah berbahaya seperti ini. Membawa tahanan buangan...." ujar penjaga lain di dalam kereta itu. Penjag












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews