Share

Mencari Alasan

Author: Erna Azura
last update Last Updated: 2025-12-16 22:36:48

Suara AC mobil menderu pelan. Mama Ayara duduk dengan nyaman di kursi penumpang depan, sementara Rex fokus menyetir. Atau tepatnya pura-pura fokus menyetir karena benaknya masih setengah melayang memikirkan sesuatu yang tidak ingin ia akui baik di dalam hati maupun pikiran apalagi bibirnya.

“Maaf ya sayang, kamu lama nungguin Mama arisan,” kata mama Ayara membuka percakapan, suaranya halus tapi mata beliau waspada seperti detektor kebohongan.

Rex mengusap tengkuk. “Enggak apa-apa, Ma… buat Mama apa sih yang enggak.” Rex melirik sekilas disertai senyum lebar.

“Hmm … Kamu enggak bete nungguin Mama sendiri?” pancing mama Ayara, tanpa dosa.

“Enggak donk.” Rex menimpali.

“Kamu tadi sendirian aja?” tanya mama Ayara lagi.

Rex menghela napas kecil. Tidak ada jalan untuk kabur.

“Enggak.” Rex tersenyum lebar

“Terus sama siapa?” Mama Ayara mencondongkan badan, menatap lekat sang putra.

Rex akhirnya menyerah. “Aku ketemu Stevie.”

Senangnya luar biasa, mama Ayara bahkan langsung berser
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Oalaaaa... Kluarga Lazuardy Enak² Makan Malam & Belanja² ke Singapura, REX malah Kasihan inget ANITA yg lagi STRES & Lelah Ngurus Baby NATHAN yg lagi Aktif²nya berulah...
goodnovel comment avatar
Erni Apriani
ribet ya kalo kucing-kucingan begini tuh.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dimanja Suami Kontrakku   Istriku

    Ketika malam mulai beranjak, satu persatu anggota keluarga Lazuardy pamit.Rumah besar itu menjadi sepi. Lampu-lampu halaman diredupkan.Kakek dan nenek menginap semalam dan kini sudah naik ke kamar tamu.Jadi mama Ayara bisa mendiskusikan rencana “penyamaran keluarga” bersama papa Nicholas.“Pokoknya Pa, kita harus terlihat biasa aja, nanti Mama ajarin … Mama pernah hidup sederhana sebelum ketemu Papa.” Mama Ayara tampak bersemangat.Bagaimana tidak, mendengar kisah hidup Anita dari Rex dan uniknya karakter gadis itu membuat mama Ayara penasaran dan jatuh hati meski belum bertemu dengannya.Sementara itu Rex berdiri sendirian di balkon kamarnya, memandangi langit Jakarta yang gelap. Udara saat itu cukup hangat, tapi dadanya terasa dingin. Jauh dari Anita dan Nathan yang sudah seperti separuh dari dirinya.Ia memegang ponselnya.Menimbang.Tiga kali ia buka kontak Anita.Tiga kali ia tutup lagi.Akhirnya, dengan napas berat, ia

  • Dimanja Suami Kontrakku   Terasa Lengkap Jika Ada Rex

    Mobil hitam mewah itu melaju meninggalkan rumah besar keluarga Lazuardy.Di jok belakang, Stevie duduk memeluk tasnya erat—lututnya menyentuh dadanya, tubuhnya meringkuk seperti ingin hilang dari dunia.Sopir hanya melirik lewat kaca tengah, tapi tidak berani bertanya.Karena dari tadi Stevie tidak bersuara.Tidak bergerak.Hanya menangis tanpa suara, air mata jatuh tanpa putus, mengalir terus menerus seolah tak ada batasnya.Di Kepalanya, suara Rex terus terulang—membunuhnya perlahan“Aku mungkin… sudah jatuh cinta sama Anita.”“Yang aku kangenin bukan kamu.”“Kita selesai, Stev.”Stevie menutup mulutnya dengan tangan gemetar agar tidak terisak keras.Tapi tetap saja bahunya berguncang.“Aku… aku terlambat?” bisiknya, setengah tidak percaya.“Enggak mungkin… Rex itu… milik aku. Bukan dia.”Suara itu lirih.Rapuh.Tapi di hatinya, ada sisi lain—gelap, keras, tidak rela—yang ikut bangkit.Flashback kecil muncul tanpa izin dalam benak Stevie memvalidasi kebodohannya yan

  • Dimanja Suami Kontrakku   Terpaksa Jujur

    Rex masuk kembali ke dalam rumah dengan napas masih belum stabil. Pintu belum sempat menutup sepenuhnya ketika seluruh anggota keluarga Lazuardy menoleh ke arah pria itu secara serempak—seperti adegan sinetron ketika pelaku utama akhirnya muncul.Gilman berbisik ke Gladys, “Tuh kan, drama belum tamat.”Tante Cindy mengipaskan bulu lehernya. “Ih I LOVE LIVE DRAMA.”Akan tetapi, begitu melihat wajah Rex yang tampak mengenaskan—terlihat lelah jiwa dan raga—semua suara mendadak mereda. Bahkan Axel pun yang biasanya usil hanya memegang gelas es teh-nya sambil menatap sang kakak dengan mulut mengerucut.Mama Ayara menghela napas, lalu duduk kembali sebagai Ratu Lebah yang sedang menilai keputusan anaknya.“Rex,” katanya. “Udah selesai?”Rex mengangguk. “Iya, Ma.”“Gimana Stevie?” tanya papa, berhati-hati.“Dia… menerima atau enggak, itu sudah bukan urusan Rex lagi.” Rex menatap jauh ke arah pintu. “Yang penting Rex sudah selesai sama masa lalu Rex.”Beberapa sepupu bersiul kecil, s

  • Dimanja Suami Kontrakku   Penolakan

    Angin sore yang hangat menerpa wajah Rex begitu ia keluar dari pintu utama rumah besar itu. Suara tawa keluarga masih terdengar samar dari dalam, tetapi dunia Rex sudah menyempit menjadi satu titik di mana hanya pada Stevie.Gadis itu berjalan cepat menuju gerbang depan, tumit sepatunya memukul batu kerikil, langkahnya limbung—antara marah, malu, dan hancur.“Stevie! Stev, tunggu!”Suara Rex menggema di halaman luas yang dipenuhi dekorasi pesta.Stevie berhenti, tapi tidak menoleh. Bahunya naik turun, menahan napas yang patah.Rex mempercepat langkah, berhenti dua meter di belakangnya.“Stevie! Stev—tunggu!”Rex akhirnya berhasil menyusul, memegang lengan Stevie sebelum gadis itu sempat membuka pintu mobilnya.Stevie menepis kasar.“Lepasin aku!”“Stevie… please. Kita harus bicara.”“Ngapain lagi?! Kamu sudah mempermalukan aku di depan seluruh keluarga kamu! Mereka semua lihat aku seperti badut yang salah panggung, Rex!”St

  • Dimanja Suami Kontrakku   Dramatis

    “Sore semuaaaa ….” Suara merdu itu membuat ruangan otomatis hening, pasalnya mereka sudah komplit, tidak menunggu tamu dari luar.Sejurus kemudian semua menoleh ke asal suara.Stevie berdiri di ujung koridor yang menyambungkan ruang tamu dengan ruang televisi dihiasi senyum merekah di bibir, tatapan mata berbinar dengan tubuh langsing dibalut dress pastel, rambut bergelombang, dan terlihat sudah siap…berbuat bodoh.Axel menutup wajah dengan bantal. “Gawat!”Rex mematung, menatap Stevie bingung. “Ngapain dia di sini?” Papa Nicholas hampir menjatuhkan mangkuk Tomyam.Tante Cindy mengangkat kamera ponsel, mengira ini adegan drama Korea sungguhan.Stevie mendekat ke arah mama Ayara.Semua mata mengikuti.“Permisi… Tante…Om … Kakek … Nenek … Ayara dan Papa Nicholas … boleh Stevie bicara?”Rex spontan berdiri.“Stevie, apa yang—”Terlambat.Stevie langsung membungkuk seperti lamaran ala drama Tiongkok kuno.“Aku… dan Rex sudah lama menjalin persahabatan … sejak SD. Dan dalam

  • Dimanja Suami Kontrakku   Acara Keluarga Lazuardy

    Rex terbangun dari tidurnya mendengar suara berisik di halaman belakang.Dia bangkit lalu melihat ke jendela dengan pemandangan halaman belakang rumah yang luas ada tanaman indah dan kolam renang besar.Di sana, banyak orang sedang membuat dekorasi dessert table, photobooth dan prasmanan.“Waaah, jangan- jangan mama mau buat pesta pernikahan gue sama Anita, aduuuuh gawattt!” Rex keluar dari kamar sambil berlari.“Maaaaaa!” panggil Rex lantang.“Rex, apa sih pagi- pagi udah berisik!” tegur Papa yang melongokan kepala dari ruang gym.“Di luar Pa ….” Rex menunjuk keluar, panik.“Apa?” “Di luar! Mama mau bikin acara pernikahan aku,” kata Rex mengungkapkan apa yang ada di benaknya.Kening papa mengkerut, papa berjalan menuju dinding kaca sambil bertelanjang dada, kulitnya lembab setelah beberapa jam mengolah tubuh, tangannya terangkat untuk menyingkap tirai yang menghalangi pandangan ke luar.“Itu … ngapain orang-orang itu di sana?” Rex nyaris histeris.“Itu Mama yang nyuruh, b

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status