Share

34. Dance

Author: Blue Rose
last update publish date: 2026-02-25 01:41:40
"Cie... yang nikahnya mendadak," goda Febi.

​Mereka baru selesai berfoto dan Febi merasa gatal kalau tidak menggoda sahabatnya itu. Kieran seolah membiarkan mereka mengobrol sebentar, sementara ia sendiri asyik mengobrol dengan Clara.

​"Haha, apa sih. Sebenernya gue takut banget kalau orang-orang tahu," balas Siti.

​"Tenang aja, gue nggak ember kok."

​"Paham, cuman di sini kan banyak yang datang. Satu foto kesebar aja udah bikin hidup gue berubah drastis."

​Febi mengernyit heran. "Maksudnya
Blue Rose

Semoga syuka🥰

| 1
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   64. Distraksi

    Siti dengan panik menelpon Kieran, berharap kalau suaminya berhenti melakukan tindakan apapun yang ingin ia lakukan kepada pelaku. Namun Kieran sama sekali tidak mengangkat teleponnya, atau tidak membaca pesannya. Kieran tidak bisa dihubungi dengan cara apapun, bahkan beberapa Bodyguard yang ia memiliki nomornya tidak ada yang menjawab. Siti panik dan hampir melepas infusnya, tapi Febi menahan. "Tenang, Ti. Tenang... aku yakin pasti gak seperti yang kamu pikirin. Victor cuma asbun aja dia," ujarnya. Victor mendelik, tapi karena itu demi kebaikan Siti. Ia mengerti dan diam saja dikatakan asbun. Aslinya Victor serius, tapi ia tak mempertimbangkan reaksi Siti yang sepanik itu. Bisa-bisa kalau ayahnya tau ia memberitahu Siti, pasti ayahnya akan memarahinya. "Gue... gue cuma becanda, anying. Masa lo percayaan banget," tambah Victor. Nadanya gugup, tapi kemudian Febi mengangguk ke arah Siti, meyakinkannya agar tidak panik lagi. Siti pun langsung tenang. "Gue harus nem

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   63. Merasa Tak Dilindungi

    Siti membuka mata setelah seharian pingsan. Namun di sana tidak ada siapa-siapa, selain Evi--pembantu rumah. Evi yang melihat pergerakan dari nyonya Kingsley pun langsung berdiri dari duduknya dan merasa sangat bahagia. Ia pun memencet tombol untuk memanggil perawat dan juga langsung menawarkan Siti untuk minum. "Nyonya, apakah haus?" Siti pun langsung mengangguk. Evi kemudian memberikan Siti minum. Tak lama, Dokter datang dan memeriksa Siti singkat dengan bantuan para perawat. Dokter menyampaikan kalau Siti sudah mulai membaik dan butuh waktu 2 hari sampai 3 hari agar mereka bisa memastikan kembali apakah Siti bisa pulang atau tidak. ​Setelah dokter dan perawat pergi pun, Siti melihat ke arah Evi dan bertanya, "Mbak Evi, Kieran mana?" tanyanya. Evi pun terlihat berpikir sejenak. "Tadi sih Tuan menyampaikan untuk saya menjaga Nyonya. Kalau bangun saya kabari Beliau. Saya sudah kabari beliau, tapi beliau tidak menceritakan di mana sekarang beliau," jawab Evi agak muter-muter. Tap

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   62. Terorganisir

    Brak! Victor, Julian, dan Edric keluar dari pintu tersebut dan langsung menerjang orang-orang yang menghalangi mereka. "Minggir woy!" teriak Edric yang paling belakang. "Minggir bangsat! Lo pada ngapain?!" bentak Victor. Tak hanya itu, ia mendorong dua gadis yang menahan Siti yang sudah hampir pingsan itu. "Aaaa!" para gadis itu terjatuh. Sementara dua yang lain terlihat saling merapat dan ketakutan melihat tiga putra Kingsleu datang. Tak hanya itu, saat Victor dan Julian mengngkat Siti, Kieran datang dengan panik. "Ada apa ini?" tanya Kieran. "Siti--" Edric belum selesai bicara karena keempat gadis itu akan kabur. Ia kemudian menghadang dan menangkap dua dari mereka, tapi yang dua lain berhasil lari. Julian menyerahkan pegangannya pada Siti ke ayahnya. "Siti?!" ujar Kieran shock. Victor lalu menyerahkan gendongannya pada sang ayah sepenuhnya. "Aku akan urus mereka, Pih." "Oke." Kieran tak bisa memikirkan hal lain sekarang. Ia langsung bergegas

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   61. Topeng Terlepas

    "Gak tau gue, mereka terlalu bahaya menurut feeling gue," ujar Victor. Ia membawa kacang entah dari mana, yang juga dicemili oleh Edric. "Memang Maminya Julian tinggal di US juga?" tanya Siti. "Enggak, pindah-pindah dia," jawab Victor secara alami. Posisi Victor ada di tengah dan Edric di sisi kanan Victor, dan Siti di sebelah kirinya. Edric juga menjelaskan, "Secara gak langsung, dia itu emang bosenan pada banyak hal termasuk pas nikah sama Papi. Mereka cerai karena si Tante bosen aja." Siti manggut-manggut. "Oh gitu, tapi Julian keliatan sayang banget sama dia." "Mungkin karena Emak kandung," ujar Victor. "Em... tapi aku masih bingung. Edric pernah serumah sama Maminya Julian berarti?" tanya Siti. ​Edric mengangguk, "Dari sejak gue dibawa ke Mansion udah ada dia," balasnya. ​Di situ Siti mulai bingung lagi. Kalau dilihat dari timeline lahirnya Julian yang jaraknya cukup jauh dengan Edric, kemudian Edric yang sudah bertemu dengan ibu Julian di mansion, kemudia

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   60. Pura-pura

    Pintu kamar itu didobrak dan langsung terbuka kencang. Kieran dan Siti spontan memisahkan diri. Kieran spontan menutupi tubuh Siti dengan selimut yang sebenarnya belum ada yang terbuka sepenuhnya. Tapi wajah Kieran terlihat sangat tidak senang. "Apa yang kalian lakukan?!" geram Kieran. Ia benar-benar marah pada orang-orang yang mengganggu aktivitasnya. Di ambang pintu telah berdiri Putri Wijaya dan dua pria dengan penampilan bodyguard. "Om, kalian lagi ngapain?" tanya Putri tidak menyangka. "Ya mau ngeseks lah sama istri," jawab Kieran enteng. Plak! Siti langsung menggeplak lengan bisep suaminya, saking tak terkontrolnya mulutnya itu. "Mas!" bisiknya. Putri terluhat gelisah seperti tak percaya pada sesuatu, tapi terlanjut melihat kenyataannya. "Tapi Om, bukannya kamu--" "Dasar brengsek, ganggu privasi orang! Keluar!" Di titik itu, Putri yang sebenarnya dari keluarga terkuat di Ibukota pun tak berdaya. Ia langsung berlari sambil menangis, sementara kedua body

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   59. Racun?

    "Siti, kamu tenang saja. Aku punya rencana," potong Kieran. "Saya juga, Pak... eh saya, aku maksudnya Mas, hehe!" Kieran terkekeh melihat Siti yang saking semangatnya sampai lupa panggilan mereka. Ia menggenggam tangan Siti dengan tangan kirinya, dan mengelus pipinya dengan tangan kanannya. "Sayang, maksudku... aku udah siap dengan keadaan ini. Pada dasarnya aku udah bisa menhadapi situasi seperti ini selama bertahun-tahun." "Tapi Mas, itu... aku sempet liat seorang pelayan memasukkan obat ke dalam gelas yang kemudian di kasih ke kamu. Kamu tadi minum?" tanya Siti. Kini giliran Siti yang menggenggam tangan suaminya, ia begitu takut dengan apa yang akan mereka hadapi. "Aku--" "Mas, serius kamu gak minum dari gelas itu kan?" Kieran menghela napas, ia merasa tubuhnya sudah tidak nyaman. "Itu..." gumamnya sambil menggaruk tengkuknya sendiri. "Panas banget, Sayang. Lemes." Siti mendelik, ia panik. Sementara Kieran terus menggosok-gosok dadanya sendiri. Ia berusaha m

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   11. Mereka Tau Terlalu Cepat

    Kieran sibuk menjawab telpon grup dari ketiga anaknya yang lain. Edric sudah marah-marah secara langsung, kini giliran Keiron, Victor, dan bahkan Julian yang ada di Amerika. "Kita rapat keluarga aja besok. Buat Julian bisa online aja," ujar Kieran sudah lelah diberondong omelan. "Pih, seriousl

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   13. Rapat Keluarga

    Kieran hampir saja buka mulut, tapi Keiron langsung memberi tatapan peringatan pada sang adik. Selain Kieran, Keiron ai sulung juga begitu disegani oleh adik-adiknya, jadi adik-adiknya tak berani membantah. Meski Edric kelihatan ingin berdiri, ia menahannya. Hal itu membuat Siti tambah yakin, kala

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   10. Pembantu Halu

    "Ini toko perhiasan K. Jewelry?" Kieran hanya mengangguk cuek. Ia kemudian menawarkan lengannya untuk dipegang Siti. Siti yang kebingungan pun hanya melihat tangan itu tanpa respon. Sementara Kieran yang greget, langsung menarik tangan Siti dan mengajaknya masuk. "Kita mau ngapain, Pak?" "

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   8. Dilabrak Anak si Duda

    Kieran berjalan keluar dan berganti meja untuk menemui sang ibu. "Kieran, Mami jauh-jauh ke Indonesia tapi sepertinya kamu tidak menikmati pertemuan kita," ujar sang ibu. Perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu menunjukkan kekesalannya. "Maaf Mamiku Sayang, aku agak kehilangan

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status