共有

34. Dance

作者: Blue Rose
last update 公開日: 2026-02-25 01:41:40
"Cie... yang nikahnya mendadak," goda Febi.

​Mereka baru selesai berfoto dan Febi merasa gatal kalau tidak menggoda sahabatnya itu. Kieran seolah membiarkan mereka mengobrol sebentar, sementara ia sendiri asyik mengobrol dengan Clara.

​"Haha, apa sih. Sebenernya gue takut banget kalau orang-orang tahu," balas Siti.

​"Tenang aja, gue nggak ember kok."

​"Paham, cuman di sini kan banyak yang datang. Satu foto kesebar aja udah bikin hidup gue berubah drastis."

​Febi mengernyit heran. "Maksudnya
Blue Rose

Semoga syuka🥰

| 2
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   159. Daya Juang Tinggi

    Keiron terdiam, terpaku mendengarnya."Kalau misalnya nanti saya diapa-apain atau digosipkan macam-macam gara-gara terlihat dekat atau bicara dengan Bapak," lanjut Salsa dengan sepasang mata hitam pekatnya yang menatap lurus ke dalam manik mata Keiron, "ya saya tinggal jawab saja kalau gak ada hal yang bisa mereka khawatirkan dari pertemuan kita. Ini murni urusan profesional antara atasan dan bawahan. Saya tidak takut dengan pandangan orang, selama saya berdiri di jalan yang benar."Seketika itu juga, benteng logika Keiron kembali dibuat takjub oleh pola pikir Gen-Z milik Salsa yang begitu lugas, berani, dan bebas dari beban ketakutan sosial yang selama ini mengungkung dirinya sendiri. Keiron mengembuskan napas panjang, meresapi rasa lega yang semakin membuncah di dalam hatinya."Baiklah kalau itu mau kamu. Temui saya di lobi sore nanti," jawab Keiron halus, suaranya terdengar sangat tenang."Baik, Pak. Saya permisi kembali ke ruangan dulu," pamit Salsa membungkuk hormat, sebelum akhir

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   158. Berani dan Bersih

    Keiron sebenarnya sudah sangat kebal dengan pertanyaan-pertanyaan klise yang kerap menyapa telinganya. "Apakah kamu sudah punya pacar?", "Apakah kamu belum ada niatan menikah?", atau "Kapan pangeran sulung Kingsley melepas masa lajang?" adalah makanan sehari-harinya di setiap pertemuan keluarga besar maupun interaksi dengan kolega bisnis. Sebagai pewaris utama, ia terbiasa memblokir semua tuntutan itu dengan tameng kesibukan kerja yang luar biasa padat.Namun, pertahanan mental Keiron mendadak sedikit terusik pagi ini. Di dalam grup obrolan keluarga, sang ayah, Kieran Kingsley, baru saja mengumumkan sebuah kabar besar: persiapan menuju pernikahan Julian dan Vanessa di Boston sudah semakin dekat, dan Julian dipastikan akan pulang ke Indonesia dua minggu lagi untuk mengurus berkas administrasi dan beberapa persiapan akhir.Melihat rentetan ucapan selamat dan stiker meriah dari adik-adiknya di layar ponsel, Keiron terdiam di kursi kerjanya. Ia jadi mulai memikirkan jalan hidupnya sendiri

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   157. Edric Kepo

    "Bang!" Keiron tersentak kaget saat suara teriakan itu. Tiba-tiba saja si bungsu membelah keheningan kamarnya. Jari-jarinya yang sedang menggulir layar ponsel refleks menjepit tepi benda pipih itu dengan kuat, hampir saja menjatuhkannya ke atas karpet tebal di bawah ranjang. Ia mendongak tajam, mendapati wajah tanpa dosa Edric yang sudah menyembul dari balik pintu. Kemudian membuka pintu itu semakin lebar. "Apaan sih, malem-malem lu ke sini ngapain bjir! Gak sopan banget masuk kamar orang gak ketok pintu," omel Keiron, ketus. Edric hanya menyengir lebar, sama sekali tidak merasa terintimidasi oleh tatapan mematikan kakaknya. Dengan santai, pemuda remaja itu melangkah masuk dan langsung mendudukkan bokongnya di tepi ranjang king-size milik kakak sulungnya, menggoyang-goyangkan kakinya yang menggantung. "Ya sorry, lagian pintu lo gak dikunci tadi," bela Edric, matanya langsung berbinar penuh rasa ingin tahu yang meluap-luap. "Gue gak bisa tidur, Bang. Kepo sama cewek tadi. Ka

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   156. Dari Hati ke Hati

    Siti dan Salsa kini saling berhadapan, hanya dibatasi oleh meja marmer yang dingin. Sementara itu, Keiron sudah menghilang ke kamarnya di lantai dua setelah menyiapkan kotak obat dan memberikan instruksi singkat pada salah satu pelayan senior untuk mengobati luka Salsa. Pria itu tampaknya ingin memberikan ruang bagi kedua perempuan itu untuk bicara tanpa interupsi kehadirannya.Sambil sesekali meringis kecil, Salsa membiarkan pelayan tersebut mengoleskan salep dengan sangat hati-hati pada sudut bibir dan pipinya yang mulai membiru. Siti memerhatikan setiap ekspresi Salsa dengan tatapan yang sangat lembut, seolah sedang melihat bayangan dirinya sendiri di masa lalu yang juga penuh perjuangan."Jadi, Salsa... kamu dipukul sama abang kamu sendiri?" tanya Siti, suaranya bergetar penuh empati. "Teganya seorang kakak melakukan itu pada adiknya..."Salsa menunduk pelan, menghindari tatapan mata Siti yang terlalu tulus. "Em, iya, Nyonya.""Ya Allah, Dek... kamu sudah melewati banyak hal buruk

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   155. Mansion Kingsley

    "Pak, kita mau ke mana?" tanya Salsa lagi agak panik. Suaranya cicit, hampir tenggelam oleh deru mesin mobil mewah yang mereka tumpangi. Keheningan di dalam mobil itu terasa begitu mencekam. Semua nyaman, tapi suasananya yang terasa tak nyaman. Keiron tak menjawab, malah mengendurkan dasinya dengan satu sentakan kasar dan membuangnya ke jok belakang. Wajahnya terlihat memerah dan rahangnya mengeras, memperlihatkan gurat kemarahan yang belum sepenuhnya padam setelah baku hantam di gang tadi. Melihat reaksi itu, Salsa tak berani lagi bersuara. Ia menciut meski takut. Dibandingkan ketakutannya pada preman jalanan tadi, ia jauh lebih takut pada jiwa seorang Keiron yang terkenal dingin kini menjadi berapi-api. Gadis itu hanya bisa meremas tangannya yang gemetar di atas pangkuan, menunduk dalam-dalam sembari menahan perih di sudut bibirnya yang robek. Mereka diam hampir 30 menit, membiarkan keheningan malam membelah jalanan Jakarta yang mulai lengang. Mobil sport milik Keiron melaju de

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   154. Banyak Orang Brengsek

    Satu jam setelah panggilan video itu berakhir, waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Keiron akhirnya menyelesaikan seluruh pekerjaan administratifnya. Ia merapikan jasnya, mengambil kunci mobil di atas meja, lalu berjalan keluar dari ruang kerjanya menuju area parkir VIP yang terletak di bagian samping luar gedung kantor pusat. Suasana di sekitar area luar gedung sudah cukup sepi, hanya menyisakan beberapa lampu penerangan jalan dan angin malam yang berembus cukup kencang. Keiron berjalan dengan langkah tegap khasnya, bersiap untuk masuk ke dalam mobil SUV mewah miliknya. Namun, baru beberapa langkah ia berjalan melewati pembatas taman kecil dekat area kafe yang sudah tutup, telinga tajam Keiron mendadak menangkap suara keributan kecil dari arah sudut gang gelap yang berbatasan langsung dengan trotoar luar gedung. "Heh! Gak usah sok suci lo ya! Dulu aja lo butuh duit gue, sekarang udah kerja di kantoran elit begini malah belagu!" suara bentakan kasar seorang pria terdenga

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   45. Adegan Dewasa

    Benar kata Kieran, saat malam tiba sehabis makan malam, ia menggandeng Siti untuk naik ke kamar. Hal itu langsung menjadi perhatian keempat anaknya. Namun, itu baru permulaan, karena hal yang lebih "gong" lagi adalah adegan keesokan harinya. ​Keesokan harinya, saat Siti sedang mengambil sesuatu di

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   36. Tak Sengaja Malam Pertama

    "Siti," panggil Kieran halus. "Hem?" balas Siti yang terbangun. "Sayang," gumam Kieran lagi. Saat Siti membuka matanya, betapa terkejutnya ia karena wajah Kieran begitu dekat. Belum sempat ia mengatakan sesuatu, Kieran sudah lebih dulu menciumnya dan melakukan france kiss. Siti tentu saj

    last update最終更新日 : 2026-03-26
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   8. Dilabrak Anak si Duda

    Kieran berjalan keluar dan berganti meja untuk menemui sang ibu. "Kieran, Mami jauh-jauh ke Indonesia tapi sepertinya kamu tidak menikmati pertemuan kita," ujar sang ibu. Perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik itu menunjukkan kekesalannya. "Maaf Mamiku Sayang, aku agak kehilangan

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   9. Dilabrak Anak Bungsu si Duda

    Siti terkejut dengan jawaban Kieran yang sangat yakin, bisa-bisanya ia sesantai itu. "Enggak, Pih! Papi cuma bercanda kan?" tanya Edric serius. Sementara itu Clara ikut maju dan menggenggam tangan sang cucu. "Ed, kamu baru pulang sekolah. Kita duduk dulu," ujar Clara. Siti dan Kieran unt

    last update最終更新日 : 2026-03-17
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status