Share

33. Sah

Author: Blue Rose
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-24 14:56:53
Akad Nikah segera dimulai, Siti menunggu dengan harapan semuanya lancar sampai selesai.

Kieran di luar sana, sudah siap menggenggam tangan Yudha--paman Siti dari pihak ayah. Keluarga dekat Kieran pun ikut meramaikan, juga beberapa sahabatnya dari Inggris yang bisa datang.

Acara pernikahan itu dibuat semi privat, hanya dihadiri oleh orang-orang yang benar-benar Kieran kenal secara pribadi. Niatnya sih nanti Kieran akan membuat acara resepsi besar di lain waktu. Sekarang ia ingin sah dulu, d
Blue Rose

Akhirnya yah.... 🥰😌 Jangan lupa kasih ulasan di buku ini. See u next part❤🌶💅

| 2
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Alfiah Ummi Hani
energi lebih apa mas...
goodnovel comment avatar
Raisa Kalyna
Energi lebih buat apa mas Kieran .........
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   142. Ternyata Tak Seburuk Espektasi

    "Siti gak bicara apa pun tentang hubunganmu dengan Miss Vanessa. Dia gak pernah menyinggung secara spesifik. Tapi, sebelum dia masuk ke ruang bersalin tadi pagi, dia hanya memegang tangan Papi dan meminta Papi untuk selalu ingat... bagaimana kerasnya perjuangan pernikahan kami berdua dulu saat ditentang oleh banyak pihak." Kieran menghela napas pendek, sebuah gestur kelonggaran yang sangat jarang ia perlihatkan. Tatapannya melembut sedikit saat mengingat wajah istrinya. "Siti mengingatkan Papi untuk menjadi orang tua yang objektif. Menjadi kepala keluarga yang tidak menggunakan emosi semata atau kepentingan bisnis pribadi untuk mengukur kebahagiaan anak-anaknya. Papi menyadari hal itu. Papi tidak ingin menjadi orangtua egois yang menghancurkan masa depan anaknya sendiri hanya karena ego," ungkap Kieran dengan nada berwibawa yang mendalam. Mendengar penuturan jujur dari ayahnya, dada Julian mendadak terasa begitu sesak oleh rasa haru. Logika dingin yang biasa ia siapkan untuk be

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   141. Janda Anak Satu

    Atmosfer di dalam ruangan VIP itu mendadak begitu pekat, seolah oksigen di sekitar mereka menipis dalam hitungan detik. Perkenalan yang terjadi setelahnya berjalan dengan sangat formal dan kaku. Syukurlah karena Vanessa punya latar belakangnya sebagai seorang akademisi hukum di Boston, ia tau caranya bersikap baik untuk calon keluarganya. Ia berusaha keras mempertahankan ketenangannya. Ia membungkuk hormat, menjabat tangan Clarissa yang menatapnya dengan pandangan menilai yang tajam, lalu beralih menyapa Kieran dengan nada suara yang terkontrol dengan baik. Kieran Kingsley diam. Pria tampan hot daddy yang harusnya menjadi incaran Vanessa alih-alih Julian yang berondong baginya--justru menampilkan ketenangan yang jauh lebih mengintimidasi daripada teriakan amarah. Setelah mengamati dinamika di dalam ruangan selama beberapa saat, mata elang Kieran beralih pada putranya. "Julian, Vanessa. Ikut Papi ke ruang lain di lantai bawah. Kita bicara di sana," titah Kieran dingin, mutlak tan

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   140. Tamu Mengejutkan

    "Aw!!!" Kieran meringis pelan sambil mengusap pinggangnya yang baru saja menjadi korban cubitan maut dari sang istri. "Ngomongnya dijaga! Gak cuma kita di sini, ih!" bisik Siti dengan wajah memerah karena malu, melirik ibunya yang duduk di samping ranjang. Ibu kandung Siti langsung tertawa renyah melihat reaksi spontan anak dan menantunya itu. Setelah tawa ringannya mereda, wanita paruh baya itu teringat sesuatu dan bertanya dengan bahasa yang sopan. "Nak Kieran, kalau boleh Ibu tanya, besan Bu Clarissa sampai jam berapa nggih?" Kieran merapikan kembali kemejanya, berdeham pelan untuk mengembalikan wibawanya yang sempat runtuh akibat cubitan tadi. "Sepertinya nanti sore, Bu. Jadwal penerbangannya dari Paris sempat mundur sedikit karena cuaca buruk, tapi sekarang posisinya sudah transit menuju Jakarta." "Oh, nggih, alhamdulillah kalau begitu," sahut Ibu Siti sambil manggut-manggut paham. Setelah itu, obrolan mengalir santai ke berbagai topik hangat seputar kelahiran Maya K

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   139. Rebutan

    "Maya Karina de Kingsley." "Apa, Pih?" tanya Edric yang sejak tadi menggunakan headset kabel. "Budek, bjir!" sebut Victor. "Apa sih orang gue tanya, Papi." "Maya..." balas Victor lagi. "Panjangnya siapa, Pih?" tanya Edric lagi. "Maya... Karina... De Kingsley," Victor mengeja nama itu satu per satu dengan nada agak emosi. Bayi itu terlihat menggeliat sebentar, tapi langsung ditenangkan oleh Victor. "Sstttt" Kemudian Edric berkata. "Gila, ada 'De'-nya. Kesannya ningrat banget, Pi. Indonesianya dapet ada nama Maya Karina, tapi tetep pas digabung ama Kingsley." "Iya, dong. Adek gue satu-satunya cewek, harus paling spesial," sahut Victor yang langsung membuat Esric kesal. Si bungsu itu buru-buru mengeluarkan sebotol hand sanitizer dari saku celananya, menggosok tangannya dengan heboh sampai wangi alkohol menyengat, lalu menengadahkan tangan ke arah Victor. "Sini, Bang. Gantian, gue mau gendong Adek Maya. Gue kan sekarang udah resmi naik pangkat jadi Abang!" "E

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   138. Putri Cantik Kingsley Launching

    "Bang Jul ama Bang Victor udah ke sampe di Jakarta," ujar Edric. Keiron pun mengangguh, "Jemput gih!" Edric cemberut, kemudian tetap pergi memerintahkan bawahan ayahnya untuk menjemput sang kakak. Ia tentu tak mau berangkat sendiri. Di antara Kingsley, yang paling malas gerak adalah si bungsu Edric. Lalu di saat yang bersamaan, Kieran terlihat berbinar melihat ke arah dalam. Itu membuat Keiron dan Edric langsung ikut mengintip apa yang terjadi di dalam sana. "Sudah lahir," gumamnya sambil menitihkan air mata. Keiron ikut terharu tapi masih menahan untuk tidak mengekspresikannya. "Sudah lahir..." gumam Kieran lagi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupnya, melihat seorang Kieran Kingsley menitikkan air mata. Setitik air mata haru lolos melewati pipinya yang tegas, sebuah pemandangan langka yang membuat Edric juga ikut terenyuh. Keiron menelan ludah, dadanya berdesir hangat melihat sang ayah akhirnya mendapatkan kebahagiaan yang nyata, meski ia tetap berusaha sek

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   137. Proses Persalinan

    Panggilan video dari Edric baru saja terputus, namun detak jantung Victor masih ada. Tanpa membuang waktu Victor pun langsung bergerak cepat, menggeser daftar kontak dan memilih nomor Julian. Hanya dalam dua kali nada sambung, panggilan itu langsung diangkat. "Kenapa, Vic? Gue lagi ngecek materi buat—" "Bang, Siti masuk ruang bersalin sekarang. Air ketubannya udah pecah sejam yang lalu," potong Victor cepat, memangkas kalimat kakaknya tanpa basa-basi. Hening sejenak di seberang telepon. Victor bahkan bisa mendengar suara napas Julian yang mendadak tertahan. Pangeran kedua Kingsley yang biasanya selalu tidak perduli dan penuh kemalasan itu terdengar menabrak sesuatu di sebrang sana. "Gue baru liat grup, njir! Gue telepon Vanessa sekarang. Lu langsung siap-siap, kita berangkat hari ini juga," titah Julian dengan suara baritonnya yang mendadak serak karena tegang. Setelah panggilan dengan Victor berakhir, Julian segera menghubungi Vanessa. Beruntung, sebagai wanita dewasa yang

  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   14. Hot Banget

    "Dua bulan lagi, Siti dsn Victor akan wisuda. Otomatis orang tua Siti akan ke Jakarta. Untuk menghenat waktu, aku akan mengundang mereka ke sini agar bisa membicarakan soal pernikahan kami." Semuanya tak bisa berkata apa-apa, bahkan Siti. Ketiga putranya juga mungkin sudah lelah, dan tau kalau kep

    last updateHuling Na-update : 2026-03-19
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   15. Setan

    "Apa yang kalian berdua lakukan?" tanya Kieran. Ia berkecak pinggang di ambang pintu yang menghubungkan ruang makan dan dapur. Siti dan Victor langsung menjauh, tapi kemudian Siti menjawab. "Kita cuma lagi berdebat seperti biasa saat di kampus. Kamu udah selesai makan?" tanya Siti mendekati

    last updateHuling Na-update : 2026-03-19
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   11. Mereka Tau Terlalu Cepat

    Kieran sibuk menjawab telpon grup dari ketiga anaknya yang lain. Edric sudah marah-marah secara langsung, kini giliran Keiron, Victor, dan bahkan Julian yang ada di Amerika. "Kita rapat keluarga aja besok. Buat Julian bisa online aja," ujar Kieran sudah lelah diberondong omelan. "Pih, seriousl

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Dinikahi Duda dengan 4 Anak Bujang   13. Rapat Keluarga

    Kieran hampir saja buka mulut, tapi Keiron langsung memberi tatapan peringatan pada sang adik. Selain Kieran, Keiron ai sulung juga begitu disegani oleh adik-adiknya, jadi adik-adiknya tak berani membantah. Meski Edric kelihatan ingin berdiri, ia menahannya. Hal itu membuat Siti tambah yakin, kala

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status