Teilen

Bab 1560

Hazel
Tirta menyadari dia kehilangan kendali. Dia sembarangan mencari alasan untuk membohongi Marila, "Oh, nggak apa-apa. Bu Marila, tadi tanganku nggak sengaja tertusuk serpihan kayu. Aku berhasil mencabutnya, jadi rasanya asyik."

Marila mengembuskan napas lega setelah mendengar penjelasan Tirta. Dia bertanya, "Ternyata begitu. Tapi Pak Tirta, apa orang hebat sepertimu juga bisa tertusuk serpihan kayu?"

Sebenarnya Marila juga merasa penjelasan Tirta kurang meyakinkan tanpa memikirkannya dengan saksam
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel
Kommentare (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** Lanjut
ALLE KOMMENTARE ANZEIGEN

Aktuellstes Kapitel

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3000

    Tirta menyeringai dan membalas, 'Oke! Aku memang menunggu ucapanmu ini!'Kemudian, Tirta kembali menarik tali Busur Matahari dan membidik penguasa agung.Penguasa agung tidak takut sedikit pun. Dia berteriak dengan ekspresi bengis, "Eh? Sepertinya kamu benar-benar nggak takut mati. Ayah, tunggu apa lagi? Langsung habisi pemuda ini, aku mau lihat dia mati!"Siapa sangka, pria tua itu menggeleng dan menyahut, "Putraku, nggak bisa."Setelah itu, pria tua langsung berucap kepada Genta yang berada di dalam tubuh Tirta, "Nggak disangka, ternyata aku beruntung bisa bertemu dengan klan naga yang sebenarnya. Ini salah satu klan paling kuat di alam semesta. Padahal cuma tersisa jiwa dan Mutiara Naga, juga nggak ada wujud aslinya. Tapi, aku tetap merasa kagum."Pria tua tidak langsung bertindak karena Genta mengeluarkan sedikit energinya, jadi pria tua itu merasakannya.Genta menanggapi dengan datar, "Nggak usah bicara omong kosong. Selama ada aku, kamu nggak bisa melindungi putramu."Pria tua me

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2999

    Kemudian, cahaya emas itu berubah menjadi pria tua. Pandangan pria tua itu sangat tajam. Rambutnya sudah memutih, tetapi kulitnya masih sangat mulus.Telapak tangan pria tua yang mulus menangkap anak panah, lalu mematahkannya.Hati Tirta bergetar. Dia bertanya, "Apa? Pria tua ini cuma klona, tapi bisa mematahkan anak panah yang bisa membunuh kultivator tingkat pemurnian dewa? Seberapa mengerikan kekuatannya yang sebenarnya?"Anjing hitam menciut dan giginya bergemeletuk. Dia berucap, "Aku merasakan aura yang membuatku nggak tenang. Tirta, lebih baik kita kabur saja. Biar kita nggak mati di sini.""Kabur?" tanya Tirta sembari mengernyit.Pria tua bergumam, "Ternyata formasi sudah dirusak. Pantas saja ...."Pria tua mengamati lingkungan di sekitar, lalu tatapannya tertuju pada Tirta dan anjing hitam. Dia mengibaskan lengan bajunya sambil berkata, "Apa pecundang seperti kalian masih bisa kabur setelah aku muncul? Dia ini memang anak haram yang memalukan, tapi pecundang seperti kalian juga

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2998

    Anjing hitam mencebik, lalu berbicara dengan sinis, "Huh, apanya yang nggak mungkin? Sebelumnya aku merusak formasi di luar. Kalau nggak, kamu nggak mungkin nggak tahu kami masuk."Walaupun hanya seekor hewan, anjing hitam juga meremehkan orang seperti penguasa agung.Tadi penguasa agung masih sangat arogan, tetapi sekarang dia tampak ketakutan dan terkejut. Dia berkata, "Nggak ... ini nggak mungkin terjadi .... Kecuali ... kamu juga menguasai teknik rahasia Sekte Formasi Surgawi!""Teknik rahasia Sekte Formasi Surgawi apanya? Aku nggak mengerti omonganmu. Majikanku dulu yang mengajariku tentang formasi. Ditambah lagi, aku belajar dari Batu Pancawarna ini," timpal anjing hitam.Selesai bicara, anjing hitam membuka mulut dan mengeluarkan batu yang mencatat "Esensi Formasi". Batu Pancawarna memancarkan cahaya samar seperti giok ajaib berkualitas tinggi. Kerangka inti formasi yang tercatat di batu sangat padat dan tak terhitung jumlahnya sehingga terlihat misterius.Penguasa agung berteri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2997

    Biarpun begitu, Tirta tetap merasa tersiksa. Sekujur tubuhnya seperti perlahan hancur.Tirta mengomel, "Sialan, formasi ini sangat mengerikan .... Jangan-jangan orang yang memasang formasi ini pemimpin Sekte Formasi Surgawi atau tetua agung yang berstatus tinggi?"Tirta ingin mengerahkan teknik rahasia dan lanjut meningkatkan kemampuannya secara paksa, tetapi sekarang dia sudah mengerahkan teknik terlalu lama. Jadi, dia sudah kehabisan tenaga.Ditambah lagi, Tirta berada di pusat formasi. Dia pasti tidak bisa berhasil membuka gerbang selanjutnya dari teknik rahasia. Masalah ini juga tidak bisa diselesaikan sekalipun Genta mengendalikan tubuh Tirta."Apa hari ini aku benar-benar akan mati di tangan binatang ini?" gumam Tirta. Dia merasa tidak rela, tetapi juga tidak berdaya.Sementara itu, Nova juga akan mati jika tidak dilindungi kertas emas. Padahal dia tidak berada di area serangan. Nova berucap, "Apa yang terjadi di luar .... Suaranya mengerikan sekali ...."Hasana menjerit histeris

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2996

    Selain itu, Hasana juga masih berharap Tirta tertarik dengan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan yang dikuasainya. Bahkan dia ingin Tirta mencoba semua teknik itu bersamanya.Saat Hasana berimajinasi, Tirta sudah berkelebat dan sampai di depan istana.Terdengar suara tawa yang arogan. Penguasa agung tiba-tiba muncul di atas istana dan berteriak dengan ekspresi bengis, "Hei, teruslah bersikap sombong! Aku mau lihat selanjutnya kamu masih bisa bersikap sombong atau nggak! Aku sudah berhasil mengaktifkan formasi perlindungan!"Penguasa agung meneruskan, "Dulu ada empat kultivator tingkat pemurnian dewa yang nggak suka dengan tindakanku sepertimu, tapi akhirnya mereka dilenyapkan formasi ini. Selanjutnya, nasibmu juga akan sama seperti mereka. Aku mau lihat kamu mati dibunuh formasi ini!"Kala ini, darah di dahi penguasa agung sudah berhenti mengalir. Bum! Bum! Formasi perlindungan yang menyelubungi tempat ini aktif.Dalam sekejap, langit cerah dalam area ratusan kilometer berubah

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2995

    Sulit dibayangkan, jika panah cahaya tadi menembak tubuh mereka berdua, Bisma dan Hasana pasti mati.Tirta tertawa sinis dan menanggapi, "Tentu saja busur ini sudah menjadi milikku setelah aku merebutnya. Bukannya tadi kamu bilang mau bunuh aku? Kenapa sekarang kamu kabur?"Tirta menarik tali busur lagi. Ngung! Ngung! Esensi energi terpancar. Gambar burung emas muncul di busur hitam yang tampak biasa dan melahap semua energi spiritual.Panah cahaya yang menyilaukan terbentuk secepat kilat. Dibandingkan panah cahaya sebelumnya, panah cahaya kali ini lebih padat seperti terbentuk dari besi berwarna emas.Penguasa agung berteriak dengan ekspresi panik, "Bisma, Hasana, kalian tahan dia. Aku mau aktifkan formasi perlindungan di tempat ini untuk melawannya!"Penguasa agung bergerak dengan cepat dan hendak kembali ke bagian dalam istana. Dia tidak terlihat karismatik seperti sebelumnya lagi. Sosoknya tampak menyedihkan."Oke, Penguasa Agung!" sahut Bisma dan Hasana secara terpaksa. Mereka men

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1432

    Irene dan Agatha sudah menduga Naura dan Aiko akan bergabung dengan mereka. Jadi, Irene dan Agatha tidak terkejut saat melihat Naura dan Aiko mengikuti mereka mengganti lingeri. Sebaliknya, mereka membantu Naura dan Aiko untuk mencari model lingeri yang cocok.Susanti yang penasaran bertanya, "Bu Na

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1468

    Namun, demi bisa merasakan tubuh Yasmin, si sopir tetap memaksakan senyum palsu sambil berbohong. Saat berbicara, dia bahkan langsung turun dari mobil dan membuka pintu belakang, lalu berusaha memaksa Yasmin keluar serta menyeretnya masuk ke rumah kecil reyot itu!"Nggak! Aku nggak mau! Paman pasti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1417

    Wajah Bella seketika memucat. Sorot matanya penuh dengan rasa kecewa saat memandang Tirta. Dia benar-benar sulit percaya, lebih tepatnya tidak ingin memercayai hal ini.Segera setelah itu, Bella bertanya pada Tirta dengan suara gemetar, "Tirta, jangan-jangan yang barusan kubilang benar ya? Jangan-ja

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1456

    Di depan Betari, dia juga tidak berani menggenggam tangan Tirta.Melihat ini, Tirta pun mengernyit. Dia langsung melindungi Nabila di belakangnya, lalu berbicara dengan suara lembut kepada Betari, "Bibi Betari, aku mengerti perasaanmu sebagai seorang ibu. Kamu pasti nggak ingin putrimu hidup bersama

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status