مشاركة

Bab 1564

مؤلف: Hazel
Biarpun sudah selesai melihat dokumennya, Tirta masih tidak bisa menerimanya. Dia mengembalikan dokumen tersebut kepada Marila.

Sebenarnya wajar saja jika Tirta bereaksi seperti ini. Dia sudah hidup selama belasan tahun di suatu tempat. Tiba-tiba, seseorang memberitahunya orang tua yang dia akui bukan orang tua kandungnya. Meski ini adalah kenyataan, takutnya siapa pun juga sulit menerimanya.

Kemudian, Shinta yang juga sudah selesai melihat dokumen berkata dengan ekspresi curiga, "Kak, aku juga
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** lanjut
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3008

    Anjing hitam merasa sangat malu. Bagaimanapun, dia menggigit Tirta hingga terluka dalam waktu singkat. Anjing hitam bertanya, "Kalau begitu ... aku salah paham padamu?"Tirta bertanya balik, "Tentu saja! Kamu kira aku benar-benar begitu kejam?"Anjing hitam menunduk dan menyahut dengan canggung, "Oke, aku minta maaf padamu. Sepertinya wawasanku kurang luas."Nova bertanya, "Tirta, jadi ... bagaimana caranya mengerahkan teknik rahasia yang kamu bilang?"Tirta menjawab, "Nggak usah buru-buru. Kita baru bisa mengerahkan teknik rahasia ini dengan baik waktu menemukan tubuh anak tanpa jiwa. Sekarang biarkan jiwa Hasana dirawat kertas emas dulu."Begitu Tirta melontarkan ucapannya, tiba-tiba terdengar suara menggelegar seperti ada kereta perang menggilas langit. Suara itu membuat jiwa orang bergetar.Hantaman yang kuat menyebar dengan cepat dari istana. Segala sesuatu yang berwujud hancur lebur terkena hantaman itu. Benar-benar mengerikan!Whoosh! Mutiara seukuran bulan kecil yang memancarka

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3007

    Tirta menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Keputusasaan itu duka yang paling dalam. Anjing sialan, nggak usah bujuk dia lagi. Kalian semua minggir."Tirta menarik anjing hitam ke samping. Setelah itu, dia melancarkan serangan energi pedang dan hendak menebas leher Hasana.Hasana tampak sangat tenang saat menghadapi kematian yang sudah dekat. Dia memandangi Tirta sambil tersenyum. Hasana memang tidak bicara, tetapi siapa pun tahu dia sangat berterima kasih pada Tirta.Srak! Kepala Hasana langsung dipenggal oleh cahaya pedang. Dia merasakan dunia berputar dan semuanya mulai tampak tidak jelas. Pandangannya perlahan menjadi gelap, dia seperti jatuh ke jurang yang dalam.Hasana bergumam terakhir kali, "Ternyata, ini rasanya mati ... benar-benar aneh ...."Nada bicara Hasana tentu menunjukkan dia merasa tidak rela, tetapi sekarang semuanya sudah berakhir.Sebenarnya sekarang Tirta tidak mengerahkan teknik rahasia. Kemampuannya hanya mencapai tingkat pembentukan jiwa tahap kedelapan.De

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3006

    Kata-kata yang singkat itu seperti sangat berat sampai-sampai Tirta kesulitan melontarkannya.Ngung! Cahaya pedang yang terpancar di ujung jari Tirta terus berkedip. Pancaran cahaya yang menyilaukan membuat wajah Hasana terlihat makin pucat.Mendengar ucapan Tirta, Hasana tersenyum lega. Dia membalas sebelum memejamkan matanya, "Terima kasih, Dik ...."Tatapan Tirta terlihat tegas, lalu dia mengangkat tangannya dan hendak melancarkan serangan energi pedang untuk membunuh Hasana.Tiba-tiba, anjing hitam bergegas menghampiri Hasana dan melindunginya. Dia menunjukkan taringnya kepada Tirta, padahal biasanya dia jarang bersikap seperti ini.Anjing hitam menggonggong dan menegur, "Eh ... Tirta, nasib wanita ini begitu tragis. Tapi, kamu malah tega membunuhnya? Apa kamu masih punya hati nurani?"Sebelumnya anjing hitam sangat membenci orang seperti Hasana. Sekarang dia malah sangat menghargainya.Kemudian, Nova maju dan memohon kepada Tirta, "Tirta, tindakanmu memang kejam. Kakak ini sangat

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3005

    "Aku nggak mau kabur lagi," kata Hasana seraya menggeleng. Air matanya mengalir, dia mulai bercerita dengan senyuman tersungging di wajahnya, "Bertahun-tahun yang lalu, sepertinya aku masih berusia 18 tahun. Aku ini putri pedagang di dunia fana. Aku menguasai berbagai bidang seni dan sangat beretika.""Banyak pria di kota menyukaiku. Waktu itu, aku sangat sombong. Nggak ada satu pria pun yang bisa membuatku jatuh hati. Suatu hari, aku kebetulan berkenalan dengan seorang pria yang sangat elegan," lanjut Hasana.Hasana meneruskan ceritanya, "Pria itu berbeda dengan yang lain. Dia punya ambisi sendiri dan juga seorang pemurni energi. Lama-kelamaan, aku pun berhubungan intim dengannya. Aku mengabaikan larangan keluargaku untuk meninggalkan kampung halamanku dan mengikutinya berkelana ke tempat yang jauh.""Tapi, aku nggak menyangka ternyata dia membawaku ke gua sekte. Setiap hari, banyak pria datang untuk meniduriku. Dari pria tua sampai pemuda. Aku berusaha mati-matian untuk meminta kekas

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3004

    Tirta juga bersandiwara. Dia tersenyum lebar sehingga menunjukkan giginya yang putih. Tirta akan kehilangan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan itu jika langsung membunuh Hasana, benar-benar disayangkan.Hasana diam-diam merasa lega, tetapi dia tetap tidak menurunkan kewaspadaannya. Dia bertanya dengan tatapan kesal, "Apa kamu sama sekali nggak tertarik padaku?"Tirta melihat Nova yang berdiri di dekat sana dan menyahut, "Aku sudah ada yang punya. Aku nggak ingin mengecewakan istriku."Selesai bicara, Tirta mengeluarkan sepotong baju untuk menutupi tubuh Hasana.Tubuh Hasana gemetaran dan dia tersenyum canggung. Hasana menimpali dengan ekspresi iri, "Ternyata begitu. Sayang sekali .... Ya sudah, aku tuliskan seratus lebih teknik rahasia untuk pasangan sekarang."Kemudian, Hasana mengeluarkan alat tulis dan mulai menulis satu per satu teknik itu. Tulisan Hasana sangat kecil dan rapi, tidak seperti karakternya yang liar. Tulisan di kertas itu seperti ditulis putri bangsawan yang

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3003

    Anjing hitam menambahkan, "Selain itu, kamu jangan berpikiran untuk kabur atau melakukan hal lain. Kalau nggak, aku bisa menghabisimu dengan mudah."Tentu saja, kalimat terakhir ini ditujukan kepada Hasana.Hasana langsung tertawa dan menanggapi, "Nggak mungkin. Tadi aku sudah bersumpah pada senior muda ini. Tentu saja aku nggak berani macam-macam. Kamu nggak usah khawatir."Hasana memang tidak pernah bertarung dengan anjing hitam, tetapi dia melihat dengan kesadaran spiritual anjing hitam merusak formasi di tempat ini. Padahal formasi itu dipasang oleh tetua agung dari tiga tempat suci terbesar.Selain itu, sebelumnya anjing hitam mengeluarkan kabut beracun dari mulutnya. Bahkan penguasa agung juga tumbang terkena racun itu. Padahal kemampuan penguasa agung jauh lebih hebat daripada Hasana.Dua hal ini membuat Hasana takut kepada anjing hitam. Jadi, dia tidak berani bertindak.Anjing hitam mendengus, lalu berbicara dengan sombong, "Untung kamu tahu diri. Kalau nggak, aku punya banyak

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2062

    Elisa berpikir sejenak sebelum menanggapi, "Aku nggak bisa membuat keputusan. Sebaiknya Bapak langsung bilang pada Tirta saja setelah dia kembali. Tapi, aku juga termasuk murid Sekte Mujarab. Biarpun Tirta nggak mau berhubungan baik dengan Sekte Mujarab, aku juga akan minta Tirta menyokong sekte ini

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2009

    Delapan orang Negara Martim masing-masing menangkap bawahan Keluarga Hadiraja. Wajah semua bawahan itu pucat pasi. Orang-orang Negara Martim itu mentertawakan Shazana."Pasti Tirta takut setelah tahu kita datang! Jadi, dia suruh ibunya keluar untuk mencegat kita. Dengan begitu, ibunya bisa mengulur

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1988

    Dilihat dari jarak beberapa kilometer, samar-samar tampak desa kecil yang dikelilingi taman buah. Saat sore, muncul kabut tipis sehingga membuat suasana desa yang tenang menjadi lebih hangat.Orang-orang yang diutus Alfred berhenti dan memandang ke depan. Salah satu orang Negara Martim menunjuk Desa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2061

    Tiba-tiba, ketua Sekte Mujarab menegur sambil menunjuk awan hitam yang perlahan terbentuk, "Kalian jangan ganggu dia lagi! Cepat lihat ke langit!"Ketua Sekte Mujarab tetap merasa Tirta bukan orang biasa, jadi dia masih berharap saat Elisa berbicara tadi. Tidak disangka, ternyata ucapan Elisa memang

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status