Share

Bab 1641

Penulis: Hazel
Nada bicara Genta sangat tegas. Tirta yang merasa tidak rela mengeluh, 'Ada yang datang? Siapa yang datang malam-malam begini? Aku baru mendapatkan 6 obat spiritual.'

Namun, Tirta jarang mendengar Genta berbicara dengan serius seperti ini. Dia terpaksa memasukkan obat spiritual ke dalam Cincin Penyimpanan, lalu bergegas meninggalkan tempat itu. Tirta kembali ke gazebo taman yang jaraknya ratusan meter dari sini.

....

Tak lama setelah Tirta pergi, seorang pria paruh baya yang wajahnya tampak berwibawa berjalan keluar dari pintu belakang vila. Hidungnya mancung, bibirnya tebal, dan rambutnya hitam legam. Pria itu mengenakan jas tunik hitam dan sepatu kain buatan tangan.

Pria tersebut mengkritik wanita cantik di belakangnya dengan ekspresi khawatir, "Padahal kamu sudah berusia 26 tahun, tapi bisa-bisanya kamu jatuh waktu naik tangga! Kamu memang ceroboh! Cepat ikut aku. Aku pilih satu jenis obat, nanti kamu minum obatnya. Lukamu pasti sembuh setelah tidur semalaman."

Lengan kanan wanita c
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2485

    Tirta menghibur Linda seraya tersenyum, "Untuk apa kamu berterima kasih? Gurumu ini seperti orang tuamu. Walaupun kita belum kenal lama, aku sudah seperti ayahmu. Aku pasti mengingat dendammu.""Membunuh pria tua ini cuma permulaan. Setelah pulang ke Negara Darsia, aku akan ajari kamu beberapa teknik. Begitu kemampuanmu sudah cukup kuat, aku akan bantu kamu untuk merebut kembali posisi presiden Negara Raigorou," lanjut Tirta.Tirta menambahkan, "Mengenai semua emas ini, aku cuma ambil sedikit. Sisanya milik kamu."Mendengar ucapan Tirta, tangisan Linda makin menjadi-jadi. Dia membalas, "Guru, terima kasih atas semua kebaikanmu padaku. Ke depannya aku pasti akan membalas kebaikanmu ...."Linda membenamkan wajahnya di dada Tirta. Tubuhnya yang lembut menempel dengan tubuh Tirta sehingga tubuh Tirta menegang.Tirta juga tidak bisa memeluk Linda. Dia sedang mengangkat pintu besar dengan kandungan besi bintang yang beratnya ratusan kilogram.Tirta menghibur Linda lagi, "Oke, ke depannya kam

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2484

    Tirta tersenyum semringah dan menanggapi, "Sayang sekali kalau dewi kalian ditempatkan di sini. Sebaiknya aku bawa dia pergi saja. Setidaknya lebih berguna. Aku sarankan kamu simpan tenagamu saja, aku juga nggak akan mengembalikannya padamu biarpun kamu meminta bantuan sosok paling hebat."Kemudian, Tirta mengamati sekeliling dan memulai proyek super besar di depan Wadley. Proyek itu adalah memasukkan semua emas di ruang bawah tanah kastel ke dalam Cincin Penyimpanan.Tirta bisa langsung memasukkan ratusan patung emas, tetapi Tirta harus memotong dinding emas dengan Pedang Terbang sebelum memasukkannya ke dalam Cincin Penyimpanan.Meskipun agak repot, Tirta tetap sangat sabar. Dia tidak akan pergi sebelum membawa pergi semua barang bagus di ruang bawah tanah kastel ini.Saat Tirta sedang sibuk menyimpan semua barang itu, ternyata Luvia membawa Linda, Athena, Elizabeth, dan Adeline ke ruang bawah tanah kastel.Luvia bertatapan dengan Tirta dan menjelaskan, "Aku lihat kamu sudah bertinda

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2483

    Tirta bukan hanya tidak setuju, dia juga mengatakan mimpi Keluarga Randolph tidak realistis. Sudah jelas kata-kata Tirta tidak enak didengar. Itu berarti Tirta menganggap Keluarga Randolph tidak bisa mencapai tujuan mereka.Wadley bertanya dengan suara yang berbeda dengan biasanya, "Pak Tirta, apa kamu yakin ... nggak mau menjalankan rencana besar dengan kami?"Tirta tersenyum lebar dan menjawab, "Tentu saja. Mimpiku itu ditemani segerombolan wanita dan bercinta di rumah setiap hari. Aku sudah sangat puas dan mimpiku sudah terwujud. Jadi, aku nggak pernah kepikiran untuk menguasai dunia."Wadley tertawa, lalu menanggapi, "Kalau begitu, kamu pulang saja. Nggak ada yang perlu kita diskusikan lagi."Selesai bicara, Wadley langsung berbalik dan pergi.Tirta membatin, 'Lho, ternyata dia nggak langsung melawanku. Sepertinya pria tua ini memang pintar.'Tirta tidak memberi Wadley kesempatan untuk pergi. Dia langsung maju, lalu menotok titik akupunktur Wadley sehingga membuatnya terpaku di tem

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2482

    Tirta menyela, "Tunggu sebentar. Maksudmu, di Negara Darsia juga ada banyak anggota Keluarga .... Apa nama keluarga kalian?"Wadley menyahut, "Keluarga Randolph."Tirta membalas dengan asal, "Ya, Keluarga Randolph."Wadley menahan kekesalannya sambil menanggapi, "Benar. Bahkan ada banyak pebisnis kaya dan pejabat di Negara Darsia yang ditinggali Pak Tirta diperalat Keluarga Randolph. Seharusnya Pak Tirta nggak tahu hal ini, 'kan?"Tirta menimpali dengan ekspresi santai, "Tentu saja aku nggak tahu. Aku ini cuma petani, jadi aku nggak tertarik dengan masalah masyarakat kalangan atas."Namun, Tirta sudah memutuskan untuk meminta Saba menyelidiki pebisnis kaya dan pejabat yang berhubungan dengan Keluarga Randolph setelah pulang ke Negara Darsia."Petani?" tanya Wadley. Kelopak matanya berkedut, lalu dia melanjutkan, "Pak Tirta memang suka bercanda. Kamu bisa menggemparkan dunia dengan kemampuanmu. Bahkan di Keluarga Randolph nggak ada orang sehebat kamu. Kemampuan Pak Tirta nggak perlu dir

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2481

    Tirta tersenyum semringah sehingga membuat Wadley kesal setengah mati. Sebagai pria yang sudah menikmati banyak wanita, tentu saja Wadley tahu Tirta berniat jahat.Tirta mengatakan dia ingin memeriksa kesehatan gigi dewi. Mungkin dia akan melepaskan celananya jika Wadley tidak berada di sini.Padahal dewi ini sangat dihormati Keluarga Randolph. Mereka sudah menemukan dewi bersayap enam sejak ratusan tahun yang lalu. Jika kabar tentang dewi ini disebar, dunia pasti gempar! Namun, Tirta malah melecehkan dewi ini.Wadley terus menghela napas dan urat di dahinya menonjol. Dia yang biasanya memiliki banyak trik licik tidak bisa berpikir jernih sekarang.Wadley menegaskan, "Sebaiknya Pak Tirta berhenti bercanda. Kalau nggak, kita nggak usah bernegosiasi lagi!"Tirta tertawa senang, lalu menanggapi, "Aduh, jelas-jelas Pak Wadley yang suruh aku melihatnya dengan saksama. Kenapa sekarang kamu marah?"Wadley yang terbawa emosi berteriak, "Memang aku yang suruh kamu lihat. Tapi, aku nggak suruh k

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2480

    Bahkan Wadley memperhatikan selain terlihat antusias dan mesum, Tirta sama sekali tidak menunjukkan rasa hormat dan takjub terhadap dewi. Ini benar-benar tidak normal!Kemungkinan Tirta tidak bereaksi sedikit pun karena tidak ketakutan saat memasuki pintu kedua. Begitu memikirkan hal ini, Wadley bertanya, "Apa Pak Tirta mengira aku menyuruh orang untuk menyamar menjadi dewi?"Tentu saja Tirta tidak akan mengatakan dia sudah menaklukkan dewi bersayap enam. Dia menjebak Wadley kembali dengan menyahut, "Um ... kelihatannya nggak berbeda dengan manusia, sangat cantik. Hanya saja, dia nggak bisa bergerak. Jadi, aku memang mengira kalian menyuruh orang menyamar."Wadley tertawa, lalu menimpali, "Kelihatannya Pak Tirta masih nggak percaya. Kalau begitu, coba Pak Tirta lihat lebih dekat enam sayap putih ini tumbuh secara alami. Nggak mungkin ada wanita yang punya sayap di negara mana pun."Wadley berpikir kemungkinan gambaran dewi akan muncul di benak Tirta setelah dia mendekati dewi bersayap

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status